Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PEMBERDAYAAN TIM PENDAMPING KELUARGA (TPK) MELALUI EDUKASI MAKANAN PENDAMPING ASI (MPASI) DALAM MENURUNKAN ANGKA STUNTING DI TASIKMALAYA Falah, Miftahul; Kurniawati, Ade; Muhammad, Taofik; Febrian, Kaka Azi Fadhilah; Sabrina, Putri Nur; Zamaludin, Helmi Fauzan; Lismayanti, Lilis; Sari, Nina Pamela; Setiawan, Asep; Gunawan, Indra; Saefulloh, Muhammad; Pratiwi, Anggia Suci; Lestari, Asti Tri; Nurlina, Fitri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35714

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang. Stunting bisa disebabkan oleh malnutrisi yang dialami ibu saat hamil, atau anak pada masa pertumbuhannya. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberdayakan tim pendamping keluarga (TPK) untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan melalui edukasi Makanan Pendamping ASI (MPASI) dalam mencegah dan penurunan angka stunting. Metode pengabdian yang digunakan melalui Pendidikan Kesehatan dan pelatihan masak makanan pendamping ASI berbasis bahan pangan local yang ada di masyarakat. Hasil pengabdian didapatkan respon yang baik dari para kader dan Masyarakat. Peserta memahami bahwa bahan pangan lockal bisa menjadi sumber makanan yang bergizi jika diolah dengan benar. Kesimpulanya pelatihan pengolahan bahan makanan local yang bergizi berlu bermanfaat bagi Masyarakat menengah kebawah. Disarakan untuk kader dan masyarakat yang sudah mengikuti kegiatan ini bisa mempraktekan di rumah masing-masing.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN MP-ASI BAGI KADER UNTUK PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAWALU Handayani, Hani; Abdurahman, Imam; Pangripta, Genta; Zalianti, Nova; Fauziah, Hilma Fiza; Yastuti, Meylani Indri; Nuryadin, Yadin; Martanti, Nurmala Nurani; Nurani, Ai Yasri; Budiawan, Heri; Falah, Miftahul; Kurniawati, Ade; Nugraha, Budy; Yulita, Feni
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42561

Abstract

Kegiatan pelatihan pembuatan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) bagi kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Kawalu dilaksanakan pada tanggal 20 Desember 2024, dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam pengolahan makanan bergizi untuk bayi usia 6-12 bulan. Pelatihan ini sangat relevan dalam upaya pencegahan stunting, yang merupakan masalah gizi serius di Indonesia. Diikuti oleh 20 kader dari tiga kelurahan: Talagasari, Gunung Tandala, dan Karsamenak, menggunakan pelatihan metode ceramah, diskusi, demonstrasi, dan pengisian kuesioner. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan kader, dengan rata-rata nilai pretest sebesar 20,4 dan posttest meningkat menjadi 22,05. Demonstrasi pembuatan MP-ASI memberikan pengalaman praktis yang memungkinkan kader untuk memahami langkah-langkah pengolahan bahan makanan yang kaya gizi. Respon peserta menunjukkan bahwa 90% merasa lebih memahami cara pembuatan MP-ASI, dan 85% merasa lebih percaya diri untuk menerapkannya di lapangan. Kegiatan ini tidak hanya berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader, tetapi juga berkontribusi pada upaya peningkatan kesehatan anak dan pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Kawalu. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat dilanjutkan dan dikembangkan untuk menjangkau lebih banyak kader dan masyarakat, sehingga dampak positifnya dapat dirasakan secara lebih luas.
MODEL KONSEPTUAL MPASI LOKAL KALDU DAN GADON BERBASIS KEARIFAN BUDAYA SUNDA SEBAGAI INOVASI PANGAN ANAK DI KAWALU, TASIKMALAYA Sagita Imaniar, Melsa; Kurniawati, Ade; Nurdianti, Dewi
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Bimtas: Jurnal Kebidanan UMTAS
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/bimtas.v9i2.7264

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, termasuk di Kota Tasikmalaya, yang berkaitan erat dengan praktik pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang belum optimal. Sementara itu, masyarakat indonesia memiliki kekayaan budaya pangan lokal yang diwariskan turun-temurun, seperti kaldu dan gadon, yang berpotensi menjadi sumber gizi anak berbasis bahan alami, mudah diakses, dan konstektual dengan budaya. Pemahaman terhadap nilai budaya dan praktik tradisional ini penting sebagai dasar pengembangan inovasi MPASI lokal yang aman, bergizi, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menjelaskan makna, praktik, dan nilai budaya pemberian MPASI lokal (kaldu dan gadon) di masyarakat Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, serta merumuskan model konseptual pemberian MPASI berbasis kearifan lokal sebagai dasar penelitian lanjutan mengenai komposisi gizi dan keamanan pangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualilatif deskriptif dengan rancangan etnografi mini. Informan terdiri dari ibu balita, nenek, bidan, kader posyandu, pelaku UMKM pangan, nutrisionis (n=25). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, FGD, observasi partisipatif, dan dokumentasi visual. Analisis dilakukan secara tematik menggunakan langkah Braun dan Clarke dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil menunjukkan lima tema utama: (1) MPASI sebagai warisan budaya dan simbol kasih sayang; (2) pengetahuan gizi berbasis pengalaman; (3) adaftasi tradisi dan modernitas dalam pembuatan kaldu dan gadon; (4) faktor pendukung dan penghambat keberlanjutan tradisi; serta (5) nilai budaya sebagai peluang inovasi pangan lokal. Tradisi ini berpotensi menjadi dasar pengembangan MPASI Gadon Terstandar untuk pencegahan stunting melalui kolaborasi bidan, kader, dan UMKM berbasis kearifan budaya.      
Peran Tingkat Pendidikan Ibu dan Kelengkapan Imunisasi Dasar terhadap Kejadian Stunting pada Anak Hardiantini, Nita Yulianti; Solihatin, Yuyun; Handayani, Hani; Kurniawati, Ade; Setiawan, Asep
Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Literasi Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71203/jrkk.v3i1.90

Abstract

Background: Stunting is a chronic nutritional problem among children under five that remains a major public health challenge. Disease prevention through basic immunization plays an important role in supporting optimal growth. Methods: This study employed an analytic observational design with a cross-sectional approach to examine the relationship between maternal education level and completeness of basic immunization, as well as its association with stunting among children under five. A total of 83 children were selected using simple random sampling. Data were collected through structured questionnaires and verification of Maternal and Child Health (MCH) books, then analyzed using the chi-square test. Results:The findings showed that there was no significant relationship between maternal education level and completeness of basic immunization (p = 0.573). However, a significant relationship was found between completeness of basic immunization and stunting incidence (p = 0.046), where children with incomplete immunization were more likely to experience stunting. Conclusion: Completeness of basic immunization plays an important role in stunting prevention. Therefore, strengthening immunization programs and providing continuous health education to families and communities are essential to reduce stunting prevalence.
Karakteristik Sosiodemografi dan Kondisi Kesehatan Anak pada Kejadian Stunting Balita Putri Pitriani, Intan; Handayani, Hani; Budiawan, Heri; Kurniawati, Ade; Setiawan, Asep
Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Literasi Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71203/jrkk.v3i1.95

Abstract

Background: Stunting is a chronic nutritional disorder in children under five and remains a major public health problem in Indonesia. Its occurrence is influenced by various factors, including family sociodemographic characteristics and child health conditions. Objective: This study aimed to examine the association between maternal sociodemographic factors and child health conditions and the incidence of stunting among children under five. Methods: An analytical observational study with a cross-sectional design was conducted. A total of 83 children under five were selected using simple random sampling. Data were collected through structured questionnaires and anthropometric measurements. Statistical analysis was performed using the Chi-square test. Results: Family income was significantly associated with stunting (p = 0.029), with a higher proportion observed among children from families earning below the regional minimum wage. Child age was also significantly associated with stunting (p = 0.012), particularly among those aged 25–48 months. In contrast, maternal age, maternal education, maternal occupation, number of children, and history of infectious diseases were not significantly associated with stunting (p > 0.05). Conclusion: Family income and child age were significantly associated with stunting among children under five.
Pengaruh Transparansi, Akuntabilitas, Partisipasi Masyarakat Terhadap Pengelolaan Dana Desa (Studi Kasus Pada Pekon Garut Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus) Kurniawati, Ade; Muhammad Luthfi; Apip Alansori
JFAS : Journal of Finance and Accounting Studies Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Prodi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/jfas.v8i1.10949

Abstract

Riset ini ditujukan guna menguji Pengaruh Transparansi, Akuntabilitas, Partisipasi Masyarakat Atas Penanganan Anggaran Desa pada Pekon Garut Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus. Metode penghimpunan data pada riset ini ialah data primer yakni kuesioner dan pengamatan pada obyek penelitian. Cara menganalisa data yang dimanfaatkan pada kajian ini yakni Analisa Regresi Linier Berganda. Jenis tinjauan yang dipakai ialah deskriptif kuantitatif. Metode pemilihan sampel yang dipakai ialah random sampling pada jumlah sampel yakni 60 yang adalah masyarakat pekon garut. Variabel independen yang digunakan ialah Transparansi, Akuntabilitas, Partisipasi Masyarakat. Faktor terikat yang dipakai pada Penanganan Anggaran Desa. Hasil dari riset ini memperlihatkan jika faktor Transparansi Berpengaruh atas penanganan anggaran Desa, Akuntabilitas Berdampak Atas Penanganan Anggaran Desa, Sementara Partisipasi Masyarakat Tidak Berpengaruh Atas Penanganan Anggaran Desa Pekon Garut.