Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

An Evaluation of Shuttle Bus Operating Pattern at University of Lampung Alfiansyah, - -; Putra, Sasana; Purba, Aleksander; Karami, Muhammad
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 9 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v9i4.2078

Abstract

This study was conducted to determine and analyze the operationalperformance of shuttle bus services within the campus, namely at theUniversity of Lampung. The data used in this study is primary data inthe form of data on the number of passengers, data up and downpassengers, and data on travel mileage.The primary data is then processed and produces data on load factor,headway time, cycle time, travel speed and frequency of shuttle busservices. To make it easier for the reader, the data is then entered intothe form of tables and graphs. From the graph results can be seen thecorrelation between the speed and distance of the service.Based on these results, it can be concluded that the average loadfactor value is 41.49%, the average cycle time is 15.6 minutes, theaverage headway is 6.125 minutes, and the service frequency is 8buses/hour.Keywords: time headway, load factor, campus bus, shuttle bus, speed,cycle time.
Durabilitas Campuran AC-WC Berbasis RAP Menggunakan Arang Tempurung Kelapa Sebagai Bahan Tambah Pada Aspal Naufal, Ahmad Yusuf; Putra, Sasana; Karami, Muhammad; Sulistyorini, Rahayu
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 10 No. 1 (2022): Edisi Maret 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i1.2533

Abstract

Abstract One method of road infarstructure maintenance is dredging the old asphalt pavement to then be re-coated with a new asphalt pavement. The result of dredging old asphalt pavement is called RAP (Reclaimed Asphalt Pavement). RAP can be used as an aggregate substitution in the manufacture of new asphalt pavement layers, especially in the AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course) layer by recycling. In addition to the utilization of RAP, improving the quality of road pavement also needs to be done by modifying paved mixtures by adding additives to the asphalt. The additive added in this study is ATK (Coconut Shell Charcoal). This study aims to determine the effect of the addition of ATK on the durability of RAP-based AC-WC mixtures. Furthermore, the immersion of the test object is carried out with a variation of 30 minutes, 1 day at a temperature of 60 °C. The effect of the addition of ATK to the RAP-based AC-WC mixture on its durability judging from the residual Strength Index (IKS) value shows that the residual strength value is getting smaller along with the increasing rap levels and ATK levels in the mixture, this can be caused because ATK is an organic material that is susceptible to the influence of water and RAP is a used asphalt pavement that has suffered damage due to road service. Keywords: AC-WC, RAP, Durability,Coconut shell charcoal Abstrak Salah satu metode pemeliharaan insfrastruktur jalan adalah pengerukan perkerasan aspal lama pada jalan untuk kemudian dilapis kembali dengan perkerasan aspal baru. Hasil dari pengerukan perkerasan aspal lama disebut dengan RAP (Reclaimed Asphalt Pavement). RAP dapat dimanfaatkan sebagai substitusi agregat pada pembuatan lapis perkerasan aspal baru khususnya pada lapisan AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course) dengan cara daur ulang. Selain pemanfaatan RAP, peningkatkan kualitas dari perkerasan jalan juga perlu dilakukan dengan cara memodifikasi campuran beraspal dengan menambahkan bahan aditif pada aspal. Bahan aditif yang ditambahkan dalam penelitian ini yaitu ATK (Arang Tempurung Kelapa). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ATK terhadap durabilitas campuran AC-WC berbasis RAP. Selanjutnya perendaman benda uji dilakukan dengan variasi 30 menit, 1 hari pada suhu 60˚C. Pengaruh penambahan ATK pada campuran AC-WC berbasis RAP terhadap durabilitasnya ditinjau dari nilai Indeks Kekuatan Sisa (IKS) menunjukkan nilai kekuatan sisa yang semakin kecil seiring dengan bertambahnya kadar RAP dan kadar ATK dalam campuran, hal ini dapat disebabkan karena ATK adalah bahan organik yang rentan terhadap pengaruh air dan RAP adalah perkerasan aspal bekas yang telah mengalami kerusakan akibat masa layan jalan. Kata Kunci: AC-WC, RAP, Durabilitas, ATK
Pemanfaatan Limbah Plastik Bekas Gelas Kemasan Untuk Meningkatkan Kekuatan Campuran Beton Sebagai Bahan Rigid Pavement Calosa, Evanthe; Putra, Sasana; Noorhidana, Vera Agustriana; Karami, Muhammad
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 10 No. 2 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i2.2636

Abstract

Concrete is the main material of rigid pavement that can withstand compressive strength and weak to tensile strength. Flexural tensile strength on rigid pavement itself is a benchmark in concrete pavement. To increase the value of the flexural tensile strength can be done by adding fiber to the concrete mixture. The purpose of this study was to determine the effect of the addition of plastic waste from plastic packaging made of polypropylene on the compressive strength and flexural tensile strength of concrete.In this study, the addition of used plastic waste pieces from packaged glass used fractional volumes of 0%, 0.1%, 0.3%, 0.5%, and 0.7% of the volume of concrete mixture. The samples for this study were a cylinder with a diameter of 15 cm and a height of 30 cm for the compressive strength test and a beam measuring 15 x 15 x 60 cm for the flexural tensile strength test. The test was carried out after the concrete had been 28 days old. The result of this research is the compressive strength decreased along with the amount escalation of the fiber to the concrete mixture. The flexural tensile strength maximum occur of the addition of plastic fibers at 2% volume fraction increased by 23,75% compared to flexural tensile strength of normal concrete. As a result of adding plastic fibers to the concrete mixture, it also decreased the workability of the concrete mixture
Analisis Tundaan dan Panjang Antrean Akibat Penutupan Palang Pintu Kereta Api “Jalan Perintis Kemerdekaan” Putri, Dinda Maya Sari; Putra, Sasana; Karami, Muhammad; Sulistyorini, Rahayu
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 10 No. 4 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i4.2841

Abstract

Jalan Perintis Kemerdekaan merupakan persimpangan sebidang tak bersinyal yang sering mengalami kepadatan arus lalu lintas karena adanya perlintasan yang terbentuk dari pertemuan antara dua jenis prasarana transportasi yaitu jalan raya dengan jalan rel. Sehingga aktivitas perjalanan terganggu akibat lintasan kereta api dan banyaknya aktivitas disepanjang jalan menyebabkan antrean kendaraan yang panjang dikarenakan peningkatan volume lalu lintas dan besarnya tundaan yang terjadi. Tujuan penelitian ini menganalisis tundaan dan panjang antrean akibat pertemuan jalan raya dan jalan rel. Pengambilan data dilakukan melalui survei 1 hari kerja. Data yang dianalisis adalah volume, durasi penutupan palang pintu kereta api, tundaan, waktu gap dan panjang antrean kendaraan. Penentuan waktu gap kritis menggunakan metode Gap Acceptance. Hasil analisis yang di dapatkan yaitu : rata-rata penutupan palang pintu perlintasan sebesar 285,29 detik pada pagi hari dan 165,45 detik pada sore hari, rata-rata tundaan sebesar 411,19 detik pada pagi hari dan 377,45 detik pada sore hari, dan panjang antrean mencapai 50 meter di arah Jalan Perintis Kemerdekaan – Jalan Gatot Subroto.  Kata Kunci :volume; gap acceptance; tundaan;panjang antrean  
Evaluasi Jumlah Armada Angkutan Kota Bandar Lampung Trayek Rajabasa-Tanjung Karang Berdasarkan Load Factor Angkutan Jannah, Faizatul; Ofrial, Siti Anugrah Mulya Putri; Karami, Muhammad; Herianto, Dwi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 11 No. 4 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i4.3789

Abstract

Salah satu sarana transportasi yang memiliki peranan penting untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat perkotaan adalah angkutan kota. Ketersediaan angkutan harus seimbang juga dengan jumlah permintaan agar kinerja angkutan dapat berjalan dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah armada yang beroperasi saat ini apakah sudah sesuai dengan faktor muatannya.Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini antara lain : jumlah angkutan kota yang beroperasi saat ini dan jumlah penumpang yang naik/turun angkutan. Diketahui bahwa berdasarkan Keputusan Jendral Direktorat Perhubungan Darat Nomor 687 Tahun 2002 nilai ideal load factor angkutan umum adalah sebesar 70%. Penelitian dilakukan selama satu minggu pada periode sibuk pagi, siang dan sore. Penelitian dilakukan di sepanjang rute angkutan yaitu dari Terminal Rajabasa menuju Tanjung Karang. Dari penelitian diperoleh jumlah armada angkutan kota yang beroperasi saat ini ialah sebanyak 25 armada dan nilai load factor angkutan ialah sebesar 46%. Itu artinya perlu dilakukan pengurangan jumlah armada agar kinerja angkutan dapat berjalan dengan baik.Kata kunci : angkutan kota, kinerja, transportasi.
Pengaruh Pemakaian Difa Soil Stabilizer Terhadap Daya Dukung Tanah Lempung Untuk Konstruksi Jalan Iswan, Iswan; Karami, Muhammad; Diana, I Wayan
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2024): Volume 14 Nomor 2, September 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i2.1150

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian adalah melihat pengaruh penambahan bahan difa soil stabilizer terhadap daya dukung dan potensi pengembangan tanah lempung. Tanah lempung berasal dari Lampung Selatan, dibagi menjadi lima variasi penambahan bahan tambah: variasi 1 (tanah asli), variasi 2 (tanah asli ditambah 8% semen dan 0% difa), variasi 3 (tanah asli ditambah 4% semen dan 3% difa), variasi 4 (tanah asli ditambah 6% semen dan 3% difa) dan variasi 5 (tanah asli ditambah 8% semen dan 3% difa). Untuk pengujian CBR, setiap variasi diberikan empat perlakuan yaitu pemeraman empat hari, pemeraman tujuh hari, pemeraman 14 hari, dan pemeraman empat hari dilanjutkan perendaman empat hari. Sedangkan untuk pengujian potensi pengembangan, benda uji direndam selama empat hari sebelum dilakukan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan penambahan difa soil stabilizer meningkatkan nilai CBR tanpa atau dengan rendaman untuk semua perlakuan dan menurunkan potensi pengembangan lempung. Dengan demikian dapat mengurangi ketebalan lapisan pondasi struktur perkerasan jalan. Kata kunci: difa soil stabilizer, sifat mekanik, stabilisasi, tanah lempung.  Abstract The objective of this study was to investigate the effect of difa soil stabilizer on the bearing capacity and swell potential of clay. The clay was divided into five variations: variation 1 (clay only), variation 2 (clay plus 8% cement and 0% difa), variation 3 (clay plus 4% cement and 3% difa), variation 4 (clay plus 6% cement and 3% difa) and variation 5 (clay plus 8% cement and 3% difa). For the CBR test, each variation was given four treatments, namely four-day curing, seven-day curing, 14-day curing, and four-day curing followed by four-day soaking. As for the swell potential test, the specimens were soaked for four days before testing. The results showed that the addition of difa soil stabilizer increased the CBR value without or with soaking for all treatments and decreased the clay swell potential, thereby reducing the thickness of the foundation layer of the pavement structure. Keywords: clay, difa soil stabilizer, mechanical characteristics, stabilization
PENINGKATAN MUTU BATA MERAH PRODUKSI INDUSTRI KECIL DAN RUMAH TANGGA DI DESA SABAH BALAU KECAMATAN TANJUNG BINTANG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Karami, Muhammad; Iswan, Iswan; Alami, Fikri; Irianti, Laksmi
Nemui Nyimah Vol. 2 No. 1 (2022): Nemui Nyimah
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v2i1.32

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan kualitas produk bata merah yang dibuat oleh industri kecil dan rumah tangga di Desa Sabah Balau Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan, dengan cara mencampurkan bahan aditif dalam komposisi tertentu dengan tanah bahan baku bata merah. Metode pengabdian berupa partisipasi masyarakat dengan indikator kesertaan masyarakat dalam kegiatan melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan pembinaan. Materi sosialisasi meliputi pengenalan dan manfaat bahan aditif untuk meningkatkan kualitas bata merah serta manfaat ekonomi bagi pengrajin. Selanjutnya, kegiatan pelatihan meliputi persiapan alat dan bahan, simulasi proses pencampuran bahan aditif, pemadatan dan pencetakan bata merah. Kemudian pendampingan kepada pengrajin bata merah selama enam bulan sampai pengrajin dapat melakukan proses pembuatan bata merah dengan baik dengan cara mengawasi proses, mengambil sampel untuk diuji untuk mengetahui kualitas.
Bantuan Teknis Perencanaan dan Pembangunan Jalan di Desa Ngesti Rahayu Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah Karami, Muhammad; Iswan, Iswan
Nemui Nyimah Vol. 3 No. 2 (2023): Nemui Nyimah Vol.3 No.2 2023
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v3i1.51

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah memberikan bantuan teknis dalam perencanaan dan pembangunan jalan lapisan penetrasi dan jalan onderlagh kepada masyarakat di Desa Ngesti Rahayu Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah agar sesuai dengan Materi Teknis Pembangunan Jalan Lingkungan di Perdesaan Berbasis Masyarakat. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah memaksimalkan peran-serta atau partisipasi masyarakat desa dengan indikator kesertaan masyarakat dalam kegiatan melalui: (a) Evaluasi hasil pekerjaan, yaitu melihat dan menilai pekerjaan yang sudah dilakukan oleh masyarakat dan melakukan diskusi, (b) sosialisasi syarat mutu, meliputi sosialisasi syarat mutu pekerjaan infrastruktur sesuai standar dan sosialisasi manfaat bagi masyarakat desa, (c) pelatihan, meliputi persiapan alat dan bahan yang akan digunakan dan simulasi proses pelaksanaan pekerjaan infrastruktur, Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa masyarakat dapat mengerti tentang persyaratan infrastruktur jalan dan dapat melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan secara baik dan benar sehingga dapat memenuhi spesifikasi teknik jalan.
Penyuluhan Peraturan Berlalu-Lintas kepada Angkutan Online di Kota Bandar Lampung Karami, Muhammad; Herianto, Dwi; Iswan; Junaidi, Tas'an
Nemui Nyimah Vol. 4 No. 2 (2024): Nemui Nyimah Vol.4 No.2 2024
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v4i2.148

Abstract

The aim of this community service activity is to increase the understanding of online transport drivers in Bandar Lampung City about traffic accidents, the causes of traffic accidents and traffic safety on the highway. It is hoped that this activity can bring more safety on the road with or respect other road users so that it can increase safety on the road, improve the performance of the road-traffic system. This service activity will be carried out in Bandar Lampung City. The target community for this service program are online transportation service drivers in the city of Bandar Lampung. The service method is in the form of community participation with indicators of community participation in activities through outreach activities. The stages of this activity start with gathering drivers for online transportation services in Bandar Lampung City. The lecture activity involves showing traffic regulations using a screen and LCD projector to display the contents of the lecture, then continued with question and answer activities.
ANALISIS PENYEBAB RETAK MELINTANG DAN RETAK RAMBUT PADA PERKERASAN KAKU STUDI KASUS JALAN TOLL BAKAUHENI – SIDOMULYO (LAMPUNG SELATAN) Rainal, Rainal; Niken, Chatarina; Karami, Muhammad
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 24 No. 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rekrjits.v24i1.7

Abstract

Pekerjaan perkerasan kaku pada proyek jalan tol trans Sumatera ruas Bakauheni- Sidomulyo, terjadi retak setelah pengecoran. Hal ini menyebabkan kerugian bagi pengguna jasa, sehingga perlu untuk menganalisis terjadinya retak tersebut. Hasil analisis ini menjadi bahan pertimbangan dalam pengecoran perkerasan kaku, sehingga retak tersebut tidak kembali terjadi. Pengamatan dalam penelitian ini dilakukan sepanjang 39,4 km dengan dua jalur - empat lajur, yang terbagi menjadi 31.520 segmen. Retak melintang dibagi dua tipe, yaitu retak pertengahan segmen dan retak saw joint. Jumlah retak melintang pertengahan segmen sebanyak 185 buah (0,58% dari total pengecoran), retak melintang saw joint 134 segmen (0,42% dari total pengecoran). Selain retak melintang terdapat juga retak rambut, yang terjadi sepanjang 125 segmen (0,40% dari total pengecoran). Retak pertengahan segmen disebabkan adanya interval pengecoran yang lebih dari 15 menit antara beton yang telah terhampar dengan beton yang belum terhampar, sehingga terjadi perbedaan kembang dan susut pada batasnya. Retak saw joint dikarenakan bergesernya tulangan dowel dari as segmen dan keterlambatan pemotongan beton yaitu lebih dari 18 jam. Untuk penyebab retak rambut dikarenakan tidak meratanya penyiraman cairan curing compound saat proses pengecoran berlangsung. Retak ini juga dapat muncul saat masa pemeliharaan beton. Pemeliharaan dilakukan dengan cara penyiraman air ke permukaan beton, selain itu retak juga dapat muncul karena pemeliharaan yang dilakukan kurang dari 7 hari.