Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Implementasi Media Bahan Alam untuk Meningkatkan Kreativitas Seni Rupa Anak Usia Dini Alyawati, Sulis; Wulansuci, Ghina
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 Number 3, May 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v8i3.27039

Abstract

Learning and play activities are essential for developing children's creativity. Children’s fine art creativity cannot develop optimally without appropriate stimulation. Enhancing children's fine art creativity requires varied learning media and innovations that utilize natural materials, which are easy to obtain. This study aimed to examine the process and enhancement of children's artistic creativity through the use of natural material media. This study employed classroom action research using the Kemmis and McTaggart model, involving 18 children in Group B. Data were collected through observation and analyzed using quantitative descriptive methods with percentage calculations. Initially, none of the children were categorized as having very good developmental outcomes. Thus, the use of natural material media in Group B at RA Al-Hidayatul Ilmi was found to be highly effective, as evidenced by the increase in the number of children categorized as having very good developmental outcomes.
Media Canva: Pemanfaatan Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Literasi Baca Tulis Anak Usia Dini Roswati, Lina; Wulansuci, Ghina
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Number 4, July 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v8i4.28675

Abstract

Pembelajaran literasi baca tulis penting diterapkan pada anak usia dini untuk mendorong kemampuan berpikir, mempertajam penalaran, memperluas pengetahuan dan pengalaman. Rendahnya kemampuan literasi baca tulis pada anak kelompok usia 4-5 tahun di TK Islam Asy-Syifa disebabkan karena kegiatan pembelajaran masih berpusat pada guru, media yang digunakan kurang inovatif, pemilihan metode kurang menarik dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan literasi baca tulis anak dengan penerapan pembelajaran literasi baca tulis agar anak dapat mengenal berbagai macam lambang huruf melalui pemanfaatan media canva. Subjek penelitian adalah 12 anak berusia 4-5 tahun. Delapan anak laki-laki dan empat anak perempuan. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tiga pertemuan setiap siklusnya. mengumpulkan data dalam bentuk observasi, wawancara dan dokumentasi dianalis menggunakan deskriptif kuantitatif. Adapun indikator keberhasilan yang ingin penulis capai dalam penelitian kali ini adalah sebesar 70 %,  menggunakan kriteria belum berkembang (1), mulai berkembang (2), berkembang sesuai harapan (3), berkembang sangat baik (4).  Hasil penelitian menunjukan kemampuan bahasa anak pratindakan sebesar 16%, pada siklus I pertemuan pertama meningkat sebesar 38%, pertemuan ketiga meningkat sebebesar 77 %.   Literacy learning is essential to be implemented in early childhood education to encourage thinking skills, sharpen reasoning, and broaden knowledge and experiences. The low literacy skills of 4–5-year-old children at Asy-Syifa Islamic Kindergarten are due to teacher-centered learning activities, lack of innovative media, and unengaging teaching methods. This study aims to improve children's literacy by implementing literacy-based learning that enables children to recognize various letter symbols using Canva media. The subjects of this study were 12 children, aged 4–5 years, comprising eight boys and four girls. The method used was classroom action research conducted in two cycles, each consisting of three meetings. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using descriptive quantitative methods. The success indicator targeted in this study was 70%, based on the following criteria: Not Yet Developing (1), Beginning to Develop (2), Developing as Expected (3), and Developing Very Well (4). The results showed that children's language abilities in the pre-action stage were at 16%, increased to 38% in the first meeting of Cycle I, and reached 77% by the third meeting.
Pandangan Guru Terhadap Pentingnya Penilaian Hasil Karya Dalam Pendidikan Anak Usia Dini Khaerani, Hera; Putri, Dewi; Puspita, Indah; Winarti, Dewi; Sulastri, Fitri; Wulansuci, Ghina
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v2i2.283

Abstract

Dalam Permendiknas Nomor 58 tahun 2009 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini disebutkan penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan tingkat pencapaian perkembangann anak didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan pandangan guru terhadap pentingnya penilaian hasil karya dalam pendidikan anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan  merupakan metode penelitian  kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini mengumpulkan perspektif guru PAUD melalui wawancara mendalam dan observasi di salah satu lembaga di TK Ceria Silih Asih yang berada di Pangauban Batujajar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru menganggap penilaian hasil karya penting untuk meningkatkan keterlibatan anak, memperkuat hubungan guru-murid, dan membantu penilaian perkembangan individu. Guru juga menekankan bahwa penilaian hasil karya bukan hanya produk akhir, tetapi proses kreatif yang mendukung perkembangan berbagai aspek anak. Penelitian ini diharapkan memberikan wawasan khususnya bagi peneliti dan  bagi pendidik dan pembuat kebijakan tentang pentingnya mengintegrasikan kegiatan hasil karya dalam kurikulum PAUD untuk mengoptimalkan perkembangan anak sejak dini.
Penggunaan Model Project Based Learning Dengan Berbantuan Me-dia Mobis Untuk Meningkatkan Kemampuan Kerjasama Anak Usia Dini Maryani, Eka; Windarsih, Chandra Asri; Wulansuci, Ghina
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 2 (2026): Volume 9, Number 2, March 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i2.31073

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kerja sama anak di RA Asy Syakur yang disebabkan dalam pembelajaran lebih memilih metode yang mudah, yang tidak memerlukan persiapan banyak, selain itu keterbatasan media pendukung dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan model Project based learning dengan berbantuan media mobis untuk meningkatkan kemampuan kerja sama anak usia dini. penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas pada anak usia 4-5 tahun di RA Asy Syakur Kabupaten Bandung dengan subjek 12 anak yang terdiri dari empat anak laki-laki dan delapan anak perempuan. Penelitian ini menggunakan analisis data kuantitatif dimana data yang diperoleh akan diolah menggunakan teknik presentase. Teknik penumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang dilakukan peneliti selama penelitian berlangsung. Hasil penelitian memperoleh data hasil pra siklus anak hanya memperoleh nilai rata-rata 31,1 dengan presentase keberhasilan anak 0%, selanjutnya pada data hasil penelitian siklus I dapat diperoleh nilai rat-rata kelas sebesar 54,8 dengan presentase keberhasilan 25%, adapun hasil refleksi pada siklus 1 yaitu masih banyak anak yang memiliki sifat individual, sebagian besar anak memiliki rasa empati yang kurang, belum memahami peraturan permaian. Selanjutnya pada data hasil penelitian siklus II diperoleh nilai rata-rata kelas 80,5 dengan presentase keberhasilan sebesar 75%. Hasil ini menunjukan bahwa penelitian mengenai penggunaan model Project based learning dengan berbantuan media mobis mampu meningkatkan kemampuan kerja sama anak usia dini.   This study was motivated by the low level of cooperation among children at RA Asy Syakur. This condition was caused by the use of simple learning methods that require minimal preparation, as well as limited supporting media in the learning process. Therefore, this study aims to determine the use of the Project-Based Learning model assisted by mobile media to improve early childhood cooperation skills. This research employed a Classroom Action Research (CAR) method involving children aged 4–5 years at RA Asy Syakur, Bandung Regency. The research subjects consisted of 12 children, including four boys and eight girls. Data were collected through interviews, observations, and documentation during the research process. The data were analyzed using quantitative descriptive analysis with percentage techniques. The results showed that in the pre-cycle stage, children achieved an average score of 31.1, with a success rate of 0%. In Cycle I, the average class score increased to 54.8, with a success rate of 25%. The reflection results in Cycle I indicated that many children still displayed individualistic characteristics, lacked empathy, and had difficulty understanding the rules of the game. In Cycle II, the average class score increased significantly to 80.5, with a success rate of 75%. These findings indicate that the implementation of the Project-Based Learning model assisted by mobile media can effectively improve early childhood cooperation skills.