Gangguan mental adalah respons non-adaptif terhadap lingkungan internal dan eksternal, yang ditunjukkan oleh pikiran, perasaan, dan perilaku yang tidak sesuai dengan budaya lokal dan mengganggu fungsi sosial, pekerjaan, dan fisik. Diperkirakan lebih dari 90% pasien kesehatan mental mengalami beberapa bentuk halusinasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan perawatan keperawatan bagi Tn. A dengan menerapkan terapi umum dan terapi psikoreligius. Membaca Surah Al-Fatihah. Penilaian ini dilakukan pada tanggal 16-23 Juni 2023, klien Tn. A berusia 50 tahun dengan diagnosis keperawatan gangguan persepsi sensorik dengan halusinasi pendengaran. Intervensi keperawatan meliputi pemberian terapi umum dan terapi psikoreligius: membaca Surah Al-Fatihah untuk penderita halusinasi. Hasil implementasi menunjukkan bahwa ia mampu melaksanakan SP 4, yaitu minum obat dan menjelaskan 6 obat yang benar kepada Tn. A sehingga diperoleh evaluasi, yaitu SP 1-4 dapat dicapai. Kesimpulan dari pemberian terapi umum dan terapi psikoreligius: membaca Surah Al-Fatihah meningkatkan kemampuan klien untuk mengendalikan halusinasi yang dialami dan berdampak pada pengurangan gejala halusinasi pendengaran yang dialami. Diharapkan rumah sakit jiwa dapat menggunakan hasil penerapan perawatan keperawatan sebagai bahan evaluasi dan pembuatan ketentuan atau peraturan terkait layanan dengan pendekatan terapi umum dan terapi psikoreligius: membaca Surah Al-Fatihah.