Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pengolahan Limbah Rumah Tangga menjadi Produk BioCleaner Ramah Lingkungan Mardina, Vivi; Dwitya, Yonadiah; Lestari, Ratna; G Wibowo, Sara; Al Fajar, Beni; Fitriani, Fitriani; Y Persada, Andri; A Putri, Kartika; PE Sari, Herlina; Fadly, T Andi; Faji, Rahmatul; Arico, Zulfan; Rahmawati, Rahmawati; Mirfa, Enny; Oktaviodes, Alfiandinov
Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): SEPTEMBER-DESEMBER
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM) of the Islamic University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jak.v5i3.4605

Abstract

The village of Air Masin relies economically on the agricultural sector, particularly rice and horticultural crops. However, the community’s welfare level remains low, prompting many residents to seek additional income through small-scale enterprises. Unfortunately, limited knowledge and skills in managing these businesses hinder the potential for local economic development. Moreover, public awareness regarding environmentally friendly waste management remains minimal, leading to environmental pollution and posing health risks. Women, especially members of the Family Welfare Movement (PKK), lack an understanding of how to effectively manage household waste. In fact, such waste can be processed into economically valuable products such as eco-enzymes, liquid organic fertilizers, animal feed, and soap. This study aims to empower PKK women through training in processing household waste into biocleaners natural cleaning products made from domestic organic waste. The training is expected to enhance the participants' skills in converting waste into eco-friendly products that can be marketed, thereby creating new economic opportunities. In addition, biocleaners help reduce environmental pollution and dependency on harmful chemical-based cleaning agents. Data analysis was conducted using both qualitative and quantitative approaches. The results indicate a significant increase in participants’ understanding of the basic concepts of biocleaners as environmentally friendly cleaning products. There was a 100% improvement in participants' skills in processing household waste into biocleaners, and growing interest in adopting this technology as an alternative to conventional chemical cleaners. This initiative demonstrates that environmental education not only improves knowledge but also drives behavioral change and fosters self-reliance at both household and community levels.
Isolasi bakteri termofilik dari Air Panas Alur Canang Aceh Timur sebagai sumber enzim hidrolase Mardina, Vivi; Fitriani, Fitriani; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Nabil , Muhammad
JURNAL BIOLOGICA SAMUDRA Vol 6 No 1 (2024): Biologica Samudra
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jbs.v6i1.10968

Abstract

Bakteri termofilik diketahui menghasilkan ekstremozim yang lebih unggul dan unik dibandingkan enzim pada umumnya. Dalam penelitian ini, kami melaporkan bakteri termofilik dari Alur Canang, Aceh Timur, Aceh, Indonesia. Isolat Alur Canang (IC) diisolasi dari sumber air panas asal Belanda dengan pH lingkungan 8,6-8,7 dan suhu 48 – 50 oC. Pada kondisi laboratorium IC mampu tumbuh pada suhu 70 oC, kecepatan 150 rpm selama 24 jam. Skrining awal kemampuan IC dalam menghasilkan enzim hidrolase dilakukan dengan metode deskriptif. Enzim yang dipilih adalah amilase, lipase, protease dan selulase. Hasil penapisan awal menunjukkan bahwa isolat termofilik dari Alur Canang (IC) mampu menghasilkan enzim lipase, protease, dan selulase. Penelitian selanjutnya menyarankan isolate IC memproduksi enzim hidrolase secara kuantitatif
The Potential of Edible Fern (Diplazium esculentum (Retz.) Sw.) Leaves Extract as an Oviposition Deterrent against Culex Mosquitoes Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Amna, Ulil; Mardina, Vivi; Misdi, Misdi
JURNAL BIOLOGICA SAMUDRA Vol 7 No 2 (2025): Biologica Samudra
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jbs.v7i2.12576

Abstract

Nyamuk Culex sp. merupakan salah satu vektor penyakit yang berkembang biak dengan meletakkan telur di air tergenang. Salah satu strategi pengendalian populasi nyamuk ini adalah dengan menghambat proses oviposisi menggunakan bahan alami yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi ekstrak metanol daun pakis (Diplazium esculentum (Retz.) Sw.) sebagai agen penghambat peletakan telur (oviposition deterrent) terhadap nyamuk Culex sp. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi dan diuji dalam kandang khusus menggunakan enam cawan uji: satu kontrol negatif (akuades), satu kontrol positif (abate), dan empat perlakuan dengan konsentrasi 250, 500, 1000, dan 2000 ppm. Setelah 48 jam, jumlah telur dihitung dan dianalisis menggunakan persentase efektifitas daya tolak (ER) dan indeks aktivitas oviposisi (OAI). Hasil menunjukkan bahwa pada seluruh konsentrasi, ekstrak menunjukkan aktivitas oviposition deterrent yang sangat kuat, dengan nilai ER sebesar 100% dan OAI -1. Kandungan senyawa bioaktif seperti flavonoid, saponin, dan alkaloid diduga berperan dalam mengganggu reseptor penciuman nyamuk betina. Dengan demikian, D. esculentum berpotensi tinggi sebagai agen pengendali hayati nyamuk Culex sp. yang efektif, selektif, dan ramah lingkungan.
Inventarisasi Tumbuhan Bawah pada Kebun PPKS Aek Pancur Tanjung Morawa dan Potensinya sebagai Inang Fungi Endofit Ginting, Jepani Elkanalya; Supena, Nanang; Mardina, Vivi
BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi dan Diversitas Vol 4 No 2 (2025): BIOSAPPHIRE
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biosapphire.v4i2.2723

Abstract

Tumbuhan bawah merupakan vegetasi yang terdapat di permukaan tanah di bawah tegakan pepohonan, diantaranya adalah rerumputan, herba, dan semak belukar. Tujuan penelitian ini adalah menginventarisasi jenis tumbuhan bawah pada Kebun PPKS Aek Pancur Tanjung Morawa, Sumatera Utara dan mengkaji potensinya sebagai inang mikroba endofit. Penelitian dilaksanakan pada Agustus – September 2025. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode eksplorasi dan jelajah bebas. Hasil penelitian adalah tumbuhan bawah berhasil dinventarisasi pada Kebun PPKS Aek Pancur terdiri dari 45 jenis dan dari total 45 jenis tersebut, ada 29 jenis tumbuhan bawah yang berpotensi sebagai inang fungi endofit berdasarkan kajian literatur. interaksi antara tumbuhan bawah dan fungi endofit sebagai bagian penting dalam dinamika ekosistem hutan terutama dalam hal siklus nutrisi, stabilitas komunitas tumbuhan, dan daya tahan terhadap perubahan lingkungan.