Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

HUBUNGAN FAMILY SUPPORT DENGAN KEPATUHAN MENGONSUMSI ARV PADA ODHA Hutomo, Wahyuni Maria Prasetyo Hutomo; Rahman, Irfandi; Etnis, Baktianita Ratna Etnis
Nursing Arts Vol. 17 No. 1 (2023): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

People Live With HIV/AIDS (PLWHA) based on study in Malanu Public Health Center known that there are still around 20.2% of PLWHA who are actively taking ARV therapy while the rest of PLWHA are no longer actively taking ARV therapy. The purpose of this research to determine the relationship between family support and adherence to taking ARV in PLWHA at the Malanu Public Health Center. Method uses quantitative research with cross sectional approach. The research sample found 36 respondents of PLWHA who were recorded at the Malanu Public Health Center. The sampling technique used is accidental sampling. The research instrument used is a questionnaire and the statistical test used is the chi square test. The results of this study indicate that there is a correlation between family support and adherence to taking ARV in PLWHA at the Malanu Health Center in Sorong City with p-value of 0.000
Edukasi dan Pendidikan Kesehatan Pengetahuan Remaja tentang Pencegahaan HIV/AIDS pada Remaja Sma Quba Kota Sorong Hutomo, Wahyuni Maria Prasetyo; Rahman, Irfandi; Hukom, Evi Hudriyah; Etnis, Baktianita Ratna; Amalia, Anisa
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Mei 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i3.5659

Abstract

Secara dunia HIV/AIDS menjadi masalah utama terdapat sekitar 39,9 juta tertular, diantaranya 1,4 juta anak usia 0-14 tahun. Indonesia pada tahun 2024 yang berada usia dibawah 15 tahun berjumlah 16.692 HIV/AIDS. Tingginya kasus HIV/AIDS pada remaja masih menjadi masalah serius. Kurangnya pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDS dapat mempengaruhi langkah-langkah pencegahan terhadap HIV/AIDS. Ini menunjukkan bahwa masa transisi dari anak-anak ke remaja adalah masa krisis yang jika tidak dipandu dapat menyebabkan perilaku berisiko. Tujuan edukasi dan pendidikan kesehatan ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahaan HIV/AIDS. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di SMA Quba Kota Sorong, dengan jumlah 12 anak remaja di kelas 10 dan menggunakan metode pre dan post. Tahapan prosedur edukasi dan pendidikan kesehatan meliputi persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Sebelum dilakukan edukasi dan penyuluhan ditemukan sebagian besar pengetahuan pencegahan HIV/AIDS kurang 66.7 dan setelah dilakukan edukasi dan penyuluhan kesehatan tentang pangetahuan pencegahan HIV/AIDS ada peningkatan 100.0%. Pengetahuan yang baik tentang HIV/AIDS akan menentukan sikap yang benar dalam pencegahan, karena peningkatan pengetahuan dapat menjadi pilar utama dalam pencegahan HIV/AIDS, salah satunya adalah memberikan edukasi tentang HIV/AIDS.
Hubungan Pengetahuan Tentang Hiv Dan Stigma Dengan Keikutsertaan Voluntary Counseling And Testing Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Malawei Kota Sorong Fitriyana, Putri; M. P. Hutomo, Wahyuni; Hardiyanti, Rina; Rahman, Irfandi
Nursing Arts Vol. 19 No. 1 (2025): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v19i1.99

Abstract

Studi pendahuluan di Puskesmas Malawei Kota Sorong menunjukkan bahwa dari 297 ibu hamil pada Januari–Mei 2024, hanya 109 orang (44%) yang melakukan VCT. Pada 2023 ditemukan 7 ibu hamil positif HIV, dan pada 2024 sebanyak 2 orang. Hasil wawancara dengan petugas menunjukkan banyak ibu hamil enggan melakukan Voluntary Counseling and Tasting (VCT) karena takut terdiagnosis HIV/AIDS. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain survei analitik, melibatkan 72 responden dari total 127 ibu hamil menggunakan teknik purposive sampling dan instrumen kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan signifikan antara pengetahuan HIV dan keikutsertaan VCT (p=0,018), tetapi tidak ada hubungan antara stigma dan keikutsertaan VCT (p=0,574). Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang HIV memengaruhi keikutsertaan VCT, sedangkan stigma tidak. Disarankan agar pelayanan ANC ditingkatkan melalui edukasi tentang HIV dan pentingnya VCT selama kehamilan.
Analisis Pengetahuan Remaja Tentang Pencegahan Diabetes Melitus Berdasarkan Tahap Perkembangan Dan Jenis Kelamin Maria Prasetyo Hutomo, Wahyuni; Simon, Merlis; Rahman, Irfandi; Kemo, Rosalona
Nursing Arts Vol. 19 No. 1 (2025): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v19i1.103

Abstract

Pada 2019, kasus Diabetes Mellitus (DM) tercatat sebanyak 463 juta, turun menjadi 424,9 juta pada 2020, lalu meningkat menjadi 537 juta pada 2021 dan 830 juta pada 2022. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengetahuan remaja tentang pencegahan DM berdasarkan tahap perkembangan dan jenis kelamin. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan 86 responden dari total populasi 344, menggunakan teknik quota sampling. Instrumen berupa kuesioner dan dianalisis dengan uji frekuensi. Hasil menunjukkan remaja tahap tengah mendominasi (94,2%) dengan 94,8% memiliki pengetahuan baik. Remaja awal (2,3%) memiliki pengetahuan seimbang, dan remaja akhir (3,5%) seluruhnya berpengetahuan baik. Responden laki-laki (54,7%) didominasi pengetahuan kurang (66,7%), sedangkan perempuan (45,3%) lebih banyak memiliki pengetahuan baik (46,8%). Secara keseluruhan, 89,5% responden berpengetahuan baik dan 10,5% kurang. Simpulan: Remaja tahap tengah memiliki pengetahuan tertinggi, dan perempuan lebih memahami pencegahan DM dibanding laki-laki.
KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) SAAT MELAUT PADA PENANGKAP IKAN DI KELURAHAN LAPPA KECEMATAN SINJAI UTARA Rahman, Irfandi; Mallapiang, Fatmawaty; Fachrin, Suharni A.
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 13 No. 6 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nelayan penangkap ikan adalah sebuah pekerjaan diatas permukaan perairan, dimana nelayan penangkap ikan berisiko tinggi untuk mengalami Kecelakaan Akibat Kerja ataupun Penyakit Akibat Kerja (Kalalo, 2016, Handayani, 2014, Tjahjanto, 2016, Purwanto, 2014, Putra, 2017, Purwangka, 2013). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan keselamatan kerja saat melaut pada nelayan penangkap ikan di Kelurahan Lappa, dan mengkaji penerapan kesehatan kerja saat melaut pada nelayan penangkap ikan di Kelurahan Lappa. Penelitian ini mengunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian ini sebanyak 6 orang, dengan kriteria nelayan penangkap ikan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, telaah dokumen, dan obsevasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keselamatan kerja saat melaut (memiliki pengalaman dan pengetahuan keselamatan, alat-alat keselamatan, penggunaan APD, tidak takabur dan berkata kotor dilaut). Sedangkan kesehatan kerja pada nelayan penangkap ikan saat melaut (memiliki kartu nelayan, kotak P3K, pemeriksaan kesehatan sebelum melaut). Kesimpulan (1) nelayan penangkap ikan memiliki pengetahuan keselamatan, alat-alat keselamatan, penggunaan APD (Alat Pelindung Diri), dan tidak boleh takabur dan berkata kotor dilaut. (2) nelayan penangkap ikan perlu menyiapkan alat kesehatan seperti kotak P3K, kartu nelayan, program penyuluhan kesehatan, dan unit-unit kesehatan untuk nelayan penangkap ikan di Kelurahan Lappa Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Sinjai.
Socioeconomic Factors and Its Correlation with Nutritional Status in Toddlers: A Study in Papua Etnis, Anita Ratna; Hutomo, Wahyuni Maria Prasetyo; Su, Hansen Maikel; Rahman, Irfandi; Kolong, Endofita
Journal of Health Sciences and Epidemiology Vol. 2 No. 2 (2024): August 2024
Publisher : RRZ Scientific Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62404/jhse.v2i2.49

Abstract

Nutritional status in toddlers is a critical indicator of overall well-being and long-term health outcomes. Malnutrition among children is persistent and continues to be an alarming burden, often linked to socioeconomic factors in Papua. This study aims to analyze the relationship between socioeconomics and the nutritional health of toddlers. This cross-sectional study involved 300 toddlers aged 1–5 years from working areas at the Primary Health Center (PHC) Remu, Sorong City, Papua. We collected data by conducting structured interviews with the mothers and measuring the anthropometric traits of the toddlers. Socioeconomics was assessed through family income, maternal education, and access to healthcare. We measured nutritional status using WHO standards for weight-for-age (underweight), height-for-age (stunting), and weight-for-height (wasting). We implemented the Pearson and Spearman correlation tests for data analysis. The results indicated family income (p < 0.05), maternal education (p < 0.05), and access to healthcare (p < 0.05) were significantly correlated with nutritional status. This study highlights the significant influence of socioeconomic status on the nutritional status of toddlers in Papua. Toddlers from families with higher income, better maternal education, and enhanced accessibility to healthcare had better nutritional outcomes, with lower rates of stunting, wasting, and underweight. These findings suggest the need for targeted interventions aimed at improving socioeconomic conditions and enhancing access to nutritional and healthcare services in Papua, particularly in rural and remote areas, to reduce malnutrition and promote better health outcomes for children.
INTERVENSI KEPERAWATAN KOMPLEMENTER MELALUI TERAPI SUJOK UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA Tn. L DENGAN HIPERTENSI: STUDI KASUS Fitriani, Fitriani; Wahyuni, Wahyuni; Rahman, Irfandi; Fadhilah, Adinda; Mariang, Miriam Selviana
coba Vol 14 No 1 (2025): November 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v14i1.924

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang membutuhkan penanganan komprehensif, termasuk melalui terapi non-farmakologi. Terapi Sujok, yaitu stimulasi titik refleksi pada tangan dan kaki, digunakan sebagai intervensi komplementer untuk membantu menurunkan tekanan darah melalui mekanisme relaksasi. Penelitian ini bertujuan menggambarkan penerapan terapi Sujok pada Tn. L dengan hipertensi. Studi kasus dilakukan melalui proses asuhan keperawatan, termasuk pengkajian, penetapan diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Intervensi diberikan dalam tiga sesi terapi Sujok yang disertai edukasi kesehatan kepada klien dan keluarga. Hasil menunjukkan penurunan tekanan darah dari 180/100 mmHg menjadi 140/80 mmHg serta berkurangnya keluhan pusing dan sakit kepala. Keterlibatan keluarga dalam pemantauan tekanan darah, pengaturan diet, dan perubahan gaya hidup turut mendukung keberhasilan intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa terapi Sujok dapat menjadi intervensi komplementer yang aman, mudah diterapkan, dan membantu mengontrol hipertensi pada tingkat keluarga dan komunitas. Kata Kunci: hipertensi, terapi Sujok, tekanan darah, intervensi komplementer
Integrasi Kesehatan Melalui Peningkatan Kemandirian Kader Kampung Malawor Distrik Makbon Kabupaten Sorong Irfandi Rahman; Julya F Ratulohoren; Wahyuni Maria Prasetyo Hutomo; Prisilya Prety Ruhukail; Imam ahmadi; Irtan Henderika Sikowai; Yuliana Papuani Sikowai; Ivana Ribka Nasedum
Window of Community Dedication Journal Vol. 3 No. 1 (Juni, 2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.v3i1.2

Abstract

Kampung Malawor berdasarkan pengamatan yang dilakukan dalam survei awal menggambarkan kondisi kurangnya pengetahuan masyarakat tentang kesehatan. Kampung Malawor telah memiliki Kader yang sudah mendapatkan pelatihan, namun dari sisi kuantitas, pelatihan yang dilakukan masih belum cukup untuk bisa mengetahui kualitas dan kompetensi dari Kader Kesehatan itu sendiri. Tujuan integritas kesehatan melalui peningkatan kemendirian kader kampung malawor. Metode Pemberdayaan yaitu dilaksanakan secara penuh dilapangan dengan memerhatikan dan mengacu pada protokol kesehatan selama masa Pandemi Covid-19, metode pelaksanaan yaitu: menyusul jadwal kegiatan, ceramah, tanyajawab, Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), pemeriksaan fisik dan Evaluasi akhir serta menggunakan LFA untuk megevaluasi keberasilan. Hasil program yang telah dilakukan pada bulan November sampai Desember pada 10 Ibu-ibu Kader Kesehatan sudah memahami edukasi dan pelatihan Pelatihan P3K, pemeriksaan fisik dan senam sehat. Kesimpulan para ibu kader kampung Malawor bisa mandiri khususnya dibidang kesehatan. Saran diharapkan ibu Kader sudah mengikuti pelatihan kesehatan, serta kelanjutannya kampung Malawor menjadi binaan STIKES Papua.
PERAN DUKUNGAN KELUARGA DALAM PROSES REHABILITASI PASIEN PASCA STROKE: LITERATURE REVIEW Adinda Fadhilah; Irfandi Rahman; Wahyuni Maria Prasetyo Hutomo; Rismah; Josepha Mariana Tamaela
coba Vol 14 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v14i2.1007

Abstract

Pendahuluan: Stroke merupakan salah satu penyebab utama disabilitas yang dapat menimbulkan gangguan fisik, psikologis, dan sosial, sehingga pasien memerlukan rehabilitasi jangka panjang. Keberhasilan proses rehabilitasi tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi klinis pasien, tetapi juga oleh dukungan yang diberikan keluarga sebagai sistem pendukung utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dukungan keluarga dalam proses rehabilitasi pasien pascastroke. Metode: Penelitian ini menggunakan metode narrative literature review. Artikel diperoleh melalui penelusuran database Google Scholar dan PubMed menggunakan kata kunci “family support”, “stroke rehabilitation”, “caregiver”, dan “post-stroke recovery”. Artikel yang dianalisis merupakan publikasi ilmiah periode 2020–2025 dan memenuhi kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Sebanyak 10 artikel dianalisis secara naratif untuk mengidentifikasi peran dukungan keluarga dalam rehabilitasi pasien pascastroke. Hasil: Hasil kajian menunjukkan bahwa dukungan keluarga berkontribusi terhadap peningkatan motivasi rehabilitasi, kepatuhan terhadap program terapi, kemampuan aktivitas sehari-hari (Activities of Daily Living/ADL), fungsi motorik, serta kualitas hidup pasien pascastroke. Selain memberikan manfaat bagi pasien, kajian juga menunjukkan bahwa anggota keluarga yang berperan sebagai caregiver sering mengalami caregiver burden berupa kelelahan fisik, emosional, sosial, dan ekonomi. Kesimpulan: Dukungan keluarga memiliki peran yang penting dalam keberhasilan rehabilitasi pasien pascastroke. Oleh karena itu, diperlukan edukasi, pendampingan, dan dukungan berkelanjutan dari tenaga kesehatan untuk meningkatkan kapasitas keluarga dalam memberikan perawatan serta mengurangi beban yang dialami caregiver.  Kata Kunci: dukungan keluarga, rehabilitasi stroke, pasien pasca stroke, caregiver, activity daily living
Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Dukungan Suami dengan Keikutsertaan Wanita Usia Subur (WUS) dalam Melakukan Deteksi Dini Kanker Serviks Baktianita Ratna Etnis; Eva Fitri Ramadhany; Rina Hardiyanti; Irfandi Rahman; Adinda Fadhilah
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Language and Health: December 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deteksi dini kanker serviks memiliki peran penting dalam menurunkan angka kematian akibat kanker pada perempuan, terutama di Indonesia. Namun, tingkat partisipasi wanita usia subur (WUS) dalam pemeriksaan deteksi dini masih tergolong rendah. Kondisi ini juga terlihat di wilayah kerja Puskesmas Majaran, di mana cakupan deteksi dini tercatat lebih rendah dibandingkan target yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan, sikap dan dukungan suami terhadap keikutsertaan WUS dalam deteksi dini kanker serviks di Kelurahan Majaran. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional yang dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agustus 2025. Populasi penelitian terdiri dari 709 WUS, dengan sampel sebanyak 255 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, dan analisis data mencakup uji univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,000) dan dukungan suami (p = 0,000) dengan keikutsertaan WUS dalam deteksi dini kanker serviks. Namun, variabel sikap tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p = 0,845).