Claim Missing Document
Check
Articles

Kontrol Sistem Water Loop Untuk Pendingin Showcase Makanan dan Minuman Wilarso, Wilarso; Fitriaji, Abdul Azis; Saepudin, Asep; Dharmanto, Asep
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 2 No. 02 (2022): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v2i02.5734

Abstract

Dalam artikel ini, sistem pendingin pada bagian pengubah zat refrigerant berbentuk gas ke bentuk cair telah dimodifikasi yang dimana siklus tersebut terjadi pada unit PHE (Plate Heat Exchanger) dengan dilakukanya proses putaran air. Sistem water loop ini merupakan perubahan dari sistem pada umumnya. Dimana siklus air digabungkan dengan sistem pendingin menggunakan kompresor berkecepatan variabel. Untuk unit PHE (Plate Heat Exchanger) memiliki fungsi dimana fluida gas yang bertekanan tinggi akan mengalami proses pertukaran kalor oleh putaran air secara berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan terhadap 2 unit showcase yang berbeda tipe secara observasi, dengan mengamati pada saat uji coba tes running di PT.XYZ. Selanjutnya dilakukan perbandingan hasil dari penelitian yang menggunakan sistem water loop dengan sistem pendingin pada umumnya melalui data. Berdasarkan dari hasil penelitian bahwa penggunaan sistem water loop, unit menjadi lebih terdistribusi, penggunaan pipa tembaga lebih sederhana, menghemat zat refrigeran, dan mengurangi kebisingan. Lalu pada hasil uji tes running didapat hasil suhu mencapai target yaitu -0,1 dengan daya 1,0255 KW pada showcase pertama, dan nilai suhu mencapai -21dengan daya 1,3695 Kw pada showcase kedua, dengan waktu yang berbeda
Strength Analysis of S275 JOH Material Using Charpy Impact Test Equipment M. Tri Maulady Alamsyah; Wilarso
JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING MANUFACTURES MATERIALS AND ENERGY Vol. 9 No. 2 (2025): December 2025 Edition
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jmemme.v9i2.16077

Abstract

S275 JOH is a structural steel widely used in the construction of bridges, buildings, and other infrastructure. This study aims to evaluate the material's impact strength through Charpy impact testing on two types of specimens: SHS (Square Hollow Section) and RHS (Rectangular Hollow Section). Testing was conducted at 10°C according to the EN 10210-1 standard. The results show that the 75x75 mm SHS has an average impact energy value of 105.90 J, higher than the 100x200 mm RHS with a value of 78.79 J. Despite a decrease of approximately 25% in RHS, both specimens still meet the minimum requirement of 27 J according to the standard. This study provides a scientific basis for selecting structural steel materials based on impact strength.
Performance Analysis of Centrifugal Pump Head in Series and Parallel Circuit Wilarso; Rendi Reshudin
JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING MANUFACTURES MATERIALS AND ENERGY Vol. 9 No. 2 (2025): December 2025 Edition
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jmemme.v9i2.16083

Abstract

When the pump starts working and the fluid flow capacity is different from the pump capacity, an analysis is performed on the head value obtained from the pump whose value is insufficient to the required capacity. Analysis of the pump head capacity value is necessary to ensure that the pump can operate efficiently and according to system requirements. The method used to calculate the pump head value includes a theoretical approach and quantitative calculations. The pump head calculation is carried out by applying the Reynolds equation and other fluid mechanics principles, as well as considering factors such as flow velocity, pipe diameter, and fittings or supporting components used. The purpose of this analysis is to determine and calculate the optimal pump head value in a series or parallel arrangement so that the system can work under ideal conditions. The results of this study indicate that the pump head in a series arrangement is 3.9 m, while the Head value for a parallel arrangement is 2.2 m. The head loss value for the series arrangement is 0.000007108 or 71.08 {\times10}^{-6}, while the head loss value for the parallel arrangement is \ 0.000001197 m or 11.97 {\times10}^{-6}. Pumps with a series configuration are used to obtain higher pressures. Pumps with a parallel configuration are used to obtain larger flow rates.
Implementasi Pembinaan K3 dalam Meningkatkan Profesionalisme Operator Ship Unloader Arso, Wilarso
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v5i3.9283

Abstract

Kegiatan pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi operator ship unloader dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kompetensi dan kesadaran pekerja terhadap penerapan prinsip-prinsip keselamatan di area bongkar muat pelabuhan. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh masih tingginya potensi bahaya kerja pada proses unloading material curah, seperti risiko terjepit, jatuh dari ketinggian, serta gangguan mekanis akibat kelalaian operator. Metode kegiatan dilakukan melalui pelatihan kelas dan praktik lapangan, yang meliputi penyampaian teori K3 umum, identifikasi bahaya kerja, prosedur kerja aman (Safe Operating Procedure), penggunaan alat pelindung diri (APD), serta simulasi penanganan keadaan darurat. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, serta observasi perilaku kerja selama pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap kompetensi operator. Rata-rata skor pengetahuan K3 meningkat sebesar 30%, keterampilan dalam pemeriksaan pra-operasi dan penerapan prosedur LOTO meningkat, serta perilaku kerja lebih disiplin dan peduli terhadap keselamatan. Operator juga menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam berkoordinasi dan mengambil keputusan aman saat bekerja. Dapat disimpulkan bahwa pembinaan K3 ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja operator ship unloader. Kegiatan ini berkontribusi pada pembentukan budaya keselamatan (safety culture) di lingkungan kerja pelabuhan serta mendukung terciptanya operasi bongkar muat yang aman, efisien, dan berdaya saing tinggi.
Implementasi Inovasi Alat Pemotong Pisang untuk Peningkatan Kualitas Produksi Keripik Pisang pada UMKM di Desa Situsari, Cileungsi Arso, Wilarso; M. Ali Pahmi; Nurkholis; Firman; Muhammad Mujtaba
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v5i3.9302

Abstract

Bidang pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional, terutama melalui pengembangan agroindustri berbasis hasil pertanian lokal. Salah satu bentuk agroindustri yang berkembang di tingkat rumah tangga adalah usaha pembuatan keripik pisang. Namun, proses produksi pada UMKM Keripik Bu Sum di Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, masih dilakukan secara manual sehingga hasil potongan pisang tidak seragam dan waktu produksi relatif lama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, dan keselamatan kerja melalui penerapan alat pemotong pisang ergonomis serta pelatihan pengoperasian dan perawatan alat bagi pelaku UMKM. Metode pelaksanaan meliputi tahapan perencanaan, pembuatan alat, pelatihan penggunaan alat, pendampingan produksi, serta evaluasi hasil. Uji coba awal menunjukkan bahwa hasil irisan belum seragam akibat ketidaksejajaran posisi pisau, namun setelah dilakukan penyesuaian sudut pisau dan penguatan dudukan bahan, kualitas hasil potongan menjadi lebih seragam dengan ketebalan sesuai standar produksi. Penggunaan alat baru juga meningkatkan efisiensi waktu pemotongan hingga 50%, menurunkan risiko kecelakaan kerja, dan meningkatkan kapasitas produksi sebesar 1,5 kali lipat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan teknologi tepat guna berupa alat pemotong pisang ergonomis mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas, kualitas produk, dan keterampilan pelaku UMKM, sekaligus menjadi model inovasi sederhana yang dapat direplikasi di wilayah lain
EFFISIENSI LOSSES BAHAN KIMIA SELAMA PERSIAPAN PROSES MENGGUNAKAN WHY ANALYSIS Rizki; Wilarso
TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika Vol 7 No 2 (2020): TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/tekno.v7i2.19

Abstract

Proses pembuatan ban kendaraan bermotor yang saat ini dipergunakan menggunakan bahan kimia untuk menggabungkan setiap struktur dalam ban hingga 350 elemen kimia, baik bahan organik maupun bahan non organik, Diantara bahan kimia tersebut bahan kimia dipsol yaitu bahan kimia yang mempenetrasi dan bereaksi dengan kain ban saat proses dipping dengan tujuan mendapatkan property adhesion antara kain ban dan karet.  Pada prosesnya, saat pergantian batch dipsol dari MHT ke valve suplai, dipsol baru dialirkan ke jalur transfer untuk membersihkan sisa dipsol yang berada di jalur pemindahan, pada tahap ini seringkali dipsol terbuang di area MHT, dan akibatnya, estimasi dalam 1 tahun dipsol yang terbuang sebesar 11,520 kg.  Isu lainnya adalah bahan dipsol yg tercecer / terbuang ke saluran air selokan dapat membahayakan lingkungan. Tujuan penelitian ini selain factor effisiensi adalah agar menjaga tidak terjadinya ceceran dipsol terbuang ke saluran akhir / sungai yg bisa menimbulkan kontaminasi air sungai, Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan & why analysis. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa implementasi strategi yang dilakukan dapat menghemat biaya perbulan; 121 aktivitas/bulan ; 8 kg/aktivitas x 1.05 USD /kg ; 1,016.4 USD/bulan dan Dengan demikian, total penghematan biaya pada bulan november hingga desember 2018 adalah 2.032,8 USD. Solusi Pengolahan limbah harus diperhitungkan segala sesuatunya, agar bisa menghemat biaya dan mengurangi pencemaran lingkungan  
ANALISIS PERBANDINGAN TEKANAN TIPE POMPA BAHAN BAKAR INJEKSI DAN TIPE BAHAN BAKAR MEKANIK Irpan Setiawan; Wilarso
TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika Vol 8 No 1 (2021): TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/tekno.v8i1.73

Abstract

Pada saat praktek untuk menentukan efisiensi bahan bakar dengan menggunakan pompa injeksi dan pompa bahan bakar mekanik, ditemukan abnormality terhadap salah satu pompa bahan bakar. Dengan kejadian tersebut menarik untuk dilakukan penelitian. Penelitian ini bertujuan menentukan tingkat efisiensi antara pompa bahan bakar untuk kendaraan jenis injeksi dan jenis mekanik. Dan merekomendasikan pompa mana yang ideal untuk dipergunakan pada kendaraan. Metode penelitian ini menggunakan dua sampel dari pompa yaitu jenis injeksi yang bekerja dengan mendapatkan daya listrik dan jenis mekanik yang bekerja berdasarkan hasil dari putaran mesin yaitu dari putaran camshaft.  Kedua jenis pompa bahan bakar tersebut akan dibandingkan dengan metode pengumpulan data dan pengukuran yang dilakukan secara langsung. Untuk pompa jenis injeksi dipergunakan pompa bahan bakar yang ada pada kendaraan jenis EFI yaitu avanza 1.3 G. Sedangkan jenis pompa bahan bakar mekanik dipergunakan simulator kijang grand seri 5 K. EFI (Electronic Fuel Injection) adalah  sistem bahan bakar yang mengandalkan pompa elektrik yang diatur oleh sensor atau dimana pengontrolan campuran udara dan bahan bakar dilakukan secara elektronik. Pada jenis ini campuran bahan bakar dan udara selalu sesuai dengan kebutuhan motor bakar, sehingga didapatkan daya motor yang optimal dengan pemakaian bahan bakar yang minimal serta menghasilkan gas buang yang ramah lingkungan. Dari hasil pengetesan tersebut dengan menggunakan 2 tipe pompa bahan bakar didapatkan hasil bahwa yang lebih efisiensi adalah menggunakan pompa bahan bakar injeksi berkisar 15 Psi atau 130,420 kPa (Mekanik) dan 310 kPa (Injeksi).
ANALISIS KEGAGALAN REM HINO FG 235 DENGAN MENGGUNAKAN METODE FISHBONE ANALISIS Sugiharjo; Wilarso
TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika Vol 8 No 1 (2021): TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/tekno.v8i1.74

Abstract

Berawal dari tekanan angin yang cepat habis atau rendah, ketika dilakukan pengereman berkali-kali pada saat jalan padat merayap. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui kegagalan proses pengereman, agar tidak terulang kembali. Adapun metode dalam penelitian ini menggunakan fishbone analysis. Dari hasil penelitian kecelakaan truk yang sering terjadi kegagalan pengereman yang disebabkan oleh tekanan angin rendah, adanya gelembung udara pada minyak rem, muatan berlebih, dan disebabkan kurang pengetahuan pengemudi saat mengendarai mobil truk. Pada kegagalan rem mobil truk HINO FG 235, disebabkan oleh tekanan angin kurang, sehingga mengalami kegagalan proses pengereman. Solusi dalam penelitian ini sebelum mengemudikan truk harus melakukan pengecekan tekanan angin di tangki penampungan, membuang kondensasi pada tangki udara, serta menguji sistem pengereman sebelum dioperasikan.
RANCANG BANGUN ALAT KALIBRASI PENGUKUR SUHU BERBASIS DIGITAL TEMPERATUR CONTROLLER Firmansyah Azharul; Rahmawati; Choiruddin; Wilarso
TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika Vol 8 No 2 (2021): TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/tekno.v8i2.103

Abstract

Kerusakan pada alat ukur suhu infrared thermometer mempengaruhi kualitas pengukuran, yang disebabkan jatuh, terbentur, maupun umur dari alat ukur. Kalibrasi alat ukur dibutuhkan untuk mengetahui akurasi terhadap hasil pengukuran. Tujuan dari penelitian ini merancang alat kalibrasi pengukur suhu berbasis digital. Metode yang dilakukan pembuatan alat kalibrasi pengukur suhu berbasis digital temperatur menggunakan VDI 2221 (verein deutscher ingenieure), persatuan insinyur Jerman. Dari hasil penelitian yang dilakukan alat kalibrasi pengukur suhu mendapatkan data koreksi sebesar 0.1 oC. Alat kalibrasi dengan benda kerja didapatkan nilai 0.4 oC. Adapun hasil pengujian sesuai dengan fungsinya dengan menggunakan alat pemanas temperatur 50oC, 75oC, 100oC. ditemperaturr 50oC, 75oC, 100oC
Identifikasi Kebocoran Suspensi Teleskopik Fork Kendaraan Roda Dua Menggunakan Metode Fishbone Diagram Khoidul Umam Umam; Ahmad Aji Kurniawan; Barlan Tahiti Saufa; Wilarso
TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika Vol 9 No 1 (2022): TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/tekno.v9i1.104

Abstract

Kebocoran oli pada shockbreaker kendaraan roda dua bagian depan berdampak pada ketidak nyamanan dalam berkendara, terutama kondisi jalan yang berlubang atau jalan berbatu. Kehandalan shockbreaker yang menurun, akan berdampak juga pada kondisi mesin maupun komponen motor itu sendiri dan pengendara. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan akar penyebab terhadap kebocoran oli pada shockbreaker dan metode perawatan yang harus dilakukan, supaya kejadian yang sama berkurang atau tidak terulang kembali. Dalam penelitian ini untuk mempermudah proses yang dilakukan menggunakan metode fishbone diagram. Adapun hasil penelitian kebocoran yang terjadi pada shockbreaker bagian depan disebabkan oleh kontaminasi debu, saat shockbreaker bekerja terdapat kontaminasi debu dan kontak dengan seal bagian atas, sehingga mengakibatkan gesekan dan merusak seal shockbreaker. Scratch pada poros disebabkan gesekan seal yang rusak, dan oli yang berada di tabung keluar dan menimbulkan kebocoran. Agar kejadian kebocoran tidak terulang kembali adalah mengganti secara berkala oli shock breaker dan seal, supaya keandalan komponen shock breaker meningkat, serta kenyamanan pengemudi terjaga
Co-Authors Abda Abda Achmad Husen Afriliyanti, Alfiyah Ahmad Aji Kurniawan Ahmad Aji Kurniawan Ahmad Faisal Mohamad Ayob Aji Setiawan Alfiyah Afriliyanti Ari Dwi Wibowo Arif Ardianto Asep Dharmanto Asep Dharmanto Asep Saepudin Ashari Imamuddin Aswin Domodite Awang Surya awang surya Azharul, Firmansyah Azziqi, Yusril Zindar Barlan Tahiti Saufa Barlan Tahiti Saufa Bayu Hamengku Rizkiansyah Bayu Idianto Bayu Idiyanto Bayu Idiyanto C.W. Mohd Noor Che Wan Mohd Noor Che Wan Mohd Noor Che Wan Mohd Noor Choiruddin Dan Mugisidi Dharmanto, Asep Djoko Wahyu K Domodite, Aswin Fauzi Ramdani Firman Firman Gunawan Firman Gunawan Firmansyah Azharul Firmansyah Azharul Fitriaji, Abdul Azis Hanifah Syayidah Lutfiyah Hilman Sholih Holyness Nurdin Singadimedja Idris, Mustopa Ika Novalia Saputri Ika Novalia Saputri Ilman Nadif Filsafah Indra Gumilar Irpan Setiawan Irpan Setiawan Iwung Hari Retno Iwung Hari Retno Izar Mahmud Syuhada Jaelani Syurdiansyah Jujun Juniadi Juniadi, Jujun Khoidul Umam Khoidul Umam Umam M Ali Pahmi M. Tri Maulady Alamsyah Miftahul Imtihan Mohamad Anas Sobarnas Mohd. Yuhazri Yaakob Muhamad Farhan Muhammad Ilham Alhabsyie Muhammad Mujtaba Mujiarto Mujiarto, M. Mupah Rizal Mustopa Idris Mustopa Idris Nandang Imam Santosa Nandang Imam Santosa Nur Rofiq Nurkholis Pamuji Agustiar Ma’sudi1 Pracoyo, Wisnu Rahmawati Rendi Reshudin Retno, Iwung Hari Rizki Rizki Rudi Indrawan S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Saepudin, Asep Sholih, Hilman Solly Aryza Sugiharjo Sugiharjo Sulistya Agus Prabowo Surya, Awang Umam, Khoidul Umam Upay Ripa’I Verry Surya Hendrawan Wan Nurdiyana Wan Mansor Wisnu Pracoyo Wisnu Pracoyo Wisnu Pracoyo Yusril Zindar Azziqi