Dinasari, Irawati
Unknown Affiliation

Published : 32 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGARUH UMUR TELUR TERHADAP NILAI pH DAN KADAR AIR MAYONNAISE Azmi, Ahmad Faruq; Puspitarini, Oktavia Rahayu; Dinasari, Irawati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh umur telur terhadap nilai pH dan kadar air pada produk mayonnaise. Bahan yang digunakan antara lain telur ayam ras Lohman brown pada puncak produksi berumur (39 minggu). Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) menggunakan tiga perlakuan dengan sembilan ulangan, yaitu telur yang disimpan pada suhu berkisar ± 25°C - 28°C, dengan variasi umur simpan (P1) 1, (P2) 4, dan (P3) 8 hari. Parameter yang diamati adalah nilai pH dan kadar air mayonnaise. Analisa data menggunakan uji ANOVA (Analysis of Varience). Hasil analisis menunjukkan bahwa umur telur (P>0,05) tidak memberikan pengaruh nyata terhadap nilai pH dan kadar air mayonnaise. Rata-rata nilai pH yang dihasilkan adalah (P1) 4,89, (P2) 4,94, (P3) 5,06. Sedangkan kadar air menghasilkan rata-rata (P1) 35,16%, (P2) 36,72%, (P3) 37,58%. Kesimpulan yang dihasilkan pada penelitian ini adalah umur telur tidak berpengaruh nyata terhadap nilai pH dan kadar air mayonnaise, telur segar berumur 1 hari menghasilkan produk mayonnaise dengan kualitas yang lebih baik dengan hasil nilai pH (4,89) dan kadar air (35,16%). Saran pada penelitian ini adalah menggunakan telur berumur 1 hari pada pembuatan mayonnaise dan pada penelitian selanjutnya terkait viskositas dan total bakteri. Kata Kunci : Umur telur, Masa simpan, Mayonniase, Nilai pH, Kadar air.
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG KULIT PISANG KEPOK TERHADAP KADAR AIR DAN WATER HOLDING CAPACITY (WHC) NUGGET DAGING KELINCI Utomo, Moch Luthfi Hadi; Puspitarini, Oktavia Rahayu; Dinasari, Irawati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

            Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penambahan tepung kulit pisang kepok terhadap kadar air dan Water Holding Capacity (WHC) nugget daging kelinci. Materi yang digunakan meliputi daging kelinci New Zealand White (NZW) berumur 4 bulan bagian has dalam dan tepung kulit pisang kepok merah. Bahan lainnya ialah tepung panir, tepung maizena, telur, es batu, dan garam. Alat yang digunakan antara lain kertas saring Whatman no.42, kertas grafik, cawan porselen, eksikator, dua plat kaca, beban 35 kg, penggilingan daging, oven, timbangan analitik, freezer, dan pengukus. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan terdiri dari: P0 (tanpa tepung kulit pisang kepok), P1 (tepung kulit pisang kepok 20%), P2 (tepung kulit pisang kepok 30%), dan P3 (tepung kulit pisang kepok 40%). Variabel yang diamati adalah kadar air dan WHC. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), dilanjutkan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) jika terdapat perbedaan nyata. Hasil analisis ragam menunjukkan penambahan tepung kulit pisang kepok tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kadar air dan WHC. Nilai rata-rata kadar air yaitu: P0 = 44,15%, P1 = 32,97%, P2 = 43,44%, P3 = 40,40%. Nilai rata-rata WHC: P0 = 31,99%, P1 = 29%, P2 = 36,52%, P3 = 36,37%. Berdasarkan hasil penelitian ialah penambahan tepung kulit pisang kepok 20%, 30%, 40% tidak mempengaruhi kadar air dan WHC nugget daging kelinci NZW. Disarankan penambahan tepung kulit pisang kepok kurang dari 20% serta perlu adanya penelitian lanjutan terkait kadar protein, karbohidrat, dan serat kasar nugget daging kelinci.Kata kunci: nugget, kadar air, water holding capacity, kelinci, tepung kulit pisang kepok.
ANALISIS PENDAPATAN MODEL PEMASARAN YANG BERBEDA PADA KARKAS AYAM PEDAGING DI USAHA PEMOTONGAN AYAM BONAFEED BERKAH BERSAMA KECAMATAN ROGOJAMPI KABUPATEN BANYUWANGI Saputra, David Eka; Susilowati, Sri; Dinasari, Irawati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari ini untuk menganalisis perbedaan pendapatan berdasarkan model pemasaran online dan offline pada karkas ayam pedaging di Rumah Potong Ayam Bonafeed Berkah Bersama yang berlokasi di Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini di lakukan pada bulan Mei 2025 menggunakan pendekatan studi kasus. Data yang dikumpulkan meliputi biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan dari penjualan karkas ayam pedaging secara online dan offline. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran offline menghasilkan penerimaan sebesar Rp 121.304.340 dengan pendapatan sebesar Rp 8.923.727, sedangkan pemasaran online menghasilkan penerimaan sebesar Rp 13.746.752 dengan pendapatan sebesar Rp1.130.000. Uji t independen menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dengan statistik (p < 0,05) pada volume penjualan harian antara saluran penjualan online dan offline. Kesimpulannya, pemasaran offline lebih menguntungkan secara keseluruhan karena volume penjualan yang lebih tinggi. Disarankan kepada pelaku usaha untuk terus mengembangkan saluran penjualan online dengan menerapkan strategi efisiensi biaya dan diversifikasi produk. Kata Kunci: pemasaran ayam, pendapatan, karkas, online, offline, rumah potong ayam
Pengembangan Pembibitan dan Pengendalian Produksi Peternakan Ayam Kampung di Pinggiran Kota Malang Suryanto, Dedi; Dinasari, Irawati; Ali, Usman
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v1i1.1473

Abstract

Program Iptek bagi masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan pembibitan dan pengendalian produksi ayam kampung dalam berbagai aspek sapta usaha peternakan terutama manajemen pembibitan, pengendalian produksi, strategi pemberian pakan, bioteknologi pakan, reboisasi tanaman pangan dan sistem pemasaran. Metode yang digunakan adalah observasi, penyuluhan, demo plot, pembinaan dan pendampingan di lapang. Hasil program IbM ini menunjukkan bahwa respon peternak baik sekali dan proaktif dalam semua kegiatan baik selama penyuluhan, pembinaan, demo plot dan pendampingan. Sistem pembibitan ayam kampung sudah intensif dengan  kandang panggung atas bawah berdinding bambu, menggunakan pakan komersial dan vaksinasi pengobatan penyakit sudah terprogram. Kandang pembibitan dengan perbandingan jumlah betina dan pejantan = 5 : 1 dan lama penetasan berkisar antara 21-23 hari dengan daya tetas telur diatas 85 %. Pemeliharaan ayam final stock siap potong selama 3 – 4 bulan dilakukan oleh peternak binaan. Peternak masih menggunakan pakan komersial harga mahal dan jalur pemasaran ayam kurang luas terutama konsumen perumahan dan warung khusus. Kesimpulan program IbM ini yaitu peternak sudah melakukan sistem pembibitan dan pengendalian produksi peternakan secara intensif. Disarankan penggunaan limbah warung nasi untuk pengganti jagung dan bekatul yang diformulasi dengan konsentrat sebagai pakan komplit.
Pemanfaatan Potensi Lokal Lembaga Pendidikan Madrasah Sebagai Pembelajaran Usaha Produktif Dinasari, Irawati; Saroh, Siti; Sumartono, Sumartono
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v1i1.1478

Abstract

Pemanfaatan potensi lokal dan sarana yang dimiliki untuk mengembangkan kemampuan kewirausahaan peserta didik harus didudukung oleh wawasan pengetahuan dan kepakaran para pengelola, guru dan pengurus yang menjadi pembinanya. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui kemampuan Pengelola, guru, pengurus dan peserta didik madrasah dalam memahami pemanfaatan potensi lokal yang dimiliki. 2) Mengetahui kemampuan pengelola, guru, pengurus dan peserta didik dalam memahami pengetahuan manajemen usaha dan jiwa kewirausahaan. 3) Mengetahui kemampuan pengelola, pengurus dan peserta didik setelah mengikuti pendidikan dan pelatihan budidaya kelinci dan demo membuat produk pengolahan daging kelinci. Metode yang digunakan dengan rancangan eksperimental, tahapan yang dilakukan di awali survey, ceramah, pelatihan, bimbingan dan demo, FGD partisipatif serta wawancara, dievaluasi. Hasilnya meliputi 1) kepala sekolah menjadi memahami pemanfaatan potensi yang dimiliki. 2) guru dan pengurus madrasah memperoleh tambahan wawasan dan memahami bagaimana membekali pengetahuan dan pengalaman pada peserta didik yang berbasis potensi yang dimiliki madrasah untuk bekal kemandirian masa depan 3)bagi peserta didik memberi motivasi dan semangat untuk lebih berprestasi dalam kegiatan sekolah dan merupakan peluang memperoleh tambahan ilmu yang selama ini belum pernah ada selama sekolah
PERBEDAAN PERLAKUAN FORCE MOLTING TERHADAP PRODUKSI HATCHING EGG, BERAT BADAN DAN DEPLESI PADA AYAM GRAND PARENT STOCK STRAIN COBB Nurhidayat, Nurhidayat; Wadjdi, Farid; Dinasari, Irawati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan perlakuan force molting terhadap produksi hatching egg, berat badan, dan deplesi pada ayam Grand Parent Stock strain Cobb. Objek penelitian ini berupa indukan ayam grand parent stock umur 62 minggu dengan total populasi sebanyak 3701 ekor yang terbagi ke dalam dua kandang, berikut rincian penyebaran populasi di tiap kandangnya :  kandang 3 (1896 ekor) dan kandang 4 (1805 ekor) yang dipelihara selama 16 minggu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pecobaan dengan menggunakan uji statistik parametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi hatching egg pada perlakuan molting adalah 51.44% dan untuk perlakuan tidak molting 18.20 % atau berpengaruh nyata ( P < 0.05 ) dan hasil untuk mengendalikan berat badan pada perlakuan molting adalah 4203 gram kemudian perlakuan tidak molting 4890 gram atau berpengaruh nyata ( P < 0.05 ). Sedangkan pada deplesi dengan perlakuan molting 0.30 % dan perlakuan tidak molting 0.27 % atau tidak berpengaruh nyata ( P > 0.05 ). Force berpengaruh terhadap hatching egg dan berat badan tetapi tidak memberikan pengaruh pada deplesi.Kata kunci : Force Molting, Hatching Egg, Deplesi, Grand Parent Stock
PENGARUH LAMA PEREBUSAN AIR KELAPA TUA (Cocos nucifera) TERHADAP SUSUT MASAK DAN KEEMPUKAN DAGING AYAM PETELUR AFKIR Wulang, Chairul Usman Muhammad; Puspitarini, Oktavia Rahayu; Dinasari, Irawati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh lama perebusan air kelapa tua (Cocos nucifera) terhadap susut masak dan keempukan daging ayam petelur afkir. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Terpadu Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang. Materi yang digunakan adalah dada daging ayam petelur afkir seberat 1 kg dan 4 liter air kelapa tua. Alat yang digunakan meliputi timbangan digital, water bath, stopwatch, plastik klip, cutter, beaker glass, tissue, meat shear force (MSF) yang dimodifikasi dari dudukan bor (Vertikal Drill). Metode yang digunakan adalah percobaan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dengan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Perlakuan yang digunakan adalah lama perebusan menggunakan air kelapa tua, sebagai berikut: P0 (perebusan tanpa air kelapa tua pada bagian dada daging ayam petelur afkir), P1 (perebusan air kelapa tua pada bagian dada daging ayam petelur afkir selama 15 menit), P2 (perebusan air kelapa tua pada bagian dada daging ayam petelur afkir selama 30 menit), dan P3 (perebusan air kelapa tua pada bagian dada daging ayam petelur afkir selama 45 menit). Variabel yang diamati meliputi susut masak dan keempukan daging. Data hasil penelitian ini dianalisis menggunakan Analysis Of Variance (ANOVA) apabila ada perbedaan maka akan dilanjutkan dengan uji BNT (Beda Nyata Terkecil). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama perebusan menggunakan air kelapa tua pada dada daging ayam petelur afkir berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap tingkat susut masak dan keempukan. Adapun rerata nilai susut masak P0=10,40%ᵃ, P1=26,40%ᵇ, P2=28,00%ᵇ, P3=34,40%ᶜ, dan nilai rerata keempukan (N) P0=9,13ᵈ, P1=8,17ᶜ, P2=6,12ᵇ, P3=5,63ᵃ. Simpulan penelitian ini adalah lama perebusan menggunakan air kelapa tua berpengaruh terhadap susut masak dan keempukan daging ayam petelur afkir.  Perebusan daging ayam petelur afkir yang direbus menggunakan air kelapa tua selama 45 menit dapat meningkatkan susut masak hingga mencapai 34,40% dan nilai keempukan 5,63. Penggunaan perebusan air kelapa tua mampu meningkatkan tingkat susut masak dan keempukan pada bagian dada daging ayam petelur afkir.Kata kunci : air kelapa tua, daging ayam petelur afkir, susut masak, keempukan
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG JAMUR TIRAM PADA NUGGET AYAM PETELUR AFKIR TERHADAP KADAR LEMAK DAN ORGANOLEPTIK Nisak, Siti; Kentjonowaty, Inggit; Dinasari, Irawati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan di Laboratorium Terpadu Universitas Islam Malang dari 26 Juni hingga 26 Juli 2024. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dampak penambahan tepung jamur tiram pada nugget ayam petelur afkir terhadap kadar lemak dan kualitas organoleptik. Bahan-bahan yang digunakan meliputi daging ayam petelur afkir berusia 80 minggu (bagian dada) seberat 2000 gram, tepung jamur tiram, tepung tapioka, tepung panir, es batu, bawang putih, garam/kaldu jamur, merica, air, dan putih telur. Metode yang diterapkan adalah eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang mencakup 4 perlakuan dengan 5 ulangan masing-masing, yaitu (P0: 0%, P1: 10%, P2: 20%, P3: 30%). Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan tepung jamur tiram berpengaruh sangat signifikan (P<0,01) terhadap kadar lemak dan uji organoleptik. Nilai rata-rata kadar lemak tertinggi ditemukan pada perlakuan P0 sebesar 3,03% dan nilai terendah pada P3 sebesar 1,63%. Kualitas organoleptik rasa nugget menunjukkan nilai terendah pada P3 (3) dan nilai tertinggi pada P0 (5). Untuk aroma nugget, nilai terendah tercatat pada P3 (1) dan nilai tertinggi pada P0 (4). Sedangkan untuk tekstur nugget, nilai terendah ditemukan pada P0 (2) dan nilai tertinggi pada P3 (5). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penambahan tepung jamur tiram dalam berbagai konsentrasi memengaruhi kadar lemak dan kualitas organoleptik nugget. Perlakuan P3 memberikan kualitas terbaik dengan kadar lemak 1,63% dan kualitas organoleptik, khususnya rasa, dengan nilai 3 (agak gurih). Disarankan untuk menggunakan tepung jamur tiram dengan konsentrasi 30% dalam pembuatan nugget untuk menurunkan kadar lemak dan meningkatkan kualitas organoleptik nugget ayam petelur afkir.Kata Kunci : nugget, daging ayam petelur afkir, tepung jamur tiram, kadar lemak dan organoleptik
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG KULIT PISANG KEPOK TERHADAP NILAI pH DAN SUSUT MASAK NUGGET DAGING KELINCI kusnarida, Elif; Puspitarini, Oktavia Rahayu; Dinasari, Irawati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek penambahan tepung kulit pisang kepok terhadap tingkat keasaman (pH) dan penyusutan bobot setelah dimasak (susut masak) pada nugget yang dibuat dari daging kelinci. Materi utama yang dipakai adalah daging kelinci jenis New Zealand White (NZW) usia 4 bulan bagian has dalam, dan tepung yang berasal dari kulit pisang kepok merah. Bahan pendukung lain yang digunakan meliputi tepung panir, tepung maizena, telur, es batu, dan garam. Alat yang digunakan antara lain antara lain: panci, kompor, pisau, wadah stainless steel, chopper daging, timbangan digital, timbangan analitik, alat pengukus, termometer, gelas ukur dan pH meter. Penelitian ini menggunakan eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan enam ulangan. Perlakuan tersebut adalah P0 (tanpa tambahan tepung kulit pisang kepok sebagai kontrol), P1 (tambahan 20%), P2 (tambahan 30%), dan P3 (tambahan 40%) tepung kulit kulit pisang kepok. Variabel yang dicatat dalam penelitian ini adalah pH dan susut masak. Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan Analisis Varians (ANOVA). Berdasarkan hasil analisis, penambahan tepung kulit pisang kepok terbukti tidak memberikan efek yang signifikan secara statistik (P>0,05) terhadap pH dan susut masak pada nugget dari daging kelinci. Rata-rata nilai pH untuk P0, P1, P2, dan P3 berturut-turut ditemukan berada di angka 6,82; 6,63; 6,47; dan 6,46. Penelitian ini, rata-rata susut masak tercatat 29,23%; 29,29%; 29,31%; dan 29,32%. Berdasarkan hasil penelitian ialah penambahan tepung kulit pisang kepok 20%, 30%, 40% tidak mempengaruhi pH dan susut masak nugget daging kelinci NZW. Disarankan untuk menambahan tepung kulit pisang kepok  40% ditinjau dari pH dan susut masak. Untuk memperoleh hasil yang lebih komprehensif, perlu menambahkan konsentrasi tepung kulit pisang kepok lebih dari 40%  dalam adonan nugget daging kelinci.   Kata kunci: tepung kulit pisang kepok, Nugget daging kelinci, pH, susut masak, New Zealand White.
PENGARUH PERENDAMAN DAGING AYAM PETELUR AFKIR DENGAN KONSENTRASI SARI DAUN NANGKA TERHADAP pH DAN ORGANOLEPTIK Sirojuddin, Khidzir; Puspitarini, Oktavia Rahayu; Dinasari, Irawati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perendaman daging ayam petelur afkir dengan berbagai konsentrasi sari daun nangka terhadap pH dan kualitas organoleptik (warna, aroma, rasa, tekstur, dan tingkat kesukaan). Bahan yang digunakan adalah daging ayam petelur afkir strain Lohman brown bagian dada dan daun nangka tua. Data yang diperoleh dari pengujian pH dan organoleptik pada perendaman ayam petelur afkir di analisis menggunakan analysis of variance (Anova). Apabila hasil analysis of Variance (Anova) menunjukkan pengaruh, maka dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT). iPenelitian imenggunakan imetode ieksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yangi terdiri iatas 4 iperlakuan dan 6 ulangan, yaitu P0 (0%), P1 (25%), P2 (35%), dan P3 (45%) dengan waktu perendaman selama 45 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman dengan sari daun nangka berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap nilai pH, warna, dan tekstur daging, namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap aroma, rasa, dan tingkat kesukaan. Nilai rata-rata pH tertinggi terdapat pada P0 (6,80) dan terendah pada P3 (6,39). Perlakuan P3 menghasilkan warna daging yang lebih cerah dan tekstur yang lebih empuk dibandingkan perlakuan lainnya. Dengan demikian, perendaman daging ayam petelur afkir menggunakan sari daun nangka konsentrasi 45% selama 45 menit efektif meningkatkan kualitas fisik daging tanpa memengaruhi karakteristik organoleptik lainnya. Perlu penelitian lebih lanjut terkait kualitas kimiawi seperti kadar protein, kadar lemak, dan total bakteri.Kata kunci: sari daun Nangka, daging ayam petelur afkir, pH, organoleptik.