Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal SOLMA

Pemanfaatan Minyak Jelantah Skala Rumah Tangga untuk Pembuatan Sabun sebagai Bentuk Peduli Lingkungan Ma’aruf, Reza; Gusfarenie, Dwi; Novallyan, Devie; Riany, Hesti; Nuraida, Nining; Gusriani, Nanda; Anisia, Ica Wandari; Oktaviani, Widia Bela; Saputra, Dalli Yulio; Rahmi, Miftahur; Syahmi, Wahilman; Aprianto, Riko; Sari, Defita Permata; Hasibuan, Maimunah Permata; Suraida, Suraida; Safita, Reny; Chatib, Muhsin; Nofriadi, Nanang; Tomi, Dodo; Andesmora, Evan Vria
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16656

Abstract

Background: Minyak jelantah merupakan salah satu limbah rumah tangga yang sering kali diabaikan dampaknya terhadap lingkungan. Pengelolaan yang tidak tepat berpotensi besar mencemari lingkungan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi warga Desa Muaro Pijoan tentang potensi pemanfaatan minyak jelantah menjadi produk bernilai guna, seperti sabun, serta meningkatkan keterampilan dan kemampuan berwirausaha mereka. Metode: Sosialisasi dan pelatihan dilakukan di Desa Muaro Pijoan, peserta berjumlah 29 ibu rumah tangga. Kegiatan ini terdiri dari penyuluhan, praktek pembuatan sabun, dan evaluasi. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan keterampilan pembuatan sabun dari minyak jelantah, dengan peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan respon positif. Kegiatan ini berpotensi memberdayakan ekonomi masyarakat, khususnya para ibu, dengan memberikan mereka sumber penghasilan tambahan melalui produksi dan penjualan sabun. Selain itu, sosialisasi ini meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah sehingga dapat mengurangi pencemaran. Kesimpulan: Program ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengurangan limbah rumah tangga dan pencemaran lingkungan, serta meningkatkan perekonomian masyarakat melalui usaha kecil dan menengah (UMKM). Pelatihan ini juga memberi kesempatan bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan baru seperti teknik produksi skala kecil.
Pendampingan Masyarakat dalam Menerapkan Budidaya Padi System of Rice Intensification (SRI) di Kerinci Andesmora, Evan; Aprianto, Riko; Surayya, Ely; Novallyan, Devie
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17782

Abstract

Latar Belakang: Kebutuhan beras sebagai bahan pangan pokok di Indonesia terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk. Untuk menjaga ketahanan pangan, peningkatan produktivitas padi menjadi hal yang sangat mendesak. SRI merupakan salah satu metode budidaya yang dapat meningkatkan produktivitas padi di Indonesia. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi kelompok tani Tunas Mudo tentang potensi budidaya padi dengan metode SRI. Metode: Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Desa Koto Dua Lama Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Peserta kegiatan adalah Kelompok Tani Tunas Muda Desa Koto Dua Lama. Metode yang digunakan melibatkan ceramah dan diskusi. Sebelum dan setelah kegiatan selesai, kuesioner mengenai materi budidaya padi SRI dibagikan kepada petani yang mengikuti sosialisasi dan pendampingan. Hasil: Kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan dalam sosialisasi metode SRI yang dilakukan pada kelompok tani Tunas Muda berhasil meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan motivasi petani untuk mengadopsi teknik budidaya SRI. Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah pendampingan secara berkelanjutan untuk memastikan implementasi metode SRI berjalan dengan baik dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas padi di wilayah tersebut. Kesimpulan: Program ini menunjukkan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta sosialisasi yaitu 55% peserta cukup paham dan 45% sangat paham tentang teknik SRI. Pelatihan memberikan pengetahuan baru terkait penggunaan bibit muda, jarak tanam lebar, penyiangan dan pengelolaan tanah, dan pengaturan irigasi. Sebanyak 82% peserta berencana menerapkan metode SRI. Semua peserta (100%) menyatakan metode SRI lebih menguntungkan dibandingkan metode konvensional.