Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Strategi pengembangan literasi visual melalui media pop-up book pada anak usia 5-6 tahun Insi Nurimani; Arie Widiyastuti; Rahayu, Wening
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 6 No 2 (2026): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v6i2.1927

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan serta menguji efektivitas media pop-up book dalam meningkatkan literasi visual anak usia 5–6 tahun di TK Al-Ikhlas, Kampung Salakuray, Bayongbong, Garut. Latar belakang penelitian berangkat dari rendahnya kemampuan literasi visual anak yang teridentifikasi melalui observasi awal dan wawancara dengan guru kelas. Kondisi ini diperkuat oleh fakta bahwa sebagian besar pembelajaran di lembaga PAUD masih berfokus pada literasi baca-tulis dan belum menekankan pengembangan literasi visual. Selain itu, keterbatasan media pembelajaran inovatif serta kurangnya pemahaman guru dan orang tua mengenai pentingnya literasi visual menyebabkan anak belum mampu mendeskripsikan dan menafsirkan gambar secara optimal. Berdasarkan data observasi di TK Al-Ikhlas, hanya sekitar 35% anak yang mampu menjelaskan isi gambar secara detail. Oleh karena itu, media pop-up book yang memiliki karakter visual interaktif dan bentuk tiga dimensi dipilih untuk meningkatkan ketertarikan, imajinasi, serta kemampuan berpikir visual anak. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pop-up book secara signifikan meningkatkan kemampuan literasi visual anak. Rata-rata peningkatan sebesar 26,2% terlihat pada aspek pemahaman gambar, kemampuan mendeskripsikan, interpretasi cerita visual, serta kemampuan bercerita kembali. Validasi dari ahli materi dan media juga menegaskan bahwa media ini layak digunakan dalam pembelajaran. Implikasi penelitian menegaskan bahwa pop-up book dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang menarik dan efektif, sekaligus meningkatkan keterlibatan serta motivasi anak. Dengan karakter visual interaktif, media ini mampu memfasilitasi pemahaman dan penjelasan anak secara lebih konkret. Penelitian ini merekomendasikan agar guru mendapatkan pelatihan dalam pemanfaatan pop-up book serta menyarankan penelitian lanjutan untuk mengkaji dampak jangka panjangnya terhadap perkembangan literasi visual anak usia dini.
Meningkatkan Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Montase di PAUD Al – Barokah Aijah, Ijah; Rahayu, Wening; Widiyastuti, Arie
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan montase di PAUD Al-Barokah. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek 10 anak kelompok B. Guru berperan penting dalam memberikan stimulasi yang tepat untuk mendukung tumbuhnya kemandirian. Kegiatan montase dirancang untuk melatih anak menyelesaikan tugas secara mandiri, bertanggung jawab, dan percaya diri. Data dikumpulkan melalui observasi, lembar ceklis, dan dokumentasi dalam dua siklus. Hasil pra-siklus menunjukkan kemandirian anak masih rendah sebesar 22%. Pada siklus I meningkat menjadi 55% namun belum memenuhi indikator keberhasilan. Setelah perbaikan dan variasi pada siklus II, terjadi peningkatan signifikan hingga 87%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan montase efektif dalam meningkatkan kemandirian anak karena bersifat menarik, kreatif, dan mendorong anak untuk mandiri.
Analisis Dampak Pola Asuh Orang Tua Terhadap Pengembangan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun di TK Atfaliyah Sulastri, Ai; E, Yon A.; Rahayu, Wening
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pola asuh orang tua terhadap pengembangan sosial emosional anak usia 5–6 tahun di TK Atfaliyah Kampung Kancil, Desa Padasuka. Latar belakang penelitian ini adalah masih ditemukannya anak yang mengalami kesulitan dalam mengelola emosi, berinteraksi dengan teman, dan bekerja sama. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap 10 orang tua dan 1 pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis berdampak paling positif dalam membentuk kemampuan sosial emosional anak, sementara pola asuh otoriter dan permisif cenderung menimbulkan hambatan. Faktor pendukung perkembangan anak antara lain lingkungan keluarga yang hangat dan komunikasi terbuka, sedangkan faktor penghambat meliputi lingkungan sosial yang kurang kondusif dan penggunaan gadget berlebihan. Penelitian ini merekomendasikan penerapan pola asuh demokratis untuk mendukung perkembangan sosial emosional anak usia dini.
Peningkatan Kemampuan Mengenal Huruf Anak Usia Dini melalui Media Mika Telusur Alfabet di PAUD SPS Melati 4 Kabupaten Sukabumi Nursaadah, Ai; Siahaan, Leroy Holman; Rahayu, Wening
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14634

Abstract

Anak usia dini yang sering disebut sebagai priode emas (golden age), adalah fase perkembangan yang sangat pesat baik secara fisik maupun psikis,termauk dalam kemampuan bahasa dan keaksaraan awal. Pada tahap ini, stimulasi yang tepat sangat diperlukan untuk mendukung optimalisasi perkembangan anak, terutama dalam mengenal huruf sebagai dasar literasi awal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemempuan mengenal huruf anak usia 5-6 tahun di SPS Melati 4, Kabupaten Sukabumi, dengan memanfaatkan media pembelajaran inovatif berupa mika telusur alfabet. Penelitian Tindakan kelas ini menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart, penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil observasi prasiklus menunjukan bahwa 43,67% anak belum berkembang dalam kemampuan mengenal huruf, melalui penerapan media mika telusur alfabet terjadi peningkatan kemampuan mengenal huruf dari 39,59% anak mualai berkembang menjadi 66,67% pada siklus 1, dan semakin meningkat di siklus II mencapai 75% anak berkembang sesuai harapan. Meskipun tidak semua anak mencapai kriteria optimal, hasil penelitian menunjukan bahwa media mika telusur alfabet efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak usia dini, serta mampu merangsang minat dan partisipasi aktif anak dalam proses pembelajaran
Improving Vocabulary Mastery Through Storytelling Methods Using Picture Story Books at TKIT Al-Jabar Bekasi Saputra, Rayhan; Kuniawati, Lia; Rahayu, Wening
Bulletin of Early Childhood Vol. 4 No. 2 (2025): Bulletin of Early Childhood
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/bec.v4i2.2021

Abstract

This research was motivated by the low vocabulary mastery of group B1 children at TKIT Al-Jabar Bekasi. The purpose of this study was to improve children’s vocabulary skills through the storytelling method using picture storybooks. This study employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, each consisting of four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were 12 children in group B1. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using descriptive quantitative and qualitative approaches. The results showed a significant improvement in children’s vocabulary skills, from 25.60% in the pre-cycle to 65.00% in cycle I, and reaching 95.83% in cycle II. Thus, the research success indicator of 70% was achieved. The study concludes that the storytelling method using picture storybooks is effective in enhancing the vocabulary mastery of early childhood learners.