Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Hubungan Antara Efikasi Diri dan Dukungan Orang Tua dengan Kematangan Karier Kelas X Desain dan Produksi Kriya SMK Negeri 1 Banjarbaru Hayaturrahmah; Heiriyah, Ainun; Abidarda, Yulizar
EduCurio: Education Curiosity Vol 4 No 1 (2025): Agustus-November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v4i1.1455

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengungkap: (1) apakah efikasi diri memiliki hubungan yang signifikan dengan kematangan karier, (2) apakah dukungan orang tua berpengaruh secara signifikan terhadap kematangan karier, dan (3) apakah efikasi diri bersama dukungan orang tua secara simultan berhubungan signifikan dengan kematangan karier siswa di SMK Negeri 1 Banjarbaru. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Melibatkan 61 orang yang dipilih dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui angket yang dirancang dengan skala Likert untuk mengukur efikasi diri, dukungan orang tua, dan kematangan karier. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) efikasi diri memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kematangan karier (Sig. = 0,000; r = 0,481), (2) dukungan orang tua berhubungan positif dengan kematangan karier, namun tidak signifikan secara statistik (Sig. = 0,608; r = 0,067), dan (3) efikasi diri serta dukungan orang tua secara simultan berhubungan positif dan signifikan dengan kematangan karier (Sig. F Change = 0,000; R = 0,552). Sumbangan kedua variabel bebas terhadap kematangan karier sebesar 30,5%.
Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Meminimalisir Bullying Verbal di SMPN 1 Rantau Nafisha , Nabila Putri; Heiriyah, Ainun; Abidarda, Yulizar
EduCurio: Education Curiosity Vol 4 No 1 (2025): Agustus-November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v4i1.1469

Abstract

Peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) sangat krusial dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari bullying verbal, termasuk di SMPN 1 Rantau. Bullying verbal merupakan bentuk kekerasan non-fisik yang melibatkan penghinaan, ejekan, atau kata-kata kasar yang dapat merusak harga diri serta kondisi emosional korban. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan peran guru BK dalam meminimalisir bullying verbal di SMPN 1 Rantau, dan 2) mengetahui kendala yang dihadapi guru BK dalam menangani kasus bullying verbal. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru BK di SMPN 1 Rantau berperan strategis dan aktif dalam berbagai fungsi, seperti sebagai informator, organisator, motivator, director, inisiator, transmitter, fasilitator, mediator, dan evaluator. Peran-peran ini dijalankan secara proaktif untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang dampak negatif bullying verbal, sehingga turut berkontribusi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan perilaku bullying di lingkungan sekolah. Melalui pendekatan konseling yang adaptif dan strategi kreatif, guru BK dapat membantu mengubah perilaku siswa, meningkatkan kesadaran akan dampak bullying, serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan kondusif bagi perkembangan peserta didik.
Meningkatkan Interaksi Sosial Melalui Tradisi Budaya Yasinan Majelis Sholawat Burdah Miftahul Jannah Heiriyah, Ainun; Farial; Abidarda, Yulizar; Diyanti; Norhalidah; Carolina, Rizka; Prima, Netty
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v4i1.1476

Abstract

Yasinan Tradisi budaya yang berkembang sebagai bagian akulturasi budaya islam dan jawa, menjadi tradisi yang dapat dilestarikan di berbaga daerah Indonesia, dengan berbagai manfaat sosial dan keagamanan. Dari sudut pandang Islam mengenai yasinan dan sholawat burdah adalah bentuk ibadah yang dianjurkan, karena keduanya merupakan cara untuk memperdalam cinta dan penghormatan kepada Allah SWT dan Rasulullah SWT melalui bacaan suci dan pujian. Yasinan sholawat burdah merupakan kegiatan rutin membaca surat yasin kemudian dilanjutkan dengan membaca sholawat burdah yang menjadi wadah yang penting untuk memperkuat interaksi sosial di masyarakat, menciptakan rasa kebersamaan dan solidaritas antar masyarakat.   Terdapat permasalahan mitra diantaranya adalah Terdapat minimnnya rasa membangun hubungan, minimnya kemampuan komunikasi, dan minimnya kemampuan melakukan kerjasama antar anggota yasinan sholawat burdah miftahul Jannah. Alternatif solusi yang diberikan kepada anggota majelis yasinan sholawat burdah miftahul jannah berupa wawasan ilmu pengetahuan melalui sebuah seminar kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam meningkatkan interaksi sosial”. Metode pelaksanaan kegiatan digunakan 2 (dua) buah metode dalam pengabdian kepada masyarakat adalah (1) metode ceramah; dan (2) evaluasi. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini (1) meningkatkan interaksi sosial dalam bermajelis; (2) Pretes instrument pengetahuan di dapatkan hasil analisis dengan kategori sedang (6,9); kemudian (3) Postes pengetahuan di dapatkan dengan hasil yang sangat memuaskan atau kategori tinggi (9,1).
Gestalt Counseling for Bullying Cases in Indonesia: A Literature Review Haryadi, Rudi; Abidarda, Yulizar
INDONESIAN COUNSELING AND PSYCHOLOGY Vol. 4 No. 2 (2024): INDONESIAN COUNSELING AND PSYCHOLOGY (JUNE)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/icp.v4i2.60069

Abstract

This research aims to confirm the usefulness of Gestalt Counseling empirically through a literature review of a number of relevant scientific literature. This research uses a literature review method. In this case, the researcher collected a number of literatures in the form of scientific articles related to Gestalt Counseling for bullying cases in Indonesia during the last 5 years, namely in the period 2018 to 2023. The researcher conducted a search for scientific literature using the Google Scholar, Publish or Perish, and databases. Lens.Org. Of the 23,181 titles, 8 scientific articles were found that best suited the research criteria. The research results show that Gestalt Counseling can be carried out in individual or group formats to increase self-esteem and self-control, as well as reduce levels of depression for victims of bullying. Apart from that, Gestalt counseling can also be applied to reduce aggression, violence and bullying behavior in bullies. It is recommended that further research examine issues related to multicultural factors in Gestalt counseling for this population, the effects of other Gestalt techniques in interventions for victims and perpetrators of bullying, as well as the phenomenological experiences of victims and perpetrators of bullying in receiving Gestalt Counseling.
Merdeka Belajar: A Study of the Pros and Cons for Education in Indonesia Abidarda, Yulizar; Haryadi, Rudi
INDONESIAN COUNSELING AND PSYCHOLOGY Vol. 4 No. 2 (2024): INDONESIAN COUNSELING AND PSYCHOLOGY (JUNE)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/icp.v4i2.60073

Abstract

This research aims to examine a number of literature that discusses the pros and cons of the Merdeka Belajar policy which has been implemented since the end of 2020. The research method in this article uses a systematic literature review. Eighteen key articles were obtained from the selection of a total of 836 scientific article titles obtained from the Google Scholar database. Eighteen articles were studied systematically to obtain conclusions regarding the pros and cons of the Merdeka Belajar policy. The research results found that the Merdeka Belajar policy, although considered a breakthrough in the millennial era, is not free from pros and cons. Some of the advantages are that it is simpler and deeper, more independent, more relevant and interactive, and more humane to students and educators. Meanwhile, the weaknesses that have become criticism of this policy include, among other things, the unpreparedness of technology, human resources, and the ineffectiveness of the Ministry's communication in grounding the concept of Independent Learning, resulting in misunderstandings in the field. It is recommended for readers to study more deeply the impact of the Merdeka Belajar policy for more specific fields of science, or for various institutions.
HUBUNGAN ANTARA GRATITUDE DAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGI DENGAN SELF ESTEEM ANGGOTA KOMUNITAS PENGAJIAN DI DESA KAIT-KAIT KECAMATAM BATI-BATI KABUPATEN TANAH LAUT Siswanto, Christie Pricilla Debora; Handayani, Eka Sri; Abidarda, Yulizar
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 8 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i8.802-814

Abstract

Komunitas pengajian ibu-ibu di pedesaan tidak hanya berfungsi sebagai wadah pembinaan spiritual, tetapi juga berpotensi menjadi sarana pengembangan aspek psikologis anggotanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Gratitude dan kesejahteraan psikologis terhadap self-esteem pada anggota komunitas pengajian di Desa Kait-Kait, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional, dengan partisipan ibu-ibu anggota komunitas pengajian. Instrumen penelitian berupa skala Gratitude, kesejahteraan psikologis, dan self-esteem. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson dan uji regresi berganda setelah melalui uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Gratitude dan self-esteem dengan nilai signifikansi 0.003 dan korelasi 0.347. Kesejahteraan psikologis juga berhubungan signifikan dengan self-esteem (sig. 0.013; r = 0.296). Secara simultan, Gratitude dan kesejahteraan psikologis berhubungan signifikan dengan self-esteem (sig. 0.009; r = 0.360). Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun hubungan yang terbentuk berada pada kategori korelasi lemah, kedua variabel independen memberikan kontribusi terhadap pembentukan harga diri individu. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan program komunitas yang memperkuat rasa syukur dan kesejahteraan psikologis sebagai pendekatan berbasis psikologi positif.
KORELASI ANTARA ADIKSI SMARTPHONE DAN PERILAKU PHUBBING TERHADAP SOPAN SANTUN SISWA DI SMA NEGERI 3 BANJARMASIN Anjeli, Anjeli; Wardah, Ani; Abidarda, Yulizar
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 8 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i8.815-825

Abstract

Kemajuan teknologi informasi, khususnya dalam penggunaan smartphone, telah membawa dampak signifikan terhadap perilaku sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Korelasi antara Adiksi Smartphone dan perilaku Phubbing terhadap tingkat sopan santun siswa di SMA Negeri 3 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional. Sampel berjumlah 135 siswa kelas XI yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen penelitian meliputi skala Adiksi Smartphone, skala Phubbing, dan skala sopan santun. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara Adiksi Smartphone dengan sopan santun (r = -0,267, p = 0,002) dan antara perilaku Phubbing dengan sopan santun (r = -0,275, p = 0,001). Selain itu, hasil uji korelasi berganda menunjukkan bahwa secara simultan terdapat hubungan yang signifikan antara Adiksi Smartphone dan perilaku Phubbing terhadap sopan santun (R = -0,111, p = 0,000) meskipun kekuatan hubungan tergolong lemah. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat Adiksi Smartphone dan frekuensi perilaku Phubbing, semakin rendah tingkat sopan santun siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis terkait pentingnya pengendalian penggunaan smartphone serta peningkatan kesadaran sopan santun dalam lingkungan sekolah. Keywords: Adiksi Smartphone, Perilaku Phubbing, Sopan Santun
EFEKTIVITAS PEMBACAAN KITAB MINAHUS SANIYAH TERHADAP TINGKAT SELF ESTEEM PADA KOMUNITAS PENGAJIAN Umairoh, Siti; Sri Handayani, Eka; Abidarda, Yulizar
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 11 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i11.1201-1209

Abstract

Self esteem adalah evaluasi seseorang terhadap diri mereka sendiri, baik secara positif maupun negatif, serta tingkat penerimaan dan penghargaan terhadap diri mereka sendiri. Temuan peneliti adanya jemaah yang merasa  lebih rendah diri dan merasa kurang sempurna agamanya daripada jemaah lain. Jika tertinggal tidak ikut pengajian ada perasaan kurang lengkap karena tidak menuntut ilmu agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembacaan Minahus Saniyah pada ibu-ibu di komunitas pengajian X, Kecamatan Gambut, dapat meningkatkan rasa self esteem mereka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperimental bentuk one group pre-test post-test. Sampel berjumlah 20 subjek ibu-ibu pengajian X berumur 25-50 tahun, dan telah mengikuti pengajian ini selama 1 sampai 3 tahun. Teknik analisis data menggunakan uji T. Berdasarkan hasil penelitian hasil posttest mengalami peningkatan sebesar 77% dibandingkan hasil pretest sebesar 66%. Kemudian hasil uji T didapat nilai sig sebesar 0,000 0,05. Dengan demikian, Ha diterima dan Ho ditolak. Maka pembacaan Kitab Minahus Saniyah efektif atau mampu meningkatkan self esteem pada komunitas pengajian X di Kecamatan Gambut.