Mulyani, Bakti
Universitas Sebelas Maret

Published : 39 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROTATING TRIO EXCHANGE (RTE) MENGGUNAKAN MACROMEDIA FLASH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMORI DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA PADA MATERI SISTEM PERIODIK UNSUR X SMK MUHAMMADIYAH 2 SRAGEN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Mulatsari, Desi; Susanti VH, Elfi; Mulyani, Bakti
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.335 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memori dan prestasi belajar siswa pada materi sistem periodik unsur dengan menerapkan model pembelajaran RTE dilengkapi macromedia flash. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, dengan tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas X TKR 4 SMK Muhammadiyah 2 Sragen  tahun pelajaran 2013/2014. Data diperoleh melalui wawancara, dokumentasi, observasi, tes dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa: (1) penerapan model pembelajaran RTE dilengkapi macro media flash dapat meningkatkan kemampuan memori siswa  kelas X TKR 4 SMK Muhammadiyah 2 Sragen  pada materi sistem periodik unsur. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan memori siswa pada siklus I dan siklus II. Persentase kemampuan memori siswa pada siklus I 46,88% dan 65,63% pada siklus II. (2) Penerapan model pembelajaran RTE dilengkapi macromedia flash dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi sistem periodik unsur. Prestasi belajar yang dimaksud dalam penelitian ini adalah ketuntasan belajar dan prestasi afektif siswa. Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar siswa sebesar 37,5% dan pada siklus II persentase ketuntasan belajar siswa meningkat 87,5%. Pada aspek afektif, menunjukkan bahwa terdapat peningkatan persentase dari 62,5% pada siklus I dan 65,5% pada siklus II.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DILENGKAPI ADOBE FLASH UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN KELAS XI IPA DI SMA N 2 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Sidik, Triyas Ibnu; Masykuri, Mohammad; Mulyani, Bakti
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.001 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan: (1) aktivitas belajar siswa; (2) prestasi belajar siswa pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan  kelas XI di SMA N 2 Boyolali tahun pelajaran 2014/2015 dengan penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dilengkapi Adobe Flash. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang  terdiri dari dua siklus dengan tiap siklus terdiri perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 3 SMA N 2 Boyolali tahun pelajaran 2014/2015. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, tes dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran TGT dilengkapi Adobe Flash dapat meningkatkan: (1) aktivitas belajar siswa pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan . Hal ini dapat dilihat dari kenaikan persentase siklus I 66,7% menjadi 90,5% pada siklus II; (2) prestasi belajar siswa pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan. Peningkatan prestasi belajar aspek kognitif meningkat dari 50% pada siklus I menjadi 80% pada siklus II. Persentase aspek afektif pada siklus I adalah 79,2% meningkat menjadi 95,2% pada siklus II.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN (POE) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK LARUTAN PENYANGGA KELAS XI MIPA 1 SMA NEGERI 2 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Santhiy, Santhiy; Mulyani, Bakti; Utami, Budi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 4, No 4 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.202 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan  aktivitas  dan  prestasi belajar  siswa  kelas XI MIPA 1  SMA Negeri 2 Sukoharjo pada materi pokok larutan penyangga dengan menggunakan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus dengan tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 2 Sukoharjo tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 37 siswa. Objek penelitian adalah aktivitas dan prestasi belajar siswa. Aktivitas mencakup visual activities, oral activities, writting activities, serta mental activities. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, angket, wawancara, dan studi dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi metode. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan menunjukkan  bahwa  penerapan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) dapat meningkatkan aktivitas (persentase ketercapaian aktivitas belajar siswa sebesar 78,73% pada siklus  I dan meningkat menjadi 98,65% pada siklus II)  dan  prestasi belajar siswa (ketercapaian ketuntasan belajar siswa pada aspek sikap mencapai 100% pada siklus I, aspek pengetahuan meningkat dari 56,76% pada siklus I menjadi 81,08% pada siklus II, serta aspek keterampilan mencapai 100% pada siklus I).
STUDI KOMPARASI PEMBELAJARAN KIMIA MODEL KOOPERATIF STAD (STUDENTS TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS) DAN JIGSAW BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI KOLOID KELAS XI SEMESTER 2 SMA NEGERI 2 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2011/2 Kartika, Annisa Dhini; Martini, Kus Sri; Mulyani, Bakti
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 4, No 3 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.038 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan metode pembelajaran Jigsaw lebih baik daripada STAD (Students Teams Achievement Divisions) terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok Koloid kelas XI semester genap SMA Negeri 2 Karanganyar.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Randomized Pretest-Postest Design untuk mengukur aspek kognitif dan Randomized Postest Design untuk mengukur aspek afektif. Populasi penelitian ini adalah kelas XI IPA SMA Negeri 2 Karanganyar Tahun Ajaran 2011/2012. Teknik pengambilan sampel adalah dengan cluster random sampling dan diambil 2 kelas, satu kelas untuk kelas eksperimen 1 (dengan Jigsaw) dan kelas eksperimen 2 (dengan STAD). Teknik pengumpulan data prestasi belajar adalah dengan metode tes untuk aspek kognitif dan metode angket untuk aspek afektif. Teknik analisis data menggunakan uji-t pihak kanan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa prestasi belajar siswa pada aspek kognitif yang diajar dengan  metode Jigsaw lebih baik daripada yang diajar dengan metode STAD pada materi pokok bahasan Koloid kelas XI semester 2 SMA Negeri 2 Karanganyar. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata selisih prestasi belajar kognitif siswa kelas eksperimen  1 (metode Jigsaw) dan siswa kelas eksperimen 2 (metode STAD) yang masing-masing sebesar 51,43 dan 35,14 dengan uji-t di mana thitung> ttabel (7,83 > 1,665). Sedangkan untuk prestasi belajar afektif menunjukkan hasil yang secara statistik lebih tinggi pada kelas eksperimen  1 (metode Jigsaw) daripada siswa kelas eksperimen 2 (metode STAD) yang masing-masing sebesar 90,00 dan 86,05 dengan uji-t sebesar thitung> ttabel(2,32 > 1,665).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAMS ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) UNTUK MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI HIDROLISIS KELAS XI IPA SEMESTER GENAP SMA NEGERI 2 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Setiawan, Arif; Martini, Kus Sri; Mulyani, Bakti
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.143 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan interaksi sosial dan prestasi belajar siswa pada materi hidrolisis garam melalui penerapan model pembelajaran Teams Assisted Individualization (TAI). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 2 Sukoharjo tahun pelajaran 2013/2014. Sumber data berasal dari guru, siswa dan dokumen. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, wawancara, tes, angket, dan kajian dokumen atau arsip. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif.  Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran  Teams Assisted Individualization(TAI) dapat meningkatkan interaksi sosial dan prestasi belajar siswa pada materi hidrolisis. Ketercapaian keberhasilan aspek interaksi sosial pada siklus I adalah 77,64%, sedangkan pada siklus II adalah 79,15%. Peningkatan prestasi belajar dapat dilihat pada aspek kognitif dan afektif. Pada aspek kognitif, ketuntasan belajar siswa sebesar 75% pada siklus I, dan pada siklus II mencapai 88,89%. Untuk aspek afektif, pada siklus I ketercapaian indikator mencapai 81,25%, dan pada siklus II mencapai 83,45%.   
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAMS ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DENGAN MEDIA KARTU PINTAR DILENGKAPI PETA KONSEP TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI STOIKIOMETRI KELAS X SEMESTER GENAP SMA NEGERI 7 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2013/201 Ariffuddin, Muhamad Rizal; Sugiharto, Sugiharto; Mulyani, Bakti
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 3, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.757 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif Teams Assisted Individualization (TAI) dengan media kartu pintar dilengkapi peta konsep terhadap prestasi belajar siswa pada materi Stoikiometri kelas X semester genap SMA Negeri 7 Surakarta tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain posttest-only control design dan teknik analisis data untuk menguji hipotesis menggunakan uji t-pihak kanan. Sampel terdiri dari 2 kelas yaitu kelas eksperimen yang diberi perlakuan model pembelajaran Teams Assisted Individualization (TAI) dengan media kartu pintar dilengkapi peta konsep dan kelas kontrol yang diberi perlakuan metode ceramah dan diskusi. Teknik pengumpulan data prestasi belajar aspek pengetahuan menggunakan tes sedangkan prestasi belajar aspek sikap menggunakan angket penilaian diri. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model kooperatif Teams Assisted Individualization (TAI) dibantu media kartu pintar dilengkapi peta konsep efektif dilihat dari prestasi belajar siswa pada materi Stoikiometri kelas X semester genap SMA Negeri 7 Surakarta tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci: Teams Assisted Individualization (TAI),kartu pintar, peta konsep, dan prestasi belajar.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN JOYFUL LEARNING DENGAN METODE PEMBERIAN TUGAS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK KOLOID SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 SIMO TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Permatasari, Aprilia Intan; Mulyani, Bakti; Nurhayati, Nanik Dwi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.856 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan model pembelajaran Joyful Learning dengan metode pemberian tugas terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok koloid siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Simo tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah ?Randomized Control-Group Pretest Posttest Design? untuk aspek kognitif dan ?Randomized Posstest Only Comparison Group Design? untuk aspek afektif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Simo. Sampel terdiri dari 2 kelas, yaitu kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Joyful Learning dengan metode pemberian tugas dan kelas kontrol menggunakan metode konvensional yang dipilih secara ?cluster random sampling?. Teknik pengumpulan data prestasi belajar kognitif menggunakan metode tes sedangkan prestasi belajar afektif siswa menggunakan angket. Teknik analisis data untuk pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t-pihak kanan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Joyful Learning dengan metode pemberian tugas efektif meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi pokok koloid siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Simo tahun pelajaran 2012/2013 yang dibuktikan dengan nilai thitung yaitu 3,39 lebih tinggi dari nilai tabel yaitu 1,68 untuk prestasi belajar kognitif dan nilai thitung 3,02 lebih tinggi dari nilai ttabel yaitu 1,68 untuk prestasi belajar afektif.Kata Kunci: Joyful Learning, pemberian tugas, prestasi belajar, koloid
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DAN PROBLEM POSING PADA POKOK BAHASAN KONSEP MOL TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X SEMESTER GENAP SMA NEGERI 6 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Koeswardhani, Yuniarti; Mulyani, Bakti; Masykuri, Mohammad
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.702 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan model pembelajaran Problem Posing dapat menghasilkan prestasi belajar lebih tinggi dibandingkan model pembelajaran Problem Solving pada materi konsep mol siswa kelas X SMA Negeri 6 Surakarta semester genap tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu, sampel terdiri dari dua kelas yaitu kelas X MIA 1 dan kelas X MIA 3. Teknik pengambilan data dengan tes untuk aspek kognitif dan angket untuk aspek afektif. Teknik analisis data menggunakan uji t-pihak kanan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan penggunaan model pembelajaran Problem Posing menghasilkan prestasi belajar lebih tinggi daripada model pembelajaran Problem Solving, terbukti dari nilai rata-rata aspek kognitif dan afektif siswa serta dari hasil uji t-pihak kanan. Nilai rata-rata aspek kognitif siswa kelas Problem Posing yaitu 84,79, sedangkan untuk kelas Problem Solving yaitu 79,50. Nilai rata-rata aspek afektif siswa kelas Problem Posing yaitu 102,82, sedangkan untuk kelas Problem Solving yaitu 98,97. Dari hasil uji t-pihak kanan untuk prestasi belajar aspek kognitif dan afektif diperoleh nilai thitung lebih besar dari ttabel­. Untuk prestasi belajar aspek kognitif nilai thitung (2,220) lebih besar daripada nilai ttabel (1,668) dan untuk prestasi belajar aspek afeektif nilai thitung (2,134) lebih besar daripada nilai ttabel (1,668). 
STUDI KOMPARASI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DAN COOPERATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) TERHADAP PRESTASI BELAJAR DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIK SISWA PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN KELAS XI IPA SMA Sari, Dewi Kurnia; Mulyani, Bakti; Mulyani, Sri
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (959.354 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar siswa pada penggunaan metode kooperatif TAI dan CPS, kemampuan matematik tinggi dan rendah, serta interaksinya terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan penelitian desain faktorial 2x2. Pengambilan sampel menggunakan teknik non sampling. Sampel penelitian yaitu siswa kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2. Pengumpulan data menggunakan metode tes dan angket. Analisis data menggunakan Analisis Variansi dua jalan dengan sel sama. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan prestasi belajar kognitif siswa dengan metode TAI dan CPS serta tidak adanya perbedaan prestasi belajar afektif siswa dengan metode TAI dan CPS. Terdapat perbedaan prestasi belajar kognitif siswa dengan kemampuan matematik tinggi dan rendah serta tidak adanya perbedaan prestasi belajar afektif siswa dengan kemampuan matematik tinggi dan rendah. Tidak ada interaksi antara metode pembelajaran TAI dan CPS dengan kemampuan matematik terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif siswa.Kata Kunci: TAI, CPS, kemampuan matematik, prestasi belajar, kelarutan dan hasil kali kelarutan.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN ANALISIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI STRATEGI PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN MEDIA LABORATORIUM PADA MATERI POKOK STOIKIOMETRI KELAS X-MIA 3 SMA NEGERI 5 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Sawitri, Ratih Nirmaning; Eko Setyowati, Widiastuti Agustina; Mulyani, Bakti
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 4, No 4 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.348 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan: (1)   kemampuan analisis siswa pada materi stoikiometri melalui strategi Problem Based Learning (PBL) dengan media laboratorium,  (2) prestasi belajar siswa pada materi stoikiometri melalui strategi Problem Based Learning (PBL) dengan media laboratorium. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas ( Classroom Action Research). Analisis data menggunakan teknik analisis deskritif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penerapan strategi Problem Based Learning (PBL) dengan media laboratorium dapat meningkatkan kemampuan analisis siswa pada materi stoikiometri. Pada siklus I siswa yang tergolong memiliki kemampuan analisis tinggi sebesar 41,38% dan meningkat menjadi 86,21% pada siklus II. (2) Penerapan strategi Problem Based Learning (PBL) dengan media laboratorium dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi stoikiometri. Pada siklus I ketuntasan belajar siswa sebesar 55,17% dan meningkat menjadi 86,21% pada siklus II. Simpulan penelitian ini adalah penerapan Based Learning (PBL) dengan menggunakan media laboratorium dapat meningkatkan kemampuan analisis dan prestasi belajar siswa kelas X-MIA 3 SMA Negeri 5 Surakarta.