Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Training on Calculation of Production Cost and Determination of Product Selling Price to Increase Competitiveness of MSMEs in Alai Village Marshelindy, Marshelindy; Handayani, Susi; Emilda, Emilda; Ratu, Mutiara Kemala; Mutaqin, Zenal
Unram Journal of Community Service Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v5i4.764

Abstract

Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in the Indonesian economy, including in job creation, improving people's welfare, and strengthening the national economic structure. One effective solution to address these challenges is through training on cost of goods produced (COGS) calculation and selling price determination. This study focuses on the training provided to MSMEs in Alai Village, with the aim of improving the understanding of business actors regarding the components of COGS and effective selling price setting strategies. The method used in this research is the field practice method which goes through three stages, namely preparation, implementation and evaluation. The results showed that participants gained better knowledge about COGS calculations and were able to set competitive selling prices, thereby increasing operational efficiency and profit margins. This was proven when researchers conducted periodic research at 2 stages, namely before the presentation of the material (pretest) and after the presentation of the material (posttest). Thus, this training makes a positive contribution to business sustainability and the economic welfare of local communities, increases the competitiveness of MSMEs, and has a positive impact on local economic growth
PELATIHAN PENGEMBANGAN SINGKONG PRODUK LOKAL MENJADI PERKEDEL SINGKONG DI DESA ALAI SELATAN Marlinda, Putri; aharani, Adelia Putri M; Junaidi, Sabda; Yeni, Yeni; Mutaqin, Zenal; Tripermata, Lukita
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37512

Abstract

Pengolaan produk singkong ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal singkong di Desa Alai Selatan, Kec Lembak, Kab Muara Enim melalui pelatihan pengembangan olahan menjadi perkedel singkong. Singkong merupakan salah satu sumber karbohidrat lokal di Indonesia yang menduduki peringkat ketiga setelah beras dan jagung, oleh karena itu singkong merupakan sumber ketahanan pangan lokal yang efektif. Desa ini memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah berupa singkong, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Program ini mencakup pelatihan teknis dalam pengolahan singkong menjadi perkedel singkong, termasuk teknik pemilihan bahan baku, proses pembuatan, serta standar kualitas dan pemasaran. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan pengolahan singkong masyarakat, menciptakan peluang ekonomi baru, dan memperkuat perekonomian lokal dengan menawarkan produk olahan yang lebih bernilai. Dengan demikian, diharapkan masyarakat Desa Alai Selatan dapat meningkatkan pendapatan, mengurangi ketergantungan pada pasar luar, dan memperkuat keberlanjutan ekonomi desa. Dengan adanya pelatihan dan pengembangan olahan singkng menjadi perkedel ini, diharapkan masyarakat dapat mengoptimalkan hasil pertanian mereka, meningkatkan pendapatan, serta mengembangkan potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat Desa Alai Selatan.
OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA SUNGSANG III KECAMATAN BANYUASIN II Segara, Ulunk; Kospa, Herda Sabriyah Dara; Mutaqin, Zenal
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.40467

Abstract

Pengelolaan sampah di Desa Sungsang III masih menghadapi tantangan, seperti kurangnya kesadaran warga dalam pemilahan sampah dan terbatasnya fasilitas pendukung seperti bank sampah. Masalah ini mengakibatkan akumulasi sampah yang tidak terkelola dengan baik, mempengaruhi kebersihan lingkungan dan efektivitas sistem pengelolaan sampah yang ada. Namun, desa ini memiliki potensi untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah melalui peningkatan edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya pemilahan sampah kepada warga serta pengembangan fasilitas pendukung seperti bank sampah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menoptimalkan pengelolaan sampah di Desa Sungsang III, Kecamatan Banyuasin II. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan dengan menggunakan teknik analisis SWOT (strength, weaknesses, opportunities dan threats) dalam merumuskan strategi optimalisasi pengelolaan sampah di Desa Sungsang III. Berdasarkan hasil analisis yang sudah dilakukan menunjukkan hasil bahwa perlu dilakukan optimalisasi dengan cara melakukan pengembangan pada sarana dan prasarana serta peran masyarakat dan pemerintah seperti pemanfaatan kesadaran masyarakat, pemanfaatan teknologi, pembangunan TPA, penambahan tong sampah dan penambahan SDM.
ARAH PENGEMBANGAN KAWASAN MINAPOLITAN DI DESA SUNGSANG IV KECAMATAN BANYUASIN II Lestari, Wahyuni Indah X; Kospa, Herda Sabriyah Dara; Mutaqin, Zenal
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.40468

Abstract

Desa Sungsang IV terletak di tepi Sungai Musi, Sumatera Selatan, yang memudahkan pemasaran produk perikanan desa. Sebagian besar penduduk adalah nelayan yang mengembangkan perikanan tangkap dan pengolahan hasil perikanan, dengan komoditas utama seperti udang burung, ikan malong, cawang, bawal, barakuda, bawal hitam, dan kakap. Namun, infrastruktur dan sarana prasarana masih kurang memadai, terutama dalam pengolahan air yang hanya mengandalkan air hujan dan air Sungai Musi tanpa pengolahan lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kawasan minapolitan dan memberikan arahan pengembangan yang dapat mendorong pertumbuhan kawasan minapolitan di Desa Sungsang IV. Metode yang digunakan adalah Mixed Methods, termasuk analisis potensi perikanan, skalogram, dan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi perikanan dan sarana prasarana telah cukup mendukung untuk pengembangan kawasan minapolitan di desa ini.
STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN OBJEK WISATA ETNIS TIONGHOA DI TEPIAN SUNGAI MUSI KOTA PALEMBANG Budi, Dwi Arif Budi Wiyono; Mutaqin, Zenal; Agustian, Endy
Journal Of Plano Studies Vol 1 No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kepustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jops.v1i1.4153

Abstract

Kota Palembang memiliki banyak potensi dalam sektor wisata khususnya di kawasan tepian sungai musi. Kota ini memiliki banyak objek wisata yang memiliki unsur sejarah berdirinya Kota Palembang. Salah satu kawasan yang memiliki objek wisata sejarah di Kota Palembang adalah kawasan Kelurahan 7 dan 10 Ulu Kota Palembang, kawasan objek wisata ini memiliki peninggalan-peninggalan Kerajaan Cina di Kota Palembang. Kawasan objek wisata ini memiliki banyak potensi pada kawasanya yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik bagi wisatawan namun masih terdapat beberapa kendala yang dapat menghambat proses pengembangan pada kawasan objek wisatanya. Tujuan penelitian ini yakni untuk menyusun Rencana Strategi Pengembangan Kawasan Objek Wisata Etnis Tionghoa di Tepian Sungai Musi Kota Palembang pada Kelurahan 7 dan 10 Ulu. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan melakukan pendekatan fenomenologi. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan di peroleh hasil berupa Rumusan Arahan Program Kegiatan Perencanaan Kawasan Pada Kawasan Objek Wisata Etnis Tionghoa di Tepian Sungai Musi Pada Kelurahan 7 dan 10 Ulu Kota Palembang.
Optimalisasi Pengembangan Desa Berbasis Potensi Lokasi untuk Mendorong Kemandirian dan Keberlanjutan Pembangunan Wilayah Di Desa Tanah Abang Selatan Dara Kospa, Herda Sabriyah; Hamim, Sumi Amariena; Haidir, Hala; Agustian, Endy; Ardiwinata, Yogie; Mutaqin, Zenal
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i3.6051

Abstract

Pembangunan desa yang berkelanjutan memerlukan dukungan data spasial dan demografis yang akurat sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kebijakan. Desa Tanah Abang Selatan menghadapi kendala serius karena belum memiliki peta administratif yang sahih dan profil desa yang terintegrasi secara komprehensif. Kondisi tersebut berimplikasi pada lemahnya perencanaan berbasis data, keterbatasan akses terhadap program pembangunan lintas sektor, serta meningkatnya risiko konflik batas wilayah. Untuk menjawab permasalahan tersebut, Program Kemitraan Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan dengan tujuan menghasilkan peta administratif serta profil desa sebagai instrumen utama dalam mendukung kemandirian dan keberlanjutan pembangunan wilayah. Tahapan pelaksanaan PkM meliputi persiapan dan sosialisasi, survei penetapan batas administratif, pengumpulan data untuk profil desa, Focus Group Discussion (FGD) dan validasi partisipatif, integrasi data hasil survei, serta validasi lapangan dan penyerahan produk akhir. Pendekatan partisipatif diterapkan pada setiap tahap dengan melibatkan perangkat desa dan masyarakat sebagai mitra aktif. Kegiatan ini menghasilkan 2 (dua) luaran utama: peta administratif desa dengan batas wilayah yang terverifikasi serta dokumen profil desa yang mencakup data kependudukan, potensi ekonomi, aspek sosial budaya, sarana prasarana, dan kondisi lingkungan. Luaran tersebut memperkuat kapasitas pemerintah desa dalam merumuskan perencanaan berbasis bukti dan meningkatkan legitimasi tata kelola ruang. Dengan demikian, PkM ini berhasil menutup kesenjangan data spasial dan sosial desa, meningkatkan keterlibatan masyarakat, serta memberikan pijakan kuat bagi pengembangan potensi lokal. Ke depan, diperlukan penguatan sistem informasi digital desa agar pemutakhiran data dapat berlangsung lebih cepat, transparan, dan berkesinambungan.