Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Kesesuaian Penggunaan Lahan Pesisir Kota Pangkalpinang terhadap Risiko Banjir Rob Hariyra, Salsabilita; Miladan, Nur; Yudana, Galing
Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Urban and Regional Planning Program Faculty of Engineering Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/desa-kota.v7i2.90933.55-67

Abstract

Kota Pangkalpinang merupakan kota pesisir yang secara geografis berbatasan langsung dengan Selat Karimata dan Laut Cina Selatan. Letaknya yang berbatasan langsung dengan lautan membuat Kota Pangkalpinang memiliki potensi risiko banjir rob. Fakta menunjukkan adanya peningkatan kejadian banjir rob beberapa tahun terakhir akibat adanya perubahan iklim yang menyebabkan meningkatnya air laut. Kondisi tersebut menimbulkan ancaman bagi aktivitas guna lahan khususnya di pesisir Kota Pangkalpinang. Dengan adanya fenomena tersebut, perlu adanya kajian risiko bencana banjir rob untuk dilihat bagaimana kesesuaiannya dengan penggunaan lahan di Kota Pangkalpinang. Dengan menggunakan pendekatan deduktif dan teknik analisis skoring dan spatial overlay, akan dihasilkan zona risiko banjir rob dengan klasifikasi rendah hingga tinggi dan akan dilihat bagaimana kesesuaiannya dengan penggunaan lahan eksisting. Penelitian ini juga memberikan gambaran seberapa besar ketidaksesuaian penggunaan lahan di Kota Pangkalpinang dan saran bagi pihak terkait untuk melakukan pengendalian penggunaan lahan pada kawasan yang memiliki ketidaksesuaian penggunaan lahan.
Fungsi Sosial Budaya Ruang Terbuka Hijau (RTH) Sempadan Banjir Kanal Timur (BKT) irsanti, Galuh Alya; Miladan, Nur; Utomo, Rizon Pamardhi
Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Urban and Regional Planning Program Faculty of Engineering Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/desa-kota.v6i2.78965.29-38

Abstract

Banjir Kanal Timur (BKT) adalah saluran pengendalian banjir di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Utara. Sisi utara BKT dimanfaatkan sebagai jalur hijau dan jalur sepeda, sedangkan sisi selatan dimanfaatkan sebagai jalur kendaraan umum. Fungsi sosial budaya Ruang Terbuka Hijau (RTH) Sempadan BKT adalah sebagai ruang publik. Guna memenuhi fungsi sosial budayanya, RTH Sempadan BKT harus dapat memenuhi kriteria ruang publik yang baik, yaitu fleksibel, nyaman, aman, aksesibel, demokratis, dan bermakna. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas RTH Sempadan BKT dalam menjalankan fungsinya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data kondisi menggunakan observasi kondisi eksisting dan kuesioner, serta pengumpulan data persepsi pengunjung melalui kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis skoring untuk menilai kondisi eksisting dan persepsi pengunjung. Selain itu, digunakan pula teknik analisis deskriptif untuk mendeskripsikan hasil dari analisis skoring. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa RTH Sempadan BKT sudah efektif dalam menjalankan fungsi sosial-budayanya sebagai ruang publik berdasarkan penilaian terhadap kondisi eksisting maupun persepsi pengunjung. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa indikator dari variabel penelitian yang perlu dioptimalkan untuk lebih mendukung fungsi sosial-budaya RTH Sempadan BKT sebagai ruang publik, seperti fleksibilitas ruang, penurunan kebisingan, perawatan, dan aksesibilitas. Penelitian ini merekomendasikan pengoptimalan indikator-indikator sosial-budaya untuk meningkatkan efektivitas RTH Sempadan BKT sebagai ruang publik yang berkontribusi positif bagi masyarakat perkotaan.
Hubungan Perubahan Kerapatan Vegetasi dan Bangunan terhadap Suhu Permukaan Lahan: Studi Kasus di Aglomerasi Perkotaan Surakarta Wibisono, Prasetyo; Miladan, Nur; Utomo, Rizon Pamardhi
Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Urban and Regional Planning Program Faculty of Engineering Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/desa-kota.v5i1.63639.148-162

Abstract

Tingginya tingkat urbanisasi pada suatu kota menimbulkan permasalahan yang kompleks, diantaranya meningkatnya aktivitas masyarakat yang berdampak pada berkurangnya lahan vegetasi pada kawasan perkotaan. Seringkali ditemukan bahwa kerapatan vegetasi wilayah suburban lebih tinggi daripada di pusat kota. Dengan demikian, terdapat perbedaan suhu yang cukup signifikan antara wilayah suburban dan pusat kota. Hal tersebut memicu terbentuknya pulau panas di perkotaan atau yang biasa disebut Urban Heat Island (UHI). Salah satu fenomena UHI dapat dilihat di Kota Surakarta. Peningkatan perubahan tutupan lahan terbangun dan peningkatan konsentrasi aktivitas masyarakat di Kota Surakarta dapat memicu peningkatan suhu permukaan kota. Bertolak pada masalah tersebut penelitian ini berupaya mengetahui hubungan perubahan kerapatan vegetasi dan bangunan di aglomerasi perkotaan Surakarta terhadap suhu permukaan lahan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam rentang waktu 2000-2021, kerapatan vegetasi mengalami penurunan setiap tahunnya. Berbeda dengan kerapatan vegetasi, kerapatan bangunan pada kawasan penelitian mengalami peningkatan setiap tahunnya. Perubahan kerapatan vegetasi dan bangunan juga diikuti terjadinya peningkatan suhu sebesar 4,24°C. Hal tersebut terjadi akibat peningkatan lahan terbangun tiap tahunnya yang tidak diimbangi dengan peningkatan lahan bervegetasi sebagai peneduh dalam wilayah perkotaan. Berdasarkan analisis regresi linear berganda, diketahui bahwa adanya perubahan kerapatan vegetasi dan bangunan memiliki hubungan sedang terhadap terjadinya perubahan suhu permukaan dengan pengaruh sebesar 30,2%. Berdasarkan uji T parsial, diketahui bahwa perubahan kerapatan vegetasi dan kerapatan bangunan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perubahan suhu permukaan secara terpisah.
Kecenderungan Spasial Fasilitas Perkotaan terhadap Sebaran Covid-19 di Kota Surakarta Putripraja, Diva Primadani; Miladan, Nur; Yudana, Galing
Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Urban and Regional Planning Program Faculty of Engineering Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/desa-kota.v6i1.79095.200-209

Abstract

Penyebaran Covid-19 selalu dikaitkan dengan orang yang menjadi pembawa virus,sepertikasus konfirmasi tanpa gejala (asimtomatik), kasus suspek, kontak erat, dan juga yang positif Covid-19. Namun, banyak yang tidak menyadari bahwa pemerintah telah melakukan intervensi terhadap pola ruang, seperti Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) serta pembatasan akses pada aktivitas publik lain.Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada Maret tahun 2022, terdapattiga daerah yang memiliki penyebaran virus tertinggi di provinsi Jawa Tengah, salah satunya adalah Kota Surakarta yang sampai tanggal 25 Maret 2022 terdapat 36.369 kasus. Pembatasan sosial bagi masyarakat secara tidak langsung memberikan pengaruh terhadap penggunaan fasilitas perkotaan di Kota Surakarta dari perspektif kecenderungan spasial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kecenderungan spasial fasilitas perkotaan terhadap sebaran Covid-19 di Kota Surakarta. Penelitian dilakukan menggunakan teknik analisis pemetaan spasial dengan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa mayoritas tingkat sebaran Covid-19 berada di zona kawasan sangat tinggi dan tinggi terkonsentrasi di wilayah timur Kota Surakarta yaitu Kelurahan Mojosongo dan Kelurahan Jebres yang terletak di Kecamatan Jebres. Di sisi lain, kecenderungan spasial fasilitas perkotaan yang dikunjungi oleh penyintas Covid-19 berada di zona kawasan rendah dan sangat rendah. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa kecenderungan spasial fasilitas perkotaan yang dikunjungi oleh penyintas Covid-19 tidak berada di dalam kelurahan yang berada di zona kawasan sebaran Covid-19 sangat tinggi sehingga kecenderungan fasilitas perkotaan terhadap sebaran Covid-19 di Kota Surakarta tidaklah memiliki hubungan yang erat. Orientasi tujuan kunjungan yang dilakukan oleh penyintas Covid-19 ke fasilitas perkotaan di Kota Surakarta mayoritas adalah ke fasilitas jenis pasar dengan jumlah penyintas Covid-19 sebanyak 179 penyintas dan tersebar di seluruh kelurahan di Kota Surakarta.
Tinjauan kesiapan mitigasi bencana non-struktural dalam menghadapi bencana tsunami di kawasan pesisir Kecamatan Kuta Ramadhani, Difa Ayu Balqist; Miladan, Nur; Kusumastuti, Kusumastuti
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 18, No 1 (2023)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v18i1.53767

Abstract

Kecamatan Kuta memiliki beragam destinasi wisata di Pulau Bali yang mendunia, berdekatan dengan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menjadikan kawasan ini sebagai salah satu titik vital dalam perekonomian Indonesia. Akan tetapi, letak Pulau Bali pada zona subduksi (tumbukan) menjadikan kawasan ini memiliki risiko bencana tsunami tinggi sehingga diperlukan adanya upaya mitigasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kesiapan upaya mitigasi bencana non-struktural tsunami di Kecamatan Kuta. Metode kuantitatif dengan teknik analisis berupa teknik analisis spasial, teknik analisis deskriptif, dan teknik analisis skoring, digunakan untuk mengukur hal tersebut. Data yang digunakan adalah data regulasi yang mengatur bencana tsunami, data penggunaan lahan yang berbasis pada mitigasi tsunami, dan data sosialisasi terkait mitigasi bencana tsunami yang diperoleh melalui pengumpulan data primer dan sekunder. Hasil menunjukan bahwa tingkat mitigasi kesiapan mitigasi bencana tsunami non-struktural di Kecamatan Kuta tergolong dalam kategori kurang siap. Hal ini disebabkan karena belum tersedianya regulasi yang mengatur kawasan bencana tsunami pada kawasan penelitian secara menyeluruh, minimnya dan belum menyeluruhnya pemberian edukasi dan sosialisasi terkait mitigasi bencana tsunami, serta kawasan masih belum sesuai dengan regulasi berbasis kawasan rawan bencana.
Kajian risiko bencana gempa bumi akibat aktivitas Sesar Lembang di Kabupaten Bandung Barat Kinasih, Farah Achyani; Miladan, Nur; Kusumastuti, Kusumastuti
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 18, No 2 (2023)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v18i2.57232

Abstract

Kabupaten Bandung Barat merupakan bagian dari Kawasan Strategis Nasional Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung serta memiliki potensi di bidang pariwisata. Letaknya yang berbatasan langsung dengan perkotaan menjadikan kabupaten ini memiliki angka laju pertumbuhan penduduk tertinggi pada tahun 2010-2020 di Provinsi Jawa Barat. Namun, Kabupaten Bandung Barat dilalui oleh Sesar Lembang yang terpantau mengalami aktivitas sehingga dapat memicu ancaman gempa bumi dan pada saat ini sudah memasuki fase pelepasan energi. Dengan adanya kondisi tersebut, penelitian ini mengkaji risiko bencana gempa bumi yang mungkin terjadi akibat aktivitas Sesar Lembang. Komponen risiko bencana meliputi kerawanan dan kerentanan baik kerentanan fisik, sosial, maupun ekonomi. Penelitian ini menggunakan data utama dari studi dokumen dan data pendukung dari wawancara dan observasi, kemudian dianalisis dengan teknik skoring pada unit wilayah kecamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah Kabupaten Bandung Barat terbagi dalam empat tingkatan risiko bencana. Risiko bencana tertinggi berada pada ibu kota kabupaten dan daerah wisata potensial pada bagian utara Kabupaten Bandung Barat. Area ini termasuk dalam kecamatan yang dilalui oleh jalur sesar sehingga apabila Sesar Lembang beraktivitas dan memicu gempa bumi, maka daerah ini akan merasakan intensitas guncangan yang paling besar.
Kesesuaian proses perencanaan partisipatif terhadap rencana pembangunan desa di Triharjo, Kabupaten Kulon Progo Khadijah, Sabila; Kusumastuti, Kusumastuti; Miladan, Nur
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 18, No 2 (2023)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v18i2.56863

Abstract

Pembangunan desa menjadi tantangan di Indonesia dengan lebih dari 20.000 desa berada dalam status tertinggal dan sangat tertinggal berdasarkan Indeks Desa Membangun pada tahun 2019. Upaya mempercepat pembangunan desa bertujuan meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup masyarakat dengan mendorong pembangunan desa agar mandiri, berketahanan, serta berkelanjutan. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa mengamanatkan agar pemerintah desa menyusun RPJMDes dengan pendekatan partisipatif. Di Kalurahan Triharjo, Kabupaten Kulonprogo, rencana pembangunan desa melalui serangkaian tahapan yang melibatkan masyarakat mulai dari identifikasi, perumusan rencana, hingga pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan mengetahui kesesuaian proses penyusunan RPJM Desa di Kalurahan Triharjo terhadap pedoman perencanaan dan konsep perencanaan partisipatif. Metode penelitian campuran digunakan untuk mengungkap partisipasi masyarakat, kapasitas kelembagaan, dan forum musyawarah yang terjadi sepanjang proses perencanaan. Analisis dilakukan untuk melihat kesesuaian tahapan dan substansi penyusunan RPJMDes sebagai dokumen utama pemerintah desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk perencanaan telah sesuai dengan pedoman pada kategori sedang. Proses perencanaan melibatkan berbagai unsur dalam masyarakat, dilaksanakan secara langsung, berkesinambungan, serta terdapat dorongan melalui musyawarah dari level teritorial paling bawah.
Hubungan Derajat Kejenuhan Lalu Lintas terhadap Tingkat Persebaran Kasus Konfirmasi Covid-19 di Kota Yogyakarta Wibowo, Brilianita Puspaningtyas; Miladan, Nur; Istanabi, Tendra
Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Urban and Regional Planning Program Faculty of Engineering Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/desa-kota.v8i1.91107.15-25

Abstract

Bencana adalah suatu peristiwa alam yang ekstrem dan berpotensi menimbulkan bahaya bagi hidup, harta benda, dan aktivitas manusia. Kota Yogyakarta memiliki kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tinggi sebanyak 33.887 jiwa selama tahun 2022. Kenaikan kasus ini tidak hanya disebabkan oleh kontak langsung seperti bersin dan sentuhan fisik, tetapi juga oleh penularan tidak langsung. Salah satu bentuk penularan tidak langsung terkait dengan Derajat Kejenuhan Jalan. Jaringan jalan berpotensi memiliki peran dalam penyebaran Covid-19 karena jalan yang efisien memungkinkan adanya pergerakan penduduk. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan derajat kejenuhan lalu lintas terhadap tingkat persebaran Covid-19 di Kota Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan menggunakan teknik analisis pemetaan spasial dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) menggunakan overlay dan analisis korelasi linear. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara derajat kejenuhan lalu lintas pada ruas jalan yang memiliki kejenuhan yang tinggi dengan tingkat kasus konfirmasi Covid-19. Adanya kekhawatiran akan penularan virus berdampak pada perubahan pola transportasi yaitu meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi. Masyarakat Kota Yogyakarta yang sebelumnya menggunakan angkutan umum beralih menggunakan kendaraan pribadi yang dapat meningkatkan kemacetan sehingga berdampak pada kejenuhan lalu lintas di ruas jalan setiap kelurahan. Penelitian ini mengidentifikasikan diperlukannya peran pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menangani bencana non alam dalam kasus pandemi Covid-19 maupun bencana lainnya.
Tingkat Kesiapan Mitigasi Bencana Tsunami di Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul Prihastiwi, Dita; Yudana, Galing; Miladan, Nur
Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Urban and Regional Planning Program Faculty of Engineering Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/desa-kota.v7i1.83092.%p

Abstract

Kecamatan Kretek merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Bantul yang memiliki potensi bahaya bencana tsunami dilihat dari faktor geomorfologi karena terletak di pesisir selatan Pulau Jawa dan dilewati dua pusat gempa aktif yaitu subduksi lempeng Indo - Eurasia serta sesar Opak. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kesiapan mitigasi bencana tsunami di Kecamatan Kreterk untuk mengetahui tingkat kesiapan kawasan penelitian terhadap bencana. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan teknik analisis skoring. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi komponen mitigasi struktural yang terdiri dari sarana prasarana mitigasi bencana tsunami dan komponen nonstruktural yang terdiri dari ketersediaan kebijakan, rencana, program, peran pemerintah dan instansi serta keterlibatan masyarakat dalam upaya mitigasi bencana tsunami. Hasil penilaian menunjukkan tingkat kesiapan mitigasi bencana tsunami di kawasan penelitian berada pada kategori cukup siap yang berarti secara umum sudah terdapat komponen mitigasi bencana tsunami di kawasan namun belum memenuhi standar yang ditetapkan.
Ekspresi Modal Sosial Berbasis Kepedulian Lingkungan dalam Pengelolaan Bank Sampah Guyub Rukun Dusun Madugondo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul Istanabi, Tendra; Miladan, Nur; Suminar, Lintang; Utomo, Rizon Pamardhi
Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Urban and Regional Planning Program Faculty of Engineering Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/desa-kota.v6i1.78165.101-111

Abstract

Pengelolaan bank sampah memiliki potensi menjadi kelembagaan di tingkat lingkungan permukiman yang fokus dalam mengelola permasalahan sampah. Salah satu kunci dalam pengelolaan bank sampah adalah kepemilikan modal sosial. Bank sampah mampu menjadi katalisator modal sosial berbasis kepedulian lingkungan. Bank Sampah Guyub Rukun Dusun Madugondo adalah salah satu rintisan bank sampah di Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul yang masih berjuang dalam pengembangan. Bank sampah Guyub Rukun Dusun Madugondo masih memiliki berbagai keterbatasan baik dari sumberdaya manusia maupun sarana dalam menunjang pengelolaan sampah. Namun demikian, Bank Sampah Guyub Rukun Dusun Madugondo dinilai memiliki modal sosial yang cukup sehingga dapat tetap beroperasi walaupun terdapat banyak keterbatasan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di bank sampah tersebut dengan tujuan untuk membantu mengatasi permasalahan pengelolaan bank sampah dengan pendekatan modal sosial berbasis kepedulian lingkungan. Bentuk kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam kerangka pikir mengembangkan komponen modal sosial yaitu kepercayaan, norma, dan jaringan. Bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan meliputi studi banding, Focus Group Discussion (FGD), dan bantuan sarana. Hasil dari kegiatan ini yaitu mendorong penguatan modal sosial melalui implementasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada ekspresi modal sosial yang meiputi kepercayan, norma, dan jaringan.
Co-Authors A Anisah Abyan Bayu Aji Aisha, Mutiara Ambayu Gracia Cintyarani Anggit Pratomo Anisah Anisah Annisa Lyla Syahdani Annisa Utami Luwih Asih Ari Annisa S. Pramitha Bambang S Pujantiyo Bambang S. Pujantiyo Dewa Putu Aris Sadana Dewa Putu Aris Sadana Difa Nur Tsaqila Ervina Septianingsih Estrelita Adriana Prima Ragazza Feira Ariani Fitrianto, Dito Suryo Galing Yudana Galing Yudana Galing Yudana, Galing Gogor Aldi Sundoro Gunawan, Zhaza Az-Zahrawaani Hakimatul Mukaromah HAKIMATUL MUKAROMAH Hariyra, Salsabilita Hida Kartika Ratri irsanti, Galuh Alya Istanabi, Tendra Istijabatul Aliyah Khadijah, Sabila Kinasih, Farah Achyani Kusumaningdyah Nurul Handayani Kusumastuti Kusumastuti Kusumastuti Kusumastuti Kusumastuti Kusumastuti Lintang Suminar Lintang Suminar Manisa Edelin Jingga Meydeu Istiqomah Sandy Muhaimy Nur Rohmat Irvansyah Muhammad Arief Hartono Muhammad Fauzi Muhammad Hardifan Asananjaya Muhammad Rizal Pamungkas Nafisa Nuril Fitriani Nida Rizqi Nafiah Persada, Muhammad Arya Prihastiwi, Dita Pujantiyo, Bambang S Pujantiyo, Bambang Slamet Putri, Almira Nur Aryani Putripraja, Diva Primadani Rama Permana Putra Ramadhani, Difa Ayu Balqist Ratri Werdiningtyas Rizon Pamardhi Utomo Rizon Pamardhi Utomo Rizon Pamardhi Utomo Rizon Pamardhi Utomo Rizon Pamardhi Utomo Rizon Pamardhi Utomo, Rizon Pamardhi Rizon Pamardhi-Utomo Rizon Pamardhi-Utomo Rr. Ratri Werdiningtyas S Soedwiwahjono Sari, Adityas Purnama Soedwiwahjono Soedwiwahjono Soedwiwahjono Soedwiwahjono Soedwiwahjono Soedwiwahjono Soedwiwahjono Soedwiwahjono Soedwiwahjono Soedwiwahjono Sri Rahayu Febrianingrum Suminar, Lintang Tendra Istanabi Tendra Istanabi Wibawa, Alvin Wibisono, Prasetyo Wibowo, Brilianita Puspaningtyas Wildani Miftahul Fauzan Zhalika Ramadhania