Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN LITERASI MATEMATIKA PADA PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 WARU PAMEKASAN Lina Rosvalia Lutfiyah; Ettie Rukmigarsari; Gusti Firda Khairunnisa
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 20 (2022): Jurnal Penelitian,Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.172 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis peserta didik SMA Negeri 1 Waru Pamekasan yang diajar dengan model pembelajaran creative problem solving dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional, dan untuk mengetahui perbedaan kemampuan literasi matematika peserta didik SMA Negeri 1 Waru Pamekasan yang diajar dengan model pembelajaran creative problem solving dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian true experimental dan jenis penelitian yang digunakan pretest-posttest control group design. Pada penelitian terdapat kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas yang terpilih dalam penelitian yaitu kelas XI IPA C sebagai kelas eksperimen dan XI IPA B sebagai kelas kontrol dengan masing-masing kelas terdapat 25 peserta didik. Penentuan sampel penelitian menggunakan cluster random sampling pada peserta didik kelas XI IPA. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh ada perbedaan yang signifikan (p-value = 0,001) antara kemampuan berpikir kritis peserta didik SMA Negeri 1 Waru Pamekasan yang diajar dengan model pembelajaran creative problem solving (72,52 ± 7,160) dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional (66,00 ± 6,298), dan ada perbedaan yang signifikan (p-value = 0,000) antara kemampuan literasi matematika peserta didik SMA Negeri 1 Waru Pamekasan yang diajar dengan model pembelajaran creative problem solving (69,40 ± 6,976) dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional (62,60 ± 5,091).Kata kunci: model pembelajaran creative problem solving, kemampuan berpikir kritis, kemampuan literasi matematika
PENGARUH DISPOSISI MATEMATIS DAN SELF CONCEPT TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PESERTA DIDIK PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL Sinta Lestari; Ettie Rukmigarsari; Sikky El Walida
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 19 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.892 KB)

Abstract

 Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disposisi matematis dan self concept secara bersama-sama terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik, mengetahui pengaruh disposisi matematis terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik, dan mengetahui pengaruh self concept terhadap kemampuan pemahaman konsep peserta didik pada materi Aritmatika Sosial kelas VII SMP Islam Wajak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP Islam Wajak. Pemilihan sampel penelitian menggunakan non probability sampling dengan teknik sampling jenuh. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan tes. Teknik analisis data dilakukan melalui limatahap, yaitu: uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas data, analisis regresi linier berganda, uji asumsi klasik, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh secara signifikan disposisi matematis dan self concept secara bersama-sama terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis, dimanabesar pengaruh disposisi matematis dan self concept secara bersama-sama terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis adalah 83,1%. Selanjutnya, ada pengaruh secara signifikan disposisi matematis terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis, dimanabesar pengaruh disposisi matematis terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis adalah 42,1%. Terakhir, ada pengaruh secara signifikan self concept terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis, dimana besar pengaruh self concept terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis adalah 41%.Kata Kunci: Disposisi Matematis, Self Concept, Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA PADA MATERI HIMPUNAN KELAS VII B SMP N 14 HALMAHERA-TENGAH TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Aprilia Karjono; Zainal Abidin; Ettie Rukmigarsari
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 19 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.742 KB)

Abstract

Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe creative problem solving (CPS)  dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik pada materi himpunan kelas VII. (2) untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa setelah diterapkannya model pembelajaran creative problem solving (CPS)  pada materi himpunan kelas VII . Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Setiap siklus pada penelitian tindakan kelas terdapat 4 tahap kegiatan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian ini berlangsung pada bulan Agustus-September 2020 di SMP N 14 Halmahera Tengah tahun pelajaran 2020/2021. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan disimpulkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe creative problem solving (CPS) dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik kelas VII  SMP. Adapun hasil dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Observasi kegiatan pendidik pada siklus I menunjukkan persentase 76,06%, sedangkan pada siklus II menunjukkan peningkatan persentase sebesar  81,78(2) Observasi kegiatan peserta didik pada siklus I menunjukkan persentase 78,84%, sedangkan pada siklus II persentase menunjukkan peningkatan yaitu 81,53%; (3) Hasil tes yang dilakukan setiap akhir siklus persentase pada tes akhir siklus I yaitu 64,28%, sedangkan hasil pada tes akhir siklus II mengalami peningkatan dengan persentase sebesar 85,71%; (4) Hasil respon wawancara terhadap peserta didik, diperoleh pada siklus I persentase sebesar 50%, sedangkan respon peserta didik pada siklus II meningkat menjadi 66,67%.Kata Kunci: Model Pembelajaran Creative Problem Solving, Kemampuan Pemecahan Masalah
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN TINGKAT PEMAHAMAN PESERTA DIDIK PADA MATERI BANGUN DATAR SEGI EMPAT KELAS VII Muhammad Hafilul Ulum; Ettie Rukmigarsari; Siti Nurul Hasana
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 20 (2022): Jurnal Penelitian,Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.904 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Ingin mengetahui perbedaan model pembelajaran flipped classroom terhadap motivasi belajar peserta didik pada materi bangun datar segi empat kelas VII; dan (2) Ingin mengetahui perbedaan model pembelajaran flipped classroom terhadap tingkat pemahaman peserta didik pada materi bangun datar segi empat kelas VII. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan rancangan true eksperimental design dan desain penelitian yang digunakan adalah pretest-postest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VII SMP Nasional Malang. Pemilihan sampel penelitian menggunakan cluster random sampling, diperoleh kelas VII-D sebagai kelas uji coba angket berjumlah 20 peserta didik, kelas VII-B sebagai kelas eksperimen  dengan memberikan angket pretes-postest dan soal pretes-postest berjumlah 24 peserta didik dan kelas VII-C sebagai kelas kontrol dengan memberikan angket pretes-postest dan soal pretes-postest berjumlah 24 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket motivasi belajar dan soal tes tingkat pemahaman peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada perbedaan yang signifikan (p-value = 0,000) motivasi belajar peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran  flipped classroom (33,78 0,86) dengan yang diajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional (30,56 3,20) pada materi bangun datar segi empat kelas VII; (2) Ada perbedaan yang signifikan (p-value = 0,003) tingkat pemahaman peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran  flipped classroom (71,50 5,77) dengan yang diajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional (61,42  14,55) pada materi bangun datar segi empat kelas VII. Kata kunci: motivasi belajar, tingkat pemahaman peserta didik, flipped classroom, bangun datar segi empat 
PENGARUH KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF SISWA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PADA MATERI SUDUT KELAS VII SMP ISLAM PAITON Moh Zainul Huda; Ettie Rukmigarsari; Sikky El Walida
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 32 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.866 KB)

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis pengaruh kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa terhadap pemecahan masalah matematika, 2) menganalisis pengaruh kemampuan berpikir kritis siswa terhadap pemecahan masalah matematika, dan 3) menganalisis pengaruh kemampuan berpikir kreatif siswa terhadap pemecahan masalah matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Islam Paiton Tahun Pelajaran 2020/2021. Pemilihan sampel penelitian menggunakan cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah dua kelas yang dipilih secara acak dari populasi yaitu kelas VIID yang terdiri dari 25 siswa dan kelas VIIE yang terdiri dari 25 siswa, kemudian dikurangi 15 siswa sebagai uji coba kuesioner. Dengan demikian, sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 35 siswa. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan tes soal. Teknik analisis data dilakukan melalui lima tahap, yaitu: uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas data, analisis regresi linier berganda, uji asumsi klasik, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh secara signifikan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berpikir kreatif secara bersama-sama terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis, dimana besar pengaruh kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berpikir kreatif secara bersama-sama terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis adalah 60,8%. Selanjutnya, ada pengaruh secara signifikan kemampuan berpikir kritis terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis, dimana besar pengaruh kemampuan berpikir kritis terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis adalah 29,3%. Terakhir, ada pengaruh secara signifikan kemampuan berpikir kreatif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis, dimana besar pengaruh kemampuan berpikir kreatif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis adalah 31,5%.Kata kunci: Kemampuan Berpikir Kritis, Kemampuan Berpikir Kreatif, Kemampuan Pemecahan Masalah, Sudut
PEMAHAMAN KONSEP DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS MELALUI MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE PAIR CHECKS PADA MATERI ARITMETIKA SOSIAL KELAS VII Dwi Wulandari; Ettie Rukmigarsari; Surya Sari Faradiba
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 7 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.069 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan pemahaman konsep matematis peserta didik menggunakan model pair checks dengan model konvensional pada materi aritmetika sosial kelas VII, apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik menggunakan model pair checks dengan model konvensional pada materi aritmetika sosial kelas VII, mengkaji pemahaman konsep matematis peserta didik melalui model pair checks pada materi aritmetika sosial kelas VII dan mengkaji kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik melalui model pair checks pada materi aritmetika sosial kelas VII. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mix research dengan desain sequential explanatory. Sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Dari data penelitian kuantitatif diperoleh dengan memberikan pretest dan posttest pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah matematis. Analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji kesamaan kemampuan awal dan uji hipotesis. Subjek penelitian ada 3 yaitu peserta didik yang memiliki pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah matematis tinggi, sedang dan rendah dari kelas eksperimen dan kontrol. Pengumpulan data penelitian kualitatif didapat dari hasil observasi, wawancara dan catatan lapangan. Berdasarkan hasil uji hipotesis data posttest pemahaman konsep diperoleh nilai Sig = 0,015 < 0,05. Hal ini berarti H0di tolak. Nilai mean kelas eksperimen 71,52 sedangkan kelas kontrol sebesar 63,74. Untuk kemampuan pemecahan masalah matematis diperoleh nilai Sig = 0,027 < 0,05. Nilai mean kelas eksperimen 70,97 sedangkan kelas kontrol mean 63,19. Maka dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang diajarkan dengan model pair checks lebih tinggi dibandingkan dengan model konvensional. Kata kunci: pembelajaran matematika, model pembelajaran pair checks, pemahaman konsep, kemampuan pemecahan masalah matematis
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN FUN MATHEMATICS LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN PENALARAN MATEMATIS SISWA POKOK BAHASAN KUBUS DAN BALOK SMP KELAS VIII Nurul Azmi; Ettie Rukmigarsari; Isbadar Nursit
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 19 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.531 KB)

Abstract

Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada pengaruh model pembelajar Fun Mathematics Learning kemampuan komunikasi dan ada pengaruh model pembelajar Fun Mathematics Learning penalaran matematis peserta didik pada materi kubus dan balok kelas VIII Mts Almaarif 02 Singosari Malang dan model pembelajaran konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII B (kelas eksperimen) dan VIII C (kelas kontrol). Hasil analisis data menggunakan uji-t dua pihak dengan bantuan Software SPSS 20 bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan komunikasi dan penalaran matematis siswa dengan taraf signifikansi 5% antara peserta didik kelas eksperimen dan kelas kontrolKata-kata kunci: model pembelajaran fun mathematic learning, kemampuan komunikasi, kemampuan penalaran matematis
PENGARUH HABIT OF MIND DAN RESILIENSI MATEMATIS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATERI POLA BILANGAN PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII MTS MA'ARIF SUKOREJO Achmad Zamzamy Ridlo; Sunismi Sunismi; Ettie Rukmigarsari
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 12 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.488 KB)

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh habit of mind dan resiliensi matematis terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik materi pola bilangan kelas VIII Mts Ma’arif Sukorejo, untuk mengetahui pengaruh habit of mind terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik materi pola bilangan kelas VIII Mts Ma’arif Sukorejo, dan untuk mengetahui pengaruh resiliensi matematis terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik materi pola bilangan kelas VIII Mts Ma’arif Sukorejo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kelas VIII Mts Ma’arif Sukorejo yang terdiri dari kelas VIII A, VIII B, VIII C, VIII D dan kelas VIII E. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah cluster random sampling yang diperoleh kelas VIII A, VIII C, dan VIII D. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis uji regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS Statistics 25 Subjek penelitian ini sebanyak 87 siswa. Berdasarkan analisis data kuantitatif dengan menggunakan software SPSS Statistics 25 diperoleh nilai Sig = 0,000. Karena nilai Sig = 0,000 < 0,005 maka ditolak atau diterima. Hal ini berarti dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh habit of mind dan resiliensi matematis terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik materi pola bilangan kelas VIII Mts Ma’arif Sukorejo dengan presentase 75,3%, terdapat pengaruh habit of mind terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik materi pola bilangan kelas VIII Mts Ma’arif Sukorejo dengan presentase 51,%, dan terdapat pengaruh resiliensi matematis terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik materi pola bilangan kelas VIII Mts Ma’arif Sukorejo dengan presentase 24,3%.Kata Kunci: Habit of mind, resiliensi matematis, dan berpikir kritis.
PENGARUH SELF CONFIDENCE DAN SELF EFFICACY TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Fariyatus Sa&#039;adah; Ettie Rukmigarsari; Tri Candra Wulandari
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 12 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.346 KB)

Abstract

 Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self confidence dan self efficacy terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik pada materi aritmatika sosial kelas VII MTs Darussalam Daun. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif berjenis ex post facto, dengan populasi seluruh kelas VII MTs Darussalam Daun. Peneliti menggunakan 20 peserta didik sebagai sampel dengan menggunakan salah satu teknik non probability sampling yaitu convinience sampling. Peneliti menggunakan teknik tes dan nontes untuk mengumpulkan data dengan kuesioner dan tes sebagai instrumen. Instrumen kuesioner terdiri dari self confidence dan self efficacy, sedangkan instrumen tes yang digunakan adalah soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Skor kuesioner self confidence dan self efficacy merupakan data ordinal sehingga perlu untuk ditransformasi menjadi data interval dengan menggunakan uji MSI (Method Of Successive Internal). Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda yang terdiri dari uji normalitas, uji linieritas, uji heteroskedastisitas, uji autokorelasi dan uji multikolinearitas. Teknik analisis data dilakukan dengan bantuan software SPSS 25. Berdasarkan hasil analisis data terdapat pengaruh self confidence dan self efficacy terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis, besar pengaruh self confidence dan self efficacy secara bersama-sama yaitu 89,2 %. Besar pengaruh self confidence terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis yaitu 23%. Sedangkan besar pengaruh self efficacy terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis yaitu sebesar 66,2%.Kata Kunci: self confidence, self efficacy, pemecahan masalah, aritmatika sosial
AvrA Salmonella Increases TLR4/NF-κB/β-catenin/TGF-β Expressions of Colorectal Cancer Mice Model Bogi Pratomo Wibowo; Handono Kalim; Husnul Khotimah; Hidayat Sujuti; Ettie Rukmigarsari; Nabila Erina Erwan
The Indonesian Biomedical Journal Vol 15, No 6 (2023)
Publisher : The Prodia Education and Research Institute (PERI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18585/inabj.v15i6.2607

Abstract

BACKGROUND: Colorectal cancer (CRC) is reported as the third most frequently diagnosed cancer worldwide. Salmonella infection plays a role in developing this cancer, which is chronically related to the avirulence protein A (AvrA) effector protein produced by the bacteria. This study was conducted to point out the effect of AvrA Salmonella on the occurrence of CRC through the regulation of TLR4/NF-κB/β-catenin/TGF-β expressions in the azoxymethane (AOM)/dextran sodium sulfate (DSS) CRC model.METHODS: A randomized control group post-test-only study was conducted using male Balb/c mice with 30-gram body weight (10-12 weeks), which were divided into three groups, namely the negative control (normal mice without any treatment), positive control (AOM/DSS-treated mice), treatment 1 (T1) (AOM/DSS-treated mice + AvrA Salmonella) groups. Colon tissue was collected and then prepared for immunohistochemistry staining using TLR4, β-catenin, NF-κB, TGF-β, and Ki67 antibodies, whereas apoptotic cells were stained using TUNEL assay.RESULTS: The expressions of TLR4, β-catenin, NF-κB, TGF-β, Ki67, and apoptosis percentage indicated significant differences among the three groups, which statistically showed p<0.05 in all observed parameters. The mean of all parameters was far more significant in the T1 group than in the negative and positive control groups.CONCLUSION: The findings revealed that AvrA Salmonella could increase the expressions of TLR4, β-catenin, NF-κB, TGF-β, and Ki67 and decrease the apoptotic percentage. Thus, AvrA Salmonella influences CRC tumorigenesis through TLR4/NF-κB/β-catenin/TGF-β and is suggested as a potential target in future preventive and curative management for CRC.KEYWORDS: AvrA Salmonella, carcinogenesis, colorectal cancer