Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENYULUHAN DAN PMT GIZI KURANG PADA ANAK DI DESA SITANGGAL Diah Ratnasari; Elinda Umisara; Findy Dwita Kumala; Anggray Duvita Wahyani; Yuniarti Dewi Rahmawati; Sulasyi Setyaningsih
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 6 No. 02 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jamu.v6i02.1845

Abstract

Latar Belakang: Gizi kurang pada balita masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia. Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes memiliki prevalensi gizi kurang yang tinggi (18,7%) dengan 86 kasus meskipun memiliki aksesibilitas yang baik terhadap fasilitas kesehatan dan ekonomi. Hal ini mengindikasikan bahwa permasalahan gizi lebih dipengaruhi oleh faktor pengetahuan dan pola asuh dibandingkan keterbatasan akses geografis. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu balita tentang gizi seimbang dan pentingnya gizi bagi pertumbuhan anak melalui penyuluhan dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Metode: Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 18 November 2025 di Aula Balai Desa Sitanggal dengan melibatkan 20 peserta ibu balita. Kegiatan terdiri dari penyuluhan tentang gizi seimbang dengan konsep "Isi Piringku" dan praktik pembuatan PMT berbahan dasar ikan kuniran yang diolah menjadi rolade. Hasil: Penyuluhan mendapat respon antusias dari peserta, ditunjukkan dengan partisipasi aktif saat penyampaian materi dan praktik pembuatan PMT. Kesimpulan: Edukasi gizi dan demonstrasi pengolahan makanan bergizi yang variatif dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam menyediakan asupan gizi yang baik bagi balita. Kegiatan berkelanjutan diperlukan untuk menurunkan angka gizi kurang di Desa Sitanggal.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI EDUKASI GIZI DAN PENGEMBANGAN POTENSI AGRIBISNIS BERBASIS PENDIDIKAN SERTA PENGUATAN MANAJEMEN USAHA DI DESA PESANTUNAN Diah Ratnasari; Suci Nur Utami; Hanny Uswatun Nisa; Azizah Indriyani; Elinda Umisara; M. Dini Adita
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 7 No. 01 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jamu.v7i01.1976

Abstract

Pemberdayaan perempuan di tingkat masyarakat desa perlu dilakukan secara terpadu dengan memperhatikan aspek kesehatan, pemanfaatan potensi pangan lokal, kemampuan pengembangan usaha, dan peningkatan kapasitas pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan melalui edukasi gizi dan pengolahan pangan berbasis potensi lokal, sekaligus memperkenalkan peluang pengembangan agribisnis dan pengelolaan usaha. Metode kegiatan meliputi edukasi, penyampaian materi secara interaktif, diskusi, demonstrasi, dan praktik pembuatan olahan pangan berbahan dasar jagung berupa talam jagung dan puding jagung. Pendekatan interdisipliner yang melibatkan keilmuan gizi, agribisnis, manajemen, dan pendidikan digunakan untuk menghubungkan pengetahuan tentang pangan dan gizi dengan pemanfaatan bahan pangan lokal serta peluang pengembangan usaha. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengetahui perubahan pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan peserta dari 65% pada pre-test menjadi 87% pada post-test, atau meningkat sebesar 22%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan edukasi dan praktik pengolahan pangan berbasis jagung dapat meningkatkan pengetahuan peserta sekaligus memberikan pengalaman praktis dalam memanfaatkan potensi pangan lokal. Integrasi edukasi gizi, pengembangan agribisnis, manajemen usaha, dan pendekatan pendidikan memberikan model pemberdayaan yang komprehensif untuk meningkatkan kapasitas perempuan dalam mengoptimalkan pangan lokal sebagai sumber pangan keluarga sekaligus peluang ekonomi. Kegiatan lanjutan berupa pendampingan pengembangan produk dan manajemen usaha diperlukan untuk mendukung keberlanjutan program.