Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Peer Lesson terhadap Kemampuan Procedural Fluency Matematika Mailantri, Ismi; Putri, Rahmi; Sari, Maila; Ulandari, Nelpita
Edumatika Vol 3 No 1 (2020): Mei 2020 Edumatika : Jurnal Riset Pendidikan Matematika
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.321 KB) | DOI: 10.32939/ejrpm.v3i1.437

Abstract

This study aims to determine (1) the mathematical fluency procedural ability of students taught using the peer lesson learning model and those not taught with the peer lesson learning model in class VIII, and (2) the effect of the peer lesson learning model on the mathematics procedural fluency ability of grade VIII students . The population in this study was grade VIII students of SMP Negeri 11 Sungai Penuh, for the study sample consisted of 2 classes from 3 classes in the population, the samples in this study were taken by random sampling technique in which class VIII B was an experimental class and class VIII C was a control class. . Based on the results of research using the t-test for hypothesis testing, it was found that the peer lesson learning model affected the mathematical procedural fluency ability of students in class VIII.
Analisis Gaya Mengajar Guru Matematika Terhadap Motivasi Belajar Siswa perdana, Mirza Raymond; Putri, Rahmi
Mathematical and Data Analytics Vol. 1 No. 2 (2024): Artikel Desember 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Alkhwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/mda.v1i2.5288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya mengajar guru matematika dalam eksplorasi dengan motivasi belajar siswa kelas lima dan enam di SD Negeri 106/III Muak, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah motivasi belajar siswa dan gaya mengajar guru matematika. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan model Miles & Huberman, yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Akurasi data diuji melalui triangulasi, yang terdiri dari triangulasi sumber data, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara gaya mengajar dengan motivasi belajar siswa. Selama proses pembelajaran, guru menggunakan gaya mengajar kolaboratif atau gabungan. Gaya mengajar klasik, gaya mengajar berbasis teknologi, gaya mengajar personal, dan gaya mengajar interaktif digunakan sebagai metode pembelajaran. Di antara keempat gaya tersebut, guru mengintegrasikannya ke dalam proses pembelajaran dengan berupaya menyesuaikan kebutuhan siswa selama kegiatan belajar mengajar untuk memastikan kelancaran pembelajaran dan merangsang motivasi intrinsik siswa.