Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluating Cognitive Load of a Laundry Service Worker: A Subjective Workload Assessment Technique Approach Wulandari, Chandrawati Putri; Vincent, Adriel Maruli; Hassani, Gilang Fadly; Sunar, Muhammad Akbar; Aldhama, Shofa Aulia; Mufidah, Ilma
Journal of Advanced Technology and Multidiscipline Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Advanced Technology and Multidiscipline
Publisher : Faculty of Advanced Technology and Multidiscipline Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jatm.v4i2.70952

Abstract

Laundry service workers perform repetitive and physically demanding tasks, often under time constraints, leading to increased cognitive load. Cognitive load assessment is crucial for understanding workload distribution and optimizing task allocation in labor-intensive industries. This study evaluates the cognitive load of laundry service workers using the Subjective Workload Assessment Technique (SWAT). The analysis focuses on two primary phases: scale development and event scoring. The scale development phase involved rating three workload dimensions: time pressure, mental effort, and stress level. The event scoring phase analyzed workload variations across tasks and workers. The findings indicate that ironing is the most cognitively demanding task, followed by washing and moving to the dryer, while storing and customer retrieval generally impose lower workloads. Notably, differences in workload perception among workers highlight the need for task redistribution, process optimization, and potential ergonomic interventions. This study provides valuable insights into improving worker efficiency and well-being in service industries.
IMPLEMENTASI HIDROPONIK UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT URBAN Mufidah, Ilma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2377

Abstract

Ketersediaan pangan sehat, bergizi, dan terjangkau merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat. Namun, keterbatasan lahan, meningkatnya harga bahan pangan, serta tantangan lingkungan menyebabkan masyarakat semakin sulit untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari secara mandiri, khususnya bagi masyarakat di kawasan perkotaan dan perumahan. Kondisi ini juga dialami oleh ibu-ibu PKK di Perumahan Star Safira RT 7, Sukodono, Sidoarjo, yang sehari-hari berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan keluarga, namun masih menghadapi keterbatasan keterampilan dan fasilitas untuk memproduksi pangan sendiri. Situasi ini menuntut adanya inovasi dan solusi praktis agar masyarakat mampu meningkatkan kemandirian pangan, menjaga ketahanan keluarga, sekaligus membuka peluang ekonomi baru. Salah satu teknologi tepat guna yang relevan dan dapat diterapkan dalam konteks masyarakat perkotaan adalah sistem pertanian hidroponik. Sistem ini memiliki berbagai keunggulan, antara lain efisiensi penggunaan air, kualitas hasil panen yang lebih sehat dan higienis, serta perawatan yang relatif mudah dipelajari. Dengan mengadopsi sistem hidroponik, masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga dengan menanam sayuran sehat sendiri, tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pasar. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan instalasi hidroponik berbasis teknologi tepat guna di lingkungan Perumahan Star Safira, dengan melibatkan ibu-ibu PKK sebagai mitra utama. Program tidak hanya menyediakan fasilitas instalasi hidroponik, tetapi juga memberikan pelatihan dan pendampingan mengenai teknik budidaya, perawatan tanaman, hingga pengelolaan input dan proses produksi sederhana. Program pengabdian masyarakat ini memiliki potensi ganda: meningkatkan kualitas hidup keluarga melalui pemenuhan gizi yang lebih baik, sekaligus memberdayakan ibu-ibu PKK sebagai motor penggerak dalam menjaga ketahanan pangan komunitas. Implementasi teknologi tepat guna berupa hidroponik dapat menjadi model pengabdian masyarakat yang aplikatif, berkelanjutan, dan dapat direplikasi di wilayah lain. Melalui program ini, diharapkan lahir masyarakat yang lebih mandiri, tangguh, dan adaptif dalam menghadapi tantangan pangan dan lingkungan di masa depan
Identifikasi Risiko Rantai Pasok di Restoran Siap Saji Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Supply Chain Operation Reference (SCOR) Arifah Romizah Zalfa; Ilma Mufidah; Paramaditya Arismawati
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Restoran siap saji merupakan salah satu industri kuliner yang berfokus pada penyediaan makanan dan minuman dengan cepat dan efisien. S tudi ini menemukan bahwa restoran siap saji seperti McDonald's di Taman Pinang, Sidoarjo, menghadapi masalah dalam manajemen rantai pasokan tahap pengadaan bahan baku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan risiko yang timbul dari rantai pasokan tahap pengadaan bahan baku dan untuk menyarankan cara untuk mengurangi risiko tersebut sehingga operasi menjadi lebih efisien dan pelanggan lebih puas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Supply Chain Operation Reference (SCOR). Hasilnya menunjukkan bahwa ada enam kejadian risiko pada tingkat penyedia. Analisa risiko FMEA menghasilkan delapan penyebab risiko, dan dari mereka, tiga yang paling signifikan dipilih untuk diusulkan mitigasi. Kata kunci— FMEA, SCOR, Mitigasi Risiko, Rantai Pasok, Restoran Siap Saji
Usulan Perbaikan Tata Letak Fasilitas Vulkanisir Ban Poetra Maju Bali Menggunakan Metode Systematic Layout Planning Karyo Muji Hartono; Aufar Fikri Dimyati; Ilma Mufidah
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Efisiensi produksi menjadi elemen penting bagi perusahaan manufaktur untuk tetap kompetitif, menekan biaya, dan memenuhi permintaan pasar secara tepat waktu. Penelitian ini bertujuan mengusulkan perbaikan tata letak fasilitas produksi di Vulkanisir Ban Poetra Maju Bali guna meningkatkan efisiensi operasional. Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan adalah tata letak yang belum optimal dan alur material yang tidak teratur, sehingga menyebabkan keterlambatan dan membebani biaya operasional. Tata letak saat ini tidak mengikuti urutan proses kerja yang ideal, menyebabkan aliran material menjadi tidak efisien dan memperpanjang jarak perpindahan. Untuk mengatasi hal ini, digunakan metode Systematic Layout Planning (SLP), yaitu pendekatan terstruktur dalam perencanaan tata letak berdasarkan aliran material, hubungan antar area kerja, dan kebutuhan ruang. Melalui penerapan SLP, tata letak dapat disusun ulang agar lebih terorganisir dan efisien, sehingga mengurangi jarak perpindahan material dan memperbaiki alur kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usulan perbaikan layout berpotensi meningkatkan efisiensi proses produksi, mengurangi biaya penanganan material, serta mendorong peningkatan kapasitas dan produktivitas perusahaan secara keseluruhan. Kata kunci— efisiensi produksi, Systematic Layout Planning, tata letak fasilitas, vulkanisir ban
Participatory Ergonomics for OHS System Design Using Job Safety Analysis and Risk Score Hengky; Ilma Mufidah
IJIES (International Journal of Innovation in Enterprise System) Vol 9 No 2 (2025): International Journal of Innovation in Enterprise System
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijies.v9i02.9568

Abstract

PT. XYZ faces challenges with its Occupational Health and Safety (OHS) system, which is overly generic, lacks detailed risk analysis for high-risk jobs, and suffers from minimal worker involvement, leading to irrelevant control strategies. This study aims to design an effective and adaptive OHS system by integrating Participatory Ergonomics, Job Safety Analysis (JSA), and Risk Score techniques through a Participatory Action Research (PAR) design involving 50 technicians and supervisors. The results indicate a highly receptive environment for change, evidenced by high perceptions of Managerial Support (4.44) and Self-Involvement (4.11), alongside a low perception of added Workload (1.38). The collaborative JSA and Risk Score analysis successfully identified four primary high-risk jobs (high-voltage cable jointing, new distribution pole installation, switchgear maintenance, and protection equipment testing), pinpointing critical hazards such as electric shock and falls from height. Based on these findings, a structured OHS improvement program was formulated, featuring practical recommendations like semi-annual JSA updates, mandatory worker involvement in JSA reviews, and weekly safety talks. The study concludes that this integrated, participatory method is crucial for creating an effective and sustainable OHS system, as it enhances the accuracy of hazard identification and fosters a proactive safety culture owned by the entire organization.
Improving Online Learning through the Use of Learning Management System Platform: A Technology Acceptance Model-Technology Readiness Index Combination Model Approach Mufidah, Ilma; Husaini, Luthfi Romiz; Caesaron, Dino
Jurnal Teknik Industri: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Industri Vol. 24 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jti.24.1.61-72

Abstract

The COVID-19 pandemic push the learning revolution. The previous onsite learning is suddenly change to online learning. Current technological developments support the online learning application through the use of Learning Management System Platform. However, some problems are found during the application of online learning. Thus, this research aims to improve online learning through the use of Learning Management System Platform. The Technology Acceptance Model and the Technology Readiness Index model were combined to identify the critical factors influencing the intention to use Learning Management System. Fourteen hypotheses were proposed and tested using the Structural Equation Modelling method run in Partial Least Square software. The results indicated that eight hypotheses were accepted. The accepted hypothesis represents the criticality to consider innovativeness, job relevance, perceived enjoyment, perceived security and subjective norm in the Learning Management System usage during online learning during the COVID-19 Pandemic
Analysis of Pulp Molding Machine Selection Decision with the Application of Integration of the Ahp and Topsis Methods Case Study: Packaging Manufacturing Industry Company in Karawang Falahal Majid; Husni Amani; Luciana Andrawina; Ilma Mufidah
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 8 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i8.51893

Abstract

In new product development, the selection of production machines is one very important part because it will greatly affect the success of product development. PT X is a company engaged in the packaging manufacturing industry. Currently PT X is developing biodegradable packaging products that meet food grade standards. In this project's case study, there are four engine brands that will be considered for selection. This study aims to determine priority criteria and the best alternative Pulp Molding machine. This study integrates the AHP method with TOPSIS. The AHP method is used to weight assessment criteria supported by the use of Super Decisions software, while the TOPSIS method is applied to sort the ranking of alternative machines. This study succeeded in determining the most important criteria in determining the choice of engine, in this case the production capacity with a weight of 0.395, while the best alternative machine to choose is JKE with a preference value of 0,503. Thus, this research can contribute to PT X in determining the choice of Pulp Molding machine.
Quality Work of Life, Organizationa Commitment and Organizational Citizenship Behavior as Determinants of Improving Higher Education Services in West Java Muhammad Rizky Paramarta; Ilma Mufidah; Vip Paramarta; Rulia Rulia
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 12 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i12.52606

Abstract

The success of an organization or company is heavily reliant on the behaviors exhibited by its employees, specifically those who are capable of fulfilling their responsibilities effectively, often exceeding the expectations set by their formal roles. Such behaviors do not occur spontaneously; rather, they are stimulated by work attitudes, including job satisfaction and organizational commitment. Additionally, these occupational attitudes, whether positive or negative, are influenced by the quality of work life (QWL) that employees experience, perceive, and derive from their workplace environment. The objective of this research was to assess the impact of QWL on both organizational commitment and organizational citizenship behavior (OCB), as well as its effect on the quality of services provided by permanent foundation lecturers in the management study programs of private universities in West Java. The research employed survey methods, specifically explanatory and descriptive approaches. The study was conducted within the management study programs of private universities in West Java, focusing on permanent foundation lecturers as the unit of analysis. The findings revealed a positive and significant relationship between QWL and organizational commitment, indicating that enhancing the quality of work life factors can lead to increased organizational commitment among permanent foundation lecturers towards their institutions. However, QWL did not demonstrate a significant direct effect on OCB. Both organizational commitment and OCB significantly affect service quality. Furthermore, improving the quality of lectures in teaching and learning activities for students can be achieved by fostering QWL, organizational commitment, and OCB.
Perancangan Model Simulasi Untuk Mengidentifikasi dan Mengurangi Bottleneck pada Sistem Make to Order di Mano Apparel Soreang Zakiya Muallifa Rahman; Yudha Prambudia; Ilma Mufidah
Jurnal Greenation Ilmu Teknik Vol. 4 No. 3 (2026): (JGIT) Jurnal Greenation Ilmu Teknik (Agustus - Oktober 2026)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgit.v4i3.690

Abstract

Mano Apparel adalah produsen pakaian yang menerapkan sistem produksi Make-to-Order (MTO). Meskipun sistem ini memberikan fleksibilitas tinggi dalam memenuhi kebutuhan pelanggan, perusahaan menghadapi risiko fluktuasi permintaan, keterbatasan kapasitas produksi, dan penumpukan pekerjaan pada beberapa stasiun kerja. Data permintaan tahun 2024 menunjukkan lonjakan pesanan pada Oktober–Desember yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian pesanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Simulasi Peristiwa Diskrit atau Discrete Event Simulation (DES) untuk mengidentifikasi bottleneck serta merumuskan usulan perbaikan. Data primer meliputi alur produksi, waktu proses, dan waktu transfer, sedangkan data sekunder mencakup permintaan, jumlah mesin, operator, kapasitas produksi, serta informasi pendukung lainnya. Verifikasi dilakukan melalui pengujian animasi dan program, sedangkan validasi menggunakan uji F dan uji t untuk membandingkan data aktual dengan hasil simulasi. Hasil menunjukkan model simulasi valid dan mampu merepresentasikan sistem produksi secara akurat. Analisis memperlihatkan stasiun kerja Jahit memiliki waktu tunggu tertinggi sebesar 8.234,31 menit, diikuti Penyiapan Desain sebesar 4.058,93 menit dan Sublimasi Q 1 sebesar 3.496,89 menit. Nilai Work in Process (WIP) tertinggi terdapat pada Pemotongan Q 1 sebesar 49,43 unit, Jahit 30,00 unit, dan Jahit Q 24,45 unit. Temuan tersebut menunjukkan bahwa proses jahit merupakan hambatan utama yang memicu antrean dan penumpukan pekerjaan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas pada stasiun kerja jahit diperlukan untuk memperlancar alur produksi, mengurangi keterlambatan penyelesaian pesanan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung kemampuan Mano Apparel dalam memenuhi permintaan pelanggan secara lebih optimal dan konsisten. Rekomendasi ini diharapkan menjadi dasar pengambilan keputusan manajemen dalam mengalokasikan sumber daya, menyeimbangkan beban kerja, dan meningkatkan kinerja produksi secara berkelanjutan.
Analisis Dan Usulan Pengendalian Risiko Menggunakan Metode Hazard Identification, Risk Assesment and Risk Control (HIRARC) Dan Fault Tree Analysis (FTA) Untuk Mengurangi Potensi Kecelakaan Kerja di PT. XYZ Nadia Sadira Sam; Sheila Amalia Salma; Ilma Mufidah
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 4 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v4i1.11024

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek yang krusial dalam terciptanya lingkungan kerja yang aman, terutama di PT. XYZ yang bergerak di bidang manufaktur panel listrik. Aktivitas ini memiliki potensi risiko tinggi seperti luka akibat benda tajam, cedera otot, hingga risiko tersengat listrik. Data kecelakaan kerja tahun 2022–2024 mencatat 25 kasus, mayoritas disebabkan oleh bahaya non-mesin dan rendahnya kepatuhan terhadap prosedur keselamatan. Dari penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta menganalisis akar penyebab kecelakaan dan menyusun usulan pengendalian risiko menggunakan metode HIRARC dan Fault Tree Analysis (FTA). HIRARC digunakan untuk menilai tingkat risiko berdasarkan likelihood dan consequence, sedangkan FTA digunakan untuk menelusuri penyebab utama kecelakaan. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas penyambungan kabel besar dan pemasangan skun memiliki risiko tertinggi. Penyebab utama kecelakaan meliputi kurangnya pelatihan kerja, ketidakpatuhan SOP, serta kondisi lingkungan kerja yang tidak tertata. Usulan pengendalian disusun berdasarkan hierarki pengendalian, mulai dari eliminasi hingga penggunaan APD yang tepat. Implementasi pengendalian ini diharapkan dapat menurunkan tingkat risiko dan jumlah kecelakaan kerja di PT. XYZ
Co-Authors Adyatama, Achmad Reza Afi Ihsanul Arief Agus Achmad Suhendra Agus Kusnayat Agustin, Rista Reza Virzinia Ajie Ahmad Safar Ajie Ahmad Safari Aldhama, Shofa Aulia Amelia Zunaidi, Rizka Anastasia Febiyani Aniq Atiqi Rohmawati Anwar Azhar Ardani, Farell Arifah Romizah Zalfa Arzeta, Audhiya Fachda Aufar Fikri Dimyati Augustina Asih Rumanti Bandiyah Sri Aprillia Budimansyah , Arief Budimansyah, Arief Chandrawati Putri Wulandari Chiuhsiang Joe Lin Dewanty, Aldarhena Putri Dharmawan, Muhammad Alfian Dimas Ramadhan, Aditya Dino Caesaron Endang Chumaidiyah Falahal Majid Firjatullah Nastari Garini, Queenadartha Vania Kusuma Hassani, Gilang Fadly Hengky Herfaida Nadia Ningrum Himawan Santoso Husaini, Luthfi Romiz Husni Amani Iphov Kumala Sriwana Irwan Purnama Jangkung Raharjo Jasmine Raisya Salsabila Jodia Ridha Arrozak Karyo Muji Hartono Kevin RA Joelian Kusuma, Muhammad Rafi Laras Nurul Fazria Latip Sutiyana Luciana Andrawina Lutfita Astifani Rundana Mira Rahayu Mohammad Deni Akbar Muhammad Iqbal Muhammad Rayes Fitra Gifari Muhammad Rizky Paramarta Murman Dwi Prasetio Nabila, Azzahra Yandra Nadia Sadira Sam Ni Ketut Mega Diana Putri Novi Prihatiningrum Novianti, Irma Paramaditya Arismawati Paramitha, Vanya Amabella Marsha Perdana Suteja Putra Prambudia, Yudha Pratya Poeri Suryadhini Putri, Shafa Jasmina Anggita Ramadhani, Muhammad Shiddiq Ratnawia Ratnawia Rino Andias Anugraha Rino Andias Nugraha Riri Indah Lestari, Riri Indah Rulia Rulia Ryan Gamas Agromega Sadewa, Adhimas Nanda Arya Salim , M Fahmi Sam, Nadia Sadira Santoso, Diesya Latifa Setiawan, Sapphira Rizkitania Setyaningrum, Hanny Shafira Nurlita Sheila Amalia Salma Silvi Istiqomah Sri Martini Sri Martini Sri Widaningrum Sunar, Muhammad Akbar Tubagus, Hichael Rally Vincent, Adriel Maruli Vip Paramarta Yudistira Yudistira Yusha Rahman Adiguna Yusuf Nugroho Doyo Yekti Yusuf Nur Wijayanto Zakiya Muallifa Rahman