Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Cultural Cooking as Parenting Pedagogy: Strengthening Father–Child Attachment in Early Childhood Education Anggraini , Vivi; Dwi Febriani, Rahmi; Anggraini, Ezi; Priyanto, Adi; Novela, Tia; Yulsyofriend, Yulsyofriend; Septia Ochi Wahyuni, Dwi
Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Islamic Early Childhood Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Education, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-athfal.2024.111-14

Abstract

Purpose – This study explores the effectiveness of fun cooking activities using Minangkabau traditional food as a culture-based pedagogical strategy to strengthen father–child attachment in early childhood education settings. The research aims to demonstrate how local cultural practices can serve as meaningful tools for fostering emotional connection and parental engagement.Design/methods/approach –  A quantitative pre-experimental design with a one-group pretest–posttest approach was employed to measure changes in attachment levels before and after the intervention. The study utilized a structured questionnaire encompassing four key indicators of attachment: frequency of interaction, emotional warmth, involvement in activity, and father–child communication. Data were collected through action-based activities, and the degree of improvement was analyzed using the N-gain formula to assess effectiveness.Findings – The findings revealed a significant increase in all four indicators of father–child attachment after participating in the fun cooking sessions. The most substantial improvements occurred in emotional warmth and involvement in the activity, suggesting that shared cooking experiences offer a highly interactive and emotionally rewarding context for strengthening familial bonds. These outcomes indicate that collaborative culinary activities not only promote affection and cooperation but also enhance communication and active participation between fathers and their young children.Research implications/limitations – The findings are context-specific to the Minangkabau community, which may limit their generalizability to other cultural settings. Future studies with larger samples and comparative designs are recommended.Practical implications – The study provides insights for educators, family practitioners, and policymakers on how local culture-based activities can be integrated into parenting programs to encourage father engagement. It underscores the significance of embedding local wisdom in designing family-centered educational practices.  Originality/value – This research offers a novel perspective on fatherhood by positioning cultural cooking as a pedagogical tool to enhance paternal attachment. It expands the literature on father engagement in early childhood education and demonstrates how cultural traditions can be leveraged for sustainable parenting and educational practices.Paper type Research paper
Pelaksanaan Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Carano Indah Kecamatan Nan Sabaris Putri, Nira Erman; Yulsyofriend, Yulsyofriend
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13665

Abstract

Anak usia dini ialah masa kritis yang ditandai dengan pesatnya pertumbuhan maupun perkembangan dalam berbagai aspek, termasuk pembinaan kreativitas dari aktivitas pengembangan anak usia dini. Pentingnya pembinaan kreativitas anak adalah memungkinkan mereka mengaktualisasikan potensinya melalui kegiatan yang mendorong pemikiran kreatif, pemecahan masalah, dan ekspresi inovatif. Hal ini, pada gilirannya, meningkatkan kualitas hidup mereka dan berkontribusi terhadap kesejahteraan lingkungan. Untuk mencapai hal ini, pendidik harus memiliki kapasitas untuk merumuskan taktik dan menggunakan teknik dan media yang sesuai untuk menumbuhkan kreativitas pada anak-anak. Tujuan dari penelitian ini ialah agar diketahuinya metode yang efektif dalam meningkatkan kreativitas pada pendidikan anak usia dini di TK Carano Indah, dengan fokus pada aspek perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Penelitian ini memakai pendekatan deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pendekatan pengumpulan data seperti observasi sekolah, wawancara dengan guru kelas dan kepala sekolah, serta dokumentasi melalui fotografi pada saat kegiatan kelas. Penelitian dilaksanakan di TK Carano Indah yang terletak di Kecamatan Nan Sabaris pada bulan Agustus 2022. Hasil penelitian memperlihatkan jika pelaksanaan pengembangan kreativitas anak telah dilaksanakan secara efektif. Dalam proses perencanaan, guru merancang bahan dan kegiatan pembelajaran (RPPH) dan memodifikasinya agar selaras dengan indikator yang ada. Instruktur menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dengan menggunakan media, teknik, dan pendekatan yang menarik dan beragam. Pada saat evaluasi, guru melakukan penilaian dengan cara mengamati dan menilai sendiri hasil karya anak serta tingkat pencapaian perkembangannya di kelas.
Pengaruh Kegiatan Bercerita dengan Lift The Flap Book and Move terhadap Kemampuan Menyimak Anak di Taman Kanak-kanak Pertiwi 1 Kanto Gubernur Padang Fitri Kamilah Harja, Syafira; Yulsyofriend, Yulsyofriend
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapakah pengaruh kegiatan bercerita dengan media Lift The Flap Book And Move terhadap kemampuan menyimak anak di Taman Kanak-kanak Pertiwi 1 Kantor Gubernur Padang. Kemampuan menyimak anak yang akan diteliti meliputi kemampuan anak dalam mendengarkan cerita, melakukan instruksi, menjawab pertanyaan sesuai isi cerita dan menceritakan kembali isi cerita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang berbentuk Quasi Eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh anak di Taman Kanak-kanak Pertiwi 1 Kantor Gubernur Padang dengan sampelnya yaitu kelompok B4 sebanyak 15 anak sebagai kelas eksperimen dan Kelompok B3 sebanyak 15 anak sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembara observasi kemudian data diolah dengan uji perbedaan(t-test) dengan bantuan SPSS 25.0 for windows. Hasil dari penelitian terlihat rata-rata pre-test dan post-test kelas eksperimen adalah 14,8 dan 23,53. Sedangkan pada kelas kontrol rata-rata pre-test dan post-test adalah 14,53 dan 19,93. Data yang dihasilkan berdistribusi normal dan homogen. Pada uji hipotesis dengan Independent sampleat-test nilai sig (2 tailed) 0,000 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan bercerita dengan Lift The Flap Book And Move terbukti berpengaruh terhadap kemampuan-menyimak pada anak.
Pengaruh Media Video Animasi Cerita Anak Terhadap Keterampilan Menyimak Anak Usia 5-6 Tahun di Taman Kanak-kanak Permata Hati Kota Padang Fadillah, Savira; Yulsyofriend, Yulsyofriend
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi belum bervariasinya penggunaan media dalam kegiatan menyampaikan cerita untuk mengembangkan keterampilan menyimak anak.hal ini terlihat ketika anakbelum dapat menangkap isi cerita, mengulang kembali isi cerita, media yang dipakai pada kegiatan menyampaikan cerita kurang memiliki daya tarik untuk anak. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat pengaruh media video animasi terhadap keterampilan menyimak anak di Taman Kanak-Kanak Permata Hati kota Padang. Penelitian ini Menggunakan pendekatan kuantitatif yang berbentuk Quasi Eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh murid Taman Kanak-Kanak Permata Hati, dan Teknik pengambilan sampelnya Purposive Sample, yaitu kelompok B1 dan B2 masing-masingnya 11 orang anak. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa pernyataan sebanyak 7 butir pernyataan dan teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis, alat pengumpulan data menggunakan lembaran pernyataan. Kemudian data diolah dengan perbedaan (t-test) menggunakan bantuan aplikasi SPSS. Berdasarkan hasil analisa data penelitian yang dilakukan bahwa kemampuan menyimak anak usia dini di kelas eksperimen yang menggunakan media video animasi lebih tinggi dari kelas kontrol. Rata-rata pre-test kelas experiment 10,36 dan kelas kontrol 9,27. Sedangkan rata-rata post-test kelas experiment 25,91 dan kelas kontrol 22,5. Berdasarkan data pre-test dan post-test didapatlah rata-rata gain score kelas kontrol 13,27 dan kelas experiment 15,55. Berdasarkan tabel uji homogenitas, diketahui nilai signifikansi (sig) pada levene’s test of variances adalah sebesar 0,424 > 0,05. Disimpulkan bahwa varians data N-gain untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah sama atau homogen. Kemudian diketahui nilai sig (2-tailed) adalah sebesar 0,008 < 0,05. Dengan demikian ada perbedaan yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Sehingga dapat disimpulkan Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan hasil penelitian bahwa media video animasi berpengaruh terhadap keterampilan Menyimak anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak Permata Hati Kota Padang.
Pengaruh Metode Bermain Peran Makro terhadap Percaya Diri Anak Usia 5-6 Tahun di Taman Kanak-Kanak Plus Marhamah Parupuk Tabing Padang Lorenza, Tara; Yulsyofriend, Yulsyofriend
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh metode bermain peran makro terhadap percaya diri anak usia 5-6 tahun di taman kanak-kanak plus marhamah parupuk tabing, padang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Popolasi penelitian ini merupakan seluruh anak di taman kanak-kanak plus marhamah parupuk tabing padang dengan sampel kelas B1 dan B2 masing-masing berjumlah 14 anak. Teknik pengumpulan data berupa tes perbuatan dan Teknik analisis data menggunakan iji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis dan alat pengumpulan data yang digunakan lembaran pernyataan. Hasil penelitian yaitu rata-rata kemampuan percaya diri pada anak kelas eksperimen sebelum diberi perlakuan pada kelas eksperimen (pre-test) sebesar 15,64 dan pada (post-test) setelah diberi perlakuan pada kelas eksperimen meningkat menjadi 32,5. Pada kelas kontrol sebelum diberi perlakuan sebesar 14,71 dan setelah diberi perlakuan menjadi 26,64. Dengan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,00<0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh bermain peran makro terhadap percaya diri anak usia 5-6 tahun di
Pengaruh Metode Bercerita dengan Boneka Tangan terhadap Keterampilan Berbicara Anak Fadilla, Cindy; Yulsyofriend, Yulsyofriend
Journal of Education Research Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v3i4.107

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi belum bervariasinya penggunaan media dalam kegiatan menyampaikan cerita untuk mengembangkan keterampilan untuk bicara. Hal ini terlihat ketika anak belum dapat menangkap isi cerita, mengulang kembali isi cerita, media yang dipakai pada kegiatan menyampaikan cerita kurang memiliki daya tari untuk anak. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat pengaruh metode menyampaikan cerita memakai boneka tangan akan keterampilan berbicara anak di TK Wahana Harapan Bangsa satu Kota Padang. Hasil analisis data menunjukkan bahwa uji normalitas dan homogenitas pre-test serta post-test berdistribusi normal dan homogen. Dari sini bisa disimpulkan jika pada kelas eksperimen ada perbedaan yang signifikan antara metode bercerita dengan boneka tangan di kelas eksperimen dengan metode bercerita dengan gambar di kelas kontrol.  
Pengaruh Permainan Mobil Kata Terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Anak Di Taman Kanak-Kanak Qatrinnada Kota Padang Indah, Sewarna; Yulsyofriend, Yulsyofriend
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v5i2.6073

Abstract

This study aims to determine the effect of word car games on children's early reading skills at Qatrinnada Kindergarten, Padang City. This research is a type of quantitative research with experimental methods. The samples were B2 and B3 grade children, which served as experimental and control classes with each class totaling 15 children. The results of data analysis showed that the average score of the experimental class pre-test was 24.60 and the post-test was 26.26. While the average score of the control class pre-test was 22.46 and the post-test was 23.53. Based on the results of the hypothesis test, it shows that the sig value (2-tailed) is 0.003 <0.05, so it can be concluded that the word car game has an effect on children's reading skills at Qatrinnada Kindergarten, Padang City.
Cultural Cooking as Parenting Pedagogy: Strengthening Father–Child Attachment in Early Childhood Education Anggraini , Vivi; Dwi Febriani, Rahmi; Anggraini, Ezi; Priyanto, Adi; Novela, Tia; Yulsyofriend, Yulsyofriend; Septia Ochi Wahyuni, Dwi
Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Islamic Early Childhood Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Education, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-athfal.2024.111-14

Abstract

Purpose – This study explores the effectiveness of fun cooking activities using Minangkabau traditional food as a culture-based pedagogical strategy to strengthen father–child attachment in early childhood education settings. The research aims to demonstrate how local cultural practices can serve as meaningful tools for fostering emotional connection and parental engagement.Design/methods/approach –  A quantitative pre-experimental design with a one-group pretest–posttest approach was employed to measure changes in attachment levels before and after the intervention. The study utilized a structured questionnaire encompassing four key indicators of attachment: frequency of interaction, emotional warmth, involvement in activity, and father–child communication. Data were collected through action-based activities, and the degree of improvement was analyzed using the N-gain formula to assess effectiveness.Findings – The findings revealed a significant increase in all four indicators of father–child attachment after participating in the fun cooking sessions. The most substantial improvements occurred in emotional warmth and involvement in the activity, suggesting that shared cooking experiences offer a highly interactive and emotionally rewarding context for strengthening familial bonds. These outcomes indicate that collaborative culinary activities not only promote affection and cooperation but also enhance communication and active participation between fathers and their young children.Research implications/limitations – The findings are context-specific to the Minangkabau community, which may limit their generalizability to other cultural settings. Future studies with larger samples and comparative designs are recommended.Practical implications – The study provides insights for educators, family practitioners, and policymakers on how local culture-based activities can be integrated into parenting programs to encourage father engagement. It underscores the significance of embedding local wisdom in designing family-centered educational practices.  Originality/value – This research offers a novel perspective on fatherhood by positioning cultural cooking as a pedagogical tool to enhance paternal attachment. It expands the literature on father engagement in early childhood education and demonstrates how cultural traditions can be leveraged for sustainable parenting and educational practices.Paper type Research paper