Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

The Effect of Creative Dance Based on Identity Elements on Motor Development in Early Childhood Education Fitriani Fitriani; Rani Puspa Juwita
Al Tahdzib: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2026): Al Tahdzib: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : STAI Publisistik Thawalib Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54150/altahdzib.v5i1.942

Abstract

Gross motor development is an important aspect of early childhood growth, yet in many early childhood education institutions, motor stimulation remains limited and suboptimal. One potential medium is creative dance based on identity elements, as it can integrate physical movement, rhythm, and creative expression in an enjoyable way. This study aimed to examine the effect of creative dance based on identity elements on the motor development of children at Semayang Ni Ine Bintang early childhood education. The research problem arose because some children were unable to perform gross motor movements in a coordinated and independent manner in response to the teacher’s cues and demonstrations. The method employed a quantitative, experimental design in which the experimental group received a creative dance intervention, and motor skills were measured before and after the intervention. Data analysis using a paired sample t-test showed a significant difference between pre-test and post-test scores (p = 0.001 < 0.05), indicating a positive effect of creative dance on children’s motor skills. The study concludes that creative dance based on identity elements is effective in enhancing gross motor development in early childhood. The significance of this research lies in providing an innovative learning model that not only optimizes physical abilities but also encourages creativity and active engagement in the learning process.
Pengaruh Permainan Tarek Situek terhadap Motorik Kasar Anak Usia Dini 5-6 Tahun Zulhulaifah Zulhulaifah; Rani Puspa Juwita
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8247

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya perkembangan motorik kasar anak usia dini akibat minimnya aktivitas fisik dan kurangnya pengenalan permainan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permainan Tarek Situek terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 5–6 tahun di TK Al-Azhar Siem, Aceh Besar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen one-group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 20 anak dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan setelah perlakuan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Disimpulkan bahwa permainan Tarek Situek berpengaruh signifikan terhadap perkembangan motorik kasar anak. Implikasinya, permainan tradisional dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran untuk menstimulasi motorik kasar sekaligus melestarikan kearifan lokal.
Pengaruh Kegiatan Melukis Bayangan terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Pembelajaran Seni Raisah Khamalia; Rani Puspa Juwita
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan melukis bayangan terhadap kemampuan motorik halus anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen melalui desain penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent-Groups Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 32 anak yang dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan berupa kegiatan melukis bayangan, sedangkan kelompok kontrol mengikuti pembelajaran seni konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan instrumen penilaian kemampuan motorik halus, kemudian dianalisis secara statistik untuk membandingkan hasil kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus pada kedua kelompok, namun peningkatan pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Rata-rata skor kemampuan motorik halus pada kelompok eksperimen meningkat dari 10,5 menjadi 12,06, sedangkan pada kelompok kontrol meningkat dari 9,00 menjadi 11,18. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan melukis bayangan efektif dalam menstimulasi koordinasi mata dan tangan, ketepatan gerak, serta kontrol otot halus anak. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan melukis bayangan berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia dini dan dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran seni visual yang bermakna.
Efektivitas Permainan Sirkuit Pos Geometri terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Nazwa Azilla; Rani Puspa Juwita
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas permainan sirkuit pos geometri dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 4–5 tahun di TK My Dream School. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimen melalui desain one group pretest-posttest. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling, yang melibatkan seluruh populasi sebanyak 20 anak Dengan jumlah sampel 20 anak. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan dokumentasi. Data disajikan dalam bentuk tabel dan grafik nilai rata-rata pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji peered sample t-test . Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan motorik kasar dari rata-rata 2,82 pada pretest menjadi 3,65 pada posttest, dengan nilai signifikansi 0,000 dan t-hitung 26,158 > t-tabel 1,729. Temuan utama ini menegaskan bahwa permainan diagram pos geometri efektif secara statistik dalam meningkatkan keseimbangan, koordinasi, dan kekuatan gerak anak. Dampaknya, pembelajaran PAUD menjadi lebih aktif, menyenangkan, dan bermakna karena mengintegrasikan aktivitas fisik dengan pengenalan konsep geometri, sehingga dapat dijadikan strategi pembelajaran inovatif dalam pengembangan motorik kasar anak usia dini.
Manajemen Kepemimpinan dan Pengawasan Lembaga PAUD: Konsep, Strategi, dan Implementasi Menuju Pendidikan Berkualitas Suci Rahayu Ningsih; Rani Puspa Juwita; Usnaila Ramadhani; Fitria Santika; Putri Devani Aris
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40881

Abstract

Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sangat penting dalam meletakkan dasar bagi perkembangan kognitif, sosial, emosional, dan fisik anak. Efektivitas lembaga PAUD sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan dan pengawasan yang diberikan oleh kepala sekolah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep manajemen kepemimpinan dan pengawasan dalam lembaga PAUD dan untuk memastikan strategi implementasi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Metodologi yang digunakan adalah kajian Pustaka (library research) yang mencakup analisis berbagai jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Temuan studi menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional dan demokratis lebih efektif dalam mendorong kerja sama, meningkatkan motivasi guru, dan mempromosikan inovasi kelembagaan. Pengawasan yang berkelanjutan dan sistematis sangat penting untuk menjaga persyaratan kualitas layanan PAUD. Simpulan penelitian ini menegaskan perlunya penguatan kapasitas kepemimpinan kepala PAUD melalui pelatihan berkelanjutan dan pendampingan profesional.
MERANCANG ULANG PEDOMAN PENULISAN SKRIPSI: MENGATASI TANTANGAN DAN MEMASTIKAN STANDAR KUALITAS UNGGUL BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI DI UIN AR-RANIRY Fajriah, Heliati; Puspa Juwita, Rani; Naufal Fadhil
Bunayya Vol 12 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/bunayya.v12i2.35213

Abstract

Students of the Islamic Early Childhood Education (PIAUD) Study Program at UIN Ar-Raniry face challenges in preparing their final projects, such as inconsistent formatting and difficulty generating research ideas (58.47%). This study aims to redesign the final project writing guidelines using the 4D development model (Define, Design, Development, Disseminate). Data collection techniques included a needs analysis in the Define stage, the use of expert validation instruments (a 4-point Likert scale) in the Development stage, and the distribution of user trial questionnaires using snowball sampling in the Disseminate stage. The Design stage produced an innovative guideline draft that includes tips for starting the writing process, a complete Standard Operating Procedure (SOP), and guidance on the article-based pathway. Validation by three experts yielded the following results: a linguist expert score of 92.5% (highly feasible), a media expert score of 100% (highly feasible), and a content expert score of 79.69% (feasible). The small-scale trial involving 15 students produced an average score of 3.5, while the large-scale trial involving 50 students obtained scores above 3.7. The final product, in the form of a guideline handbook, proved valid and effective in improving the quality and standardization of final projects among PIAUD students.  
Efektivitas Media Loose Parts Berbahan Plastik terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak di TK Az-Zahra Banda Aceh Afifah Munira; Dewi Fitriani; Rani Puspa Juwita; Ridha Miharti
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12449

Abstract

Perkembangan motorik halus sebagian anak Kelompok A (anak usia 4-5 tahun) TK Az-Zahra Banda Aceh masih belum optimal, terutama dalam kegiatan mewarnai, menggunting, menempel, dan menggunakan jari-jari tangan secara terampil. Kegiatan pembelajaran motorik halus masih didominasi aktivitas berbasis kertas dengan variasi media yang terbatas sehingga beberapa anak kurang tertarik dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media loose parts berbahan plastik terhadap perkembangan motorik halus anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 anak Kelompok A yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi menggunakan lembar observasi yang terdiri atas 12 indikator perkembangan motorik halus, meliputi kemampuan mengambil, memindahkan, mengelompokkan, merangkai, dan menyusun benda. Data dianalisis menggunakan uji Paired Samples t-Test dan perhitungan effect size Cohen’s d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pretest, sebagian besar anak berada pada kategori Jarang Muncul sebesar 65%. Setelah diberikan perlakuan menggunakan media loose parts berbahan plastik, hasil post-test menunjukkan peningkatan dengan kategori Sering Muncul sebesar 55% dan Selalu Muncul sebesar 25%. Hasil uji Paired Samples t-Test memperoleh nilai Sig. (2-tailed) < 0,001 dan nilai Cohen’s d sebesar 2,72 yang menunjukkan kategori efek besar. Dengan demikian, media loose parts berbahan plastik efektif dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak di TK Az-Zahra Banda Aceh.