Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Evektivitas Cognitif Behavioral Therapy (CBT) dalam Mengelola Emosi Negatif pada Warga Binaan Perempuan di Lembaga Permasyarakatan Firlia, Nur Akni; Sujarwo, Sawi
Jurnal Konseling dan Psikologi Indonesia Vol 1 No 3 (2025): Oktober
Publisher : CV. Lentera Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58472/jkpi.v1i3.128

Abstract

Female inmates in correctional institutions often experience severe psychological pressure, particularly in the form of negative emotions such as anxiety, anger, guilt, and despair. If left unaddressed, these conditions can hinder rehabilitation and personal development. Cognitive Behavioral Therapy (CBT) is a therapeutic approach that focuses on restructuring maladaptive thoughts and behaviors. This study explores the effectiveness of CBT in managing negative emotions among female inmates using a qualitative case study approach. Fourteen participants joined group counseling sessions, while three individuals received focused CBT interventions such as emotional journaling, guided discovery, self-affirmation, and cognitive restructuring. The findings indicate significant improvements in emotional expression, reduced self-harming tendencies, and increased awareness of negative automatic thoughts. Supportive activities such as art therapy and reflective discussions strengthened the recovery process. The effectiveness of CBT was enhanced by active participant engagement, spiritual integration, and social support from the correctional environment. CBT has proven to provide a safe space for inmates to reconstruct their self-meaning and develop sustainable emotional regulation skills. Therefore, integrating CBT into rehabilitation programs for female inmates is highly recommended to enhance psychological well-being and social reintegration readiness.
Hubungan Kontrol Diri Dengan Fear of Missing Out Pada Remaja Pengguna Game Roblox Di SMP Negeri X Kota Lubuklinggau Rizki Dian Meira Pirdasyah; Sujarwo, Sawi
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2026): September : Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/inovasi.v5i3.7944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara Kontrol Diri dan Fear of Missing Out pada remaja pengguna game roblox di smp negeri x kota lubuklinggau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 547 orang, menggunakan teknik pengambilan sampel non-probability, khususnya purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, sehingga diperoleh 312 calon partisipan. Penentuan jumlah sampel utama dilakukan menggunakan rumus Isaac dan Michael dengan tingkat kesalahan 5%, menghasilkan 161 partisipan sebagai sampel utama, sedangkan 147 partisipan lainnya digunakan untuk uji coba (tryout) instrumen skala. Pengumpulan data dilakukan melalui skala Likert menggunakan dua alat ukur, yaitu skala Kontrol Diri dan skala Fear of Missing Out. Analisis data dilakukan dengan teknik Regresi Sederhana menggunakan perangkat lunak SPSS versi 20.0 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,407, koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,166, dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,01). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kontrol diri dan Fear of Missing Out (FOMO) pada remaja pengguna game Roblox di SMP Negeri X Kota Lubuklinggau. Selain itu, kontrol diri memberikan kontribusi sebesar 16,6% terhadap Fear of Missing Out (FOMO), sedangkan sisanya sebesar 83,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.