Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Diversifikasi Pangan Lokal dalam Penanganan Stunting pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Suka Maju di Desa Bakiruk Kecamatan Malaka Tengah Olviana, Tomycho; Nendissa, Doppy R.; Chamdra, Santhy; Kono, Maria Adella; Kami, Arlindo J.
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6822

Abstract

Stunting di Indonesia merupakan isu kritis yang membutuhkan pendekatan multi-sektoral dan menjadi permasalahan kekurangan gizi utama balita Indonesia saat ini. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai penyumbang tertinggi anak stunting di Indonesia. Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) angka stunting Provinsi NTT pada tahun 2023 sebesar 37%. Jumlah Kasus Stunting di Kabupaten Malaka berdasarkan BPS Nusa Tenggara Timur tahun 2024 yakni sebesar 16%. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk untuk meningkatkan pengetahuan mengenai sumber gizi yang terdapat pada pangan lokal dan keterampilan untuk melakukan pengolahan lanjutan dengan kombinasi beberapa produk pertanian dan perikanan (singkong, kelor dan ikan) menjadi makanan yang memiliki nilai gizi tinggi bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Suka Maju di Desa Bakiruk Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka. Minimnya pengetahuan sumber gizi yang terkandung dalam komoditi pangan lokal dan ketrampilan kombinasi dalam pengolahan pangan lokal menyebabkan hasil pertanian komoditi lokal di olah secara tradisional dan langsung dikonsumsi. Oleh karena itu diperlukan pemahaman yang baik tentang kandungan gizi yang terdapat pada komoditi pangan lokal yang dihasilkan oleh masayarakat dalam hal ini KWT Suka Maju, sehingga dapat melakukan kombinasi dalam pengolahan pangan lokal dan menjadi menjadi makanan dengan sumber gizi tinggi bagi anggota keluarga terutama anak-anak berusia 1-5 tahun, Ibu Hamil, Ibu Menyusui. Dengan demikian akan membantu program pemerintah dalam penurunan angka stunting di Provinsi Nusa Tenggara Timur khususnya Kabupaten Malaka.
Pemanfaatan Social Media Marketing dalam Meningkatkan Penjualan Keripik Pisang di Umkm Ayofficial Tarus Kabupaten Kupang: Perspektif Produsen dan Konsumen Seingo, Kresensia Ivoni Stevani; Olviana, Tomycho; Siubelan, Yacobus; Mahendra, Bayu; Chamdra, Santhy
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 10 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Oktober 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i10.4804

Abstract

This study analyzes the influence of social media marketing on the sales of banana chips produced by the MSME AYOfficial in Kupang Regency, and identifies the most effective platform. Using a quantitative approach with SmartPLS analysis on 100 respondents, the results show that TikTok, Instagram, and WhatsApp have a significant impact on sales, while Facebook does not have a significant effect. The R-square value of 0.713 indicates that social media can explain 71.3% of the variation in sales. TikTok and WhatsApp are recommended as the primary focus for the MSME's marketing strategy. TikTok Marketing (X1) exerted the most influence with a t-statistic of 2.178, a p-value of 0.029, and a Beta coefficient value (β) of 0.588. WhatsApp Marketing (X3) also had a significant effect with a t-statistic of 2.142, a p-value of 0.032, and a Beta coefficient (β) of 0.572. Instagram Marketing (X2) showed significant but smaller influence, with a t-statistic of 1.998, a p-value of 0.046, and a Beta coefficient (β) of 0.149. In contrast, Facebook Marketing (X4) had no significant effect on sales (t-statistic 1.187; p-value 0.235), (2) Overall, TikTok was the most effective social media in increasing sales, followed by WhatsApp and Instagram. The marketing strategy on TikTok as the main medium is proven to be the most influential on sales, by optimizing creative content, trends, and influencer collaborations. TikTok and WhatsApp are suggested as the main focus of marketing MSME products.
PELATIHAN PEMBUKUAN SEDERHANA BAGI KELOMPOK WANITA TANI (KWT) NEKMESE DI KELURAHAN UMANEN KECAMATAN ATAMBUA BARAT KABUPATEN BELU Olviana, Tomycho; Nendissa, Doppy R.; Chamdra, Santhy
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.27596

Abstract

Dalam melakukan kegiatan usaha baik perorangan maupun badan usaha sebaiknya membuat pencatatan keuangan. Pencatatan keuangan dapat membantu pelaku usaha untuk bisa membuat laporan keuangan yang akan menjadi bahan informasi bagi pemilik maupun pihak-pihak yang membutuhkannya. Pencatatan keuangan merupakan suatu indikator suksesnya suatu kegiatan usaha yang dilakoninya. Minimnya pengetahuan dalam pencatatan keuangan dan kesadaran akan pentingnya pencatatan keuangan pada masyarakat tani atau kelompok petani sehingga mereka tidak tahu apakah usaha mereka layak atau tidak dikembangkan kedepan. Maka dari itu diperlukan pemahaman yang baik tentang pentingnya pencatatan keuangan untuk meningkatkan hasil usaha yang ditekuninya Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mengenai manajemen keuangan usaha dan mampu membuat pembukuan sendiri dengan baik melalui pencatatan keuangan, sehingga dapat mengukur pengeluaran, pendapatan, aliran kas, biaya dan penentuan harga jual bagi Kelomok Wanita Tani (KWT) Nekmese di Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu. Hasil dari kegiatan ini kelompok mengetahui manfaat dan pentingnya melakukan pencatatan keuangan dengan baik dan sangat antusias untuk melakukan pencatatan keuangan dalam usaha kelompok maupun usaha individu.
NILAI EKONOMI TAMAN WISATA ALAM 17 PULAU, KECAMATAN RIUNG, KABUPATEN NGADA, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Tey Ngoe, Maria L; Adar, Damianus; Olviana, Tomycho
Wana Lestari Vol 2 No 01 (2020): manajemen, konservasi dan silvikultur
Publisher : Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/wanalestari.v2i01.2594

Abstract

Taman Wisata Alam 17 Pulau merupakan salah satu kawasan konservasi yang berada di Pulau Flores. Penilaian terhadap Taman Wisata Alam 17 Pulau sangat penting untuk dilakukan mengingat TWA ini adalah salah satu objek wisata yangsedang dikembangkan dan belum diketahui nilai ekonominya. Penelitian ini bertujuan untuk: 1.) mengetahui pengaruh dari biaya perjalanan, pendapatan, pendidikan, umur, jenis kelamin, jarak, jumlah rombongan, lama waktu berkunjung dan sarana yang tersedia terhadap jumlah kunjungan di Taman Wisata Alam 17 Pulau, dan 2.) mengukur nilai ekonomi yang diperoleh Taman Wisata Alam 17 Pulau dengan menggunakan metode biaya perjalanan (travel cost method). Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2019 dengan menggunakan metode survey terhadap 50 responden yang ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan metode biaya perjalanan (travel cost method). Hasil penelitian menunjukan bahwa: biaya perjalanan, pendapatan, pendidikan, jenis kelamin dan jarak berpengaruh tidak signifikan dan negatif (berbanding terbalik) terhadap jumlah kunjungan ke Taman Wisata Alam 17 Pulau, umur serta sarana berpengaruh tidak signifikan dan positif (berbanding lurus) terhadap jumlah kunjungan ke Taman Wisata Alam 17 Pulau, jumlah rombongan berpengaruh signifikan dan negatif (berbanding terbalik) terhadap jumlah kunjungan ke Taman Wisata Alam 17 Pulau, dan lama waktu berkunjung berpengaruh signifikan dan positif (berbanding lurus) terhadap jumlah kunjungan ke Taman Wisata Alam 17 Pulau. Nilai ekonomi Taman Wisata Alam 17 Pulau dengan menggunakan metode biaya perjalanan (travel cost method) dalam kurun waktu 5 (lima) tahun dari tahun 2014-2018 adalah sebesar Rp 23.065.275.124,00