Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

INOVASI PENGGUNAAN LIMBAH TAHU SEBAGAI NUTRISI TANAMAN UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI CABAI DAERAH PESISIR Ariska, Nana; Bagio, Bagio; Putra, Iwandikasyah; Atikah, Qhisthina; Latief, Abdul; Fajri, Maulidil; Agam Thahir, Muhammad; Taufiq, Taufiq
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.28160

Abstract

Cabai merupakan bumbu yang sangat disukai masyarakat, pengembangan cabai bertujuan meningkatkan produktivitas tanaman cabai guna memenuhi permintaan konsumen yang terus meningkat setiap tahun sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk dan berkembangnya industri yang membutuhkan bahan baku cabai.Saat ini cabai mengalami peningkatan harga, akibat dari cabai menurun. Untuk memenuhi kebutuhan cabai di masyarakat, maka perlu dilakukan peningkatan produksi. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi tanaman cabai dengan tepat agar kesuburan tanah tetap terjaga, Pemupukan organik merupakan salah satu tindakan pemeliharaan tanaman yang utama untuk mendapatkan pertumbuhan yang optimal. Salah satunya pemanfaatan limbah tahu, Tujuannya yaitu sosialisasi dan pelatihan kepada petani dalam edukasi tentang pupuk organik dari limbah tahu. Kegiatan ini akan dilakukan dengan metode pelatihan berupa pemaparan materi mengenai POC (pupuk organik cair) limbah tahu. Pengabdian masyarakat dilakukan di balai desa bubon Kecamatan sama tiga Kabupaten Aceh Barat. Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Desa, petani cabai, dan Tim Pengabdi, Petani yang hadir berjumlah 20 orang yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. pembuatan POC limbah tahu disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat petani cabai desa bubon. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan pemahaman teknologi pengolahan POC limbah tahu menjadi pupuk organik dapat diserap (dikuasai) oleh para petani cabai.
Pengembangan Kawasan Minapolitan Sebagai Alternatif Ekowisata untuk Meningkatkan Perekonomian Desa Lango Kecamatan Pante Ceureumen Taufiq, Taufiq; Ariska, Nana; Amarullah, Amarullah
Nawadeepa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/nawadeepa.v4i2.469

Abstract

Lango Village, located in Pante Ceureumen Subdistrict, West Aceh Regency, possesses significant natural resource potential, yet its utilization remains suboptimal. To enhance economic productivity and environmental sustainability, the minapolitan concept is implemented—an integrated system of agriculture and aquaculture that utilizes organic waste as fertilizer and recirculated water as a habitat for fish cultivation. This study aims to develop a minapolitan area through a participatory approach and community empowerment. The research methodology comprises several stages: initial data collection, feasibility study, design, community training, implementation, and evaluation. The development plan includes infrastructure construction, technical training, marketing strategies, and continuous monitoring and evaluation. Potential risks such as community resistance, infrastructure damage, weather dependence, and limited capital are addressed through mitigation strategies involving socialization, maintenance planning, climate adaptation, and funding resource identification. The results indicate that the local community has improved income levels, optimized the use of local resources, and established a sustainable economic system in Lango Village. The successful implementation of the minapolitan model positions Lango Village as a potential benchmark for efficient and sustainable resource management in surrounding regions.