Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Geodesi Undip

ANALISIS PENGARUH PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN AKIBAT PERPINDAHAN FASILITAS PUBLIK TERHADAP ZONA NILAI TANAH DI KECAMATAN BOYOLALI KABUPATEN BOYOLALI Putri, Erni Dwi Hapsari; Sudarsono, Bambang; Bashit, Nurhadi
Jurnal Geodesi Undip Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Geodesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1093.731 KB)

Abstract

Kabupaten Boyolali memiliki terminal sebagai fasilitas publik yang berada di Desa Siswodipuran. Namun, pada tahun 2017 sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Boyolali, fasilitas publik yang semula di Desa Siswodipuran dipindahkan ke Desa Penggung. Selain itu, Kecamatan Boyolali dilewati pembangunan jalan tol Semarang-Solo yang dilakukan oleh PT Jasa Marga (Persero). Seiring dengan bertambahnya waktu, Kecamatan Boyolali mengalami peningkatan jumlah penduduk. Hal tersebut mempengaruh peningkatnya aktifitas masyarakat sehingga mengakibatkan terjadinya perubahan penggunaan lahan berupa pemukiman dan perubahan harga/nilai tanah. Metode pada  penelitian ini  menggunakan metode tumpang susun (overlay) yang merupakan salah satu analisis dari SIG. Tahapan selanjutnya itu dilakukan analisis perubahan penggunaan lahan terhadap zona nilai tanah yang dikaitkan dengan pengaruh perpindahan terminal dan pembangunan jalan tol Semarang-Solo di Kecamatan Boyolali. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadi perubahan penggunaan lahan pada tahun 2013 – 2018. Kenaikan penggunaan lahan tertinggi terdapat pada permukiman sebesar 1%, dan kenaikan terendah terdapat pada industri sebesar 0,37%. Penurunan penggunaan lahan tertinggi terdapat pada sawah sebesar 1,28% dan terendah pada kebun  sebesar 0,29%. Perubahan zona nilai tanah terdapat kenaikan pada zona 3 di Desa Penggung, terjadi kenaikan 1.183,08%. Faktor yang mempengaruhi kenaikan adalah dekat dengan fasilitas publik yaitu pembangunan terminal baru dan pasar Penggung, selain itu dekat dengan jalan nasional, pada zona 3 perubahan penggunaan lahan dari kebun menjadi pemukiman dan kebun menjadi terminal baru. Pembuatan jalan tol melewati zona 12, 13, 19, 30, 33, 36, 39, dan 40 pada peta ZNT 2018, yang mengalami kenaikan perubahan kenaikan terbesar pada zona 38 pada tahun 2013 berubah menjadi zona 39 pada tahun 2018, naik sekitar 994,87%. Faktor yang mempengaruhi kenaikan karena merupakan permukiman padat penduduk, dekat dengan jalan utama, dan adanya pembangunan jalan tol, selain itu terjadi perubahaan penggunaan lahan dari permukiman menjadi jalan tol. Zona lainnya mengalami kenaikan tetapi tidak begitu besar karena daerah exit tol. Kenaikan nilai NIR per m2 terendah terjadi pada zona 14 sebesar 24% dan mengalami perubahan penggunaan lahan kebun menjadi industri.
ANALISIS KETELITIAN POINT CLOUDS TEKNOLOGI TERRESTRIAL LASER SCANNER (STUDI KASUS: DEKANAT LAMA FAKULTAS TEKNIK) Ramadhani, Sekar Melati; Prasetyo, Yudo; Bashit, Nurhadi
Jurnal Geodesi UNDIP Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPoint clouds adalah kumpulan titik yang memiliki informasi koordinat X, Y, Z, biasa digunakan sebagai acuan 3 dimensi baik untuk pembuatan Digital Elevation Model (DEM), Digital Surface Model (DSM), modelling atau meshing. Teknologi untuk membuat model 3D dan mesh pada saat ini semakin berkembang, sehingga tuntutan pembuatan model 3D atau mesh semakin diperhatikan ketelitiannya. Ketelitian model 3D dan mesh bergantung pada ketelitian point clouds, semakin teliti point clouds, semakin teliti pula model 3D atau mesh yang dibuat, sehingga perlu adanya penelitian untuk mengetahui ketelitian point clouds. Akuisisi point clouds dapat dilakukan menggunakan beberapa metode yang memiliki karakteristik berbeda. Penelitian ini fokus untuk mengetahui kualitas dan ketelitian point clouds hasil akuisisi menggunakan TLS Leica BLK360 pada Gedung Dekanat lama fakultas teknik. Data TLS diregistrasi menggunakan metode cloud to cloud sehingga terbentuk point clouds Dekanat Lama Fakultas Teknik. Hasil penelitian ini dapat menunjukkan bahwa TLS memiliki ketelitian yang baik dengan RMSE jarak sebesar 0,025m dan RMSE ICP antara lain RMSEx 0,044m, RMSEy 0,027, RMSE 0,066 RMSExy 0,052 dan RMSExyz 0,084 m.
ANALISIS PEMODELAN 3 DIMENSI PADA METODE CLOSE RANGE PHOTOGRAMMETRY MENGGUNAKAN FREE AND OPEN SOURCE SOFTWARE Dinoto, Tjiong, Susilo; Prasetyo, Yudo; Bashit, Nurhadi
Jurnal Geodesi UNDIP Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDewasa ini, pemodelan 3 dimensi (3D) memiliki peran penting dalam dokumentasi objek dalam bentuk digital. Hal ini erat diimplementasikan ke dalam teknologi rekonstruksi pada software.Salah satu alternatif adalah Free and Open Source Software (FOSS) fotogrametriyang menyediakan otomatisasi yang fleksibel dan dapat diakses secara mudah. Penelitian ini menggunakan FOSS MicMac untuk merekonstruksi objek dalam bentuk dense cloud.. Hasil akhir berupa model 3D digital dapat diperoleh melalui tahap post processing menggunakan CloudCompare. Hasil akhir penelitian menunjukan bahwa FOSS mampu merekonstruksi dan memodelkan objek. Hasil akhir model memiliki kesesuaian cukup baik dari segi bentuk dan warna. Nilai rata-rata selisih koordinat ICP pada model MicMac sebesar 8,519 mm. Nilai tersebut menunjukan bahwa model MicMac telah memenuhi standar ketelitian model < 1 cm sesuai dengan CIPA Heritgae Documentation.
ANALISIS LAHAN SAWAH TERGENANG BANJIR MENGGUNAKAN METODE CHANGE DETECTION DAN PPPM (PHENOLOGY AND PIXEL BASED PADDY RICE MAPPING) (STUDI KASUS: KABUPATEN DEMAK) Kasanah, Nikmatul; Bashit, nurhadi; Hadi, firman
Jurnal Geodesi Undip Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021
Publisher : Jurusan Teknik Geodesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kabupaten Demak merupakan wilayah yang kerap mengalami banjir saat musim hujan. Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang terdampak bencana banjir. Bencana banjir dapat menyebabkan turunnya produksi padi secara signifikan. Kabupaten Demak mengalami kejadian banjir pada 9 Januari hingga 12 Januari 2020, banjir ini diakibatkan oleh jebolnya tanggul Sungai Tuntang. Lahan sawah padi yang tergenang banjir seluas 1.385 ha dan lamanya rendaman banjir menyebabkan puso seluas 631 ha di empat kecamatan pada Kabupaten Demak. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sebaran dan luasan lahan sawah yang terkena banjir dengan memanfaatkan teknologi penginderaan jauh. Kelebihan data dari citra penginderaan jauh adalah memiliki cakupan wilayah kajian yang luas dan keakuratan relatif tinggi serta pengerjaan memerlukan waktu relatif cepat. Sentinel-1 SAR GRD pada bulan Januari 2020 digunakan untuk pemetaan banjir pada Kabupaten Demak. Metode change detection dengan memanfaatkan data sebelum dan sesudah banjir digunakan untuk mengidentifikasi banjir. Pemetaan lahan sawah padi menggunakan data Seninel-2A time series serta algoritma PPPM (Phenology and Pixel Based Paddy Rice Mapping). Algoritma PPPM dibangun oleh hubungan indeks vegetasi EVI, NDVI, serta LSWI. Pemetaan lahan sawah puso (gagal panen) dilakukan dengan menggabungkan data banjir sawah dengan data penurunan indeks vegetasi untuk padi puso yaitu EVI  0,074. Hasil pengolahan banjir lahan sawah dengan menggunakan metode change detection dan algoritma PPPM diperoleh luas 1246,712 ha. Tingkat keakuratan kedua metode tersebut dalam memetakan banjir lahan sawah dengan membandingkan data validasi lapangan diperoleh overall accuracy 84,38%. Kombinasi data banjir lahan sawah dan data EVI puso mampu memetakan lahan sawah puso akibat banjir dengan luas sebesar 589,085 ha. Tingkat kesesuaian lahan sawah puso dengan data lapangan sebesar 84,38%.
Analisis Laju Erosi Daerah Aliran Sungai Cacaban Menggunakan Sistem Informasi Geografis Pada Periode 2013-2022 Rampu, Jelly Resky Kelana; Sukmono, Abdi; Bashit, Nurhadi
Jurnal Geodesi Undip Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Geodesi Undip
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgundip.2023.38054

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) cacaban terletak di wilayah Kabupaten Tegal dan salah satu DAS yang termasuk dalam DAS prioritas karena sering terjadi bencana banjir. Bencana banjir terjadi karena sedimentasi akibat erosi tanah. Kajian pemetaan daerah rawan erosi di dalam DAS merupakan salah satu langkah dasar yang diperlukan untuk pengelolaan DAS yang baik. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui laju erosi pada periode tahun 2013 hingga tahun 2022 di area DAS Cacaban dan klasifikasi tingkat bahaya erosinya. Metode yang digunakan adalah Universal Soil Loss Equation (USLE) pada Sistem informasi Georafis (SIG) menggunakan data curah hujan, Digital Elevation Model Nasional (DEMNAS), data jenis tanah, citra landsat 8, dan data administrasi. Hasil perhitungan diperoleh laju erosi pada tahun 2013 sebesar 213,676 Ton/ha, tahun 2016 sebesar 249,741 Ton/ha, tahun 2019 sebesar 173,651 Ton/ha serta tahun 2022 sebesar 348,899 Ton/ha. Laju erosi meningkat setiap tahun tetapi pada tahun 2019 menurun akibat curah hujan yang berkurang oleh fenomena El-Nino. Berdasarkan hasil tersebut Tingkat Bahaya Erosi DAS Cacaban temasuk pada kelas Berat. Faktor tutupan lahan yang paling mempengaruhi erosi adalah tutupan lahan pertanian kering yang luasnya bertambah tiap tahun dengan erosi rata-rata 3.298.360 ton.