Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Guru SD Menuju Sekolah Imersif Berbahasa Inggris Berbasis Kearifan Lokal Umisara, Elinda; Yulianti, Novi; Nisa, Hany Uswatun; Antika, Tri Linda; Aulia, Roudlotul; Widiyarti, Tantri
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21542

Abstract

Background: Peningkatan kompetensi guru sekolah dasar dalam penguasaan Bahasa Inggris menjadi kebutuhan mendesak seiring kebijakan pemerintah yang menetapkan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di tingkat SD mulai tahun 2027. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru SDN Klampok 01 Kabupaten Brebes melalui pendekatan immersive learning berbasis kearifan lokal. Metode: Metode yang digunakan adalah community-based participatory approach dengan melibatkan 20 guru sebagai subjek utama. Program dilaksanakan selama delapan bulan melalui lima tahapan: sosialisasi dan identifikasi mentor sejawat, pelatihan Bahasa Inggris, pendampingan implementasi, penguatan komunitas belajar guru (Kombel Damar Wulan), serta evaluasi capaian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, refleksi, dan angket kepuasan, dengan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil: Kegiatan menunjukkan rata-rata keberhasilan pelatihan sebesar 86% dengan capaian tertinggi pada praktik bersama siswa (90%), pemasangan 55 signage dan poster bilingual di area sekolah, serta penguatan Kombel Damar Wulan sebagai pusat refleksi profesional guru. Survei kepuasan memperoleh skor 4,74 (94,7%), menunjukkan program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi guru, tetapi juga mengonsolidasikan ekosistem sekolah imersif. Kesimpulan: Intervensi serupa berpotensi untuk diterapkan di sekolah dasar lain melalui penerapan pendekatan immersive learning yang sejenis.  
Garam di Desa Grinting : Peluang Penggunaan Tunnel dan Geomembrane Roni; Muhamad Hasdar; Elinda Umisara
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 5 No. 2 (2024): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v5i2.5546

Abstract

Desa Grinting adalah salah satu desa di pesisir utara Kabupaten Brebes yang memiliki potensi garam yang dikelola oleh petambak garam tradisional. Dosen Universitas Muhadi Setiabudi melakukan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) untuk mendukung penerapan teknologi tunnel dan geomembrane di petambak garam. Tujuan utama dari PkM ini adalah memberikan pengetahuan tentang teknologi baru kepada petambak agar dapat meningkatkan pendapatan mereka, terutama bagi petambak garam di Desa Grinting. Teknologi yang diperkenalkan adalah teknologi tunnel dan geomembrane, yang merupakan solusi inovatif untuk meningkatkan produksi garam dengan keunggulan dalam kontrol lingkungan, perlindungan dari cuaca, dan efisiensi biaya. Kegiatan PkM ini menggunakan metode ceramah interaktif, dan peserta diberikan kuesioner yang mencakup aspek reliability, responsiveness, empathy, tangibles, dan assurance. PkM ini juga memberikan penjelasan tentang peluang bisnis yang menjanjikan bagi petambak, seperti produksi garam berkualitas tinggi, efisiensi biaya, dan ekspansi pasar ekspor. Petambak dapat melakukan diversifikasi produk, bermitra dengan pemerintah, mengembangkan agrowisata, dan berkolaborasi dengan industri. Para petambak menilai kegiatan PkM ini memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan mereka, serta mekanisme pelaksanaan program yang terorganisir dengan baik. Mereka juga sangat puas dengan ketepatan waktu dan penjadwalan kegiatan PkM, yang mencerminkan tingkat responsivitas program yang memadai. Secara umum, hampir tidak ada penilaian negatif dari para petambak garam. Kegiatan PkM ini mendapat respon positif dan diharapkan dapat berlanjut pada masa yang akan datang untuk mendukung ekonomi petambak garam di Desa Grinting.