Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

UPAYA MENGURANGI NYERI PERINEUM IBU PASCA PERSALINAN DENGAN AROMA TERAPI LAVENDER Yuliani, Istri; Lestariningsih, Lestariningsih; Mahanani Nugroho, Setyo; W. Utami, J. Nugrahaningtyas; Nona, Murtiliana
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.129-134

Abstract

Hampir semua ibu yang memasuki masa pasca persalinan merasakan berbagai ketidaknyamanan yang dapat disebabkan karena terjadinya involusi uterus, rupture perineum, bendungan ASI, kelelahan akibat proses persalinan dan perubahan fisiologis lainnya. Salah satu ketidaknyamanan yang sering dirasakan adalah nyeri perineum. Kondisi ini normal, akan tetapi ketidaknyamanan yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan komplikasi baik fisik maupun psikologis. Menjaga kesehatan ibu pasca persalinan baik fisik maupun psikologis menjadi tujuan utama, dimana dalam asuhan pada ibu masa pasca persalinan ini, peranan keluarga maupun tenaga kesehatan sangat penting, yaitu dalam pemberian asuhan sesuai kebutuhan ibu. Selama ini untuk mengurangi nyeri pada jahitan perineum, bidan memberikan analgetika (terapi farmakologis). Sementara berdasarkan beberapa hasil penelitian, pemberian pengobatan nonfarmakologi dapat menjadi alternatif karena tidak banyak memberikan efek samping. Berbagai bukti penelitian menunjukkan bahwa teknik relaksasi dapat mengurangi ketidaknyamanan pasca persalinan, meredakan nyeri, dan menyumbangkan pengalaman positif serta meningkatkan kebugaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan bidan maupun ibu pasca persalinan tentang manfaat serta cara menggunakan aroma terapi lavender untuk relaksasi dan mengurangi nyeri perineum pada ibu pasca persalinan, sehingga dapat mengurangi penggunaan terapi farmakologis. Kegiatan dilakukan dengan memberikan aroma terapi lavender pada 24 orang ibu pasca persalinan. Hasilnya, sebagian besar ibu pasca persalinan merasakan kenyamanan ketika diruangan dipasang difusser aroma terapi lavender sehingga nyeri perineum yang dirasakan berkurang tanpa menggunakan terapi farmakologis.
Hubungan Pengetahuan, Pola Makan dan Peningkatan Berat Badan terhadap Penggunaan Kontrasepsi Suntik DMPA di Puskesmas Kalumata Ternate Selatan Kalidi, Nona; Yuliani, Istri; Kristiarini, Juda Julia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 13 No 1 (2026): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v13i1.329

Abstract

Penggunaan kontrasepsi KB suntik DMPA dapat berdampak pada perubahan berat badan. Progestin dalam suntikan dapat meningkatkan nafsu makan, membuat beberapa pengguna mengonsumsi lebih banyak kalori. Progestin juga dapat mengubah retensi cairan tubuh, yang dapat menyebabkan penurunan berat badan sementara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan metode kontrasepsi suntik 3 bulan DMPA dengan pengetahuan, perubahan pola makan dan peningkatan berat badan pada akseptor KB di Puskesmas Kalumata. Penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian akseptor KB suntik 3 bulan di Puskesmas Kalumata berjumlah 227. Jumlah sampel 78, teknik sampling menggunakan purposive sampling. Analisis data univariat, analisis bivariat dan multivariat dengan analisis uji Kruskal-Wallis, uji Chi Square dan uji Regresi Logistik. Hasil penelitian pengetahuan tinggi 14,1%, sedang 50%, rendah 35,9%. perubahan pola makan berubah 74,4%, pola makan tidak berubah 25,6% dan kenaikan berat badan naik 76,9%, tidak naik 23,1%. Penggunaan KB suntik 3 bulan DMPA terhadap pengetahuan, pola makan dan kenaikan berat badan tingkat signifikansi ketiga variabel sebesar 0,000 < 0,05 yang artinya ada hubungan yang nyata dari ketiga variabel tersebut. Hasilnya yaitu hubungan signifikan antara variabel penggunaan KB suntik 3 bulan DMPA terhadap pengetahuan, pola makan dan peningkatan berat badan di Puskesmas Kalumata.
Efektivitas Kombinasi Prenatal Yoga dan Dzikir terhadap Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III Probo, Vika Irianti Erning; Kasjono, Heru Subaris; Yuliani, Istri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 13 No 1 (2026): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v13i1.330

Abstract

Nyeri punggung bawah merupakan salah satu masalah ketidaknyamanan yang bisa terjadi pada ibu hamil. Penyebab nyeri pada wanita hamil adalah adanya perubahan hormonal yang menimbulkan perubahan pada jaringan lunak penyangga dan penghubung (connective tissue) sehingga berdampak mengakibatkan menurunnya elastisitas dan fleksibilitas otot. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui efektivitas kombinasi prenatal yoga dan dzikir terhadap nyeri punggung ibu hamil trimester III di Kota Ternate. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Quasi Ekperimental dengan desain pretest posttest Non-equivalent control group design. Teknik total sampling didapatkan Sampel 60 yang terbagi menjadi 30 kelompok eksperimen dan 30 kelompok kontrol. Analisis data univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan statistik uji wilcoxon. Hasil pretest di Puskesmas Kalumpang (50,0%) dan di Puskesmas Siko nyeri sedang (76,7%). Postest di Puskesmas Kalumpang nyeri ringan sebanyak (73,3%). Sedangkan di Puskesmas Siko menunjukkan tidak nyeri (50,0%), dan nyeri ringan (50,0%). Hasil uji statistik menggunakan wilcoxon didapatkan p value = 0,000 (<0,05) artinya H1 diterima, ada pengaruh kombinasi prenatal yoga dan dzikir terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di Kota Ternate. Kesimpulannya kombinasi prenatal yoga dan dzikir berpengaruh terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III.
DETERMINASI FAKTOR BABY BLUES SYNDROME PADA IBU NIFAS DI KABUPATEN BANTUL 2025 Islami Adi Wulan Nuari; Yuliani, Istri; Julia Kristiarini, Juda
INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 16 No 1 (2026): Vol. 16, No. 1 Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/involusi.v16i1.1880

Abstract

Perubahan psikologis pada ibu nifas perlu perhatian khusus tenaga kesehatan. Minimnya perhatian pasca persalinan sering memicu baby blues syndrome, terutama pada ibu yang belum mampu beradaptasi dengan peran baru. Rendahnya data prevalensi membuat kasus ini kurang dianggap penting, padahal di lapangan kejadiannya nyata namun jarang terdeteksi karena skrining awal yang terbatas. Dukungan keluarga, khususnya suami, berperan besar dalam menurunkan risiko, termasuk dukungan finansial. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian baby blues syndrome di Kabupaten Bantul. Metode penelitian observasional dengan desain deskriptif korelatif dan pendekatan cross sectional diambil untuk penelitian ini. Populasi adalah ibu nifas dengan baby blues syndrome. Sampel 35 responden diambil menggunakan cluster sampling. Analisis data menggunakan uji regresi logistik. Hasil prevalensi baby blues syndrome sebesar 22,8%. Terdapat hubungan signifikan antara dukungan suami menurut istri (p=0,014), dukungan suami menurut suami (p=0,042), pengetahuan (p=0,000), dan tingkat ekonomi (p=0,000) dengan kejadian baby blues syndrome. Faktor paling dominan adalah tingkat ekonomi (p=0,004). Simpulan adalah dukungan suami, pengetahuan, dan kondisi ekonomi berhubungan dengan kejadian baby blues syndrome. Variabel paling kuat adalah tingkat ekonomi.