Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Sosialisasi Pengolahan Nasi Sisa Menjadi Pakan Ayam Di Kampung Mulyasari Mawardini, Annisa; Siti Indah Isa Ine Ari; Nur Azizah, Nisa; Hamidah, Syifa
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v6i2.20681

Abstract

Masalah yang berkaitan dengan sisa makanan, terutama nasi, menjadi tantangan serius dalam pengelolaan lingkungan dan ketahanan pangan di Indonesia. Di sisi lain, peternak ayam kecil mengalami kesulitan dalam mendapatkan pakan karena harga pakan komersial yang tinggi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menawarkan solusi praktis dengan memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat Kampung Mulyasari tentang cara mengolah nasi sisa menjadi pakan untuk ayam melalui proses fermentasi. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi, pelatihan, dan demonstrasi tentang fermentasi nasi dengan menggunakan bahan tambahan seperti dedak, gula merah, dan sayuran. Hasil dari fermentasi ini diperiksa berdasarkan warna, aroma, tekstur, dan penerimaan oleh ayam. Kegiatan ini menunjukkan bahwa nasi sisa yang difermentasi mengalami perubahan fisik yang baik dan diterima oleh ayam tanpa efek negatif. Selain menawarkan alternatif pakan yang bergizi, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada dukungan ekonomi lokal dan keberlanjutan lingkungan.
PENGARUH MEDIA KULIT KERANG TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS V SDN 17 TANJUNGPANDAN Damayanti, Ira; La Ode Amril; Irwan Efendi; Mawardini, Annisa
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 1 No. 2 (2023): AL - KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika termasuk salah satu ilmu pendidikan yang sangat penting karena dimana ilmu ini sangat berhubungan erat dengan penyelesaian masalah yang kita jumpai di kehidupan sehari-hari. Namun pada kenyataan di masyarakat luar matematika merupakan pembelajaran yang sangat sulit sehingga banyak yang tidak memahami bagaimana matematika itu sendiri. Media pembelajaran merupakan suatu alat atau perantara yang bisa digunakan guru untuk menunjang pembelajaran agar lebih menyenangkan dan mudah dipahami. Penelitian ini menggunakan media kulit kerang sebagai media pembelajaran yang dijadikan tolak ukur untuk mengetahui apakah media kulit kerang berpengaruh terhadap pemahaman konsep matematika peserta didik. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif eksperimen dengan desain posttest only group design. Subjek pada penelitian ini yaitu peserta didik kelas V di SDN 17 Tanjungpandan, dimana V.2 sebagai kelompok eksperimen dan kelas V.3 sebagai kelompok kontrol yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Pada penelitian ini kedua kelompok diberikan posttest yang hasilnya kemudian dianalisis pada analisis deskriptif dan inferensial menggunakan bantuan SPSS 20.0. Dari hasil posttest t hitung (0,059)> r tabel (0,05), hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh media kulit kerang terhadap pemahaman konsep matematika peserta didik kelas V, hal ini diakibatkan oleh beberapa alasan.
Pengembangan Sikap dan Rasa Kemanusiaan Peserta Didik di Sekolah Dasar dalam Pembinaan Kepramukaan Pratiwi, Riska; Rustiandi, Putri; Apriliani, Siti Sarah; Nurmalasari, Lintang; Rahayu, Rizki; Rizki, M Kiki; Abdussalam, Rizki; Mawardini, Annisa
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.17166

Abstract

Pembinaan pramuka merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang memiliki peran penting dalam pengembangan karakter dan sikap kemanusiaan peserta didik. Melalui berbagai kegiatan yang dilakukan dalam pramuka, seperti pelatihan kepemimpinan, kerja sama tim, dan kegiatan sosial, anggota pramuka diajarkan untuk memiliki rasa empati, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembinaan pramuka terhadap sikap kemanusiaan siswa dan mengembangkan sikap dan rasa kemanusiaan pada siswa di sekolah dasar. Dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, melakukan pembinaan dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan pramuka secara signifikan berkontribusi dalam membentuk sikap kemanusiaan siswa, yang tercermin dalam perilaku mereka sehari-hari, seperti kepedulian terhadap lingkungan, partisipasi dalam kegiatan sosial, dan kemampuan berempati terhadap orang lain. Secara garis besar pembinaan kepramukaan efektif mengembangkan sikap dan rasa kemanusiaan peserta didik dengan dukungan motivasi pembina, orang tua dan kegiatan praktis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan untuk pendidik dan pembina pramuka dalam membuat program dan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan sikap kemanusiaan pada siswa.
Pemanfaatan Kulit Buah Nanas Menjadi Eco-Enzyme sebagai Pupuk Organik Cair (POC) Ramah Lingkungan Fauziah, Anisa; Azzahra, Jeannissa; Mulyani, Reni; Sa'diah, Rismatu; Damayanti, Siti Herma; Mawardini, Annisa
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.20656

Abstract

Eco-Enzyme merupakan larutan hasil fermentasi limbah organik seperti kulit buah, gula, dan air yang menghasilkan cairan multifungsi ramah lingkungan. Penelitian ini, bertujuan mengkaji potensi kulit buah nanas sebagai bahan baku pembuatan Eco-Enzyme yang dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair (POC). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-eksperimen melalui teknik observasi dan dokumentasi untuk menganalisis proses fermentasi dan perubahan karakteristik larutan. Fermentasi dilakukan selama tiga bulan dengan rasio 3:1:10 (kulit nanas, gula merah, dan air). Hasil menunjukkan bahwa Eco-Enzyme efektif menyegarkan warna daun tanaman singkong setelah diencerkan dengan air dalam perbandingan 1:10. Selain sebagai pupuk alami, larutan ini berpotensi menjadi solusi pengelolaan limbah dapur yang ramah lingkungan dan ekonomis. Penelitian dilakukan oleh lima mahasiswa PGSD Universitas Djuanda di Kampung Lembur Situ, Cianjur tanpa keterlibatan warga yang mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 6 (air bersih dan sanitasi layak), 12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab), dan 15 (menjaga ekosistem daratan). Temuan ini memperkuat bahwa limbah dapur memiliki nilai guna tinggi jika diolah tepat dan dapat diterapkan sebagai praktik Pendidikan lingkungan berbasis rumah tangga.
Siklus Air Tak Lagi Abstrak: Menemukan Ilmu Lewat Game, Proyek, dan Pengalaman Nyata Kurniasih, Santy; Mawardini, Annisa
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21160

Abstract

Ilmu Pengeyahuan Alam (IPA) merupakan salah satu mata pelajaran penting di tingkat Sekolah Dasar karena bertujuan membekali siswa dengan pemahaman awal mengenai berbagai fenomena alam yang terjadi di sekitar kita salah satu materi yang diajarkan adalah topik siklus air, yang melibatkan proses-proses penting seperti evaporasi (penguapan), kondensasi (pengembunan), presipitasi (hujan), dan infiltrasi (peresapan ke tanah). Meskipun topik ini sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, sifatnya yang abstrak membuat banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami urutan dan keterkaitan antar tahapan siklus tersebut, terutama ketika disampaikan tanpa bantuan media visual atau pengalaman langsung yang bermakna. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa pembelajaran IPA yang hanya mengandalkan metode ceramah dan membaca buku teks sering kali kurang mampu menarik minat siswa dan gagal membangun pemahaman konseptual yang kuat. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan menyenangkan salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah dengan menggabungkan model Project-Based Learning (PJBL) dan Discovery Learning, yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar melalui pengalaman, eksplorasi, dan proyek nyata yang berhubungan dengan lingkungan mereka. Dalam praktiknya, pendekatan ini dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan pembelajaran yang inovatif, seperti permainan edukatif bertema siklus air (Super Droplet Cycle Game) evaluasi interaktif menggunakan platform seperti Kahoot dan Concker, serta penggunaan materi visual yang dirancang secara kreatif melalui aplikasi canva. Dengan melibatkan siswa secara aktif dalam proses pengamatan, diskusi kelompok, dan penyelesaian proyek sederhana, pendekatan ini terbukti mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep siklus air secara lebih mendalam dan bermakna. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan dalam asppek motivasi belajar, rasa ingin tahu ilmiah, dan kesadaran terhadap pentingnya menjaga siklus air sebagai  bagian dari keseimbangan lingkungan. Oleh karena itu, strategi pembelajaran yang memadukan visualisasi, interaktivitas, dan pengalaman langsung sangat direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran IPA di Sekolah Dasar guna mengoptimalkan pencapaian kompetensi siswa secara holistik.
Media Pembelajaran IPA dalam Mengembangkan Karakter Cinta Lingkungan Bagi Siswa Kelas V Sekolah Dasar Nagrak 01 Kamayan, Muhamad Artha; Adri, Helmia Tasti; Mawardini, Annisa
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21724

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna  membentuk karakter peduli lingkungan bagi siswa kelas V di SDN Nagrak 01. Penelitian ini memakai metode kualitatif yang dipakai guna mendapat data yang mendalam, melalui observasi, wawancara dengan wali kelas, guru mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan siswa kelas V, serta dokumentasi. Analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran lingkungan hidup meliputi pembiasaan, keteladanan, dan action learning Langkah-langkah yang dicoba guru antara lain memanfaatkan area sekitar selaku alat pembelajaran serta tempat berlatih serta menitikberatkan evaluasi pada evaluasi afektif. Aspek pendukung ketercapaian antara lain kemampuan guru serta kepala sekolah dalam membimbing siswa serta terdapatnya media pembelajaran yang membolehkan siswa menguasai angka peduli lingkungan. Aspek penghalang antara lain durasi pembelajaran yang terbatas serta kedudukan keluarga yang kurang dalam  menanamkan nilai peduli lingkungan.
Implementasi Dwi Satya dan Dwi Darma dalam Kegiatan Pramuka Siaga Ramdaniati, Alis; Mawardiyah, Nur Zahroul; Febriani, Regina; Mawardini, Annisa
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.17568

Abstract

Pramuka adalah organisasi pendidikan nonformal yang bertujuan untuk mendidik kepribadian, karakter, dan keterampilan anak-anak Indonesia melalui kegiatan di alam terbuka. Penelitian ini menyelidiki bagaimana nilai-nilai Dwi Satya dan Dwi Dharma pada anggota Pramuka Siaga kelas 3 di SDN Cibeureum 01. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data yang meliputi observasi dan studi literatur. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa nilai-nilai Dwi Satya, seperti menjalankan kewajiban terhadap Tuhan, negara, dan keluarga, serta berbuat kebaikan setiap hari, diterapkan melalui pembelajaran sederhana, menyenangkan, dan relevan dengan kehidupan anak-anak. Demikian pula, nilai Dwi Dharma, seperti berbakti kepada orang tua serta berani dan tidak putus asa, diterapkan melalui kegiatan harian, simulasi, dan pembiasaan di lingkungan sekolah maupun rumah. Penerapan nilai-nilai ini melibatkan pembina, siswa, dan orang tua secara aktif, menciptakan lingkungan yang mendukung pembentukan karakter anak yang disiplin, bertanggung jawab, dan peduli. Aktivitas seperti menyanyikan lagu kebangsaan, membantu orang tua, dan berbagi dengan teman memperkuat nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan siswa. Dengan pendekatan sistematis dan integratif, penelitian ini menegaskan pentingnya peran Gerakan Pramuka dalam mengembangkan potensi anak dan membentuk Individu yang memiliki karakter luhur dan memberikan dampak baik bagi lingkungan sekitar.