Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pemanfaatan Internet of Things (IoT) dalam Optimalisasi Bisnis Digital Ariani, Fitri
JURNAL ECONOMINA Vol. 4 No. 6 (2025): JURNAL ECONOMINA, Juni 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v4i6.1559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan Internet of Things (IoT) dalam optimalisasi bisnis digital dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kasus pada beberapa perusahaan yang telah mengintegrasikan IoT dalam operasionalnya. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya kebutuhan dunia bisnis untuk beradaptasi terhadap transformasi digital, khususnya dalam memanfaatkan teknologi berbasis data untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan daya saing. Metode penelitian dilakukan dengan wawancara mendalam kepada manajer operasional dan tim IT, serta observasi partisipatif terhadap implementasi perangkat IoT yang mendukung rantai pasok, layanan pelanggan, dan strategi pemasaran digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan IoT berkontribusi pada peningkatan transparansi data, pengambilan keputusan berbasis analitik, serta peningkatan kualitas layanan melalui personalisasi yang lebih tepat sasaran. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa kendala utama dalam implementasi IoT terletak pada kesiapan infrastruktur, keamanan data, dan literasi digital sumber daya manusia. Temuan ini mempertegas bahwa IoT bukan hanya berfungsi sebagai alat pendukung operasional, tetapi juga menjadi pendorong utama dalam menciptakan inovasi model bisnis digital yang berkelanjutan. Dengan demikian, pemanfaatan IoT dalam bisnis digital tidak hanya memberikan keuntungan kompetitif, tetapi juga memperkuat adaptabilitas perusahaan terhadap perubahan pasar yang dinamis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dan praktis bagi pengembangan strategi digital di era revolusi industri 4.0, serta menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan teknologi di sektor bisnis.
ARITMIA: AKTIVITAS BERMAIN TINGKATKAN KINERJA SIVITAS AKADEMIKA PROGRAM STUDI FARMASI UNIVERSITAS MATARAM Puspitasari, Candra Eka; Hidayati, Agriana Rosmalina; Ariani, Fitri; Sunarwidhi, Anggit L.; Aini, Siti Rahmatul; Pratama, Iman Surya; Pujiarohman, Pujiarohman; Agustini, Nur Indah
Jurnal Pepadu Vol 5 No 2 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i2.4065

Abstract

Perguruan tinggi dalam menjalankan aktivitas profesional dibidang pendidikan tidak terlepas dari peran dosen dan tenaga pendidik. Program Studi Farmasi Universitas Mataram merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri yang bersinergi dalam meningkatkan mutu akademika. Dalam rangka melaksanakan fungsi dan peran yang profesional, diperlukan strategi untuk meningkatkan kualitas kerja dosen dan tenaga pendidik. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan meningkatkan kualitas kerja serta kekompakan dosen dan tenaga pendidik dengan memberikan training melalui games secara berkelompok. Kegiatan yang telah terselenggara berjalan dengan baik yang ditunjukkan oleh adanya kerja sama, kekompakkan, kepemimpinan, kepercayaan, kejujuran, kreativitas, dan kemampuan mendengarkan pendapat antar peserta. Selanjutnya, pasca kegiatan nampak adanya peningkatan kekompakan dan kualitas kerja SDM.
PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN KONSELING SINEMA BERKELOMPOK UNTUK MENANGANI REMAJA YANG MENGALAMI TINDAKAN KEKERASAN EMOSIONAL DALAM PENGASUHAN Ariani, Fitri; Fitri, Susi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.111.05

Abstract

Metode penelitian berbasis desain penelitian pendidikan digunakan dalam pengembangan panduan konseling sinema berkelompok untuk menangani isu kekerasan emosional pada remaja dalam pengasuhan. Tahapan dari metode penelitian ini terdiri atas analisis dan ekplorasi, desain dan konstruksi, serta evaluasi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian instrumen pada siswa usia 12 -15 tahun dan melibatkan proses wawancara dengan guru BK serta siswa yang memperoleh skor tertinggi di SMP Negeri 40 Jakarta. Hasil penyebaran instrumen terhadap 200 responden, menunjukkan hasil sebanyak 169 remaja mengalami paparan tindakan kekerasan emosional kategori sedang dengan presentase sebesar 84,5% dan sebanyak 31 remaja berada kategori tinggi dengan presentase 15,5 %. Pengujian panduan (alpha testing) dengan ahli media memperoleh presentase sebesar 91% dengan kriteria sangat layak. Pengujian ahli materi memperoleh presentase sebesar 91,3 dengan perolehan kriteria sangat layak. Pengujian keefektifan atau keterbacaan (uji pilot) panduan terhadap dua guru BK tingkat Sekolah Menengah Pertama negeri memperoleh presentase sebesar 83% dan 97% dengan kriteria sangat layak . Selanjutnya, pengujian keterbacaan (pilot testing) terhadap dua guru BK tingkat Sekolah Menengah Pertama swasta, memperoleh penilaian berturut –turut sebesar, 96,3% dan 99,4% dengan kriteria sangat layak. Berdasarkan rangkaian pengujian tersebut, panduan mengenai konseling sinema berkelompok untuk menangani remaja yang mengalami tindakan kekerasan emosional, dinyatakan sangat layak digunakan sebagai media bagi guru BK. Kata Kunci: konseling sinema, panduan konseling,kekerasan emosional, konseling kelompok. The educational design-based research was implemented as a research method to develop a guidebook about group cinema counseling to deal with the issue of emotional violence that affected adolescents in parenting. The stages of this research method consist of analysis and exploration, design and construction, and evaluation and reflection. The data collection method carried off by giving the instruments of child abuse scale to students on age level 12-15 years and an interview process with the school counselor and students that received the highest score based on the child abuse scale at SMP Negeri 40 Jakarta. The results of the distribution of the instrument to 200 respondents showed that 169 adolescents experienced exposure to acts of emotional violence in the moderate category with a percentage of 84.5%. Thus, 31 adolescents were in the high categories with a number percentage of 15.5%. The Alpha testing of this guidebook using media expert appraisals, obtain a score of 91% and accomplish very feasible as the criteria. Thus, the material expert appraisals on the guidebook have obtained a percentage of 91.3% and declared it as very viable. Testing the guidebook based on the effectiveness of readability (pilot test) for two school counselors at the state junior high school level obtained a percentage of 83% and 97% with very decent as the criteria, respectively. Furthermore, the readability test (pilot test) on two school counselors in private junior high schools obtained an appraisal of 96.3% and 99.4%, respectively, with very decent criteria. Based on the series of tests, the guidebook on group cinema counseling to deal with adolescents who have experienced acts of emotional violence in parenting was declared very suitable to be implemented as a medium for school counselors.