Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Metode Pancasila dalam Menangkal Radikalisme Hastangka, Hastangka; Ma'ruf, Muhammad
Jurnal Kewarganegaraan Vol. 18 No. 2 (2021): September 2021
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v18i2.23538

Abstract

AbstractThe rise of the Takfirism phenomenon in society indicates a threatening condition which potentially causes the disintegration of Pancasila. Pancasila as a core value and the basis of national ideology has not been effectively solved the issue of the rise of Takfirism in society. Internal and external factors play an important role in the process of spreading ideas of Takfirism which triggers the emergence of radicalism that eventually leads to acts of terrorism and separatism. The process of searching and finding the right method to build Pancasila as the standard criteria and the validity of values is important to be discussed in the studies and research of Pancasila. This study will explore and describe Pancasila as a method in countering radicalism which is rooted in Takfirism. The method used in this study is a critical study method approach and social phenomenology. The data in this research were obtained through news articles, research reports, study results, scientific journals, and books related to the topic of this research. The result of this research indicates that the Pancasila method as an effort to counter radicalism is very crucial and urgently needed by the state and society in general. Pancasila as a value system and a state system needs to be strengthened by the establishment of the standard criteria and the validity of values that are trustworthy and acknowledged by all social classes.------AbstrakFenomena berkembangnya paham takfirisme yang berada di lingkungan masyarakat telah menunjukkan kondisi yang rawan dan berpotensi pada disintegrasi Pancasila. Pancasila sebagai sumber nilai dan dasar negara belum dapat berperan secara maksimal dalam menangani persoalan maraknya paham takfirisme di kalangan masyarakat. Faktor internal dan eksternal memiliki peran penting dalam proses berkembangnya paham takfirisme yang melahirkan gerakan dan paham radikalisme yang mengarah pada tindakan terorisme dan perpecahan di masyarakat. Proses pencarian dan penemuan metode yang tepat untuk menjadikan Pancasila sebagai standar kriteria dan validitas nilai menjadi penting untuk dideskripsikan dalam kajian dan penelitian tentang kepancasilaan. Studi ini akan mengeksplorasi dan mendeskripsikan tentang Pancasila menjadi metode dalam menangkal paham radikalisme yang berakar dari paham takfirisme. Metode dalam kajian ini menggunakan pendekatan metode kajian kritis dan fenomenologi sosial. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari berita, laporan penelitian, hasil kajian, jurnal ilmiah, dan buku yang berkaitan dengan tema penelitian ini. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini menunjukkan bahwa metode Pancasila sebagai upaya untuk menangkal radikalisme menjadi sangat penting dan dibutuhkan bagi negara dan masyarakat. Pancasila sebagai sistem nilai dan sistem negara perlu diperkuat dengan pembentukan standar kriteria dan validitas nilai yang dapat dipercaya dan diakui oleh seluruh lapisan masyarakat.
Analysis of the theory of planned behavior on the use of halal-labeled cosmetics for students at the University of Islamic Malang Ma'ruf, Muhammad; Salamah, Nina
Journal of Halal Science and Research Vol. 4 No. 2 (2023): September
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jhsr.v4i2.7122

Abstract

The practice of using halal cosmetics involves the intentional involvement of individuals, groups, or organizations in acquiring and using cosmetics that have obtained a halal certification. The behavior of individuals is subject to influence by multiple factors, including attitudes, subjective norms, behavioral control, and intention to use. These factors are motivated by the desires and needs of the individual. This study examines the influence of attitudes, subjective norms, behavioral control, and usage intentions on adopting halal-labeled cosmetics among college students. This research investigates the impact of attitudes, subjective norms, behavioral management, and usage intentions on adopting cosmetics labeled as "halal" among college students. The study employs online surveys as the primary method for data collection. The research utilized a purposive sampling methodology to select a sample size of 110 participants. The present study utilizes a data analysis technique that involves applying multiple regression analysis using the SPSS 25.0 software. The results of this study indicate that the variables of attitude, behavioral control, and intention to use have a statistically significant impact on the utilization of halal-certified cosmetic products. On the other hand, the influence of subjective norms on the utilization of halal decorative goods among students enrolled in the Faculty of Mathematics and Natural Sciences at the University of Islamic Malang is determined to have no significant statistical effect. Keywords: Halal, Cosmetics, Students, Theory of Planned Behavior.
Identifikasi Mutu Simplisia dan Ekstrak Serta Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Sungkai (Peronema canescens Jack) Ma'ruf, Muhammad; Febrianti, Dwi Rizki; Kumalasari, Eka; Amukti, Danang Prasetyaning; Santoso, Blegoh Iwan
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v5i2.1862

Abstract

Sungkai (Peronema canescens Jack.) merupakan salah satu tanaman yang telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obat tradisional untuk berbagai jenis penyakit. Tanaman ini khususnya pada bagian daun diketahui mengandung flavonoid alkaloid saponin tanin dan terpenoid atau steroid yang berperan sebagai antioksidan. Namun data terkait variasi mutu simplisia dan ekstrak daun sungkai masih terbatas sehingga berpotensi memengaruhi konsistensi aktivitas dan kualitas produk herbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan kimia dalam simplisia dan ekstrak daun sungkai, serta menguji kemampuan antioksidannya dengan metode DPPH. Penelitian ini diawali dengan pengambilan daun sungkai segar yang kemudian diolah menjadi simplisia dan diekstraksi menggunakan etanol 96% melalui metode maserasi. Karakterisasi simplisia dan ekstrak dilakukan melalui uji organoleptik, penetapan parameter spesifik dan nonspesifik, serta skrining fitokimia. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH menggunakan vitamin C sebagai pembanding serta mengacu pada kriteria klasifikasi nilai IC₅₀ untuk menentukan tingkat kekuatan aktivitas antioksidan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa simplisia dan ekstrak daun sungkai mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, serta terpenoid/steroid. Parameter mutu simplisia memenuhi standar Farmakope Herbal Indonesia. Uji DPPH menghasilkan nilai IC₅₀ vitamin C sebesar 7,80 ppm dan ekstrak daun sungkai sebesar 14,55 ppm. Keduanya termasuk kategori aktivitas antioksidan sangat kuat, meskipun ekstrak daun sungkai sedikit lebih rendah dibanding vitamin C. Temuan ini menunjukkan bahwa daun sungkai berpotensi dikembangkan sebagai sumber antioksidan alami serta menjadi dasar dalam upaya standardisasi bahan baku dan pengembangan sediaan herbal.