Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Bersepeda terhadap Nilai Sosial pada Komunitas Sepeda Perempuan Juhrodin, Juhrodin; Subekti, Nuriska; Nur Mulyadi, Dwi Yulia; Mulyadi, Agus
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 6, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v6i2.22504

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana aktivitas bersepeda mengintegrasikan nilai-nilai sosial dalam komunitas sepeda perempuan guna memahami peranannya dalam mengatasi hambatan partisipasi dan mendorong pemberdayaan serta kohesi sosial di lingkungan yang inklusif. Pelaksanaan program melalui lima tahap sistematis: membangun komitmen dengan ketua komunitas, perencanaan program terstruktur, pengumpulan informasi kebutuhan dan potensi komunitas, implementasi aksi berupa kegiatan interaktif dan bersepeda komunal, serta monitoring dan evaluasi. Analisis paired samples test menunjukkan perbedaan signifikan antara pretest dan posttest dengan peningkatan rata-rata 82,833 poin (p0,05), membuktikan keberhasilan program dalam mengintegrasikan nilai-nilai sosial. Program tidak hanya memperkuat kohesi komunitas tetapi juga berkontribusi pada pemberdayaan perempuan dalam aktivitas olahraga. Model pengabdian ini berpotensi diadaptasi untuk pengembangan komunitas sepeda perempuan lainnya, menawarkan kerangka kerja efektif untuk memperkuat nilai sosial sambil mendorong partisipasi perempuan dalam aktivitas fisik komunal
Peningkatan Kesehatan dan Pengembangan Karakter Remaja melalui Kegiatan Olahraga: Evaluasi Dampak terhadap Perkembangan Remaja Subekti, Nuriska; Mulyadi, Agus; Listyasari, Endah; Nur Mulyadi, Dwi Yulia; Juhrodin, Juhrodin
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v5i1.18080

Abstract

Studi ini menguraikan program Pengabdian bagi Masyarakat (PbM) yang bertujuan meningkatkan kesehatan dan pengembangan karakter remaja melalui kegiatan olahraga di Dusun Pengkolan dan Perumahan Sindangkasih Regency 2, Ciamis. Remaja di Indonesia sering menghadapi tantangan kesehatan dan sosial, termasuk masalah kesehatan mental, obesitas, dan pergaulan bebas. Kegiatan olahraga dianggap penting dalam mengatasi masalah ini, meskipun masih ada kendala seperti minimnya fasilitas olahraga dan kurangnya dukungan masyarakat. Melalui pendekatan partisipatif dan metode PAR, program ini melibatkan remaja, keluarga, dan pihak sekolah. Tahapan program mencakup persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Kegiatan olahraga dipilih dengan cermat untuk meningkatkan kesehatan dan mengintegrasikan pengembangan karakter. Evaluasi dilakukan untuk mengukur dampak program terhadap kesehatan dan karakter remaja. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam kedua aspek tersebut. Dalam mengatasi tantangan, solusi yang diusulkan melibatkan kerjasama dengan pemerintah setempat, sosialisasi, dan kolaborasi dengan pihak terkait. Kesimpulannya, program ini berhasil memberikan dampak positif dan relevan bagi perkembangan remaja, dengan implikasi bagi pengembangan program serupa di masa mendatang.
Pengembangan Pemuda Positif: Integrasi Nilai-Nilai Universal dalam Pelatihan dan Pembinaan Olahraga Bola Voli Juhrodin, Juhrodin; Syafei, Pepep Mochamad
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v5i1.18081

Abstract

Integrasi Nilai-Nilai Universal dalam Pelatihan dan Pembinaan Olahraga Bola Voli  adalah respons konstruktif terhadap degradasi moral remaja yang tercermin dalam analisis situasi di Desa Sindanglaya, Kabupaten Ciamis. Analisis situasi menyoroti kurangnya aksesibilitas terhadap kegiatan positif, perubahan dalam struktur keluarga, dan pengaruh media yang tidak terkontrol sebagai faktor utama yang menyebabkan rendahnya pengarahan moral pada remaja. Melalui pengembangan program ini, terintegrasi dengan pendidikan moral, partisipasi keluarga, dan kampanye penyuluhan masyarakat, tujuannya adalah membentuk karakter positif pada generasi muda. Metode pengabdian masyarakat yang mengadopsi pendekatan Participatory Action Research (PAR) melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat lokal dalam identifikasi, analisis, dan penyelesaian masalah. Program ini berhasil meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai olahraga pada remaja, terutama dalam aspek Fair Play, Problem Solving, Communication, Teamwork, Discipline, dan Leadership. Evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam penerapan nilai-nilai ini. Dengan demikian, program ini tidak hanya meningkatkan aspek fisik tetapi juga membentuk fondasi moral yang kuat pada generasi muda melalui pengalaman positif dalam olahraga bola voli.
Program Pembinaan Remaja melalui Aktivitas Renang Berbasis Pengembangan Keterampilan Hidup Juhrodin, Juhrodin; Priana, Ari; Subekti, Nuriska; Narlan, Abdul; Mulyadi, Agus
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 6, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v6i3.25224

Abstract

Program pembinaan remaja di Galunggung Aquatic Club Tasikmalaya menghadapi permasalahan belum terintegrasinya pengembangan keterampilan hidup (life skills) secara terprogram dalam pelatihan renang. Program pelatihan yang ada masih terfokus pada aspek teknis dan prestasi tanpa mengembangkan life skills secara sistematis. Tujuan pengabdian ini adalah mengembangkan dan mengimplementasikan model pembinaan remaja melalui aktivitas renang yang terintegrasi dengan delapan komponen life skills meliputi teamwork, goal setting, time management, emotional skills, interpersonal communication, social skills, leadership, dan problem solving and decision making . Metode yang digunakan adalah service learning tipe direct service dengan tahapan inisiasi, perencanaan, identifikasi kebutuhan, aksi, serta monitoring dan evaluasi. Program dilaksanakan selama 16 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu, melibatkan 40 atlet remaja dan 6-8 pelatih. Hasil uji Paired Samples t-Test menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan life skills atlet remaja dengan mean difference 82,833, nilai t hitung -13,331, dan signifikansi 0,000 (p 0,05). Program menghasilkan luaran berupa peningkatan keterampilan renang dan life skills atlet, modul pembinaan terintegrasi, pelatih terlatih dengan kompetensi ganda, instrumen evaluasi berbasis kerangka Cronin, serta model program berkelanjutan. Program ini membuktikan bahwa integrasi life skills dalam aktivitas renang efektif meningkatkan pengembangan holistik remaja ketika dirancang secara terstruktur dan sistematis.
Eksplorasi Nilai Karakter Moral Pasca Penerapan Pendekatan Intentionally Structuring dalam Pembelajaran PJOK Studi Kualitatif pada Implementasi Kurikulum Merdeka Juhrodin, Juhrodin; Subekti, Nuriska; Mulyadi, Agus; Narlan, Abdul
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 9, No 3 (2025): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/sport.v9i3.16909

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi nilai karakter moral peserta didik pasca penerapan pendekatan Intentionally Structuring dalam pembelajaran PJOK pada Kurikulum Merdeka. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus kolektif, penelitian dilakukan di SMA Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya selama delapan bulan. Subjek penelitian meliputi dua guru PJOK, dua peserta didik, dan satu kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, fokus grup diskusi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan tematik Braun dan Clarke. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada empat nilai utama: tanggung jawab (85%), kerjasama (82%), sportivitas (78%), dan integritas (71%). Lima fase pembelajaran yang terstruktur berhasil menciptakan lingkungan student-centered dan contextual. Model ideal yang dikonstruksi mengintegrasikan enam komponen strategis: kurikulum spiral, teknologi-enhanced learning, collaborative ecosystem, holistic assessment, peer mentoring, dan sustainability mechanisms, dengan transfer learning efektif ke pembelajaran lainnya.
EKSPLORASI PERAN GURU PJOK DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA ELEMEN BERNALAR KRITIS Purnama, Selly; Juhrodin, Juhrodin; Mulyadi, Dwi Yulia Nur
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 9, No 3 (2025): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/sport.v9i3.16923

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran guru PJOK dalam mengimplementasikan elemen bernalar kritis Profil Pelajar Pancasila di SMP Negeri 2 Sukamanti, Kabupaten Ciamis. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur dengan guru PJOK, Wakasek Kurikulum, dan dua siswa, serta analisis dokumen kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman bernalar kritis terkonstruksi bertingkat sesuai peran stakeholder pendidikan. Implementasi pendekatan Teaching Games for Understanding (TGfU) yang diintegrasikan dengan problem-based learning dan pembelajaran kooperatif terbukti efektif mengembangkan kemampuan bernalar kritis dengan menekankan pemahaman taktik sebelum teknik. Faktor pendukung meliputi kebijakan Kurikulum Merdeka, antusiasme siswa, dan kolaborasi guru, sedangkan penghambat mencakup keterbatasan waktu, jumlah siswa besar, dan kebiasaan pembelajaran konvensional. Dampak positif implementasi terlihat pada peningkatan partisipasi aktif, kemampuan problem solving, pemahaman konseptual mendalam, dan transformasi pembelajaran holistik yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotor.
Integrasi nilai-nilai universal olahraga ke dalam pendidikan jasmani: kerangka Pengembangan Pemuda Positif (PYD) Juhrodin, Juhrodin; Munanjat Saputra, Yudha; Ma’mun, Amung; Yudiana, Yunyun
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 9 No 2 (2023): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v9i2.19859

Abstract

The value given to sports to be taken and applied, especially in the physical education process, to support the development of students' adolescent character, this study aims to integrate the universal values of sports into the seven spheres of physical education learning materials to encourage positive adolescent development. The research method used is quantitative, with a quasi-experimental design. The sampling technique uses purposive sampling techniques, with certain considerations from researchers, including students who do not participate in extracurricular sports, with 60 students. The instrument used was a questionnaire of 73 items designed to measure a universal scale of sports scores with validity tests obtained less stable scores = 0.254. Data analysis techniques describe statistical data, normality tests using Shapiro Wilk, homogeneity tests using Leene tests, and hypothesis testing using paired sample t-tests. The result of this study is that the universal values of sport can be well integrated into every physical education lesson in schools. Students can develop social and emotional skills fundamental to success by utilizing these principles in life inside and outside school. Incorporating these values can also help young people cope with the demands of competitiveness and focus on personal growth, not just winning or losing.
EKSPLORASI SARANA DAN PRASARANA PJOK DALAM MENDUKUNG PROSES PEMBELAJARAN: STUDI KUALITATIF Gunawan, Gun Gun; Mulya, Gumilar; Juhrodin, Juhrodin
Jambura Health and Sport Journal Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v8i1.35679

Abstract

Sarana dan prasarana merupakan komponen penting dalam mendukung kualitas pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), namun banyak sekolah masih menghadapi keterbatasan fasilitas sehingga proses pembelajaran tidak berlangsung secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kondisi aktual sarana dan prasarana PJOK, pola pemanfaatannya oleh guru, kendala yang dihadapi selama pelaksanaan pembelajaran, serta strategi optimalisasi yang dilakukan sekolah di Kecamatan Kadipaten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, melibatkan empat guru PJOK sebagai informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis fenomenologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana dan prasarana di empat sekolah masih berada pada kategori terbatas, ditandai dengan kondisi lapangan yang tidak layak, peralatan yang aus dan jumlahnya tidak mencukupi, serta fasilitas pendukung yang kurang terawat. Guru memanfaatkan fasilitas secara adaptif melalui rotasi kelompok, penggunaan alat alternatif, improvisasi bahan lokal, serta pemanfaatan ruang-ruang alternatif untuk menjaga keberlangsungan pembelajaran. Kendala utama meliputi keterbatasan anggaran, kerusakan alat yang sering terjadi, pengaruh cuaca, keterbatasan ruang penyimpanan, serta hambatan administratif dalam pengadaan fasilitas. Strategi optimalisasi dilakukan melalui kerja sama dengan komite sekolah dan masyarakat, kegiatan gotong royong, pembuatan alat sederhana, serta pelatihan internal guru. Penelitian ini menegaskan perlunya dukungan kebijakan, alokasi anggaran yang memadai, dan sistem pemeliharaan fasilitas yang terstruktur untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK secara berkelanjutan.
STRATEGI GURU PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Ansharullah, Asep Zaini; Hidayat, Cucu; Juhrodin, Juhrodin; Kamarudin, Kamarudin; Suardika, I Kadek
Jambura Health and Sport Journal Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v8i1.35648

Abstract

Motivasi belajar siswa sekolah dasar memiliki peran penting dalam keberhasilan pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK), terutama di sekolah pedesaan yang sering menghadapi keterbatasan sarana dan kondisi lingkungan yang menantang. Guru dituntut untuk menerapkan strategi pembelajaran yang adaptif, kreatif, dan sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi yang digunakan guru PJOK dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, mendeskripsikan proses implementasinya dalam pembelajaran, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi efektivitas strategi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yang memungkinkan peneliti menggali makna pengalaman mengajar guru PJOK secara mendalam. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan tiga guru PJOK di Sekolah Dasar Negeri Desa Bojongsari, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi seperti pendekatan permainan, penggunaan media sederhana dan alat modifikasi, pemberian Reward, variasi metode, dan diferensiasi pembelajaran. Implementasi strategi dilakukan secara terstruktur mulai dari perencanaan, apersepsi, demonstrasi, pengelolaan lapangan, pemberian umpan balik, hingga refleksi penutup. Faktor pendukung pembelajaran meliputi antusiasme siswa, dukungan sekolah, dan pengalaman guru, sedangkan hambatannya mencakup keterbatasan sarana, cuaca, heterogenitas siswa, dan jumlah siswa yang besar. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya kreativitas dan fleksibilitas guru PJOK dalam menciptakan pembelajaran yang memotivasi dan kontekstual, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan praktik pembelajaran PJOK di sekolah dasar pedesaan.