Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Ecosystem

Analisa Kandungan Proksimat Biobriket Berbahan Baku Limbah Cangkang Sawit Di Kabupaten Paser Kalimantan Timur Vegatama, Meita Rezki; Megawati, Eka; Yuniarti, Yuniarti; Adhiksana, Arief
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 24 No. 1 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 1, Januari - April Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v24i1.4223

Abstract

Kebutuhan energi dalam bentuk bahan bakar di Indonesia saat ini terus meningkat seiring dengan terus bertambahnya kebutuhan tidak hanya di rumah tangga namun juga di dunia Industri. Kebutuhan bahan bakar ini tidak hanya pada bahan bakar minyak dan gas namun juga bahan bakar padat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisa proksimat biobriket berbahan baku cangkang sawit yang ada di Kalimantan Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan variasi konsentrasi perekat yaitu 10% dan 5% dari bahan baku. Teknik analisis data kuantitif digunakan dalam penelitian ini, yaitu mengolah hasil penelitian yang didapat dan menginterpretasikan dalam bentuk angka dan grafik dari hasil penelitian yang diperoleh. Adapaun hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah terpenuhinya nilai kalor sesuai standar SNI dari kedua sampel yang digunakan yaitu 5102,07 kal/g pada sampel A1 dan pada sampel A2 sebesar 5329,84 kal/g. The need for energy in the form of fuel in Indonesia is currently continuing to increase along with the increasing demand not only in households but also in the industrial world. This fuel requirement is not only oil and gas but also solid fuel. This research aims to determine the proximate analysis of biobriquettes made from palm kernel shells in East Kalimantan. The method used in this research is experimental research with variations in adhesive concentration, namely 10% and 5% of the raw material. Quantitative data analysis techniques are used in this research, namely processing the research results obtained and interpreting the research results obtained in the form of numbers and graphs. The results obtained from this research are that the calorific value according to SNI standards for the two samples used is 5102.07 cal/g in sample A1 and in sample A2 it is 5329.84 cal/g
Pengaruh Variasi Perekat Organik Terhadap Karakterisasi Limbah Biomassa Sebagai Bahan Bakar Alternatif Vegatama, Meita Rezki; Megawati, Eka; Monde, Junety
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 3 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 3, September - Desember Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i3.7963

Abstract

Penggunaan energi di Indonesia meningkat pesat sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk. Konsumsi energi listrik terus naik pada periode 2017–2021 sehingga diperlukan bahan bakar alternatif untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi perekat terhadap karakterisasi limbah biomassa tempurung kelapa sebagai bahan bakar alternatif. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan dua jenis perekat organik, yaitu tapioka dan molase, pada konsentrasi yang sama. Parameter yang diuji meliputi sifat proksimat dan nilai kalor. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh jenis perekat. Perekat tapioka menghasilkan nilai yang lebih baik pada setiap parameter dibandingkan molase. Nilai kalor briket dengan perekat tapioka (S1) sebesar 6729,19 kal/g, sedangkan dengan perekat molase (S2) sebesar 5382,63 kal/g. Implikasinya, limbah tempurung kelapa dengan perekat tapioka berpotensi digunakan sebagai bahan bakar padat alternatif dan dapat mendukung pengurangan penggunaan batubara melalui pemanfaatan limbah biomassa lokal. Energy use in Indonesia is increasing in line with economic growth and population growth. Electricity consumption continued to rise during 2017–2021, so alternative solid fuels are needed to help meet this demand. This study aims to determine the effect of adhesive variation on the characteristics of coconut shell biomass waste as an alternative fuel. An experimental method was used with two types of organic binders, tapioca and molasses, at the same concentration. The tested parameters included proximate properties and calorific value. The results show that the type of adhesive affects the quality of the briquettes. The tapioca adhesive gives better values for all parameters compared to molasses. The calorific value of the briquette with tapioca adhesive (S1) is 6729.19 cal/g, while that with molasses adhesive (S2) is 5382.63 cal/g. These results indicate that coconut shell waste with tapioca adhesive has good potential as an alternative solid fuel and can support the reduction of coal use through local biomass utilization.