Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Hubungan Pola Asuh Orang Tua dan Sosial Kultural dengan Kejadian Diare pada Balita (0-5 Tahun) Nuridayanti; Narmawan; Risnawati
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 8 No 1 (2020): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.733 KB)

Abstract

Diarrhea is endemic as a disease which causes death on infants. Bad child parenting and socio cultural tend to bepredisposition factor causes diarrhea. This study aims to obtain the correlation between child parenting, sociocultural, and the occurrence of diarrhea. This study aims to determine the relationship between parenting parentsand socio-cultural with the incidence of diarrhea in infants. This study is a descriptive analysis cross sectionalapproach. Sample 71 toddlers using purposive sampling technique with criteria for mothers of toddlers aged 0-5years who visited in the UPTD and were willing to become respondents. The data were obtained using a parentingquestionnaire and socio-cultural validity and reliability, the data analyzed using the chi-square test. The results ofthe analysis of the for parenting parents with the incidence of diarrhea p value =0,000 and socio-cultural with theincidence of diarrhea p value= 0,000 which means there is a relationship between parenting parents and socioculural with the incidence of diarrhea. The conclusion is that there is a significant relationship between parentingand socio-cultural parenting with the incidence of diarrhea in infants. Good parenting and culture from parents cansupport health for children under five.
PKM Pembuatan dan Uji Coba Media Pembelajaran Trainer Sensor bagi Guru Elektronika SMKN 2 Makassar Purnamawati; Akil, Muhammad; Nuridayanti; Ridwansyah; Tewa, Mustamin
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 2 (Juni 2023)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v1i2.84

Abstract

The purpose of this service activity is to provide solutions to overcome the problems faced by productive teachers majoring in electronics engineering at SMK Negeri 2 Makassar including designing learning media in the form of sensor and transducer trainers, providing material related to the development of learning media, providing material and training related to learning media in the form of trainers, and provide materials and training related to the use of sensor and transducer trainers. The method of implementing this activity is design, definition, manufacture and deployment. Furthermore, to determine the achievement of this activity (whether the output of this activity is of good quality to be used as material in designing learning media development patterns), it is necessary to evaluate the implementation of activities during the activity process and after the end of the activity. Evaluation of this media was carried out by conducting trials on productive teachers at SMK Negeri 2 Makassar. The results of an evaluation of the level of partner satisfaction can be seen in Figure 3. with P1 to P10 being statement items given to partners covering PkM themes, PkM materials, benefits, community needs, planning, monitoring and evaluation, budget use, application of PkM results, exchange of information and follow-up of PkM activities. Statements about the usefulness of implementing PkM activities got 59% who answered very satisfied, the remaining 41% answered satisfied with the benefits of PkM. In addition, the statement regarding the exchange of information that occurred during the implementation of the PkM obtained a percentage of 53% very satisfied and 47% said they were satisfied.
Pelatihan Mikrokontroller Berbasis Arduino Uno untuk Pemuda di Kelurahan Maccini Parang Kota Makassar Ridwansyah; Putri Ida Sunaryathy Samad; Nuridayanti; Dary Mochamad Rifqie; Sudarmanto Jayanegara
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 3 (Oktober 2023)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v1i3.186

Abstract

Peningkatan kecepatan aksesibilitas informasi yang ditandai oleh lahirnya teknologi digital telah mengubah cara kita menjalani kehidupan kita sehari-hari. Keterampilan pada bidang teknologi ini dapat membantu kita mengatasi berbagai tantangan di era digital. Dari sekian banyaknya keterampilan dalam bidang teknologi dan informasi saat ini, kemampuan dan penguasaan dalam bidang Internet of Things (IoT) menjadi salah satu bidang yang cukup penting. Salah satu aspek kunci untuk dapat memahami teknologi Internet of things adalah dengan menguasai komponen mikrokontroller. Komponen tersebut adalah bagian utama dalam teknologi IoT. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini berbentuk pelatihan dengan tema “Pelatihan Mikrokontroller Berbasis Arduino Uno Untuk Pemuda di Kelurahan Maccini Parang Kota Makassar”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pada peseta tentang teknologi IoT khusunya Mikrokontroller yang menjadi komponen utamanya. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan melakukan observasi awal dan berkoordinasi dengan ketua RT pada salah satu lokasi di Kelurahan Maccini Parang sebagai mitra kegiatan ini, dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan kegiatan pelatihan. Adapun metode pelaksanaannya yaitu pemberian materi tentang mikrokontroller berbasis Arduino Uno, serta pengerjaan simulasi dan praktek penggunaan mikrokontroller itu sendiri.
Pelatihan Canva for Teachers Membuat Bahan Ajar yang Menarik dan Efektif Nuridayanti; Vitalocca, Dyah; Makmur, Elfira; Abdal, Nurul Mukhlisah; Ashari, Hilda
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 3 (Oktober 2023)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v1i3.254

Abstract

Teachers at SD Inpres Bonto-Bontoa currently employ conventional teaching models, while students are more inclined towards technology-based instruction. Therefore, efforts are needed to bridge this gap through the implementation of training sessions. The objective of this community service is to provide training to elementary school teachers on the application of teaching methods using the Canva for Education application, aiming to make the teaching methods applied by teachers more engaging. The community service was carried out directly in the IT Room of SD Inpres Bonto-Bontoa, involving 20 teachers and attended by school supervisors, the principal, several professors, and assisted by students. The implementation of community service at SD Inpres Bonto-Bontoa, facilitated in the form of Canva For Education training, has had a positive impact on enhancing teachers' skills in developing teaching materials, serving as a crucial step in technology adaptation within the education environment.
Strategi Peningkatan Kemampuan Bepikir Kritis: Pelatihan HOTS Untuk Guru SMP Di Kabupaten Luwu Utara Ashari, Hilda; Dyah Vitalocca; Nurul Mukhlisah Abdal; Elfira Makmur; Nuridayanti
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2: Issue 1 (Februari 2024)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v2i1.292

Abstract

Mitra Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah UPT SMP Negeri 1 Masamba, Kabupaten Luwu Utara. Permasalahan spesifik yang berhasil diidentifikasi bersama oleh Tim Pengabdi dengan para guru peserta sosialisasi adalah para guru mengalami kesulitan dalam menerapkan dan membuat soal-soal HOTS pada pembelajaran, kurangnya informasi dan minimnya pelatihan dalam menyusun soal berbasis HOTS, perlunya dilaksanakan pembinaan dari pihak yang kompeten dalam menyusun soal-soal HOTS sehingga dapat diterapkan pada saat proses belajar mengajar di kelas. Metode pelaksanaan kegiatan ini berupa pelatihan yang dimulai dengan tahapan persiapan kemudian tahap pelaksanaan. Dalam melaksanakan kegiatan pelatihan HOTS, terdapat beberapa metode yang digunakan, yaitu metode ceramah, metode tanya jawab, dan metode latihan. Kegiatan ini diikuti oleh 30 guru di beberapa SMP Kabupaten Luwu Utara sebagai peserta. Hasil pelaksanaan kegiatan pelatihan HOTS bagi guru SMP, Kabupaten Luwu Utara ini berhasil sesuai dengan yang direncanakan dan memuaskan. Hal ini dapat dilihat dari kesesuaian antara perencanaan dengan pelaksanaan, jumlah kehadiran peserta dalam setiap sesi materi, serta berdasarkan wawancara langsung dengan peserta. Kegiatan ini juga telah mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi para guru untuk membuat soal-soal berbasis HOTS yang akan diterapkan dalam proses belajar mengajar.
Pelatihan Implementasi Media Berbasis IT Pada Pembelajaran Berdiferensiasi Kurikulum Merdeka Di Sulawesi Selatan Sutarsi Suhaeb; Anita Candra Dewi; Nuridayanti
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2: Issue 1 (Februari 2024)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v2i1.322

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini mengeksplorasi implementasi media berbasis teknologi informasi (IT) dalam pembelajaran berdiferensiasi menggunakan Kurikulum Merdeka di Sulawesi Selatan, Indonesia. Metode eksperimental digunakan untuk menilai efektivitas media IT dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, keterlibatan siswa, dan aksesibilitas materi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media berbasis IT secara signifikan mendukung pembelajaran mandiri, penyesuaian kecepatan belajar, dan pemantauan perkembangan siswa secara real-time, serta memfasilitasi pengembangan keterampilan abad ke-21. Program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan media IT dalam pembelajaran berdiferensiasi juga dijelaskan, menargetkan peningkatan kualitas pendidikan di wilayah tersebut. Penelitian ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, guru, dan orang tua dalam meningkatkan infrastruktur IT, serta menyediakan pelatihan guru untuk mengoptimalkan penggunaan media berbasis IT. Meskipun terdapat tantangan dalam implementasinya, penelitian ini menegaskan potensi besar media berbasis IT dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif, interaktif, dan relevan di era digital
Model Evaluasi Kurikulum Sekolah Pra-Nikah Berbasis Digital Terintegrasi Kesetaraan Gender Perspektif Filosofi Timur Josua, Dian Pertiwi; Nuridayanti; Anan Sutrisna; Yeti Supriyati; Awaludin Tjalla; Soeprijanto
Jurnal Evaluasi Pendidikan Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL EVALUASI PENDIDIKAN
Publisher : PROGRAM STUDI PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jep.v15i2.51034

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi model kurikulum Sekolah Pra-Nikah berbasis digital yang mengintegrasikan nilai kesetaraan gender dalam perspektif filsafat Timur. Pendekatan campuran dengan desain eksplanatori sekuensial digunakan untuk mengukur efektivitas kurikulum melalui indikator CIPP (Context, Input, Process, Product). Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif-inferensial, sementara data kualitatif dianalisis menggunakan teknik tematik. Hasil analisis menunjukkan bahwa kurikulum memiliki tingkat relevansi tinggi dengan kebutuhan generasi milenial, dengan skor rata-rata dimensi Context sebesar 4,25 (85%), Input sebesar 4,00 (80%), Process sebesar 3,90 (78%), dan Product sebesar 4,10 (82%). Materi terkait seksualitas memperoleh pemahaman tertinggi (95%), diikuti pengelolaan konflik (90%), dan pengambilan keputusan (85%). Hasil kualitatif menunjukkan peserta merasa kurikulum mampu mengubah perspektif tradisional patriarki menjadi lebih inklusif. Pendekatan ini efektif dalam mengintegrasikan prinsip budaya Timur melalui pembelajaran digital. Kontribusi penelitian mencakup pengembangan teori desain kurikulum inovatif dan pendidikan pranikah berbasis digital yang relevan dengan dinamika sosial modern.
Pengenalan Computational Thinking Sebagai Metode Problem Solving Kepada Guru SD Di Kabupaten Luwu Utara Dyah Vitalocca; Nuridayanti; Nurul Mukhlisah Abdal
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 2 (May 2023)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/teknovokasi.v1i2.194

Abstract

The development of problem-solving skills is crucial in facing global competition. Therefore, early training is necessary. With the advancement of technology and computer usage, a new approach to developing problem-solving skills has emerged, known as Computational Thinking (CT). CT is derived from the fundamental principles of computer science, where problems are understood in an abstract manner and solutions are formulated through illustration. Since 2016, Indonesia has actively participated in the Bebras Community and promoted Computational Thinking by organizing the Bebras Challenge for students across the country. The Faculty of Engineering at UNM has become one of the Bebras Bureaus involved in organizing the Bebras Challenge in South Sulawesi. The Bebras outreach to teachers aims to introduce this Computational Thinking skill so that every teacher can convey and train their students in developing problem-solving skills. The outreach was attended by representative teachers from 100 elementary schools in Kabupaten Luwu Utara
Implementasi Unplugged Computational Thinking untuk Guru Mata Pelajaran Informatika se-Balikpapan Vitalocca, Dyah; Nuridayanti; Ashari, Hilda; Makmur, Elfira; Abdal, Nurul Mukhlisah
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 02 Nomor 01 (April 2024)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v2i1.2356

Abstract

Di era modern, integrasi pendidikan informatika sangat penting dalam mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi perubahan cepat yang dibawa oleh revolusi industri 4.0 dan kemajuan teknologi. Informatika memainkan peran penting dalam kurikulum pendidikan, membekali generasi muda dengan keterampilan penting untuk berkembang di dunia yang digerakkan oleh teknologi. Namun, ada beberapa tantangan yang dihadapi di Indonesia, seperti akses teknologi yang terbatas dan pelatihan yang tidak memadai bagi para guru untuk menanamkan konsep-konsep komputasi secara efektif. Guru diharap mampu menciptakan ekosistem pembelajaran yang inovatif, lingkungan pendidikan inklusif, berkelanjutan, dan kondusif bagi perkembangan peserta didik secara menyeluruh, memastikan kesempatan yang sama bagi semua peserta didik untuk berprestasi dan berkontribusi secara bermakna bagi masyarakat. Tahapan kegiatan terdiri atas tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan kegiatan, dan tahapan pendampingan. Dalam pelatihan ini, guru berhasil mampu (1) memperoleh kemampuan atas pemahaman konsep dasar CT seperti dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan desain algoritma; (2) menyajikan berbagai cara inovatif untuk mengajarkan CT tanpa teknologi digital, seperti permainan dan aktivitas fisik; (3) teknik mengajar yang diberikan efektif untuk CT, termasuk aktivitas hands-on, diskusi kelompok, pembelajaran berbasis proyek, dan scaffolding, (4) mampu membuat langkah-langkah terstruktur untuk merancang materi pembelajaran yang mengintegrasikan konsep Unplugged CT; dan (5) mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, mendukung kolaborasi, dan memastikan keterlibatan peserta didik.
Have Fun with Canva: Menjadi Studentpreneur di Usia Muda Nuridayanti; Nuridayanti, Nuridayanti; Dewi, Anita Candra; Suhaeb, Sutarsi; Djawad, Yasser Abdul; Labusab, Labusab
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue No. 1: July 2024
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v2i1.20249

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan membekali siswa dengan keterampilan desain grafis dan wawasan kewirausahaan di era digital. Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Negeri 19 Gowa, melibatkan 20 siswa kelas XI dengan pendekatan interaktif berbasis praktik. Metode pelaksanaan meliputi ceramah pengantar, demonstrasi penggunaan Canva, praktik mandiri, simulasi kewirausahaan, serta gamifikasi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki antusiasme tinggi terhadap penggunaan Canva sebagai media kreatif untuk mendukung aktivitas kewirausahaan. Dalam sesi praktik, siswa berhasil menghasilkan desain poster promosi yang relevan dengan ide bisnis mereka. Simulasi kewirausahaan memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam mengembangkan konsep bisnis, menyasar target pasar, dan memanfaatkan desain sebagai elemen branding. Gamifikasi melalui penghargaan peserta terbaik dan teraktif berhasil menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus kompetitif. Kegiatan ini berdampak positif pada peningkatan keterampilan desain grafis siswa, pemahaman tentang konsep studentpreneur, serta motivasi mereka untuk berinovasi. Meskipun terdapat beberapa kendala teknis seperti koneksi internet yang terbatas, kegiatan ini tetap mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Sebagai langkah lanjutan, program serupa dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menambahkan pendampingan bisnis berkelanjutan untuk membantu siswa merealisasikan ide usaha mereka. Kegiatan ini menunjukkan potensi besar dalam memadukan teknologi digital dan kewirausahaan untuk mendorong generasi muda menjadi kreatif, produktif, dan adaptif di era digital.