Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Media Pembelajaran Flashcard Terhadap Kemampuan Anak Disleksia di Sekolah Dasar Adella, Moddy; Lestari, Mas Roro Diah Wahyu
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 3 (Juli 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i3.3564

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh penggunaan media pembelajaran flashcard terhadap kemampuan anak-anak dengan disleksia di sekolah dasar. Disleksia adalah gangguan belajar yang menghambat kemampuan membaca, menulis, dan mengeja, sehingga memerlukan pendekatan pembelajaran khusus. Flashcard, sebagai alat bantu visual yang menampilkan gambar dan teks sederhana, telah terbukti efektif dalam membantu anak-anak mengingat dan memahami konsep-konsep dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka, di mana data sekunder dari berbagai sumber, seperti jurnal akademik, buku, dan laporan penelitian, dikumpulkan dan dianalisis untuk menilai efektivitas flashcard dalam konteks pembelajaran anak-anak dengan disleksia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flashcard berdampak positif pada kemampuan membaca dan menulis, dengan meningkatkan pengenalan huruf dan kosakata. Selain itu, flashcard memungkinkan pengulangan secara terstruktur dan memberikan fleksibilitas dalam metode pembelajaran. Namun, keberhasilan penggunaan flashcard dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti desain yang menarik, interaksi guru-siswa, dan dukungan dari lingkungan sekolah dan keluarga. Direkomendasikan bahwa flashcard digunakan sebagai bagian dari strategi pembelajaran yang lebih luas untuk mendukung anak-anak disleksia di sekolah dasar. Flashcard yang efektif harus dirancang dengan konten yang sederhana dan menarik, serta diintegrasikan dengan pendekatan pembelajaran multisensori dan aktivitas interaktif. Dengan pendekatan yang tepat, flashcard dapat menjadi alat yang efektif dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan mendukung bagi anak-anak disleksia.
Character Building Capital to Avoid Bullying Social Behavior of Elementary School Children Based on Homeschooling Ayu, Dea Retno; Lestari, Mas Roro Diah Wahyu
IJEBD (International Journal of Entrepreneurship and Business Development) Vol 7 No 4 (2024): July 2024
Publisher : LPPM of NAROTAMA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/ijebd.v7i4.2894

Abstract

Purpose: Bullying in elementary schools is a serious problem that can affect children's social and emotional well-being. This research aims to analyze the character-building capital applied in homeschooling and how this influences the social behavior of elementary school children in the context of bullying prevention. Design/methodology/approach: This study uses a qualitative approach with in-depth interview methods and observations of parents and children participating in homeschooling. Findings: The research results show that homeschooling provides flexibility in the application of character values that can be adapted according to the child's individual needs. Character education methods applied in homeschooling, such as a values-based approach and direct parental involvement, have proven effective in increasing children's empathy, responsibility and social skills. This research provides new insight into the role of homeschooling in character formation and bullying prevention, and offers recommendations for developing more effective character education strategies in the homeschooling context. It is hoped that these findings will contribute to parents, educators and policy makers in creating a safer and more supportive educational environment for these children. Paper type: Research paper
Pengaruh Mendongeng Di Rumah Pada Kemampuan Anak Membaca Nyaring Di Depok Lestari, Mas Roro Diah Wahyu; Setiowati, Grandi Dwi; Hikmah, Nurlaili
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 5, No 1 (2021): Januari (JIKAP PGSD)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jkp.v5i1.18009

Abstract

The purpose of this study was carried out to find out the achievements of 12 students in reading aloud before and after the experiment of fairytale method assistance conducted by parents at home and to know how much influence parent storytelling assistance has on the achievements of 12 students who experienced delays in reading aloud. Researchers used quasi-experimental one group pretest n posttes. Data collection using tests that are then processed using the statistic t-test. This research activity collaborates with their parents to be willing to do storytelling assistance activities for their children for 2 weeks. The results of data processing found a difference in the average reading ability of pre-test and post-tests in 12 children who experienced a delay in reading aloud by 5.4. T-test results obtained a significance value of 0.00 less than 0.05 then the test results were received. This research has proven the influence of storytelling treatment on the increasing ability to read aloud children, especially in children who experience delays in reading.
Pengaruh Kurikulum Outcome-Based Education (OBE)  terhadap Kemampuan  Literasi Sastra Mahasiswa PGSD di Universitas Muhammadiyah Jakarta Mas Roro Diah Wahyu Lestari; Fitria Rosmi
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 8 No. 1 (2026): Pedagogia
Publisher : Program Studi PGSD, Jurusan Ilmu Pendidikan, STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52217/6c3mtk10

Abstract

This study aims to determine the effect of implementing an Outcome-Based Education (OBE) curriculum on the literary literacy skills of students in the Elementary School Teacher Education (PGSD) program at Muhammadiyah University of Jakarta in the Literary Appreciation course. The low literary literacy skills of prospective elementary school teachers have become a major issue, highlighting the need for an outcome-based curriculum approach. This study employed a quantitative method with a quasi-experimental design (one-group pretest-posttest). The sample consisted of 44 second-semester students enrolled in the Literary Appreciation course. The instruments used included a short-answer test and an analysis assignment for poetry/short stories, both of which had been validated for validity and reliability. The results of the paired-sample t-test showed that the calculated t-value (3.601) was greater than the critical t-value (1.987), with a significance level of 0.01 < 0.05, thus rejecting the null hypothesis (H₀). The average increase in literary literacy scores between the pretest and posttest was 29.44 points, with a Cohen’s d value of 1.53, indicating a very strong effect. This study demonstrates that the application of OBE principles—such as clarity of focus, design down, high expectations, and expanded opportunities—through a CPL-based curriculum, authentic assessment, continuous feedback, and student portfolios significantly enhances literary literacy skills. These findings fill a gap in OBE research, which has long been dominated by the fields of engineering and English, and serve as a reference for PGSD study programs in designing outcome-based literature learning to support the BAPENAS 2035 target toward Quality Education.
Internalisasi Budaya Sopan Santun Berbasis Sila Kedua Pancasila Pada Kelas 2 SDI Al-Amanah Sheila Anindita; Gunawan Santoso; Mas Roro Diah Wahyu Lestari; Dewi Setiyaningsih
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.589

Abstract

Permasalahan yang terjadi di SDI Al-Amanah TangSel yang dimana peserta didik di kelas 2 masih kurang menanamkan perilaku sopan santun kepada teman sebayanya maupun kepada guru baik dalam berbahasa dan berperilaku di sekolah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif.Teknik pengumpulan data dengan triangulasi (gabungan) dan wawancara, observasi dan dokumentasi.Bentuk strategi upaya pembiasaan sikap sopan santun agar menjadi bagian dari pola hidup seseorang yang dapat dicerminkan melalui sikap dan perilaku keseharian.Beberapa perilaku sopan santun yang ditanamkan di sekolah: Siswa bersalaman seraya mencium tangan guru setiap pagi, Membiasakan lima “S”, senyum, salam, sapa, sopan, santun, berjalan dengan sopan santun di hadapan guru, Semua itu terbingkai melalui nasihat, keteladanan dari para tenaga kependidikan serta pembiasaan yang dilakukan terhadap siswa. Menggunakan peran sekolah dalam memberikan contoh sikap sopan santun oleh guru dan menggunakannya sebagai model bagi peserta didik lalu mengintegrasi perilaku sopan santun dalam setiap mata pelajaran sehingga tanggung jawab perkembangan peserta didik tidak hanya menjadi beban guru agama dan pendidikan moral Pancasila .Siswa perlu diajarkan tentang pentingnya beribadah dengan sopan dan beradab. Sedangkan solusinya untuk menanamkan karakter sopan santun yaitu: penting bagi siswa untuk mendengarkan nasehat guru, menghargai teman sebaya, berbicara dengan sopan kepada guru atau orang yang lebih tua, mentaati peraturan di sekolah, disiplin dalam kelas, dan menunjukkan penghormatan kepada guru.