Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KELOMPOK TERNAK DALAM PEMBUATAN PRODUK PENGENDALIAN LALAT RUMAH DENGAN TEKNIK ISOLASI (Z)-9-TRICOSENE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI DESA MEURANDEH Putri, Kartika Aprilia; Al Fajar, Beni; Hasby, Hasby
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v3i2.308-316

Abstract

Today many farms have to be closed due to a large amount of air pollution (odor) and house fly attacks (Musca domestica), which fly in residential areas. There have been many attempts by the breeder to overcome the house fly attack, one of which is by giving insecticides. However, the use of pesticides that are not following the principle of integrated pest control. The purpose of this activity is to provide training the manufacture of home fly control products with isolation techniques (z)-9-tricosene as an effort to improve the economy of the society's economy in  meurandeh village. The method used in this activity is the method of approach directly, lectures, and practices. The way of procedure is carried out by listing the problems faced by society, especially a group of cattle Suka jadi and a group of cattle Mekar Jaya about the pest problem house flies and the marketing of products resulting from training activities. The lecture method carries out by providing information to the public about the advantages and benefits of trapping products and house fly traps as controlling population fluctuations of the pest house flies. The practical method carries out by providing extraction technique training (Z)-9-tricosene, which acts as a pheromone compound attracting male house flies.
PELATIHAN PEMBUATAN HAND SANITIZER (HANZER) MENGGUNAKAN EKSTRAK DAUN HALBAN (Vitex pinnata linn) DAN LIDAH BUAYA (Aloe vera) DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 DI DESA KOTALINTANG KABUPATEN ACEH TAMIANG Fajri, Rahmatul; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Al Fajar, Beni; Jofrishal, Jofrishal
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i1.152-158

Abstract

Desa Kota Lintang merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Kota Kuala Simpang kabupaten Aceh Tamiang dengan jumlah penduduk mencapai 7054 jiwa. Desa Kota Lintang adalah salah satu daerah yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Utara, sehingga menjadi jalur utama keluar masuknya perdagangan. Oleh karena itu Desa Kota Lintang berpotensi menjadi jalur utama penyebaran virus Covid-19 di Aceh. Kemunculan penyakit virus corona atau Covid-19 selama enam bulan belakangan ini membuat masyarakat panik, dan menyebabkan sebagian besar masyarakat memborong cairan antiseptik yang dianggap dapat membunuh kuman ataupun virus. Hal tersebut menjadikan cairan antiseptik menjadi langka di pasaran. Salah satu bentuk cairan antiseptik yang beredar di pasaran adalah hand sanitizer. Kelangkaannya di pasaran memicu tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) Universitas Samudra melakukan pelatihan pembuatan hand sanitizer berbasis bahan alami untuk menghambat dan mencegah infeksi virus corona bagi warga desa Kota Lintang kabupaten Aceh Tamiang. Bahan alami yang digunakan adalah ekstrak daun halban (Vitex pinnata Linn) dan lidah buaya (Aloe vera) yang terdapat di sekitar desa sebagai antimikroba dan pelembut dalam hand sanitizer. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahapan utama, yaitu sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan untuk memonitoring dan mengevaluasi perkembangan hasil kegiatan untuk keberlanjutan program PKM di desa tersebut. Hasil kegiatan PKM ini adalah mitra sasaran memiliki keterampilan dalam membuat hand sanitizer sendiri. Melalui kegiatan edukasi ini diharapkan akan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan tangan serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang cara membuat hand sanitizer dengan bahan-bahan alami.   Â