Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Universitas Asyha, Agus Faisal; Barir, Baroroh; Rukhmana, Trisna; Ikhlas, Al; Andriani, Nining; Kurniadi, Pahar
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 2 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i2.578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat universitas. Menggunakan pendekatan kualitatif, studi ini menyelidiki dampak kurikulum baru terhadap proses pembelajaran, pengembangan soft skills mahasiswa, dan kolaborasi antara universitas dengan industri. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan dosen, mahasiswa, dan perwakilan industri, serta observasi partisipatif dalam lingkungan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka telah membawa perubahan signifikan dalam pendekatan pembelajaran. Fleksibilitas dalam pemilihan mata kuliah meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dan mendorong pengembangan soft skills, terutama kreativitas dan kemampuan berpikir kritis. Dosen menghadapi tantangan dalam menyesuaikan metode pengajaran, namun juga melaporkan peningkatan keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Temuan lain menunjukkan peningkatan kolaborasi antara universitas dan industri, yang berkontribusi pada perancangan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam implementasi, termasuk kebutuhan untuk pelatihan berkelanjutan bagi dosen dan penyesuaian infrastruktur pembelajaran. Kesimpulannya, Kurikulum Merdeka menunjukkan potensi yang menjanjikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, namun memerlukan evaluasi dan penyesuaian berkelanjutan untuk memastikan efektivitas jangka panjangnya. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan pendidikan dan administrator universitas dalam mengoptimalkan implementasi Kurikulum Merdeka.
Model Pembelajaran Investigasion Based Scientific Collaborative (IBSC) untuk Melatih Ketrampilan Komunikasi dan Kolaborasi Siswa Wakhudin, Wakhudin; Barir, Baroroh; Rukhmana, Trisna; Ikhlas, Al; Sartika, Diana; Muarif, Syamsul
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas Model Pembelajaran Investigation Based Scientific Collaborative (IBSC) dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi siswa. Model IBSC mengintegrasikan pendekatan investigatif dan kolaboratif untuk menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan mendukung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi kelas, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model IBSC secara signifikan meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Siswa menjadi lebih percaya diri dan kompeten dalam berkomunikasi, baik secara lisan maupun tulisan, melalui seringnya praktik komunikasi dalam lingkungan yang mendukung. Selain itu, kolaborasi yang efektif di antara siswa terbukti memperkuat keterampilan kerja sama dan tanggung jawab individu dalam kelompok.Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam implementasi model IBSC, termasuk kebutuhan akan pelatihan khusus bagi guru untuk mengelola kelas dengan efektif dan memastikan semua siswa terlibat secara merata. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan modern, serta mendorong inovasi dalam desain program pelatihan guru.
EDUCATION ON THE IMPACT OF BULLYING ON THE MENTAL HEALTH OF ADOLESCENTS IN PESANTREN VILLAGE, TEMBELANG DISTRICT, JOMBANG REGENCY Fatmawati, Zeny; Barir, Baroroh; Sarmin, Sukati; Putra, Kusuma Wijaya Ridi
Journal of Indonesian Public Health Service Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 1, Issue 2, November 2024
Publisher : Library Unit collaborates with the Institute for Research and Community Service, College of Health Sciences Husada Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60050/jiphs.v1i2.44

Abstract

Background: Bullying behavior causes serious negative impacts on the victim in the short and long term. Physical violence received by the victim caused by the perpetrator causes depression pressure and feelings of insecurity, resulting in victims not daring to go to school and socialize in the community to meet other people. The impact on the victim in the long term is that it causes the victim to experience emotional problems, low self-esteem, and difficulty socializing, which can cause feelings of suicide, of course, this reflects disturbed mental health. Objective: This service activity aims to increase understanding of the impact of bullying on adolescent mental health so that this negative behavior does not occur in adolescents. Method: This community service activity uses lecture and discussion methods which are carried out at Mrs. Mukhoyaroh's house in Pesantren village after the religious study event., on August 10, 2024. This activity of course begins with the preparation of materials, and location permission from the host and the head of the youth study group. Results: After providing education about the meaning of bullying, types, who are at risk of being bullied, the impact on mental health, and efforts to prevent bullying behavior Most teenage girls understand the impact of bullying on mental health, which can affect the psychological condition of teenagers in socializing with peers, teachers, and the community. the youth discussion session asked questions about what happens when bullying occurs, if it happens at school, immediately ask for help from the teacher and try to resist so that it doesn't happen again. Conclusion: This activity is very useful for teenagers in increasing knowledge that negative behavior such as bullying can have a bad impact on teenagers' mental health. Parents must provide emotional support to students or teenagers who are victims of bullying. Guidance and counseling program services are provided by the school. Must more intensively guide students or teenagers in preventing bullying.
Strengthening Nutrition Sources Based on Local Food as an Effort to Prevent Stunting Kristianingrum, Dhita Yuniar; Barir, Baroroh; Shofiyah, Siti; Yosin, Esti Pratiwi; Sandi, Devi Fitria
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No SpecialIssue (2023): UNRAM journals and research based on science education, science applic
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.6401

Abstract

This short study aims to illustrate how the power of local food as a source of community nutrition is very adequate. This study focuses on the sexy national issue of stunting in children who should be experiencing perfect growth and development. The research method in this study is a discourse search and analysis with a content analysis approach of a scientific work. The study will be described with a narrative that has been qualitatively analysis based on certain categories. Data sources are various scientific journals, reference books and other sources considered compatible with this study. The use of local food potential to be empowered into processed food is very likely to be used as food to prevent stunting symptoms in infant growth. From this study, it can be concluded that various studies confirm how the contribution of local resources in terms of food is very significant in helping the stunting reduction program in the community. The nutritional content contained in corn, sweet potatoes, taro, carrots, tubers and so on are very contributive alternative ingredients. As an example, children who are lacking in vitamin C will have difficulty in forming protein and collagen, which will inhibit their growth and development. Normal children's protein intake was mostly from animal-source foods such as eggs, but the protein intake of stunted children was primarily sourced from legumes