Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pemberdayaan Kader Dalam Penatalaksanaan Tuberculosis Melalui Pemanfaatan Pangan Lokal di Desa Kebocoran Netra Wirakhmi, Ikit; Ningrum, Ema Wahyu; Kristianto, Giovanny Bangun; Wahyuningrum, Tenia; Nugroho, Catur; Pradana, Zein Hanni
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/0md4z211

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi tantangan utama kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama di wilayah perdesaan dengan kondisi sosial ekonomi rendah. Desa Kebocoran, Kabupaten Banyumas, merupakan salah satu daerah dengan prevalensi TBC cukup tinggi dan keterbatasan pemahaman kader posyandu mengenai pencegahan serta penatalaksanaan TBC. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader TBC melalui edukasi kesehatan dan pelatihan pembuatan menu bergizi berbasis buah melon sebagai potensi pangan lokal. Metode kegiatan meliputi observasi, wawancara dengan pemangku kepentingan, penyuluhan interaktif menggunakan media lembar balik, serta pelatihan praktik pembuatan menu melon. Sebanyak 31 kader TBC mengikuti kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 88,25 meningkat menjadi 92,16 pada post-test. Kader juga mampu membuat dua menu berbasis melon (smoothies dan pudding) yang dikembangkan untuk mendukung pemulihan pasien TBC. Program ini mendapat tanggapan positif dari peserta dan pemangku wilayah, meskipun masih diperlukan kolaborasi lanjutan dengan petani lokal untuk penyediaan bahan baku melon secara berkelanjutan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi kesehatan dan keterampilan kader TBC dalam pencegahan serta penatalaksanaan TBC melalui pendekatan edukatif dan inovasi gizi berbasis potensi lokal. Pemberdayaan kader dengan pemanfaatan pangan lokal dapat menjadi model pengembangan masyarakat yang berkelanjutan di wilayah perdesaan.
Pelatihan Manajemen Nyeri Non Farmakologis pada Kader Kesehatan di Posyandu Bergas Waras Wirakhmi, Ikit Netra; Ningrum, Ema Wahyu; Rahmawati, Arni Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1324

Abstract

Pain is one of the most common complaints experienced by people across various age groups. Unfortunately, pain management is still largely dominated by the use of medications, while safer and simpler non-pharmacological approaches that can be implemented at the family level remain poorly known and underutilized. Posyandu cadres, as the frontline of primary healthcare services, have great potential to educate communities; however, their knowledge of non-pharmacological pain management techniques is still limited. Therefore, this training program is essential to strengthen the cadres’ capacity in helping communities manage pain independently and holistically. This community service activity aims to improve the cadres’ attitudes and self-efficacy toward non-pharmacological pain management. The activities included education on non-pharmacological pain management and hands-on practice. In addition, pre- and post-tests were conducted to measure attitudes and self-efficacy.
Gambaran Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Kembaran 1 Sari, Gigih Retno; Haniyah, Siti; Triana, Noor Yunida; Ningrum, Ema Wahyu
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2026): Mei: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v5i2.6535

Abstract

Anemia during pregnancy is a condition commonly experienced by pregnant women. Insufficient iron intake or low iron levels in food is the main factor causing anemia in pregnant women. According to the World Health Organization (2019), the prevalence of anemia in pregnant women is 41.8%. The purpose of this study was to describe the characteristics and knowledge of pregnant women regarding anemia at Simpang Gambir Public Health Center, Mandailing Natal Regency, in 2021. This study used a descriptive design with a cross-sectional approach. The population consisted of all pregnant women at Simpang Gambir Public Health Center, Mandailing Natal Regency, totaling 53 people. The sample included all 53 pregnant women, using a total sampling technique. The analysis used was univariate analysis. The results showed that the majority of respondents were aged 26–35 years, totaling 35 people (66.%); the majority had a senior high school education, totaling 25 people (47.2%); the majority were employed, totaling 31 people (56.5%); and the majority were multigravida, totaling 33 people (62.3%). The level of knowledge of pregnant women about anemia was categorized as good in 13 people (24.5%), sufficient in 22 people (41.5%), and poor in 18 people (34.0%). It is expected that pregnant women will further improve their knowledge about anemia and apply it in daily life so that they can avoid anemia.