Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Perancangan Sistem Jaminan Halal (SJH) pada IKM Roti Amira untuk Memenuhi Persyaratan Dokumentasi Sistem Jaminan Halal (SJH) Arsyan, Muhammad Abiyyu; Liquiddanu, Eko; Pujiyanto, Eko
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 18, No 1 (2019): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.528 KB) | DOI: 10.20961/performa.18.1.29218

Abstract

Penentuan Prioritas Usulan Perbaikan Kualitas Layanan Pengguna Aplikasi Ruangguru Dengan Menggunakan Metode Importance Performance Analysis Tianto, Tri Arif; Pujiyanto, Eko; Rochman, Taufiq
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 21, No 2 (2022): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.21.2.53595

Abstract

Perkembangan teknologi informasi memunculkan paradigma baru dalam proses pembelajaran dimana prosesnya tidak hanya sebatas kegiatan pembelajaran tatap muka di dalam kelas tetapi juga dapat dilakukan secara online. Sistem pembelajaran ini dikenal dengan pembelajaran elektronik atau lebih dikenal dengan e-learning. Salah satu aplikasi yang menyediakan pembelajaran berbasis e-learning yang ada di Indonesia adalah Ruangguru. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui atribut yang menjadi prioritas untuk dilakukan perbaikan pelayanan yang menurut konsumen sangat mempengaruhi kepuasan dan loyalitas konsumen. Metode servqual digunakan untuk mengidentifikasi kualitas jasa sebagai seberapa jauh perbedaan antara kenyataan dengan harapan atas layanan yang pelanggan terima. Metode Importance Performance Analysis digunakan untuk memetakan hubungan antara kepentingan dengan kinerja dari masing-masing atribut yang ditawarkan dan kesenjangan antara kinerja dengan harapan dari atribut-atribut tersebut. Metode IPA memiliki tujuan untuk mengukur hubungan antara persepsi konsumen dan prioritas peningkatan kualitas produk/jasa, yang dikenal pula sebagai quadrant analysis. Pada diagram analysis tidak terdapat atribut yang masuk kedalam kuadran A (prioritas utama). Sedangkan pada kuadran B (pertahankan prestasi) terdapat 15 atribut. Pada kuadran C (prioritas rendah) terdapat 10 atribut, Sedangkan pada kuadran terakhir yaitu kuadran D (berlebihan) terdapat 3 atribut yang masuk pada kuadran ini.
Perancangan Mesin Sortir dan Optimasi Proses Sortir Biji Kopi dengan Metode Taguchi dan Grey Relational Analysis Al Juni, Shafry Yusuf; Pujiyanto, Eko; Raung, Roni Zakaria; Hisjam, Muhammad
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 23, No 1 (2024): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.23.1.84221

Abstract

Komoditas biji kopi harus memenuhi kriteria SNI 01-2907-2008. Kriteria utama kualitas biji kopi adalah ukuran biji kopi dan kadar kotoran. Untuk memenuhi standar tersebut, mesin sortasi telah dirancang untuk menyortir biji kopi sesuai dengan kelasnya. Pengembangan mesin sortasi dilakukan untuk meningkatkan kualitas biji kopi secara bersamaan, yaitu menyortir biji kopi dan mengurangi kotoran biji kopi, sehingga hasil sortasi biji kopi memenuhi kriteria SNI 01-2907-2008. Proses penyortiran biji kopi dilakukan dengan menggunakan ayakan (screen) yang dikocok dan dikombinasikan dengan arah angin dan kekuatan angin yang sesuai. Respon yang diukur adalah biji kopi yang cacat dan proporsi kotoran yang berhasil dipisahkan. Faktor-faktor yang diteliti adalah kecepatan putaran motor, kecepatan blower, dan sudut ayakan. Optimasi multi respon secara simultan dilakukan dengan menggunakan metode Taguchi dan Gray Relational Analysis. Hasil pengaturan level optimal adalah kecepatan motor 800 rpm, kecepatan blower 800 rpm, dan sudut ayakan 15°.   
Usulan Perbaikan Layanan Instalasi Rawat Jalan Poli Penyakit Dalam Dengan Pendekatan Lean Hospital (RSUD dr. Achmad Darwis) Thoby, Muhammad; Pujiyanto, Eko; Suletra, I Wayan
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 23, No 2 (2024): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.23.2.79206

Abstract

RSUD dr. Achmad Darwis Suliki, yang terletak di kabupaten lima puluh kota, memiliki berbagai bidang pelayanan, salah satunya adalah Instalasi Rawat Jalan. Namun, berdasarkan data waktu tunggu yang tersedia, terungkap bahwa masih terdapat layanan di Instalasi Rawat Jalan RSUD dr. Achmad Darwis Suliki yang melampaui batas waktu standar pelayanan yang telah ditetapkan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia.Tujuan utama dari penelitian ini adalah memberikan rekomendasi perbaikan dengan menerapkan pendekatan lean hospital. Tujuannya adalah untuk mengurangi waktu tunggu sehingga waktu pelayanan standar dapat tercapai dengan mengidentifikasi dan mengeliminasi waste yang terjadi dalam proses pelayanan di Instalasi Rawat Jalan RSUD dr. Achmad Darwis Suliki serta dengan perumusan usulan perbaikan. Penelitian ini menggunakan metodologi yang terstruktur, yang meliputi langkah-langkah sebagai berikut: pertama, penggambaran sistem pelayanan dengan cross-functional flowchart untuk memvisualisasikan perjalanan proses pelayanan dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab dalam proses tersebut. Kemudian, melalui value stream mapping, dilakukan identifikasi terhadap 8 jenis waste yang mungkin terjadi selama proses pelayanan. Selanjutnya, waste kritis ditentukan dengan menggunakan metode borda dan analisis pareto, menghasilkan penemuan bahwa waste kritis meliputi waste waiting, waste overprocessing, waste inventory, waste motion, dan waste human potential. Hasil identifikasi penyebab waste kritis menggunakan teknik five whys mengarah pada beberapa rekomendasi perbaikan, seperti menambahkan sumber jaringan baru, perbaikan jadwal dokter yang terlambat, pemasangan sistem pemanggilan pasien dari loket, maintenance pemindai sidik jari, pemasangan poster pengukuran tekanan darah, penggunaan mesin tiket antrian otomatis, pemasangan display antrian dan penggunaan rekam medis elektronik.
Analisis Pengaruh Kualitas Layanan terhadap Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan pada Sistem Pembayaran Netflix Urbayani, Jeehad Muhammad Syafiq; Pujiyanto, Eko; Fahma, Fakhrina
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 21, No 2 (2022): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.21.2.57763

Abstract

Masa pandemi memaksa masyarakat membatasi seluruh aktivitas di luar ruangan seperti pekerjaan, pendidikan, dan hiburan. Industri perfilman turut terkena dampaknya sehingga masyarakat tidak bisa menyaksikan penayangan film di bioskop. Masyarakat menonton film hanya dari rumah melalui media streaming film digital. Salah satu media streaming film terbesar saat ini adalah Netflix. Netflix mendapatkan 37 juta pelanggan baru selama masa pandemi. Hal ini perlu dijaga dengan memperhatikan kualitas layanan Netflix. Kualitas layanan yang paling banyak dikeluhkan pelanggan adalah kualitas layanan sistem pembayarannya. Untuk itu dilakukan penelitian mengenai pengaruh kualitas layanan (­e-Service Quality dan e-Recovery Service Quality) terhadap kepuasan pelanggan (e-Satisfaction) dan loyalitas pelanggan (e-Loyalty). Penelitian dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan software SmartPLS. Pengembangan alat ukur kuesioner menunjukkan terdapat 11 dimensi yang menjadi dasar pembuatan kuesioner dan dibagikan kepada 150 responden pelanggan Netflix. Hasil penelitian telah menunjukkan bahwa e-Service Quality berpengaruh signifikan secara positif terhadap e-Satisfaction, e-Recovery Service Quality berpengaruh signifikan secara positif terhadap e-Satisfaction, dan e-Satisfaction berpengaruh signifikan secara positif terhadap e-Loyalty.
Pelatihan Pengenalan Dasar Produk Berbasis Kecerdasan Buatan untuk Membekali Siswa Sekolah Menegah Atas Solo Raya Menyosong Era Revolusi Industri 5.0 Laksono, Pringgo Widyo; Rosyidi, Cucuk Nur; Damayanti, Retno Wulan; Jauhari, Wakhid Ahmad; Pujiyanto, Eko; Hendix, Andreas Wegiq Adia; Aqidawati, Era Febriana
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.94863

Abstract

Revolusi Industri 5.0 membawa dampak yang signifikan bagi masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan. Meskipun demikian, pendidikan di Indonesia masih belum siap untuk beradaptasi dengan teknologi kunci dari revolusi ini, seperti kecerdasan buatan, energi terbarukan, dan keberlanjutan. Salah satu hambatannya adalah kurangnya fasilitas dan materi yang memadahi dalam pembelajaran. Oleh karena itu, sebuah pengabdian dilakukan untuk membantu sekolah- sekolah di sekitar UNS, khususnya SMA dan SMK di Solo Raya, dalam memulai pembelajaran berorientasi Revolusi Industri 5.0. Kegiatan pengabdian meliputi workshop, sosialisasi, pelatihan singkat, dan pemberian paket trainer. SMANRA dipilih sebagai sekolah pertama yang akan menerima pengabdian ini. Permasalahan yang dihadapi oleh SMANRA adalah kurangnya fasilitas yang memadahi dan sumber daya manusia yang belum menguasai dasar-dasar kecerdasan buatan dan internet of things. Solusi yang ditawarkan meliputi workshop dan sosialisasi tentang Revolusi Industri 5.0, serta pemberian paket trainer yang berisi perangkat keras, perangkat lunak, buku, dan materi pembelajaran terkait. Metode pelaksanaan kegiatan tersebut meliputi identifikasi kebutuhan, perencanaan kegiatan, pelaksanaan workshop dan sosialisasi, pemberian paket trainer, dan pendampingan teknis.Kata kunci : revolusi  industri 5.0, kecerdasan buatan, internet of things, inovasi, pembelajaran.