Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Faktor Air Semen Pada Beton yang Menggunakan Fly Ash dan Copper Slag Dewi Pertiwi; Ferdian Adhitia Ananda
Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.055 KB) | DOI: 10.31284/j.jts.2020.v1i1.896

Abstract

Pabrik peleburan tembaga PT Smelting Company Gresik meghasilkan limbah berupa copper slag. Limbah copper slag memiliki beberapa keuntungan antara lain meningkatkan kuat tekan beton, mengurangi panas hidrasi, meningkatkan ketahanan terhadap sulfat dalam air laut, mengurangi serangan alkali-silika dan klorida. PLTU Paiton Probolinggo terdapat hasil limbah dari pembakaran batu bara. Limbah yang terbang tersebut adalah fly ash yang didapatkan dengan cara ditangkap oleh peralatan filtrasi partikel lain sebelum gas buang mencapai cerobong asap batu bara. Penelitian ini menggunakan limbah copper slag sebagai pengganti sebagian pasir dengan fly ash pengganti sebagian semen dengan mutu beton rencana 42 Mpa. Variasi yang digunakan adalah 40% copper slag, 40% copper slag + 5% fly ash, 40% copper slag + 7.5% fly ash, 40% copper slag + 10% fly ash. Untuk memenuhi nilai slump 10+ 2 maka tiap variasi campuran perlu penambahan air yang berbeda sehingga nilai faktor air semen menjadi berbeda. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh pengaruh nilai faktor air semen dari berbagai variasi campuran terhadap kuat tekan beton pada umur 56 hari. Pengujian Kuat tekan dilakukan pada umur 14 hari, 28 hari, dan 56 hari. Hasil pengujian kuat tekan beton pada umur 56 hari didapatkan untuk masing-masing variasi adalah 46.8 MPa, 48.31 MPa, 51.71 MPa, 58.13 MPa.Faktor air semen kurang berpengaruh terhadap peningkatan kuat tekan beton, yang berpengaruh adalah penggunaan fly ash, karena fly ash dapat berfungsi sebagai filler pada beton.
Pengaruh Penggunaan Batu Apung Sebagai Pengganti Agregat Kasar Ditinjau Dari Kuat Tekan Ibram Bramasta Arifin; Dewi Pertiwi
Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.236 KB) | DOI: 10.31284/j.jts.2020.v1i2.1404

Abstract

Penggunaan beton agregat ringan dalam pekerjaan konstruksi modern sangat diminati dikarenakan mempunyai berbagai macam keuntungan – keuntungan.Diantaranya, mengurangi berat sendiri yang membutuhkan dimensi menjadi lebih kecil dan memberikan biaya yang lebih rendah.Di Indonesia pemanfaatan batu apung sebagai agregat ringan masih belum berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan dan berat jenis beton menggunakan batu apung sebagai pengganti agregat kasar dengan variasi 5% -  20%.                                                        Dari hasil penelitian kuat tekan beton tertinggi didapat pada variasi 5%BA+20%FA dengan kuat tekan sebesar = 12,58 MPa namun belum mencapai kuat tekan beton rencana 25 MPa, hal ini disebebakan karena material yang digunakan kurang baik dan sifat batu apung  yang mempunyai penyerapan tinggi dan menyebabkan kebutuhan penggunaan air bertambah dan berdampak pada kuat tekan beton.  Sedangkan untuk berat jenis beton ringan pada variasi 20%BA+20%FA  dengan BJ = 1.963 kg/m3 dan sudah mendekati syarat beton ringan, yaitu 1900 kg/m3. Penurunan ini disebabkan oleh berat jenis batu apung yang lebih kecil dari berat jenis kerikil.
Komparasi Sistem Pelat Konvensional dan Sistem Pelat Precast Hollow Core Slab pada Struktur Gedung Jaka Propika; Yanisfa Septiarsilia; Eka Susanti; Dewi Pertiwi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol 4, No 2 (2023): July
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jtm.2023.v4i2.4491

Abstract

Seiring dengan padatnya penduduk di Surabaya sebagai kota metropolitan, menyebabkan peningkatan pembangunan berupa rumah hunian, salah satunya rumah susun. Dalam pembangunan rusun harus diimbangi inovasi yang memadai. Maka dilakukan upaya dengan melakukan remodeling pada pelat beton konvensional (on site) menjadi pelat beton precast dengan pembebanan pelat satu arah. Dalam pelaksanaan, pelat dibagi menjadi dua sistem,yaitu satu arah dan dua araha. Perbedaannya teretak pada asumsi distribuai beban yang disalurkan ke balok. Metode yang dilakukan dengan pengambilan data dari konsultan perencana, yakni Rusun Menanggal Surabaya dengan bangunan bertingkat 5 lantai yang memilki ukuran panjang 60,6 m, lebar 23,9 m, dan tinggi 16 m. Dari data yang diperoleh, dilakukan analisa dengan melakukan preliminary design pada pelat, dan membandingkan hasil yang akan diperoleh dari kedua pemodelan menggunakan pelat konvensional maupun modifikasi. Hasil analisa menunjukkan bahwa penggunaan pelat precast Hollow Core Slab, lebih efisien jika dibandingan dengan pelat konvensional. Perbedaan bisa dilihat dari berat struktur yang dihasilkan, lebih ringan menggunakan pelat modifikasi dengan prosentase sebesar 18.68%. juga bisa dilihat besi tulangan yang digunakan, lebih ekonois menggunakan pelat precast, senilai 46%. Namun sementara pada sistem pelat satu arah, gaya dalam yang dihasilkan ada yang lebih besar pada salah satu balok induk senilai 24%.
The Use of Polymer Admixtures for Concrete Quality 45 Mpa Using the Combination of Bangkalan and Pandan Aggregate Dewi Pertiwi; Theresia MCA; Ahmad Wahyu Setiawan
Journal of Civil Engineering, Planning and Design Vol 1, No 2 (2022): Journal of Civil Engineering Planning and Design
Publisher : Faculty of Civil Engeneering and Planning - ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jcepd.2022.v1i2.3604

Abstract

Madura Island has natural resource potential, one of which is the result of mining excavations, including class C. Bangkalan Regency has aggregates that could be used in concrete mixtures, including fine aggregate (sand) and coarse aggregate (gravel). The compressive strength of concrete using Bangkalan aggregate, on the other hand, is just 20 MPa, or the regular concrete category. High-quality concrete is one of the most frequently utilized building materials nowadays. Admixture is required to build high-strength concrete, particularly in Bangkalan Regency. In this research, a polymer admixture was used.The goal of this study was to determine the proportion of polymer additives used in the concrete mixture when fine aggregate from Lumajang, coarse aggregate 10/20 from Bangkalan, and coarse aggregate 5/10 from Pandaan were used to achieve a concrete compressive strength of 45 MPa.Based on the findings of research on the usage of polymer-type additives in concrete mixtures using fine aggregate from Lumajang, 10/20 coarse aggregate from Bangkalan, and 5/10 coarse aggregate from Pandaan, a concrete compressive strength of 0.95% Fc '45 Mpa was obtained from cement weight. At the design concrete quality of Fc '45 Mpa, the average compressive strength of concrete aged 28 days is 45.54 Mpa.
CORRUPTION PREVENTION EFFORTS FOR SELECTED VILLAGE HEADS IN KANDAWATI VILLAGE FUND MANAGEMENT TANGERANG REGENCY Alifa, Asyika Nur; Pertiwi, Dewi; Dumilah, Jelita Retno; Maulana, Maulana; Awalya, Rahmannisa Syifa; Hayat, Nurul
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 14, No 2 (2023): Edisi Oktober 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v14i2.59883

Abstract

The purpose of this research is to find out the social situation of the people of Kandawati Village, Tangerang Regency regarding efforts to prevent corruption in the management of village funds. The method used is qualitative research with a descriptive approach. Meanwhile, data collection techniques were carried out by means of deepening open interviews, namely researchers directly interviewed Mrs. Sumarni as the next elected Village Head in Kandawati Village. The results of this study show that the previous village head in Kandawati Village committed corruption with the motive of being tempted by social fund assistance for people affected by the co-19 pandemic. As a result, the next elected Village Head designed efforts to prevent previous corruption cases by (1) establishing active interaction and communication between the village and the community, (2) often involving the community in village programs, (3) often involving the community in village programs, (4) the need for clear transparency in the management and supervision of Kandawati Village funds. Therefore, with the plans of efforts described by the elected village head, it can minimize the corruption of Kandawati Village funds in Tangerang Regency.
FINANCIAL MANAGEMENT BEHAVIOR AMONG STUDENTS: THE INFLUENCE OF DIGITAL FINANCIAL LITERACY Clarence, Johann; Pertiwi, Dewi
International Journal of Financial and Investment Studies (IJFIS) Vol 4 No 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/ijfis.4.1.9-16

Abstract

The goal of this study is to investigate how digital financial literacy affects the financial management behavior of students who use digital banking services in Surabaya. Primary data were obtained from questionnaires distributed to students in Surabaya. Using the SmartPLS 4 program, the partial least square structural equation modeling (PLS-SEM) technique was employed for data analysis in this study. The findings of this study indicate that students in Surabaya who utilize digital banking services have a substantial impact on their saving behavior when they are financially literate, digital financial literacy has a significant effect on the spending behavior of students who use digital bank services in Surabaya, digital financial literacy has a significant effect on investment behavior of students who use digital bank services in Surabaya. In short, this research can contribute to helping students in Surabaya to deepen their understanding of digital financial literacy.
Pengaruh Abu Sekam Sebagai Subtistusi Semen terhadap Slump Flow dan Berat Isi pada Flowing Concrete Rochmah, Nurul; Sutriono, Bantot; Beatrix, Michella; Pertiwi, Dewi; Arifin, Moch.Ali
Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jts.2021.v2i2.2471

Abstract

Pada suatu proyek pembangunan, adanya tulangan yang rapat antar tulangan punya permasalahan tersendiri saat pengecoran yaitu ketika pemadatan sangat sulit untuk menggunakan vibrator Karena adanya kerapatan antar tulangan tersebut. Untuk meminimalisir dampak negatif dari hal tersebut maka dibuat flowing concrete sehingga tanpa menggunakan vibrator, beton akan mengalami pemadatan sendiri dengan baik. Adapun bahan penyusun dari flowing concrete adalah aggregat, semen dan air. Dalam proses pembuatan produksi semen akan menghasilkan Karbondioksida di udara, sehingga terjadi pencemaran udara akibat pembuatan semen. Untuk meminimalisir dampak pencemaran udara akibat semen, maka dalam penelitian ini mencoba salah satu penyusun flowing concrete yaitu semen disubtistusi parsial, sehingga bisa meminimalisir pencemaran udara. Dalam penelitian ini, dimanfaatkan abu sekam padi yang merupakan sisa pembakaran sekam padi sebagai substitusi parsial semen. Metode yang digunakan yaitu melakukan penelitian dilaboratorium. Pada penelitian ini dilakukan variasi abu sekam sebagai substitusi semen sebesar 0%, 5%, 7,5%, 10% dan 12,5% dengan penambahan superplasticizer 1,5%. Dari hasil penelitian didapatkan diameter terkecil slump flow yaitu 53,17cm pada campuran abu sekam padi 10%. nilai berat isi beton kering terbesar adalah 2482,77 kg/m3 pada campuran abu sekam padi 10%. Kesimpulan yang dapat diambil bahwasannya berdasar slump flow dan berat isi beton kering persentase substitusi yang optimal abu sekam padi sebesar 10 persen.
PENGARUH ABU SEKAM SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN PADA KUAT TEKAN FLOWING CONCRETE Rochmah, Nurul; Sutriono, Bantot; Beatrix, Michella; Pertiwi, Dewi
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 10, Nomor 1, April Tahun 2022
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v10i1.2172

Abstract

ABSTRAK: Pertumbuhan dan perkembangan negara Indonesia dalam dunia konstruksi sekarang ini mengalami kemajuan yang besar, dalam penggunaan beton yang semakin banyak disertai juga permasalahan yang timbul seperti penggunaan semen terlalu banyak dapat berpengaruh pada lingkungan yang mengakibatkan meningkatnya pemanasan global. Dalam penelitian ini dimanfaatkan abu sekam sebagai bahan substitusi sebagian semen yang mempunyai kegunaan untuk meningkatkan kualitas suatu beton dan mendapatkan beton yang ramah lingkungan. Abu sekam padi adalah material yang bersifat sebagai pozzolan yang didapatkan dari sisa pembakaran sekam padi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh kuat tekan maksimum pada flowing concrete dengan memanfaatkan abu sekam padi sebagai substitusi sebagian semen dengan variasi 0 persen, 5 persen, 7,5 persen, 10 persen, dan 12,5 persen dengan menggunakan superplasticizer sebesar 1,5 persen. Dari hasil penelitian didapatkan kuat tekan maksimum terjadi pada campuran ASP 10 persen yaitu 26,53 MPa.KATA KUNCI : Sekam Padi, Beton Alir, Kuat Tekan Beton
Studi Pengaruh Korosi Terhadap Kapasitas Tarik Besi Tulangan Kurniawan, Mochammad Rizky; Pertiwi, Dewi; Istiono, Heri; Propika, Jaka; Komara, Indra
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korosi yang terjadi pada tulangan baja akibat terpapar klorida dianggap sebagai penyebab utama kerusakan struktur beton bertulang. Kontak langsung dengan pengaruh lingkungan dapat mengakibatkan terjadinya reaksi oksidasi yang mengakibatkan korosi. Metode kehilangan berat digunakan dalam perhitungan laju korosi dengan menggunakan variable waktu perendaman sehingga mendapatkan hasil berupa jumlah atau berat kehilangan akibat laju korosi yang terjadi. Terjadinya peningkatan berat hilang dan laju korosi yang terjadi seiring dengan lama waktu pada saat perendaman besi tulangan. Tetapi pada pengujian tarik, besi tulangan mengalami penurunan pada kuat tarik dan regangan yang terjadi dimana terpengaruh oleh besar dari laju korosi dan lama waktu perendaman besi tulangan. Berdasarkan pengujian didapatkan nilai berat hilang dan laju korosi terkecil dialami besi S10 dengan waktu 1 hari yaitu 2 gram 3,4389 Mpy , untuk yang terbesar S16 dengan waktu 2 minggu yaitu 109 gram 13,3873 Mpy. Sedangkan dari uji tarik didapatkan prosentase penurunan terkecil dan terbesar dialami oleh besi S13 dengan prosentase 2,35% pada 24 jam, dan 22,97% pada 336 jam. Penurunan elongitas terbesar dialami oleh besi S13 dengan nilai 4,67%.
Redisain Struktur Gedung Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya dengan Menggunakan Sistem Flat Slab Apriyanto, Arie Fauzi; Susanti, Eka; Fitriyah, Dita Kamarul; Komara, Indra; Pertiwi, Dewi; Istiono, Heri
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konstruksi di Indonesia mencakup berbagai bentuk struktur, khususnya jenis pelat lantai. Flat Slab adalah pelat yang dibedakan dengan tidak adanya balok di sepanjang garis kolom bagian dalam, sementara balok boleh ada maupun tidak ada pada tepi bagian luar garis kolom. Pada flat slab, drop panel digunakan sebagai pengganti balok. Flat slab memiliki beberapa kelebihan yaitu penghematan tinggi total bangunan dan kemudahan dalam pemasangan instalasi mekanikal maupun elektrikal pada bangunan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meredisain struktur Gedung Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya menggunakan sistem flat slab. Redisain struktur yang ingin dilakukan menggunakan menggunakan persyaratan SNI 2847-2019 sebagai acuan perencanaan struktur. Selain itu, pada penelitian ini menggunakan aplikasi ETABS untuk membantu dalam perhitungan struktur.Hasil output kontrol perilaku struktur menggunakan program bantu ETABS didapatkan  hasil; periode struktur sebesar 1,125 detik yang telah memenuhi persyaratan dari hasil Tmax sebesar 1,171detik, untuk partisipasi massa struktur tercapai dengan nilai 90% pada arah X dan Y dan telah memenuhi persyaratan. Simpangan antar lantai pada struktur ini dari lantai 1-6 untuk arah X dan Y telah memenuhi syarat kurang drift limit sebesar 31,731. Pada gaya geser dasar yang di hasilkan sturktur ini untuk gaya statik dan dinamik baik dari arah X maupun Y memiliki nilai yang sama yaitu 83,6053. Dari hasil perhitungan tulangan pelat di dapatkan D16-450, sedangkan untuk Drop panel didapatkan D13-500 serta hasil perhitungan tulangan kolom di dapatkan 20 D22 untuk tulangan longitudinal, dan untuk tulangan transversal didapatkan tulangan tumpuan 4D13-100 dan 2 D13-125 untuk tulangan lapangan
Co-Authors Abdi Hakiki Achmad Jaelani Agusdini, Theresia Maria Ahmad Wahyu Setiawan Alifa, Asyika Nur Apriyanto, Arie Fauzi Ari Gandhi Sabban Arifin, Moch.Ali Arintha Indah Dwi Syafiarti Armijon . Arsid Awalya, Rahmannisa Syifa Bantot Sutriono, Bantot Boedi Wibowo Budi P, Atik Christin Mardiana Chriswanto, Evelyn Jennis Clarence, Johann Dewi Astuti Diah Listyaningsih Dita Kamarul Fitriyah Dumilah, Jelita Retno Eka Susanti Eka susanti Eka Susanti Eko Rahmadi Endang Kasiati Farchan, Muchamad FAUZI, HARIS Felicia Tria N Ferdian Adhitia Ferdian Adhitia Ananda Gemiartha, Celine Morgan Godwin, Danniel Tristano L. Gunawan, Marvel Gustiaranti, Audrey Agdennia Hakiki, Abdi Hapsari, Rachel Cintantya Hayat, Nurul Hendrik Kusuma Atmaja Heri Istiono Ibram Bramasta Arifin Ihsanul Hafiz Indra Komara, Indra Indra Sari, Hastuti Istiono, Heri Jaka Propika Jaka Propika Jenny Caroline Kartiko, Andi Susilo Katili, Kevin Khoir, Fatihul Kurnia Hadi P Kurnia Hadi Putra Kurniawan, Mochammad Rizky Laelawati, Kania Mahendra Nata, Eric Vianto Maulana Maulana, Maulana Melinda, Graceline Michella Beatrix Mila Kusuma Wardani Muhammad Risky Mahensa Muliadji, Adelia MULYADI Natalia, Vicencia Giovenna Nur Laelatul Fadiyah Nurul Rochmah Ori Feizal Qirom Pratama, Eric Prayogo, Nathania Cherryl Qirom, Ori Feizal Rahardjo, Richie Farandy Rahmalia Salma Rahmasari, Anggraeni Rio Andri Ansyah Risky Murinda Risqy K, Rachmad Ryanditama Pramudya Santoso, Nicholas Adi Sekartadji, Ratih Setiadiwiria, Mahersya Christiani Siti Choiriyah Sofian, Merviona Sugianto, Kenneth Suprapto, Widjojo Teguh, Ansella Jovita Theresia Maria CA Theresia Maria CA Theresia MCA Triaswati MN Triaswati Triaswati Wahyu Setiawan, Ahmad Wijaya, Feysya Sandrina Wiranata, Destya Wongso, Samuel Alfred Yanisfa Septiarsilia