Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Kemampuan Kinestetik Anak Usia 5-6 Tahun melalui Senam Irama di Kober Al-Jihadiyah Dewi, Rahma; Rahayu, Wening; Apriyansyah, Chandra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan anak usia dini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak usia 0-6 tahun agar siap memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kinestetik anak usia 5-6 tahun melalui senam irama di Kober Al-Jihadiyah Garut. Penelitian menggunakan model Kemmis & Taggart dengan dua siklus dan melibatkan 13 anak. Sebelum intervensi, 54% anak berada pada kategori belum berkembang. Setelah intervensi dengan senam irama, terjadi peningkatan signifikan: 39% anak berkembang sangat baik, 46% berkembang sesuai harapan, dan tidak ada anak yang belum berkembang. Senam irama terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan kinestetik anak, sehingga direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan melalui Metode Montessori Menggunakan Media Papan Suku Kata Jubaedah, Iis; Rahayu, Wening; Apriansyah, Chandra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak-anak menggunakan metode Montessori melalui Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemmis dan McTaggart. Subjek penelitian terdiri dari 14 anak kelompok B di RA Al-Jihadiyyah Garut. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari empat pertemuan. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pada pra siklus, kemampuan membaca permulaan berada pada kriteria MB dan BB, masing-masing 50%. Setelah penerapan metode Montessori pada siklus I dan II, terjadi peningkatan yang signifikan. Pada akhir siklus II, 85,7% anak mencapai kriteria BSH dan BSB, menunjukkan efektivitas metode Montessori dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak.
Meningkatkan Kemampuan Bicara Anak Speech Delay Menggunkan Media Gambar Berwarna Pada Usia 4-5 Tahun di TK Aisyiyah 98 Munani, Munani; Priyanti, Nina Yuminar; Rahayu, Wening
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bicara anak Speech Delay pada anak usia 4-5 tahun melalui model Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini memanfaatkan media gambar berwarna sebagai alat bantu visual untuk merangsang dan meningkatkan kemampuan bicara anak. Setiap siklus tindakan dirancang melalui aktivitas yang melibatkan gambar berwarna yang menarik dan sesuai dengan konteks.Dari hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan bicara anak setelah diterapkannya media gambar berwarna. Kemajuan terlihat dari peningkatan kosakata, artikulasi pada pengucapan kata, mengekspresikan dan menyampaikan kata. Terlihat dari prasiklus hanya mencapai kemampuan bicara masih rendah sekitar Mulai Berkembang 50%, setelah diadakan tindakan siklus pertama mencapai Berkembang Sesuai Harapan 33,3% dan berkembang Sangat Baik 16,7%, lanjut kesiklus ke 2 sekitar Berkembang Sangat Baik 78%. Penggunaan media gambar berwarna terbukti efektif dalam merangsang kemampuan bicara anak.
Peningkatan Kemampuan Berbicara Awal dengan Model Si-UUL Pada Kelompok A TK Bintang Kecil Saragi, Hartaria Junita; Watini, Sri; Rahayu, Wening
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak usia 4 tahun di kelompok A melalui media audio-visual dengan menonton video keluarga Shimajiro menggunakan model SI-UUL, yaitu mendengarkan, mengucapkan, dan mengulangi percakapan. Penelitian menggunakan metode tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 8 anak, terdiri dari 3 perempuan dan 5 laki-laki, yang terlibat penuh dalam pembelajaran di TK Bintang Kecil. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan penuh, di mana peneliti berperan aktif dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan berbicara anak, dengan tingkat keberhasilan mencapai 75%. Media audio-visual terbukti efektif dalam mengembangkan keterampilan berbicara anak usia dini.
Peran Digital Parenting terhadap Perkembangan Sifat Prososial Anak Kelompok A di TK Harapan Ibu Jatiwaringin Sekali, Syafira Putri Br Karo; Rahayu, Wening; Anggraeni, Rita Intan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi membuat anak tidak lepas dari media digital sehingga orangtua perlu memahami perannya dalam tumbuh kembang anak. Tanpa pengawasan, penggunaan media digital berdampak negatif, sehingga perlu adanya kesepakatan antara orangtua dan anak. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran Digital Parenting dalam perkembangan sifat prasosial anak usia 5 tahun di TK Harapan Ibu dengan metode kualitatif melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan konten dan interaksi positif orangtua saat anak menggunakan media digital berkontribusi pada perkembangan empati, kerjasama, dan berbagi. Disimpulkan bahwa penerapan Digital Parenting yang tepat sangat penting untuk mendukung sifat prasosial anak sekaligus menjadi acuan bagi orangtua dalam memanfaatkan media digital secara optimal.
Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Pembelajaran Berdiferensiasi Di Kelompok A SPS Negeri Bale Bermain Abdi Praja Sahlia, Siti; Yuntina, Lily; Rahayu, Wening
INTELEKTIUM Vol 6 No 2 (2025): INTELEKTIUM
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/int.v6i2.2096

Abstract

This study aims to find out how efforts to increase the development of creativity in children in group A through Differentiated Learning Activities and to find out whether Differentiated Learning can develop creativity in children in group A. The research method used in this article is using the Classroom Action Research model. The subjects of this study are 15 children aged 4-5 years. In the research process, research instruments are used. Namely observation and documentation. The subject of this study is SPSN Bale Playing Abdi Praja Group A students with a total of 15 children consisting of 9 boys and 6 girls. The results of the study show that this is shown by an increase in the development of children's creativity from pre-action or pre-cycle, which is 50.3%, increased in Cycle I to 69.66%, and in Cycle II it increased again to 83%. Based on these results, the action study of this class with two cycles was considered successful.
Peningkatan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun melalui Kegiatan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di BKB PAUD Pelangi Jakarta Timur Swastika, Kim; Kasih, Delina; Rahayu, Wening
INTELEKTIUM Vol 6 No 1 (2025): INTELEKTIUM
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/int.v6i1.2097

Abstract

Enhancing Positive Character of Children Aged 5-6 Years Through Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) Activities at BKB PAUD Pelangi, East Jakarta (2025). Undergraduate Thesis. Jakarta: Universitas Panca Sakti Bekasi. 2025. This study aims to enhance the positive character of children aged 5-6 years through Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) activities at BKB PAUD Pelangi, East Jakarta. The development of positive character in early childhood serves as an essential foundation for personality growth that will influence their future life. PHBS activities were chosen as a learning medium because they integrate physical health aspects with character building through the habituation of positive daily behaviors. The research method used was Classroom Action Research (lCAR) with the Kemmis and McTaggart model, carried out in two action cycles. Eachl cycle consisted of planning, implementation, observation, and reflection stages. Data were collected through observation, interviews, and documentation.The results showed that consistent and structured PHBS activities can foster the development of positive character traits in children, such as discipline, responsibility, independence, and environmental awareness. The habituation of PHBS not only improves children’s health but also stimulates the development of positive character from an early age. This research concludes that PHBS can serve as an effective strategy to improve positive character of young children in educational settings.
Bahasa Ekspresif Melalui Permainan Tradisional Ublek di RA Darul Maza Sari, Ayu Ratna; Kasih, Delina; Rahayu, Wening
INTELEKTIUM Vol 6 No 2 (2025): INTELEKTIUM
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/int.v6i1.2100

Abstract

This study aims to improve expressive language skills in early childhood through the traditional game ublek at RA Darul Maza. Language ability is a crucial aspect of early childhood development, influencing social interaction, emotional regulation, and the development of empathy. The research method used is Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles. Each cycle consists of the stages of planning, action, observation, and reflection. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The results showed that consistent and structured implementation of the ublek traditional game can enhance children's expressive language abilities, such as describing textures, expressing feelings, fostering independence, and improving interaction skills. In addition, the activity also supports the development of children's fine motor skills. This study concludes that the traditional game ublek can be an effective strategy to improve expressive language development in early childhood educational settings.
Pemanfaatan Media Loose Part dalam Meningkatkan Kemampuan Sains Permulaan Anak Usia 4-5 Tahun Di KB Plus Al-Furqon Ciomas Bogor Listiana, Intan; Rahayu, Wening; Kasih, Delina
INTELEKTIUM Vol 6 No 1 (2025): INTELEKTIUM
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/int.v6i1.2101

Abstract

This study aims to determine the process of improving early science skills through loose part media in children aged 4-5 years at KB Plus Al-Furqon Ciomas Bogor. The type of research conducted is Classroom Action Research (CAR). With the research subjects were 11 children aged 4-5 years at KB Plus Al-Furqon Ciomas Bogor. This study uses the Kemmis and Mc Taggart action model, the study was carried out in two cycles. The results of the study showed a significant increase in children's early science skills. This can be seen from the increase in the initial conditions of the cycle, namely from 16% to 50%, from cycle I to cycle II there was an increase in early science skills by 34%, namely from 50% to 84%. Children's early science skills before the action was carried out using loose part media, namely 9 out of 11 children had not yet shown their initial science skills. The increase in children's early science skills after the classroom action using loose part media was very large, this can be seen from the increasing percentage value, getting better and more satisfying.
ANALISIS PENGGUNAAN GAYA BAHASA DAN SOSIOLOGI SASTRA DALAM NOVEL PUDARNYA PESONA CLEOPATRA KARYA HABIBURAHMAN EL SHIRAZY Rahayu, Wening
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 10 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/edukasi.v10i1.2004

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan penggunaan gaya bahasa yang terkandung dalam novel Pudarnya Pesona Cleopatra karya Habiburrahman El Shirazy, (2) Masalah sosial yang muncul dalam novel Pudarnya Pesona Cleopatra karya Habiburrahman El Shirazy. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik analisis isi. Data yang diperoleh peneliti berasal dari novel Pudarnya Pesona Cleopatra karya Habiburrahman El Shirazy. Simpulan penelitian ini adalah (1) penggunaan gaya bahasa yang terkandung dalam novel Pudarnya Pesona Cleopatra karya Habiburrahman El Shirazy berjumlah 128 buah. Adapun gaya bahasa tersebut adalah: gaya bahasa personifikasi 8 buah, Gaya bahasa hiperbola 39 buah, gaya bahasa simile 11 buah, gaya bahasa repetisi 19 buah, gaya bahasa retoris 7 buah, gaya bahasa tautologi 11 buah, gaya bahasa metafora 7 buah, gaya bahasa litotes 2 buah, gaya bahasa sarkasme 2 buah, gaya bahasa sinisme 2 buah, gaya bahasa polisindeton 1 buah, gaya bahasa antithesis 4 buah, gaya bahasa totem pro parte 1 buah, gaya bahasa pars pro toto 2 buah, gaya bahasa koreksio 1 buah, gaya bahasa pleonasme 5 buah, gaya bahasa sinestesia 1 buah, dan gaya bahasa paradoks 5 buah. (2) Masalah sosial yang terkandung dalam novel Pudarnya Pesona Cleopatra karya Habiburrahman El Shirazy yaitu, a. kemiskinan yang melanda Pak Qalyubi. b. kejahatan yang terjadi mengakibatkan Pak Qalyubi ditinggal menikah oleh Yasmin dengan cara memfitnah. c. Disharmonisasi keluarga yang dialami oleh Pak Qalyubi yang bercerai dengan Yasmin. d. Pelanggaran terhadap norma-norma masyarakat dilakukan oleh Yasminyang berselingkuh dengan teman lamanya. e. Permasalahan generasi muda dengan generasi tua. Saat tokoh “aku” dijodohkan oleh wanita pilihan ibu kandungnya.