Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Bantuan Teknis Perencanaan dan Pembangunan Jalan di Desa Ngesti Rahayu Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah Karami, Muhammad; Iswan, Iswan
Nemui Nyimah Vol. 3 No. 2 (2023): Nemui Nyimah Vol.3 No.2 2023
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v3i1.51

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah memberikan bantuan teknis dalam perencanaan dan pembangunan jalan lapisan penetrasi dan jalan onderlagh kepada masyarakat di Desa Ngesti Rahayu Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah agar sesuai dengan Materi Teknis Pembangunan Jalan Lingkungan di Perdesaan Berbasis Masyarakat. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah memaksimalkan peran-serta atau partisipasi masyarakat desa dengan indikator kesertaan masyarakat dalam kegiatan melalui: (a) Evaluasi hasil pekerjaan, yaitu melihat dan menilai pekerjaan yang sudah dilakukan oleh masyarakat dan melakukan diskusi, (b) sosialisasi syarat mutu, meliputi sosialisasi syarat mutu pekerjaan infrastruktur sesuai standar dan sosialisasi manfaat bagi masyarakat desa, (c) pelatihan, meliputi persiapan alat dan bahan yang akan digunakan dan simulasi proses pelaksanaan pekerjaan infrastruktur, Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa masyarakat dapat mengerti tentang persyaratan infrastruktur jalan dan dapat melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan secara baik dan benar sehingga dapat memenuhi spesifikasi teknik jalan.
Penyuluhan Peraturan Berlalu-Lintas kepada Angkutan Online di Kota Bandar Lampung Karami, Muhammad; Herianto, Dwi; Iswan; Junaidi, Tas'an
Nemui Nyimah Vol. 4 No. 2 (2024): Nemui Nyimah Vol.4 No.2 2024
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v4i2.148

Abstract

The aim of this community service activity is to increase the understanding of online transport drivers in Bandar Lampung City about traffic accidents, the causes of traffic accidents and traffic safety on the highway. It is hoped that this activity can bring more safety on the road with or respect other road users so that it can increase safety on the road, improve the performance of the road-traffic system. This service activity will be carried out in Bandar Lampung City. The target community for this service program are online transportation service drivers in the city of Bandar Lampung. The service method is in the form of community participation with indicators of community participation in activities through outreach activities. The stages of this activity start with gathering drivers for online transportation services in Bandar Lampung City. The lecture activity involves showing traffic regulations using a screen and LCD projector to display the contents of the lecture, then continued with question and answer activities.
ANALISIS PENYEBAB RETAK MELINTANG DAN RETAK RAMBUT PADA PERKERASAN KAKU STUDI KASUS JALAN TOLL BAKAUHENI – SIDOMULYO (LAMPUNG SELATAN) Rainal, Rainal; Niken, Chatarina; Karami, Muhammad
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 24 No. 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rekrjits.v24i1.7

Abstract

Pekerjaan perkerasan kaku pada proyek jalan tol trans Sumatera ruas Bakauheni- Sidomulyo, terjadi retak setelah pengecoran. Hal ini menyebabkan kerugian bagi pengguna jasa, sehingga perlu untuk menganalisis terjadinya retak tersebut. Hasil analisis ini menjadi bahan pertimbangan dalam pengecoran perkerasan kaku, sehingga retak tersebut tidak kembali terjadi. Pengamatan dalam penelitian ini dilakukan sepanjang 39,4 km dengan dua jalur - empat lajur, yang terbagi menjadi 31.520 segmen. Retak melintang dibagi dua tipe, yaitu retak pertengahan segmen dan retak saw joint. Jumlah retak melintang pertengahan segmen sebanyak 185 buah (0,58% dari total pengecoran), retak melintang saw joint 134 segmen (0,42% dari total pengecoran). Selain retak melintang terdapat juga retak rambut, yang terjadi sepanjang 125 segmen (0,40% dari total pengecoran). Retak pertengahan segmen disebabkan adanya interval pengecoran yang lebih dari 15 menit antara beton yang telah terhampar dengan beton yang belum terhampar, sehingga terjadi perbedaan kembang dan susut pada batasnya. Retak saw joint dikarenakan bergesernya tulangan dowel dari as segmen dan keterlambatan pemotongan beton yaitu lebih dari 18 jam. Untuk penyebab retak rambut dikarenakan tidak meratanya penyiraman cairan curing compound saat proses pengecoran berlangsung. Retak ini juga dapat muncul saat masa pemeliharaan beton. Pemeliharaan dilakukan dengan cara penyiraman air ke permukaan beton, selain itu retak juga dapat muncul karena pemeliharaan yang dilakukan kurang dari 7 hari.
KAJIAN MANAJEMEN KEBUTUHAN TRANSPORTASI PADA ZONA PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH KECAMATAN JATI AGUNG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Nazir, Mohammad; Karami, Muhammad; Sulistyorini, Rahayu
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 24 No. 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rekrjits.v24i2.14

Abstract

Kecamatan Jati Agung berada di perbatasan Kabupaten Lampung Selatan dan Kota Bandar Lampung, juga berdekatan dengan lokasi Jalan Tol Trans Sumatra, Institut Teknologi Sumatra (ITERA) dan pengembangan kota baru, menyebabkan pertumbuhan ekonomi meningkat sangat pesat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bangkitan perjalanan yang berasal dari daerah produksi di Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan dan dampaknya terhadap karakteristik lalu-lintas. Metode penelitian yang dilakukan adalah membandingkan nilai volume lalu-lintas, kecepatan tempuh rata-rata kendaraan ringan dan derajat kejenuhan antara lalu-lintas dalam keadaan normal dan lalu-lintas saat terdapat angkutan pangan dan perkebunan. Hasil penelitian menunjukkan variasi arus dalam waktu pada zona wilayah bangkitan perjalanan (wilayah studi) adalah dengan terjadinya perubahan kecepatan tempuh rata – rata (LV) saat survey lapangan (V1) yaitu 47,502 km/jam dengan nilai derajat kejenuhan  0,186. Saat ditambahkan angkutan hasil panen produksi tanaman pangan dan perkebunan (bangkitan perjalanan) (V2) adalah 42.5 km/jam dengan nilai derajat kejenuhan taksiran 0,252. Oleh sebab itu, perlu meningkatkan fasilitas perlengkapan jalan untuk keselamatan dan untuk mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas di jalan.
Analisis Karakteristik Campuran Beraspal Terhadap Nilai Stabilitas Pada Perkerasan lentur di Provinsi Lampung Marlina, Indah; Karami, Muhammad; Zakaria, Ahmad
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 28 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rekrjits.v28i1.33

Abstract

Kerusakan (Deformasi) pada lapis perkerasan jalan merupakan perubahan bentuk yang membuat lapis perkerasan tidak dapat kembali pada bentuk semula sehingga menurunkan kualitas dan daya dukung lapis perkerasan. Kerusakan lapis perkerasan menjadi salah satu faktor terbesar dalam ketidak nyamanan berlalu lintas sehingga dapat mempengaruhi keselamatan dan menimbulkan kerugian bagi pengguna jalan. Penelitian mengenai ketahanan campuran beraspal terhadap deformasi menjadi penting dengan melakukan kontrol terhadap variabel yang memberikan pengaruh pada nilai stabilitas pada campuaran beraspal. Pada penelitian ini analisis ancova digunakan untuk melakukan pengujian pada data sekunder yang didapatkan dari hasil penelitian terdahulu yang telah dilakukan oleh peneliti di Provinsi Lampung dengan jumlah sampel sebanyak 393 sampel uji data marshall. Berdasarkan analisis pada jenis campuran AC-WC Unmodified, AC-WC Modified dan AC-WC Unmodified dan AC-WC Modified menunjukkan variabel yang memengaruhi terhadap nilai stabilitas campuran berasapal adalah nilai Flow dan nilai MQ. Untuk campuran beraspal AC-BC Unmodified variabel yang memengaruhi adalah Flow, VIM, VFA, dan MQ. Pada jenis campuran AC-BC Modified variabel yang mamengaruhi nilai stabilitas adalah Flow, VMA, dan MQ dan pada campuran AC-BC Unmodified dan AC-BC Modified bahwa variabel Aspal, Flow, VIM, VFA, dan MQ memberikan pengaruh pada nilai stabilitas campuran beraspal di Provinsi Lampung.
Tinjauan Gap Pada Simpang Tiga Lengan Bersinyal Terhadap Waktu Hijau Firghani, Arjun; Putra, Sasana; Karami, Muhammad
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 26 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rekrjits.v26i2.53

Abstract

Pergerakan lalu lintas pengendara yang padat pada persimpangan berpotensi menimbulkan gap akibat konflik. Nilai gap akan menimbulkan tundaan lalu lintas pada persimpangan bersinyal yang dapat mempengaruhi terhadap waktu pada pengaturan waktu hijau pada traffic light. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh gap yang terjadi serta bagaimana pengaruh nilai gap tersebut terhadap waktu hijau efektif di persimpangan tiga lengan bersinyal Jalan Diponegoro - Cut Mutia di Kota Bandar Lampung, Indonesia. Data jumlah kendaraan, volume lalu lintas serta waktu tempuh kendaraan didapatkan langsung dengan melakukan survei selama satu hari dan dianalisis menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014 dan metode gap acceptance. Dari penelitian ini didapat volume total rata-rata tertinggi pada sesi sore sebesar 2169,6 skr/jam. Nilai gap diterima pada sesi pagi dan sore terjadi sebesar 6 detik dan 10 detik dengan tundaan persiklus pagi dan sore hari sebesar 2,6 dan 7,6. Nilai waktu hijau lapangan terjadi rentang waktu 16 – 48 detik serta hasil analisis berdasarkan Pedoman Kapastias Jalan Indonesia diperoleh waktu hijau di lapangan terjadi pada rentang waktu 26 – 54 detik.
Analisis Reliabilitas Waktu Tempuh di Jalan Imam Bonjol Kota Bandar Lampung menggunakan Metode Tardy Trips Pratama, Azmi; Karami, Muhammad; Mulya Putri Ofrial, Siti Anugrah
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 28 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rekrjits.v28i2.68

Abstract

Reliabilitas waktu perjalanan merupakan tingkat konsistensi waktu perjalanan yang diukur dalam rentang waktu tertentu yang dapat digunakan sebagai alat analisis kinerja ruas jalan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pola waktu waktu tempuh, dinamika perjalanan yang terjadi, dan menganalisis perhitungan reliabilitas waktu terhadapat Jalan Imam Bonjol. Reliabilitas waktu tempuh yang dibahas pada hari kerja Senin hingga Jumat dimulai pukul 06.00-18.00 WIB. Metode pengumpulan data menggunakan floating car dengan cara mengikuti kendaraan yang diteliti. Hasil penilitian menunjukan pola waktu tempuh mengalami kepadatan pada pagi dan sore hari. Kondisi pagi hari waktu tempuh terlama terjadi dari arah Bukit Kemiling Permai-Bambu Kuning, menuju arah pusat kota. Kondisi sore hari waktu tempuh terlama terjadi pada arah sebaliknya yaitu Bambu Kuning-Bukit Kemiling Permai, menuju daerah tempat tinggal penduduk. Dinamika perjalanan menunjukan titik-titik kemacetan yang disebabkan oleh (1) aktivitas masuk dan keluar kendaraan diberbagai pertigaan di Jalan Imam Bonjol, (2) aktivitas pengaturan lalu lintas dipagi dan sore hari oleh badan pemerintah, (3) aktivitas Pasar Bambu Kuning yang aktif dari pagi hingga sore hari, dan (4) aktivitas berangkat dan pulang siswa sekolah. Hasil analisis reliabilitas waktu tempuh metode Tardy Trips adalah nilai Florida Reliability Index sebagai parameter kinerja ruas jalan, On-Time Arrival sebagai kinerja suatu usaha pengiriman dan Misery Index sebagai ukuran waktu tempuh terlama yang dapat terjadi dalam suatu ruas jalan.
Evaluasi longsor pada lereng di jalur kereta api Tarahan di Provinsi Lampung Iswan, Iswan; Usman, Kristianto; Karami, Muhammad
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 27 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rekrjits.v27i3.82

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor keamanan stabilitas lereng di jalur kereta api Tarahan di Provinsi Lampung dan stabilitas lereng tanpa perkuatan dinding penahan  menggunakan analisis komputasi. Data yang digunakan berupa data hasil uji tanah pada lokasi penelitian yang dilakukan di Laboratorium Mekanika Tanah Universitas Lampung yaitu kadar air, massa jenis. berat jenis, lolos saringan nomor 200, batas atterberg, batas cair, batas plastis, indeks plastisitas, uji kuat geser, kohesi dan sudut geser dalam. Variasi kemiringan lereng sudut 30° sampai 45°, agar menghindari kelongsoran yang diakibatkan kemiringan lereng dan kondisi yang akan dianalisis adalah kondisi jenuh, jenuh sebagian, dan tidak jenuh. Adapun ketinggian lereng yang digunakan 14,5 meter dan sudut kemiringan 30° dengan kondisi tanah jenuh pada tanggul. Beban yang digunakan adalah beban statis agar tidak terjadinya longsor dan metode perhitungan yang digunakan pada program komputasi ialah metode Fellenius/Ordinary, Bishop, Janbu, dan Morgenstern-price. Hasil penelitian didapatkan nilai faktor aman terendah dengan ketinggian lereng 14,5 m, sudut kemiringan 300 dan kondisi muka air tanah jenuh pada talud sebesar 1,851  menggunakan metode Fellenius pada permodelan lereng tanpa talud. Sedangkan nilai faktor aman terbesar sebesar 1,969 dengan ketinggian lereng 14,5 m, sudut kemiringan 300 dan kondisi muka air tanah jenuh pada talud menggunakan metode bishop dengan talud
Evaluasi kapasitas parkir kendaraan bermotor di Rumah Sakit Advent - Bandar Lampung Agatha, Aulia Puspa; Karami, Muhammad; Sulistyorini, Rahayu
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 28 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rekrjits.v28i1.101

Abstract

Rumah Sakit Advent Bandar Lampung merupakan fasilitas kesehatan yang banyak dipilih masyarakat. Dengan banyaknya kunjungan ke rumah sakit ini, salah satu permasalahan yang muncul adalah kurangnya lahan parkir. Permasalahan ini dapat menimbulkan banyak kerugian bagi pengunjung rumah sakit maupun pengguna jalan di Jalan Teuku Umar seperti waktu tempuh, biaya perjalanan dan kenyamanan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas parkir dan kebutuhan ruang parkir serta mencari solusi permasalahan akibat kurang memadainya tempat parkir. Penelitian dilakukan dengan metode observasi untuk mengumpulkan data berupa aktivitas kendaraan di area parkir untuk mengetahui karakteristik parkir di gedung parkir Rumah Sakit Advent Bandar Lampung. Dari hasil penelitian selama dua hari dalam kurun waktu 12 jam sehari, nilai indeks parkir maksimum sebesar 1,79 untuk mobil dan 2,10 untuk sepeda motor dengan masing-masing volume kendaraan sebanyak 330 kendaraan dan 606 kendaraan. Nilai indeks parkir yang melebihi 1 berarti kebutuhan parkir melebihi ketersediaan lahan parkir, sehingga dapat dikatakan lahan parkir tidak cukup untuk kendaraan.
Walkability Index Analysis on Pedestrian Facilities : Analisis Indeks Kelayakan Berjalan (Walkability Index) Pada Fasilitas Pejalan Kaki Sopilawati, Rahma; Sulistyorini, Rahayu; Karami, Muhammad; Purba, Aleksander; Afriani, Lusmeilia
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 10 No 4 (2025): Volume 10 Nomor 4, November 2025
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v10i4.2282

Abstract

Ryacudu Street in Sukarame District, Bandar Lampung City is the main route connecting the city center with the Trans Sumatra Toll Road. However, the design, provision of facilities, and maintenance of sidewalks along this road do not support optimal walking feasibility. Problems found include uneven sidewalk surfaces, discontinuous designs, many physical obstacles, and minimal supporting facilities. This study aims to analyze the Walkability Index on the Ryacudu Street sidewalk using nine parameters from the Global Walkability Index (GWI) approach. The results of the analysis show that the walkability value is in the range of 50–69, which is included in the “Waiting to Walk” category. This means that some pedestrian facilities can still be used, but are not optimal in terms of comfort, safety, security, and accessibility. Therefore, improvements are needed in the physical arrangement of sidewalks, provision of facilities, public space management policies, and enforcement of pedestrian space utilization regulations. This analysis provides strategic information on areas that need to be improved based on the value of each parameter analyzed.