Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

The effectiveness of tepid water sponge on reducing body temperature in children with hyperthermia: A meta-analysis Widiyanto, Aris; Yuniarti, Tri; Mustain, Mustain; Putri, Santy Irene; Anulus, Ayu; Atmojo, Joko Tri
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 4: Desember 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v8i4.2102

Abstract

Background: Hypothermia occurs when the body temperature rises above normal due to external factors, namely exposure to high temperatures or heat sources. This meta-analysis was conducted to assess the effectiveness of warm water spongee compresses in reducing children body temperature by synthesizing previous studies so that they can provide clinical information on clinical practice, guideline development and further research. This studyy aims to assess the effectivenesss of warm water sponge compresses to reduce fever in hyperthermic children Methods: This main article was obtained from online databases (Elsevier, Google Scholar, Science Direct, and PubMed) with a period of 2012-2022. Population: children. Intervention: warm water sponge. Comparison: usual care. Result: body temperature. For searching primary articles used the keywords (Warm water sponge) OR (Warm therapy) AND (Body temperature) AND (children) AND Mean SD. Articles were screened using the PRISMA fflow diagram. Primary article analysis with the Review Manager 5.3 application. Results: The data that has been processed shows that Children with hyperthermia who received the tepid water sponge therapy experienced a decrease in temperature 1.35 units lower compared to children who were only given usual care therapy, (SMD = -1.31; 95% CI = -1.61 to -1.09; p less than 0.001). Conclusion: Warm water sponge compresses can be used as initial therapy to reduce body temperature in hyperthermic children Recommendation: Warm water sponge compresses can be recommended as an effective initial treatment to reduce body temperature in hyperthermic children.
Meta-Analysis of the Influence of Obesity on the Incident of Preeclampsia in Pregnant Women Verasita, Prissy; Orchida, Tidi; Fatihah, Enjeli Wally; Atmojo, Joko Tri; Widiyanto, Aris
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 2 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i2.2744

Abstract

Preeclampsia is the onset of high blood pressure accompanied by proteinuria and edema in pregnancy after 20 weeks of gestation or after the postpartum period. Obesity has been widely studied as a risk factor for preeclampsia. This study aims to estimate and analyze the impact of obesity on the incidence of preeclampsia in pregnant women.This research is a systematic review and meta-analysis research using the PRISMA diagram and using 4 articles from 2015 to 2020. Article searches were carried out based on the PICO Model eligibility criteria. P= Pregnant women; I=Obesity; C= Not obese; O= Preeclampsia. The articles used come from 1 database, namely: Google Scholar. With keywords including "Obesity" AND "Preeclampsia" AND "Pregnant Women" AND "Cross Sectional".Articles were analyzed using the PRISMA diagram and the Review Manager 5.3 application. 4 articles with a cross-sectional study design will be used as a source for meta-analysis influence of obesity on the incidence of preeclampsia in pregnant women. Shows that obesity increases the possibility of preeclampsia in pregnant women. Obese pregnant women have an increased risk of preeclampsia by 2.04 times compared to non-obese pregnant women (aOR= 2.04; 95% CI= 1.90 to 2.19; p=0.001), and the results are statistically significant. Meta-analysis of 4 cross-sectional studies concluded that obesity in pregnant women increases the occurrence of preeclampsia.
Telehealth Usage During The Coronavirus Disease 2019 Pandemic: A Meta-Analysis Akbar, Prima Soultoni; Putri, Santy Irene; Widiyanto, Aris; Atmojo, Joko Tri; Prisusanti, Retno Dewi; Ramadhanti, Tarisa Aulia
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 17 No. 3 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v17i3.2905

Abstract

The recent pandemic has increased telemedicine use tremendously, but it has also pronounced access gaps to telemedicine. This study aimed to investigate factors affecting patient use of telehealth during the Coronavirus Disease 2019 Pandemic. This article was created using a systematic review and meta-analysis study that searched for articles in electronic databases such as Science Direct, PubMed, and Google Scholar. Observational studies are included in full papers with a publication year until 2022 were searched for this study. The Review Manager 5.3 (RevMan) software was used to analyze the articles in this study. We observed heterogeneity with a random-effect model to analyze the effect size from each primary study, and the results were reported as an adjusted odds ratio (aOR) and corresponding 95 percent confidence interval (CI). A total of 9 articles reviewed in the meta-analysis (consisting of 4 articles in each variable) showed that patients whose primary language is non-English (aOR= 0.72; 95% CI= 0.59 to 0.87; p= 0.0008) and have Medicaid insurance English (aOR= 0.86; 95% CI= 0.77 to 0.97; p= 0.02) were less likely to use telemedicine compared to patients who speak English and utilize private insurance. Medication insurance and non-English as a preferred language reduced the likelihood of patients using telemedicine.
Pengaruh Pemikiran Islam terhadap Kesehatan Mental pada Masyarakat: A Systematic Review Daryanto, Daryanto; Aqsyari D, Rizki; Widiyanto, Aris; Atmojo, Joko Tri
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i3.2697

Abstract

Kesehatan mental berarti menghindari keluhan dan gangguan mental, seperti neurosis atau psikosis. Pemikiran islam atau agama sangat terkait dengan kesehatan mental karena keduanya terkait dengan ketenangan jiwa dan hati. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi pengaruh pemikiran islam terhadap kesehatan mental pada masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian systematic review dengan menggunakan diagram PRISMA. Pencarian artikel dilakukan berdasarkan kriteria kelayakan Model PICO. P= Masyarakat; I= Menerapkan pemikiran islam; C= Tidak menerapkan pemikrian islam; O= Kesehatan mental. Artikel yang digunakan berasal dari 1 database, yaitu: Google Scholar. Dengan kata kunci antara lain "Pemikiran islam" AND “Kesehatan mental” AND “Masyarakat”. Pada 4 artikel penelitian mengenai pengaruh pemikiran islam terhadap kesehatan mental pada masyarakat, Menunjukan bahwa dengan menerapkan pemikrian islam meningkatkan kemungkinan kesehatan mental pada masyarakat.
Meta-Analisis: Pengaruh Status Gizi terhadap Pola Asuh Anak pada Keluarga dalam Islam Widiyanto, Aris; Atmojo, Joko Tri; Rejo, Rejo; Mubarok, Ahmad Syauqi; Anasulfalah, Hakim; Aqsyari. D, Rizki
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i4.3047

Abstract

Gizi yang baik menyediakan energi dan zat gizi yang dibutuhkan anak untuk tumbuh kembang fisik dan otaknya. Sisi lain, pola asuh yang tepat dapat membantu anak mengembangkan kebiasaan makan yang sehat dan mencapai potensi maksimalnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengestimasi dan menganalisis status gizi terhadap pola asuh anak pada keluarga dalam islam. Penelitian ini merupakan tinjauan sistematis dan meta-analisis menggunakan grafik PRISMA. Pencarian artikel dilakukan berdasarkan kriteria kelayakan model PICO. P= Anak; I= Pola asuh anak baik; C= Pola asuh anak tidak baik; O= Status gizi. Artikel yang digunakan berasal dari 1 dat¬a¬b¬a¬se, yaitu: Google Scho-lar. Dengan kata kun¬ci antara lain " children " AND " parenting patterns" AND "nutritional status" AND "multivariate" AND "cross sectional". Artikel dianalisis menggunakan digram PRISMA dan aplikasi Review Manager 5.3. 5 artikel dari tahun 2013-2022 dengan Desain studi cross-sectional dimasukkan untuk menginformasikan meta-analisis tentang pengaruh status gizi terhadap pola pengasuhan di keluarga Islam. Anak yang mendapat pola asuh baik memiliki status gizi 6.26 kali lebih baik dibandingkan dengan anak yang mendapat pola asuh buruk (aOR= 6.26; CI 95%= 3.23 hingga 12.14; p=0.08), dan hasilnya signifikan secara statistik. Forest plot tersebut juga menunjukkan heterogenitas estimasi efek antar studi yang tinggi (I2 = 51%; p = 0.08).
Meta-Analisis Pengaruh Debu terhadap Gangguan Fungsi Paru di Lingkungan Kerja Iswahyuni, Sri; Mubarok, Ahmad Syauqi; Atmojo, Joko Tri; Handayani, Rina Tri; Sunaryanti, Sri Sayekti Heni
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.4379

Abstract

Paparan debu mineral diketahui menyebabkan perubahan karakteristik pada mekanisme pernapasan dan volume paru-paru dalam pola yang terbatas. Gangguan fungsi paru akibat paparan partikel debu dapat bersifat restriktif, obstruktif, atau kombinasi keduanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi pengaruh debu terhadap gangguan fungsi paru di lingkungan kerja. Penelitian ini merupakan penelitian systematic review dan meta-analisis. Pencarian artikel dilakukan berdasarkan kriteria kelayakan Model PICO meliputi: P Masyarakat di lingkungan kerja; I= Paparan debu; C= Tidak terpapar debu; O= Gangguan fungsi paru. Artikel yang digunakan berasal dari 3 database, yaitu: PubMed, Google Scholar, dan Science Direct. Kata kunci yang digunakan antara lain “dust” AND “impaired lung function” AND “work environment” AND “cross section study”. Kriteria inklusi dalam penelitian ini meliputi artikel fulltext dengan desain studi cross-sectional, ukuran hubungan yang digunakan adalah adjusted Odds Ratio (aOR), artikel diterbitkan dalam rentang 2020-2021, dan outcome adalah gangguan fungsi paru. Artikel dianalisis menggunakan digram PRISMA dan aplikasi Review Manager 5.3.Hasil penelusuran 6 artikel dalam penelitian yang berasal dari 1 benua Eropa (Kanada) dan 5 benua Asia (Indonesia, Korea Selatan, China) menunjukan bahwa terpapar debu di lingkungan kerja meningkatkan kemungkinan terjadinya gangguan pada fungsi paru pada masyarakat di lingkungan kerja. Masyarakat di lingkungan kerja terpapar debu meningkatkan kemungkinan terjadinya gangguan pada fungsi paru sebesar 2.09 kali dibandingkan dengan masyarakat di lingkungan kerja yang tidak terpapar debu (aOR= 2.09; CI 95%= 1.40 hingga 3.14; p< 0.004), dan hasilnya signifikan secara statistik. Meta-analisis dari 6 studi cross-sectional menyimpulkan bahwa terpapar debu di lingkungan kerja meningkatkan kemungkinan terjadinya gangguan pada fungsi paru pada masyarakat di lingkungan kerja.
Dampak Bencana Air yang Disebabkan oleh Perubahan Iklim terhadap Kesehatan Mental: Studi Meta Analisis Handayani, Rina Tri; Wardani, Ratna; Indasah, Indasah; Peristiowati, Yuly; Widiyanto, Aris; Atmojo, Joko Tri
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.4504

Abstract

Fakta bahwa akibat perubahan iklim, banjir akan lebih sering terjadi dan secara signifikan dapat berdampak pada kesehatan mental, yang mengarah pada peningkatan kasus depresi dan kecemasan. Meskipun semakin banyak yang menyadari dampak tersebut, penelitian tentang konsekuensi psikologis dari banjir masih terbatas baik dari segi cakupan maupun kekuatan statistiknya. Tujuan Penelitian Meta-analisis ini mengetahui kesenjangan dengan meninjau literatur yang tersedia secara sistematis dan mengukur hubungan antara banjir dan hasil kesehatan mental. Temuan ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan dukungan kesehatan mental yang komprehensif di daerah yang terkena dampak banjir untuk mengurangi dampak psikologis jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak banjir yang disebabkan oleh perubahan iklim terhadap kesehatan mental, khususnya pada depresi dan kecemasan. Sebuah tinjauan sistematis terhadap artikel-artikel dari database PubMed, ProQuest, dan Science Direct dilakukan. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan Review Manager 5.3 (RevMan 5.3). Dari 1.418 penelitian yang diidentifikasi, 7 memenuhi kriteria inklusi untuk analisis. Meta-analisis mengungkapkan bahwa individu yang mengalami banjir secara signifikan lebih mungkin menderita depresi (OR = 2,73; 95% CI: 1,61-4,62) dan kecemasan (OR = 2,87; 95% CI: 1,65-5,01) dibandingkan dengan mereka yang tidak terpengaruh oleh banjir. Kedua hubungan tersebut signifikan secara statistik. Banjir secara signifikan meningkatkan risiko depresi dan kecemasan, menyoroti perlunya layanan kesehatan mental yang terintegrasi dalam tanggap bencana dan strategi ketahanan masyarakat.
Metaanalisis Pengaruh Konstruk Modal Sosial: Partisipasi Sosial dan Kepercayaan Sosial terhadap Depresi pada Lansia Atmojo, Joko Tri; Mirshanti, Farahdila; Yulianti, Ika; Handayani, Anggun Fitri; Widiyanto, Aris
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.4931

Abstract

Era populasi global yang semakin menua, kesehatan mental lansia menjadi isu yang mendesak untuk diperhatikan. Depresi yang kini memengaruhi sekitar 7% dari populasi lansia di seluruh dunia, sering kali muncul akibat kurangnya partisipasi sosial dan kepercayaan antar individu. Tingginya angka kesepian dan isolasi yang dialami oleh banyak orang tua, sangat penting untuk memahami faktor-faktor yang dapat melindungi mereka dari risiko depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi pengaruh konstruk modal sosial (partisipasi sosial dan kepercayaan sosial) terhadap risiko depresi pada lansia. Penelitian ini merupakan metaanalisis dan telaah sistematis dengan menggunakan diagram PRISMA. Pencarian studi primer melalui beberapa indexing database diantaranya: PubMed, Google Cendekia, Scopus, dan ScienceDirect. Kata kunci yang digunakan untuk mempermudah pencarian artikel yaitu; “Social participation AND Social trust”, atau “Social capital construct”, atau “Social participation AND depression” atau “Social trust AND depression”. Kriteria inklusi penelitian ini adalah artikel yang terpublikasi menggunakan desain studi cross-sectional Sejak tahun 2017 hingga tahun 2024. Analisis statistik yang digunakan pada penelitian ini menggunakan program metaanalisis RevMan 5.4 dengan pendekatan fixed effect dan Random effect untuk menyajikan data berupa forest plot dan funnel plot. Hasil penelitian menunjukan bahwa partisipasi sosial tinggi (aOR= 0.78; 95%CI= 0.61 hingga 1.00; p= 0.050) dan kepercayaan sosial yang tinggi (aOR= 0.52; 95%CI= 0.41 hingga 0.66; p<0.001) menurunkan risiko depresi pada lansia, dan keduanya secara statistik signifikan.
Preoperative Anxiety and Its Associated Factors in Patients Undergoing Cardiac Catheterization: A Meta-Analysis Atmojo, Joko Tri; Awaludin, Sidik; Kamalludin, Ridlwan
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 19 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v19i1.12800

Abstract

Preoperative anxiety is a common psychological response among patients undergoing invasive procedures such as cardiac catheterization and may adversely affect hemodynamic stability and procedural outcomes. Evidence regarding factors associated with preoperative anxiety remains inconsistent. This study aimed to estimate the magnitude of associations between selected factors and preoperative anxiety in patients undergoing cardiac catheterization.A meta-analysis was conducted using articles retrieved from PubMed, Google Scholar, and ScienceDirect, published between 2015 and 2025. Study selection followed the PICO framework: patients undergoing cardiac catheterization; exposure factors included female gender, high social support, history of surgery, and educational status; and the outcome was preoperative anxiety. Only full-text cross-sectional studies were included. Data were analyzed using Review Manager (RevMan) version 5.3. Fourteen studies from Palestine, Nepal, Malaysia, Vietnam, Finland, Italy, Spain, Greece, Iran, Ethiopia, Canada, and China were included. The meta-analysis showed that female gender (aOR = 0.54; 95% CI: 0.37–0.80; p = 0.002), high social support (aOR = 0.64; 95% CI: 0.49–0.84; p = 0.001), and a history of surgery (aOR = 0.60; 95% CI: 0.39–0.90; p = 0.01) were protective factors against preoperative anxiety. In contrast, being educated was associated with a higher risk of preoperative anxiety (aOR = 1.64; 95% CI: 1.25–2.15; p = 0.0004). In conclusion, female gender, strong social support, and previous surgical experience reduce preoperative anxiety, whereas higher educational level increases anxiety among patients undergoing cardiac catheterization.
Smoking Behavior and the Incident of Osteoporosis in the Elderly: Meta-Analysis Anasulfalah, Hakim; Verasita, Prissy; Widiyanto, Aris; Atmojo, Joko Tri
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 5 No 4 (2023): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v5i4.2426

Abstract

Osteoporosis is a metabolic bone illness which involves bone density loss and micro destruction, enabling bone to develop into fragile, porous, and readily shattered. There are both controllable and non-modifiable risk variables for osteoporosis. Smoking, drinking behavior, and numerous other modifiable variables are examples. The goal of this research is to identify the possibility of osteoporosis among senior smokers. Research purposes to determine the influence of smoking behavior and the incidence of osteoporosis The following PICO criteria are used in this systematic review and meta-analysis investigation: Population: The elderly are the majority of the population. Intervention: smoking. Comparison: not smoking. Outcome: Osteoporosis. The articles used in this research were obtained from three databases: Google Scholar, Pubmed, and Science Direct. Keywords to search for articles are "Obesity" AND "Preeclampsia" AND Multivariate AND Pregnancy. Over 2013 and 2023, articles were utilized. To choose articles, the PRISMA flow diagram has been used. The papers were evaluated using the Review Manager 5.3 instrument. Seven cohort studies in the country of the United States (America), Europeans (Bosnia and Herzegovina), China, Iran, and Korea are among the countries in Asia that have been included in the systematic review and meta-analysis.. In accordance to the cohort study's forest plot results, elderly smokers have a 1.30 times greater risk of osteoporosis than elderly nonsmokers (aOR= 1.30; 95% CI= 0.81 to 2.08), and the results of this study are statistically significant (p <0.001).