Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Pendataan Mahasiswa dan Dosen Berprestasi Menggunakan Metode Weighted Product Promethee S, Richasanty Septima; Zulfa, Ira
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i6.10052

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem pendataan yang dapat membantu perguruan tinggi dalam mengidentifikasi mahasiswa dan dosen berprestasi. Sistem ini menggunakan Metode Weighted Product (WP) dan (PROMETHEE) sebagai alat bantu dalam mengukur dan membandingkan kinerja mahasiswa dan dosen berdasarkan sejumlah kriteria yang relevan. Metode WP digunakan untuk menghitung peringkat relatif dari setiap mahasiswa dan dosen berdasarkan bobot yang telah ditentukan. Metode PROMETHEE digunakan untuk membandingkan kinerja mereka secara keseluruhan, mempertimbangkan preferensi dari berbagai pemangku kepentingan, seperti dosen pengampu, rekan sejawat, dan mahasiswa. Sistem ini memiliki beberapa komponen utama, termasuk pengumpulan data prestasi, pemilihan kriteria penilaian, pengaturan bobot kriteria, perhitungan peringkat, dan visualisasi hasil dalam bentuk laporan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat membantu perguruan tinggi dalam mengidentifikasi dan memberikan penghargaan kepada mahasiswa dan dosen yang berprestasi, serta membantu dalam pengambilan keputusan terkait pengembangan program akademik. Dengan adanya sistem pendataan ini, diharapkan perguruan tinggi dapat lebih efisien dalam mengelola dan memotivasi para mahasiswa dan dosen untuk mencapai prestasi yang lebih baik, meningkatkan kualitas pendidikan, dan meningkatkan reputasi institusi.Kata kunci : Pendataan; Mahasiswa; Dosen; Berprestasi; Weighted Product (WP); Promethee; Abstract - This research aims to develop a data collection system that can assist universities in identifying high-achieving students and lecturers. This system uses the Weighted Product (WP) and PROMETHEE methods to measure and compare student and lecturer performance based on a number of relevant criteria. The WP method is used to calculate the relative ranking of each student and lecturer based on predetermined weights. The PROMETHEE method is used to compare their overall performance, taking into account the preferences of various stakeholders, such as lecturers, peers, and students. This system has several key components, including collecting achievement data, selecting assessment criteria, setting criterion weights, calculating rankings, and visualizing the results in a report. The results of this research are expected to assist universities in identifying and rewarding high-achieving students and lecturers, as well as in decision-making regarding academic program development. With this data collection system, universities are expected to be more efficient in managing and motivating students and lecturers to achieve better performance, improve the quality of education, and enhance the institution's reputation.Keywords: Data Collection; Students; Lecturers; Achievement; Weighted Product (WP); Promethee;
Pengembangan Perangkat Lunak Berbasis Cloud Computing dengan Metodologi Scrum Zulfa, Ira; Septima, Richasanty; Eliyin, Eliyin
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 9, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v9i1.10445

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk menggabungkan fleksibilitas infrastruktur Cloud Computing dengan ketangkasan metodologi Scrum dalam proses pengembangan perangkat lunak. Masalah utama yang diangkat adalah ketidakstabilan performa tim dan kompleksitas dalam pengelolaan sumber daya pada infrastruktur tradisional. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data mentah diolah melalui teknik normalisasi Min-Max dan Z-Score untuk menciptakan parameter evaluasi yang objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi ini meningkatkan produktivitas tim sebesar 25% dengan rata-rata uptime sistem mencapai 99,8%. Selain itu, model prediktif yang dikembangkan menggunakan Python berhasil mencapai tingkat akurasi sebesar 88% dalam memproyeksikan keberhasilan Sprint. Hal ini memungkinkan pengambilan keputusan berbasis data (data-driven) untuk mitigasi risiko teknis secara proaktif. Kesimpulannya, penggabungan ekosistem cloud dan kerangka kerja Scrum tidak hanya mempercepat siklus rilis produk, tetapi juga memastikan transparansi dan stabilitas kualitas perangkat lunak yang dikembangkan. Dokumentasi seluruh proses dan kode program disediakan melalui repositori terbuka untuk mendukung pengembangan riset di masa depan.Kata kunci : Cloud Computing; Metodologi Scrum; Normalisasi Data; Model Prediktif; Abstract - This study seeks to integrate the adaptable nature of Cloud Computing infrastructure with the agile characteristics of Scrum methodologies in the software development process. The core issue addressed involves performance instability within teams and complexities in managing resources within traditional infrastructure setups. Employing a quantitative research approach, raw data is processed through Min-Max and Z-Score normalization techniques to establish objective evaluation parameters. The research findings indicate that this synergy enhances team productivity by 25%, with the average system uptime reaching 99.8%. Furthermore, a predictive model developed using Python achieved an accuracy rate of 88% in forecasting Sprint success. This enables data-driven decision-making for the proactive mitigation of technical risks. In conclusion, the fusion of cloud ecosystems and the Scrum framework not only accelerates product release cycles but also ensures transparency and stability in the quality of the software developed. Documentation of the entire process and program code is provided through an open repository to support future research development.Keywords: Cloud Computing; Scrum Methodology; Data Normalization; Predictive Model;
Implementasi Program "Dari Sampah Jadi Rupiah" Berbasis Ekonomi Sirkular di Desa Asir-Asir Anas, Mukhtar; Zulfa, Ira; Septima, Richa; Fahruddin, Fahruddin
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia Vol 6 No 8 (2025): Desember: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas Gajah Putih, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jppmi.v6i8.1866

Abstract

Pengelolaan sampah di Desa Asir-Asir menghadapi masalah seperti penumpukan di Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) dan nilai ekonomis sampah yang rendah. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan model pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular melalui kegiatan “Dari Sampah Jadi Rupiah”. Implementasi program dilakukan dalam tiga tahap utama: (1) memberikan edukasi dan sosialisasi tentang konsep ekonomi sirkular serta cara memilah sampah kepada masyarakat; (2) membantu pembentukan unit bank sampah dan memberikan pelatihan pengolahan sampah anorganik seperti plastik dan kertas menjadi produk kerajinan, serta pengolahan sampah organik menjadi kompos; dan (3) memperkuat lembaga serta pasar dengan menumbuhkan kerja sama dengan pedagang dan industri daur ulang. Hasil dari program menunjukkan meningkatnya partisipasi sebanyak 35 kepala keluarga, terbentuknya satu unit bank sampah yang aktif, serta munculnya sumber pendapatan baru dari penjualan sampah yang sudah terpisah dan produk yang diolah. Program ini membawa perubahan pola pikir masyarakat dari memandang sampah sebagai limbah menjadi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi. Dampaknya, model ini berhasil mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPS sekitar 40% dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat desa. Kesimpulannya, pendekatan ekonomi sirkular yang diiringi dukungan berkelanjutan dan pembentukan nilai tambah merupakan strategi yang efektif untuk mengatasi masalah sampah sekaligus meningkatkan kesejahteraan di tingkat desa