Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Teaching Mathematics in Elementary School using Ethnomathematics of Malind-Papua Tribe Approach Fredy, Fredy; Sormin, Salman Alparis; Bito, Gregorius Sebo
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1676

Abstract

One of the largest tribes in the southern region of Papua is the Malind tribe. They have a number system that can be a link for understanding formal mathematical concepts. This study aims to explore the indigenous number of the Malind tribe, then make patterns in terms of language, identify basic numbers and their use in mathematics learning in elementary schools, especially the concept of addition. The research method used is qualitative. The subjects researched are the men of the traditional, village chief and the people Malind tribe. Data were collected using observation, interviews, and literature study techniques. The results showed that the numeric of the Malind tribe used the base numbers one (hyakod), two (inah), and five (laghr sangga). Counting numbers one to four uses the base numbers one and two, while to count six (laghr sangga hyakod) and so on uses the base numbers one, two, and five. Number system can be used to teach addition concepts assisted blocks media. By using traditional knowledge, students are expected to be able to understand the concept of mathematics well
Analisis Kemampuan Literasi Siswa Sekolah Dasar Harahap, Dharma Gyta Sari; Nasution, Fauziah; Nst, Eni Sumanti; Sormin, Salman Alparis
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kategori kemampuan literasi siswa Sekolah Dasar di Kota Padangsidimpuan. Untuk mencapai tujuan penelitian ini, maka metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif diterapkan di 5 Sekolah Dasar di Kota Padangsidimpuan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode cluster random sampling melalui pertimbangan observatif. Data penelitian yang dibutuhkan diambil dari 5 sekolah dengan jumlah total sebanyak 150 siswa.  Teknik Pengumpulan data dilakukan melalui tes, angket, dan observasi proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Rata-rata persentase kemampuan siswa pada literasi membaca sebesar 58,89 % atau dikategorikan rendah. (2) Rata-rata persentase kemampuan siswa pada literasi sains sebesar 46,93% atau dikaregorikan sangat rendah. (3) Rata-rata persentase kemampuan siswa pada literasi matematika sebesar 57,67% atau dikategorikan rendah. Jadi, dapat disimpulakan bahwa kemampuan literasi siswa sekolah dasar di Padangsidimpuan masih rendah hal ini dapat dilihat dari rata-rata persentase kemapuan literasi membaca, sains dan matematika siswa yaitu 54,46%.
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Konsep Dasar IPS Bermuatan Karakter Lokal di Jurusan PGSD Sormin, Salman Alparis; Tembang, Yonarlianto; Umakaapa, Muktamar; Priyono, Cipto Duwi
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4320

Abstract

Bahan ajar menjadi bagian yang amat penting dari kegiatan belajar dan mengajar termasuk salah satunya adalah bahan ajar konsep dasar pendidikan IPS bermuatan kearifan lokal sebagai proses analisis kebutuhan dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran di sekolah ataupun universitas. Penulisan artikel ini bertujuan untuk  mengetahui analisis kebutuhan bahan ajar konsep dasar IPS di jurusan PGSD Universitas Musamus. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualititatif dengan jenis pendekatan survei yang dilakukan pada bulan November-Desember 2022 di program studi Pendidikan Guru Sekolah dasar Universitas Musamus kota Merauke. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 66 mahasiswa semester dua program studi pendidikan guru sekolah dasar Universitas Musamus yang mengikuti mata kuliah konsep dasar IPS. Responden penelitian ini sebesar 43 orang yang dipilih secara acak. Proses pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan angket. Pengumpulan data penelitian menggunakan instrument lembar observasi dan kuesioner. Hasil penelitian  menunjukan bahwa lebih dari 30% mahasiswa belum mampu berpartisipasi belajar  karena belum adanya bahan ajar yang dapat digunakan sebagai pegangan oleh mahasiswa PGSD universitas musamus yang bermuatan tentang  karakter lokal. Pembelajaran budaya lokal di Merauke masih dilakukan secara terpisah dengan pembelajaran tematik. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat kebutuhan bahan ajar ilmu pengetahuan sosial (IPS) yang bermuatan karakter lokal pada jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).