Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Studi Komparatif Pemberian Susu Formula dan ASI Ekslusif Terhadap Kejadian ISPA Bayi Umur 0-6 Bulan Narmawan, Narmawan; Pangestika, Yuni Widya; Tahiruddin, Tahiruddin
Journal of Holistic Nursing Science Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/nursing.v7i2.3129

Abstract

Acute respiratory infections (ARI) are a disease that can cause death in infants in developing countries including Indonesia. Exclusive breastfeeding and formula milk and environment are factors that influence the incidence of ARI. This study aims for determine differences in infants aged 0-6 months in Lameuru public health center. The study uses a comparative descriptive method with a retrospective study approach. Until in this study were all infants aged 0-6 months. The total sample of 116 babies. The data used are secondary data take from medical records using observation sheets. Data analysis using chi square test. The results of this study showed that babies who were given formula milk experienced more ARI namely 30,2% while babies who did not experience ARI were given 34,5% exclusive breast milk. There is a difference between formula feeding and exclusive breastfeeding for the incidence of ARI p= 0,003 (p<0,005). It was concluded that there was difference between formula feeding and exclusive breastfeeding for the incidence of ARI in infants aged 0-6 months at the Lameuru public health center. It is recommended for nursing mothers to continue breastfeeding with exclusive breast milk to their babies until the age of 6 months.
Faktor Risiko Kejadian Hipertensi pada Lansia Di Wilayah Pesisir Puskesmas Abeli Kota Kendari Sri Marsita; Narmawan; Diah Indriastuti
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 2 No 01 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 02 NO 01
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu peningkatan abnormal tekanan darah dalam pembuluh darah arteri yang mengangkut darah dari jantung dan memompa keseluruh jaringan dan organ–organ tubuh secara terus–menerus lebih dari suatu periode.hipertensi disebabkan oleh beberapa faktor seperti adanya stres, konsumsi natrium/garam yang berlebihan dan pengaruh alkohol.Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor risiko kejadian Hipertensi kejadian hipertensi pada lansia pada masyarakat pesisir di Puskesmas Abeli Kota Kendari.Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan rancangan cross sectional study.Penelitian dilaksanakan pada tanggal 21-31 Agustus 2019. Populasi pada penelitian adalah semua penderita hipertensi usia pertengahan (middle age) 45-59 tahun yang tinggal di daerah pesisir Abeli yaitu Kelurahan Puday, Kelurahan Lapulu, Kelurahan Talia yang datang berobat ke dan jumlah sampel sebanyak 118 orang (kasus 59 orang dan kontrol 59 orang) diambil dengan cara total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan konsumsi garam berlebih merupakan faktor resiko hipertensi di Puskesmas dengan p value = 0.014 < dari nilai α = 0.05 dan nilai OR = 2.649. Stres merupakan faktor resiko hipertensi p value = 0.005 < dari nilai α = 0.05 dan nilai OR = 4.336. Kebiasaan konsumsi alkohol merupakan faktor resiko hipertensi dengan p value = 0.000 < dari nilai α = 0.05 dan nilai OR = 5.327. Saran kepada pihak Puskesmas Abeli Kota Kendari agar meningkatkan pelayanan posbindu dan promosi kesehatan kepada masyarakat pesisir tentang faktor resiko hipertensi untuk menurunkan angka kejadian hipertensi pada masyarakat termasuk lansia.
Pengaruh Pemberian Virgin Coconut Oil Terhadap Kejadian Ruam Popok Cindy Frasillia; Narmawan; I Wayan Romantika
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 2 No 03 (2021): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 02 NOMOR 03
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Bayi sangat sensitif terhadap apapun yang ada dilingkungan sekitarnya. Oleh Karenaitu bayi belum terbiasa dengan keadaan yang dapat menyerang kondisi tubuhnya terutamamasalah kulit. Kondisi kulit pada bayi yang relatif lebih tipis menyebabkan bayi lebih rentanterhadap infeksi, iritasi dan alergi. Salah satu masalah kulit yang masih sering terjadi padabayi dan anak adalah diaper dermatitis/ ruam popok. Ruam popok adalah radang / infeksi kulitdisekitar area popok seperti paha dan pantat bayi. Daerah kulit yang seringkali terjadi ruamdikarenakan popok yaitu sekitar bokong dan kemaluan. Penelitian ini menggunakan metode Praeksperimen dengan rancangan (one group pre-test–post test design) yaitu melakukan observasiawal (pretest) yang memungkinkan menguji perubahan-perubahan yang terjadi selamaeksperimen dan setelah itu dilakukan lagi observasi (Postest) untuk melihat perubahan yangterjadi. Sampel dalam penelitian ini adalah bayi yang mengalami ruam popok di desa Mowilayang berjumlah 31 orang. Dari hasil uji Marginal Homogeneity menunjukan bahwa nilai p =0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian Virgin Coconut Oil(VCO) terhadap ruam popok bayi di Desa Mowila. Saran bagi Pihak Desa Mowila danPuskesmas Mowila, agar dapat memberikan edukasi tentang ruam popok pada ibu bayi, bagiibu bayi agar mencegah terjadinya ruam popok dengan memperhatikan kelembapan popok bayidan selalu menggunakan VCO pada kulit bayi. Kata Kunci: Virgin Coconut Oil, Ruam Popok Absctract.Babies are very sensitive to whatever is in their environment. Therefore, babies arenot used to conditions that can attack body conditions, especially skin problems. The skincondition in babies that is relatively thin makes the baby more susceptible to infections,irritations and allergies. One of the most common skin problems in infants and children isdiaper dermatitis / diaper rash. Diaper rash is inflammation / infection of the skin around thediaper area such as the baby's thighs and buttocks, the area of skin that occurs due to diapers,namely around the buttocks and genitals. This study uses the pre-experimental method with adesign (one group pre-test - post test design), which is to make preliminary observations(pretest) which allows testing the changes that occur during the experiment and after that,another observation (postest) is made to see the changes that occur . The sample in this studywere babies who experienced diaper rash in Mowila village, which may be 33 people. From theresults of the Marginal Homogeneity test, it shows that the value of p = 0.000 <0.05, so it can show that there is an effect of offering Virgin Coconut Oil (VCO) on baby diaper rash inMowila Village. Suggestions for Mowila Village and Mowila Puskesmas, in order to provideeducation about diaper rash to infant mothers, for baby mothers to prevent diaper rash bypaying attention to baby humidity and always using VCO on the baby's skin. Keywords : Virgin Coconut Oil, Diaper Rash
Predikitor Niat Terhadap Kepatuhan Perilaku Minum Obat Pada Penderita TB Paru di Poli Paru RSUD Kota Kendari Nur Ramadhan; Narmawan; Hasrima Hasrima
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 3 No 1 (2022): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 03 NOMOR 01
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulmonary tuberculosis occupies the second position in the world with the most cases because in some places treatment services are less accessible to some people in peripheral areas and cause treatment to be incomplete or partly to stop treatment because they cannot stand the side effects of drugs. Non-compliance begins with a lack of intention to take treatment. In the basic concept of the theory of behavior (theory of planned behavior), the aim is to determine the relationship between attitudes, subjective norms and behavioral control on the intention to take medication for pulmonary tuberculosis patients at the Pulmonary Polyclinic, Kendari City Hospital. This type of research is quantitative with a correlational design through a cross sectional approach. The research sample was 32 respondents aged 17 to 65 years. The study was taken using accidental sampling technique. The research instrument uses an attitude scale to intention, a subjective norm scale to intention, and a behavioral control scale to intention. The data analysis technique is using rank spearmen correlation analysis using computerization. The results of the study of attitudes towards medication adherence intentions obtained a correlation coefficient of 0.246 which has a significance value of 0.175, indicating that there is no relationship. Subjective norm on intention to take medication adherence obtained a correlation coefficient of 0.518 which has a significance value of 0.002 indicating there is a relationship. Behavioral control towards medication adherence intention obtained a correlation coefficient of 0.273 with a significance value of 0.130 indicating no relationship. So it can be concluded that the attitude variable and behavioral control on medication adherence have no relationship, and the subjective norm variable has a relationship.
Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di Wilayah Pesisir Puskesmas Soropia Inriani Inriani; Narmawan Narmawan; Ellyani Abadi
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 13 No 1 (2021): Januari-Juni
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v13i1.232

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu peningkatan abnormal tekanan darah dalam pembuluh darah arteri. Prolanis merupakan program pemerintah yang ditujukan kepada penderita penyakit kronis seperti hipertensi agar mampu mengontrol tekanan darahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam prolanis terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Wilayah Pesisir Puskesmas Soropia. Penelitian menggunakan metode Pre experimental dengan one group pre-test post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien hipertensi yang mengikuti senam Prolanis berjumlah 30 orang dengan jumlah sampel 30 orang yang dimabil secara Total Sampling. Variabel penelitian bebas penelitian adalah senam prolanis dan variabel terikat adalah tekanan darah. Analisis statistik menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pretest diperoleh rata-rata tekanan darah sistole adalah 160.10 mmHg dan diastole adalah 94.50 mmHg dan posttest rata-ratatekanan darah sistole adalah 151.47 mmHg dan diastole adalah 87.07 mmHg. Analisis uji wilcoxon menunjukkan bahwa untuk tekanan darah sistol diperoleh nilai p 0.001 < 0.05 dan tekanan darah diastole diperoleh nilai p value 0.001 < 0.05. Simpulan bahwa terdapat pengaruh senam Prolanis terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah pesisir Puskesmas Soropia
Letter to Editor : Perawatan Kaki Diabetes Merupakan Langkah Utama Untuk Mencegah Luka Kaki Diabetes Narmawan Narmawan
Jurnal Keperawatan Vol 3 No 01 (2019): JURNAL KEPERAWATAN : JURNAL PENELITIAN DISIPLIN ILMU KEPERAWATAN
Publisher : STIKes Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.915 KB) | DOI: 10.46233/jk.v3i01.27

Abstract

Kematian oleh karena diabetes secara global di tahun 2016 sekitar 1,6 juta 1. Studi menunjukkan prevalensi Diabetes Melitus (DM) tipe 2 lebih banyak (8,5%) dan DM tipe 1 (7,6%) 2. Kaki diabetes merupakan bagian komplikasi kronik DM tipe 2 yang cukup berbahaya dengan gejala khas neuropati, iskemia dan infeksi 3–5. Diperkirakan 15% pasien diabetes memiliki kaki diabetes 6. Komplikasi kaki merupakan komplikasi yang berbahaya sebab berpotensi untuk hilangnya anggota badan atau amputasi 7–9. Kejadian amputasi secara global diperkirakan ada setiap 30 detik 10. Kasus diabetes di Indonesia berdasarkan Laporan dari RSCM tahun 2011 bahwa komplikasi neuropati berada diurutan tertinggi yaitu 54% 11,12. Studi sebelumnya komplikasi utama DM di Indonesia neuropati menunjukkan persentase tertinggi (13%-78%) disusul komplikasi mikrovaskuler (16%-53%) dan luka kaki diabetes (7,3%-24%) 13. Munculnya luka kaki disertai infeksi akan meningkatkan kemungkinan amputasi ektremitas 14. Kematian oleh karena amputasi ektremitas bagian bawah diperkirakan 1,5 juta 15. Kejadian ulserasi kaki diawali dengan gejala neuropati perifer yang merupakan tanda khas dari kaki diabetik. Untuk mendeteksi hal ini diperlukan pendidikan terhadap deteksi dini kaki berisiko dengan tujuan untuk mencegah ulserasi kaki dan amputasi 4,16–18. Hal lain yang terpenting terkait untuk meminimalkan komplikasi luka kaki adalah melalui perawatan kaki 4,19,20. Perawatan kaki utama dapat dilakukan melalui periksa kaki setiap hari, cuci kaki dengan air hangat, gunakan alas kaki yang sesuai, potong kuku dengan lurus 21–23. Suatu studi pada penderita diabetes faktor risiko untuk luka 55,4% dan luka kaki sekitar 12% dengan pemicunya oleh karena pemeriksaan kaki setiap hari dan penggunaan sepatu 24. Berdasarkan standar nasional untuk manajemen diri penderita diabetes dapat dilakukan melalui perawatan kaki untuk mencegah komplikasi kronik 25. Sehingga penting bagi penderita diabetes untuk melakukan perawatan kaki secara rutin.
Hubungan Pendelegasian dan Supervisi dengan Semangat Kerja Perawat Selpi Selpi; Narmi Narmi; Narmawn Narmawan
Jurnal Keperawatan Vol 3 No 03 (2020): JURNAL KEPERAWATAN : JURNAL PENELITIAN DISIPLIN ILMU KEPERAWATAN
Publisher : STIKes Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jk.v3i03.243

Abstract

Abstrak.Semangat kerja perawat pada hakekatnya merupakan perwujudan moral kerja yang tinggi. Semangat kerja harus menjadi perhatian, sebab semangat kerja yang tinggi dapat meningkatkan professional kerja dan juga meningkatkan kualitas pelayanan. Semangat kerja perawat banyak mengalami penurunan salah satu penyebabnya yaitu kurang efektif nya pendelegasian dan supervisiyang diterapkan di setiap ruangan perawatan sehingga menjadi permasalahan dalam menjalankan pelayanan keperawatan di Rumah Sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pendelegasian dan supervisi dengan semangat kerja perawat di RSUD Kota Kendari. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan Cross SectionalStudy. Sampel sebanyak 48 perawat. Teknik penarikan sampel menggunakan teknik cluster sampling. Variabel dependent yaitu semangat kerja dan variabel independent yaitu pendelegasian dan supervisi. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan pendelegasian dengan semangat kerja perawat (ρ value = 0,001) dan ada hubungan supervisi dengan semangat kerja perawat (ρ value = 0,001). Simpulan pada penelitian ini yaitu ada hubungan pendelegasian dan supervisi dengan semangat kerja pada perawat. Disarankan agar meningkatkan pendelegasian dan supervisi kepala ruangan kepada perawat agar semangat kerja perawat tetap baik dalam melayani pasien di rumah sakit. Absctract.The nurse's work spirit is essentially a manifestation of high work morale.Work spirit must be a concern, because high morale can improve work professionalism and also improve service quality. The morale of nurses has decreased one of the causes is the lack of effective delegation and supervision that is applied in each treatment room so that it becomes a problem in carrying out nursing services at the hospital. The purpose of this study was to determine the relationship between delegation and supervision with the enthusiasm of nurses in Kendari City Hospital. The type of research used is descriptive analytic with Cross Sectional Study approach. A sample of 48 nurses. The sampling technique uses cluster sampling technique. The dependent variable is morale and the independent variable is delegation and supervision. Statistical analysis using the Chi-Square test. The results showed that there was a relationship between delegation and the morale of nurses(ρ value = 0,001)and there is a relationship of supervision with the nurse's morale(ρ value = 0,001).The conclusion of this study is that there is a relationship between delegation and supervision with the work spirit of nurses. It is recommended to increase the delegation and supervision of the head of the room to the nurse so that the nurse's morale remains good in serving patients in the hospital.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 Lispin Lispin; Tahiruddin Tahiruddin; Narmawan Narmawan
Jurnal Keperawatan Vol 4 No 03 (2021): JURNAL KEPERAWATAN : JURNAL PENELITIAN DISIPLIN ILMU KEPERAWATAN
Publisher : STIKes Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jk.v4i03.410

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a group of metabolic diseases characterized by hyperglycemia due to abnormal insulin secretion, insulin action, or both. Type 2 DM can not be cured, but can be controlled by controlling blood glucose. People with type 2 diabetes experience clinical and psychological symptoms that cause sleep disorders. The occurrence of sleep disorders will have an impact on increasing the frequency of awakening and difficulty falling asleep again. This sleep dissatisfaction ultimately results in a decrease in sleep quality. The purpose of this study was to determine the relationship of sleep quality on blood glucose levels of type II diabetes mellitus patients in Kendari City Hospital. The design of this study was cross sectional study design. The study was conducted from 15 to 30 October 2019. The population of this study were all patients with type II DM who were treated at the Kendari City Hospital in January-June 2019 with a total of 67 people with a total sample of 41 people taken by simple random sampling technique. The inclusion criteria in this study were patients treated at Kendari City Hospital and patients suffering from Type II DM. The results of this study showed that the majority of respondents had poor sleep quality of 25 people (61.0%), the majority of respondents were normal blood sugar levels of 21 people (51.2%) and there was a relationship between sleep quality and blood glucose levels in Kendari City Hospital with a value of p = 0,011 < 0,05. The conclusion of the study is the relationship between sleep quality and blood glucose levels in the Kendari City Hospital. Suggestions from related parties to increase knowledge and skills about the quality of sleep and care of DM patients so that they can provide professional services to patients, especially DM patients in Kendari City Hospital
Pandangan Suku Mornene Terhadap Asi Ekslusif Di Desa Balo Kecamatan Kabaena Timur Kabupaten Bombana Wirahmi Yulfitrah; Muhaimin Saranani; Narmawan Narmawan
Jurnal Keperawatan Vol 4 No 02 (2020): JURNAL KEPERAWATAN : JURNAL PENELITIAN DISIPLIN ILMU KEPERAWATAN
Publisher : STIKes Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jk.v4i02.439

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik bagi bayi sampai usia 6 bulan. World Health Organisation (WHO) mengeluarkan rekomendasi tentang pemberian ASI Ekslusif (bayi hanya diberikan ASI tanpa cairan atau makanan lain, kecuali suplemen vitamin, mineral dan atau obat-obatan untuk keperluan medis) sampai bayi barusia 6 bulan, dan dilanjutkan pemberian ASI sampai dua tahun pertama kehidupan. Desain penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sampel dalam penelitian adalah 7 orang partisipan ibu menyusui yang ada di Desa Balo. Hasil penelitian gambaran pengetahuan ibu menyusui tentang ASI Ekslusif pada suku Mornene di Desa Balo Kecamatan Kabaaena Timur Kabupaten Bombana. Menunjukan 2 tema yaitu pengetahuan tentang ASI Ekslusif dan pengetahuan tentang manfaat ASI Eklsusif, tema pengetahuan tentang ASI Eklslusif dengan 6 kategori yaitu ASI Ekslusif, Usia pemberian ASI Ekslusif, Hari keberapa mengandung kolustrum, kandungan kolustrum, dan kolustrum untuk apa, sedangkan tema pengetahuan tentang alasan menyusui ada 3 kategori yaitu pemberian kolustrum, yang terjadi jika bayi diberikan ASI dan Manfaat ASI bagi ibu. Hasil penelitian gambaran keyakinan dan kepercayaan tentang ASI Ekslusif pada suku mornene di Desa Balo Kecamatan Kabaena Timur Kabupaten Bombana. Menunjukan 2 tema yaitu tema Keyakinan tentang ASI EKslusif dan tema Keyakinan tentang Budaya tentang ASI Ekslusif. tema Keyakinan tentang ASI EKslusif ada 3 kategori yaitu manfaat menyusui bagi ibu, makanan pendamping ASI dan manfaat ASI bagi Bayi. Tema Keyakinan tentang Budaya tentang ASI Ekslusif Apakah ASI bertentangan dengan agama, apakah ASI bertentangan dengan Budaya dan makanan pantangan. Saran bagi pihak Desa Balo dapat meningkatkan pengetahuan tentang ASI Ekslusif ibu menyusui suku Mornene dengan melakukan penyuluhan tentang ASI EKslusif kepada ibu menyusui di desa Balo. Bagi ibu menyusui suku Mornene di desa Balo agar selalu menyusui bayi secara Eklusif dan juga memperhatikan makanan yang akan dimakan oleh ibu menyusui. Bagi peneliti selanjutnya, agar dapat melakukan penelitian kuantitatif sehingga dapat menganalisis secara statistisk faktor pengetahuan tentang ASI Ekslusif dan juga tentang perubahan perilaku menyusui pada suku pendatang yang tinggal didaerah tersebut .
Replacement Peripheral Intravenous Catheters With Clinical Indication for Patient Convenience, Cost Efficiency and Reducing Nurses Workload Narmawan Nurmawan; Ida Djafar; Hasnani Hakim; Harmiati Syafril; Syahrul Syahrul; Syahrul Ningrat
Indonesian Contemporary Nursing Journal Volume 3 No. 1 Agustus 2018
Publisher : Faculty of Nursing, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4298.101 KB) | DOI: 10.20956/icon.v3i1.3675

Abstract

Introduction: PIVCs (Peripheral Intravenous Catheters) have been widely used for clinical medical care which is having risk for phlebitis occurence. IV catheter replacement is performed when there is clinical indication such us phlebitis. The consequence of this action is patient convinence, nurse workload and patient care cost efficiency. Methode: A longitudinal study with experimental results of evidence based practice on replacement of PIVSc with clinical indication  as an effort to improve patient convinience, cost efficiency and reduce nurse workload in 41 patients. Result: 41 patients attached PIVCs, 100% wanted IV catheter replacement if there was any clinical indication. 68% of patients said very uncomfortable if IV catheter routinely replaced. 16 nurse (56.25%) said there is no need to replace IV catheter regularly. 43.75% of nurses felt IV catheters rountine replacement increased the working time and 50% of the nurses felt that nurses workload was increased. Conclusions: IV catheter replacement can be performed if there is cinical indication because it can improve patient convenience, increase cost efficiency and reduce nurse workload.