Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENGUATAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI MELALUI SOSIALISASI PARTISIPATIF DI DESA KARANGANYAR KECAMATAN JATI AGUNG, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Sumanjaya, Erlan; Haerudin, Nandi; Rustamaji, Heri; Djana, Miftahul
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 3 (2025): Vol. 9 No. 3, November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i3.653

Abstract

Provinsi Lampung merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan seismik tinggi akibat keberadaan Sesar Semangka serta zona subduksi di lepas pantai barat Sumatera. Desa Karanganyar, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, menjadi salah satu kawasan yang terpapar risiko tersebut, seiring dengan pertumbuhan penduduk dan pembangunan infrastruktur yang intensif. Namun, proses pembangunan belum sepenuhnya memperhatikan aspek ketahanan seismik, sementara tingkat kesiapsiagaan masyarakat masih relatif rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang dengan dua tujuan utama, yaitu (1) meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan melalui sosialisasi dan simulasi evakuasi berbasis partisipasi, serta (2) memperkuat kapasitas lokal melalui pemetaan risiko, pembentukan komunitas siaga bencana, dan penyusunan rencana aksi komunitas. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta mengenai mitigasi bencana, yang diperkuat dengan partisipasi aktif dan komitmen dalam tindak lanjut. Hasil ini mengindikasikan bahwa pendekatan partisipatif efektif dalam mentransfer pengetahuan sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap risiko seismik. Dengan implementasi lanjutan berupa pemetaan kerentanan tanah, penyusunan jalur evakuasi, simulasi berkala, serta pembentukan kelompok siaga bencana, Desa Karanganyar memiliki prospek untuk berkembang sebagai desa tangguh bencana yang lebih adaptif dan resilien terhadap ancaman gempa bumi