Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Enhancing Mathematical Learning Achievements for First-Grade Students at SDN Kebagusan 04 Pagi, South Jakarta Through Cooperative Learning Model Implementation Okta Rosfiani; Cecep Maman Hermawan; Irma Saraswati; Rahmah, Aqila Azizah; Kevin Dilly Junior; Achmad Abdur Rozaq
Enigma in Education Vol. 2 No. 1 (2024): Enigma in Education
Publisher : Enigma Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61996/edu.v2i1.25

Abstract

Mathematics is an abstract discipline that involves concepts and ideas derived from logical reasoning and practical applications in the real world. The objective of this study is to assess the academic achievements in mathematics, specifically in the area of basic flat shapes, among first-grade students at SDN Kebagusan 04 Pagi, located in South Jakarta. The study will utilize the cooperative learning method known as group investigation. The study will utilize the cooperative learning method known as group investigation, which is a specific type of cooperative learning model. This study employs a cyclical framework based on the Kemmis & McTaggart model, which comprises four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The research findings indicated a rise in students' proficiency in mathematics. The mean scores of the students are as follows: pre-cycle 63.00, cycle I 66.00, and cycle II 82.00. Additionally, there was a rise in the proportion of students who attained the minimum level of completeness. Specifically, in the pre-cycle, 33.33% of students achieved this level, while in cycle I, the percentage increased to 40.00%, and in cycle II, it further rose to 80.00%. In conclusion, the implementation of the group investigation cooperative learning approach has the potential to enhance students' academic achievements and comprehension of mathematical concepts.
The Effect of Using Quizizz Learning Test Media on Thematic Learning Outcomes of Class II Students at MI Pembangunan UIN Jakarta Cecep Maman Hermawan; Intan Aprillia; Rizky, Marsyah Qoriatul; M. Mu’thasim Billah; M. Fadhlurrahman; Okta Rosfiani
Enigma in Education Vol. 2 No. 1 (2024): Enigma in Education
Publisher : Enigma Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61996/edu.v2i1.38

Abstract

Learning media is one of the factors that can influence student learning outcomes. One of the learning media that can be used to improve student learning outcomes is Quizizz. Quizizz is a game-based learning application that can be used to create quizzes, practice questions, or evaluate learning. This research aims to determine the effect of using the Quizizz learning test media on the thematic learning outcomes of class II students at MI Pembangunan UIN Jakarta. This research uses a quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design. The sample for this research was 38 class II students at MI Pembangunan UIN Jakarta who were divided into two groups, namely the experimental group (20 students) and the control group (18 students). The experimental group used the Quizizz learning test media, while the control group used conventional learning media. The results of the research show that there is a significant influence between the use of the Quizizz learning test media and the thematic learning outcomes of class II students at MI Pembangunan UIN Jakarta. This is proven by the t-test results, which show that the calculated t-value (2.321) is greater than the t-table value (1.645) with a significance value of (0.028) < 0.05. Based on the results of this research, it can be concluded that the use of the Quizizz learning test media can improve the thematic learning outcomes of class II students at MI Pembangunan UIN Jakarta.
Student-Student Interaction: Upaya Guru Dalam Meningkatkan Keterampilan Abad Ke-21 Peserta Didik Rosfiani, Okta; Cecep Maman Hermawan; Putri Ratu Bilqis El Amini
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2023): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v3i3.740

Abstract

Keterampilan abad ke-21 terdiri dari keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas dan inovasi, kolaborasi, dan komunikasi yang harus dimiliki peserta didik agar mampu menghadapi tantangan masa depan. Student-student interaction merupakan strategi pembelajaran yang diharapkan memajukan pemahaman siswa dan berdampak pada kepuasan siswa. Ada kekurangan penelitian empiris untuk model pembelajaran student-student interaction dalam meningkatkan keterampilan abad ke-21 siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan upaya guru dalam meningkatkan keterampilan abad ke 21 pada siswa kelas V. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumen yang dilakukan kepada partisipan guru dan siswa kelas V MI. Data dianalisis menggunakan analisis teks, dan divalidasi melalui triangulasi. Temuan menunjukkan, strategi student-student interaction dapat diadopsi untuk meningkatkan keterampilan abad ke-21 siswa, namun perbedaan karakteristik, latar belakang, serta kesiapan belajar siswa perlu dipertimbangan.
Bimbingan Teknis Implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah dalam Lingkungan Kementerian Agama Rosfiani, Okta; Hermawan, Cecep Maman; Abdullah, Syamsudin; Zahraningtyas, Firda; Fitriani, Silvia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 9 (2023): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i9.456

Abstract

Direct Instruction merupakan sebuah strategi pengajaran dimana trainer mempresentasikan pengetahuan atau keterampilan baru yang kemudian dapat diikuti oleh para partisipan melalui 5 fase yaitu 1) menjelaskan tujuan training dan mendirikan set dalam pelaksanaan training; 2) mendemonstrasikan pengetahuan atau keterampilan mengenai merancang kurikulum merdeka; 3) menyediakan praktik yang terbimbing kepada partisipan guru MI; 4) memeriksa pemahaman partisipan guru MI dan memberikan umpan balik; 5) menyediakan praktik yang dapat diperluas pada keberlanjutan situasi nyata. Semangat kemendikbud agar para guru mampu merancang modul ajar merdeka belajar, hingga mengimplementasikan kurikulum merdeka. Para guru Madrasah Ibtidaiyah Umdatur Rasikhien belum mengetahui merancang dan mengimplementasikan kurikulum merdeka. Maka dari itu, diperlukan bimbingan teknis (Bimtek) merancang dan mengimplementasikan kurikulum merdeka di Madrasah Ibtidaiyah Umdatur Rasikhien. Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk memberikan pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan merancang dan mengimplementasikan kurikulum merdeka kepada para guru di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Umdatur Rasikhien. Hasil dari PKM ini adalah para guru mendapatkan informasi, pengetahuan, dan keterampilan dalam merancang kurikulum merdeka untuk diimplementasikan di satuan pendidikannya. Tindak lanjut dari PKM ini adalah kami memberikan akun belajar.id kepada wakil kepala madrasah untuk menindaklanjuti mempelajari kurikulum merdeka secara detil dan berkelanjutan.
Bimtek untuk Guru Merancang Modul Ajar dan Melaksanakan Pembelajaran Terdiferensiasi untuk Capaian Keterampilan Abad Ke-21 Siswa Hermawan, Cecep Maman; Rosfiani, Okta; Santoso, Gunawan; Aini, Zahratul; Elfirza, Elfirza
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 10 (2023): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i10.534

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan di Madrasah Tsanawiyah Nasrullah Bogor, Jawa Barat. PKM ini menggunakan strategi Direct Instruction (demonstrasi) dalam rangka mengajarkan para guru merancang modul ajar dan melaksanakan pembelajaran terdiferensiasi untuk mencapai keterampilan abad ke-21 murid. Strategi Direct Instruction adalah strategi pengajaran yang terdiri dari penjelasan tentang suatu konsep atau keterampilan yang diikuti dengan meminta peserta untuk menguji pemahaman mereka dengan melakukan latihan di bawah bimbingan (latihan terkontrol) dan mendorong mereka untuk terus berlatih di bawah bimbingan. Direct Instruction biasanya berfokus pada pencapaian target pengajaran dengan memberikan pelatihan keterampilan yang berkaitan erat dengan target. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan keterampilan abad ke-21 siswa kelas 5 dan 6 SD melalui meningkatkan keterampilan literasi membaca, menulis, berbicara, dan memecahkan masalah pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, IPA, IPS, dan PKN. Hal tersebut dilakukan melalui memberikan coaching kepada guru SD/MI dalam merancang modul ajar dan melaksanakan pembelajaran berbasis proyek, dan asesmen literasi membaca. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah para guru mengikuti kegiatan dengan antusias dan berlatih merancang modul ajar berbasis keterampilan abad ke-21 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, IPA, IPS, dan PKN. Hasil dari kegiatan ini, guru diharapkan melanjutkan pelaksanaan pembelajaran yang mampu mengembangkan keterampilan abad ke-21 siswa.   
Utilizing the Demonstration Method to Enhance Science Learning Outcomes: A Classroom Action Research at SDN Kebagusan 02 Pagi, South Jakarta Cecep Maman Hermawan; Hesti; Lalita Shafa Anjani; Syifa Fitri Fuadah Fuadah; Irfan Abdul Gani; Okta Rosfiani
EDUTREND: Journal of Emerging Issues and Trends in Education Vol. 1 No. 2 (2024): EDUTREND: Journal of Emerging Issues and Trends in Education
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/edutrend.279

Abstract

This classroom research is motivated by the learning outcomes of third grade students at SDN Kebagusan 02 which still need to be improved. The purpose of this study was to improve student learning outcomes in science subjects on the material of changes in the properties of objects at SDN Kebagusan 02 Pagi. This research method, using a class action method with a cycle system while the learning model is a demonstration method where the teacher demonstrates or shows something in front of students, which is done inside or outside the classroom. The results of this study are that the pre-cycle or completeness meets the KKM 24.42%, in cycle I completeness 64.28% meets the KKM, and in cycle II it meets the KKM 100%. Based on the results of observations, it can be concluded that the demonstration method learning model of science subjects’ changes in objects in class III. As for other data related to research and student work results as in the appendix. Finally, the researcher suggests to all teachers to be creative in presenting learning, especially in using props and media that are interesting and varied so that they can bring students in a pleasant learning process and complete student learning outcomes can be achieved.
SEBUAH STUDI KASUS: EKSPLORASI MODEL PICTURE AND PICTURE DALAM UPAYA GURU MENCAPAI TUJUAN PEMBELAJARAN IPA Rosfiani, Okta; Anggraeni, Anisa; Hasan, Nailah Najwa; Thoharroh, Ridho Nur; Nadia, Nadia; Rahman, Ridwan Nur; Hermawan, Cecep Maman
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i1.4497

Abstract

Learning is an important process that involves individuals with the guidance of a teacher. The picture and picture type cooperative learning model is an approach using pictures as a medium. Execution, the images are paired or sequenced in a logical sequence. This method helps students understand the material more easily, because information is presented through visual media making complex concepts simpler, easier to understand. This study employs a hybrid classroom action research design strategy with the goal of raising learning standards. Two cycles of classroom action research are conducted, with four phases in each cycle: preparation, activity, observation, and reflection. When it's pre-cycle, an evaluation of science learning in grade II of SDN Tanjung Barat 09 was carried out to assess the initial condition of students, especially learning outcomes. The evaluation showed that most students still failed in learning and had not reached the KKM. 26 students, consisting of 14 boys and 12 girls, the lowest score was 40, the highest score reached 90. As many as 57.70% of students scored below the KKM, while 42.30% of students managed to score above the KKM. ABSTRAKPembelajaran adalah proses penting yang melibatkan individu dengan panduan seorang guru. Model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture adalah suatu pendekatan menggunakan gambar sebagai media. Pelaksanaan, gambar dipasangkan atau diurutkan bentuk urutan yang logis. Metode ini membantu siswa memahami materi lebih mudah, karena informasi disajikan melalui media visual membuat konsep yang rumit menjadi lebih sederhana, mudah dipahami. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran desain penelitian tindakan kelas bertujuan meningkatkan mutu pembelajaran. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dua siklus, setiap siklus melibatkan empat tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, refleksi. Pada tahap pra-siklus, dilakukan evaluasi pembelajaran IPA di kelas II SDN Tanjung Barat 09 nilai kondisi awal siswa, terutama hasil belajar. Evaluasi menunjukkan Sebagian besar siswa masih gagal dalam belajar belum mencapai KKM. 26 siswa, terdiri dari 14 laki-laki dan 12 perempuan, nilai terendah 40, nilai tertinggi mencapai 90. Sebanyak 57,70% siswa nilai di bawah KKM, sedangkan 42,30% siswa berhasil nilai di atas KKM.
Peningkatan keterampilan abad ke-21 siswa kelas V MI Al- Ittisham melalui model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw Rosfiani, Okta; Fadhilah, Sahra; Hafnida, Tri Widya; Saddam, Anargya; Fadil, Labib; Hermawan, Cecep Maman
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i2.26372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan abad ke-21 di kalangan siswa kelas lima MI Al-Ittisham melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Jigsaw. Model Jigsaw mendorong keterlibatan aktif dan kolaborasi di antara siswa dengan membagi mereka ke dalam kelompok kecil yang heterogen, di mana setiap anggota diberikan segmen materi pembelajaran yang unik. Setelah menguasai segmen mereka masing-masing, siswa berkumpul kembali untuk mengajarkan teman-teman mereka, yang mendorong rasa tanggung jawab dan saling ketergantungan. Data dikumpulkan melalui observasi dan penilaian, yang membandingkan kinerja siswa sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam keterampilan komunikasi, kolaborasi, dan berpikir kritis siswa, serta kinerja akademik mereka secara keseluruhan. Temuan ini menyarankan bahwa model Jigsaw efektif dalam mempersiapkan siswa dengan keterampilan penting yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan abad ke-21, yang menunjukkan potensinya sebagai pendekatan pedagogis yang berharga dalam pendidikan kontemporer. Kata kunci: Keterampilan Abad ke-21, Pembelajaran Kooperatif, Model Jigsaw.
Implementasi P5 kurikulum merdeka sebagai pembentukan karakter beriman siswa di SMPN Satu Atap Cibitung Bekasi Rosfiani, Okta; Ramadhanti, Elsa; Lutfiyanti, Azizah; Heryawan, Zaidan Nur; Manal, Muhammad Sahlul; Hermawan, Cecep Maman
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i3.26388

Abstract

This research discusses the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) in the Merdeka Curriculum at SMPN Satu Atap Cibitung Bekasi with a focus on building students' faith-based character. The introduction emphasizes the importance of P5 as a means to strengthen religious values in education, creating a generation of students who not only excel academically but also have faith-based character. The purpose of the study is to evaluate the effectiveness of P5 in developing students' religious character as well as identifying challenges and supporting factors in its implementation. The case study was conducted at SMPN Satu Atap Cibitung with a qualitative method, combining observation, and document study with the school. The results show that P5 contributes significantly to the formation of students' religious character, although there are obstacles such as limited facilities and teachers' understanding. The main recommendation is to improve teacher competence and support adequate facilities to achieve optimal results.
Strategi Guru dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran PAI melalui Pemanfaatan Teknologi Okta Rosfiani; Cecep Maman Hermawan; Devanita Novia Ardana; Hizrian Nugraha; Denis Ramadhan; Rihadatu Alifia
ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2025): JUNI:ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/enggang.v5i2.22183

Abstract

This qualitative phenomenological study aims to explore strategies, supporting-inhibiting factors, and the impact of technology utilization by Islamic Religious Education (PAI) teachers in improving the quality of learning. Data were collected through in-depth interviews with selected PAI teachers and grade 8 students, participant observation of learning, and document analysis (RPP, digital content), the data was then analyzed using thematic analysis. The main supporting factors include the development of Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) through the PAI Subject Teacher Deliberation (MGMP) and school policy support, while crucial obstacles include infrastructure gaps, student resistance, and ethical dilemmas in the use of AI. The use of technology has a holistic impact on the quality of learning 1) Increased student participation (40%) and critical engagement; 2) Strengthening cognitive understanding (+35% digital ethics analysis) and character (noble morals) (Mulyasa, 2021). This study contributes theoretically through the development of an Islamic values-integrated TPACK model and practically in the form of strategy recommendations for teachers, Islamic Education-specific TPACK training policies for teachers, and the development of sharia-compliant educational applications. The main conclusion confirms that the effectiveness of technology in Islamic Education depends on creative adaptations that synergize pedagogy, Islamic content, and socio-technical contexts.
Co-Authors Abrar-ul-Hassan, Shahid Achmad Abdur Rozaq Afifah Nurul Natwarlan Agil, Pujoseno Ahmad Najihan Maulana Aini, Zahratul Amatillah, Afifah Afra Ammara Lutfatunnisa Angellika, Putri Anisa Anggraeni, Anisa Anjani, Lalita Shafa Aprilliano, M. Ravito Atmajaya Atmoko, Mehira Aulia, Muhammad Hanif Aulia, Suci Syakila Batara Giflan Khairan Chairil Raddin Daffa, Tajaufa Maulitaj Danisa Amalia Sidqi Denis Ramadhan Devanita Novia Ardana Elfia Zahra Elfirza Elfirza, Elfirza Faatihah Oktavia Priislami Fadhilah, Sahra Fadil, Labib Fauza Rizqiya Febriansyah, Vicky Fuadah, Syifa Fitri Fuadah Gani, Irfan Abdul Ghaizalfa Humairoh Naqiya Gina Azizah Gunawan Santoso Gunawan Santoso Gunawan Santoso Habibi, Ilyas Hafnida, Tri Widya Haidir, Narulita Kinandhani Hasan, Nailah Najwa Hasbi Ramadhan Hawari, Sulthan Heryawan, Zaidan Nur Hesti Hesti Hizrian Nugraha Ichsanurrahmah, Dina Ilham Nur Rifqi Intan Aprillia Irfan Abdul Gani Irma Saraswati Jalalludin, Imam Kevin Dilly Junior Khayla Adhani Kuswiyanti, Tanti Sri Lalita Shafa Anjani Lutfiyanti, Azizah M. Fadhlurrahman M. Mu’thasim Billah Mahmudin Sudin Manal, Muhammad Sahlul Maryatih, Maryatih Mochammad Riza Ali Najmul Muttaqien Muhamad Farhan Muhamma Dzaky Izzuddin Muhammad Bintang Muhammad Juan Alfaridzi Muhammad Naufal Rifaldi Muhammad Randy Islami Muhammad Ridwan Nadia Nadia Nadiah Rohadatul Aisy Shabri Najwa Hamid Najwa Hanifah Sidik Nur Elizah, Siti OKTA ROSFIANI Putra, Putra Putri Ratu Bilqis El Amini Putri Ratu Bilqis El Amini Putri Ratu Bilqis El-Amini Putri, Alviana Qurrotaini, Lativa Rachmawati, Anida Rahayu, Lisda Rahmah, Aqila Azizah Rahman, Ridwan Nur Ramadhanti, Elsa Rani Sheilla Rihadatu Alifia Rizky, Marsyah Qoriatul Roswati, Siti Ryan Hidaytullo Saddam, Anargya Satrio Anugrah, Satrio Sayyida nafisa Shahid Abrar-ul-Hassan Sheilla, Rani Silvia Fitriani Siti Nur Elizah Siti Roswati Sudin, Mahmudin Sulthan Hawari Syamsudin Syamsudin Syamsudin AB Syamsudin Abdullah, Syamsudin Syifa Fitri Fuadah Fuadah Tajaufa Maulitaj Daffa Tanti Sri Kuswiyanti Tasya Hanifa Thoharroh, Ridho Nur Umaliah, Hiffatul Yoga, Aldian Yusup Zulfikar Zahra Ahlia Zahraningtyas, Firda Zahratul Aini Zakki An Nafis Zaky, Fauzan Zulfikar, Yusup