Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Teknik Thought Stopping (TS) Dalam mengatasi kecemasan pecandu Narkoba Pada Warga Binaan Lapas Kelas IIB Tahun 2023 Simamora, Asnil Adli; Simamora, Febrina Angraini; sagala, nanda suryani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1171

Abstract

Penyalahgunaan narkoba menjadi permasalahan utama yang terus meningkat setiap tahunnya. Sumatera Utara satu provinsi dengan kasus tertinggi pada penyalahgunaan narkoba Kota Padangsidimpuan merupakan salah satu yang mengalami peningkatan penyalahgunaan narkoba pada tahun 2023. Kecemasan merupakan dampak yang tertinggi dialami pengguna narkoba, dimana kecemasan berlebihan menimbulkan ketidaknyamanan yang dapat mengganggu aktivitas kehidupan sehari-hari. Perlu upaya agar Warga Binaan saling menghargai dan menjalani pembinaan melalui Thought Stopping dimana bertujuan mengetahui penerapan Thought Stopping dalam mengatasi kecemasan pecandu Narkoba Pada Warga Binaan Lapas Kelas IIB. Kegiatan ini berupa pelatihan penghentian pikiran negative. Sasaran PkM adalah 27 Warga Binaan. Tehnik pelaksanaannya terbagi dalam 3 sesi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan, dalam menghentikan kecemasan warga binaan yang berkaitan penghentian pemikiran negative dalam merubah proses berfikir pada warga binaan yang menjalani rehabilitasi dilembaga pemasyarakatan kelas IIB Kota Padangsidimpuan kesimpulan pada penerapan teknik thought stopping ini dapat dilakukan lebih sering agar warga binaan dapat menangani pikiran-pikiran obsesif dan fobik thought stopping melatih dalam menghentikan sedini mungkin pemikiran yang tidak diinginkan, dengan menyerukan perintah berhenti untuk peringatan pikiran yang tidak diinginkan Drug abuse is a major problem that continues to increase every year. North Sumatra, one of the provinces with the highest number of drug cases, Padangsidimpuan City is one that will experience an increase in drug transmission in 2023. Anxiety is the highest impact experienced by drug users, where excessive anxiety causes discomfort which can interfere with daily life activities. Efforts are needed so that inmates respect each other and undergo training through Thought Stopping thepurpose was to find out the standards for implementing Thought Stopping in overcoming drug addiction among inmates in Class IIB prisons. This activity was in the form of negative thinking training. The community service target is 27 inmates. The implementation technique was described in 3 sessions. The results of the research show that there was a change in stopping the anxiety of the inmates which was related to the confirmation of negative thoughts in changing the thought process of the inmates undergoing rehabilitation at the class IIB correctional institution in Padangsimpuan City. The conclusion was this the application of this thought stop technique can be done more often so that the inmates can handle it. Obsessive and phobic thoughts- thought stop training in stopping as early as possible unwanted thoughts, with a sudden stop command to warn of unwanted thoughts
Penyuluhan Kesehatan Tentang Penyakit Asma pada Remaja di SMA Negeri 5 Kota Padangsidimpuan Simamora, Febrina Angraini; Manurung, Dina Mariana; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1244

Abstract

Asma adalah penyakit saluran pernapasan yang umum dan memiliki berbagai tingkat keparahan, mulai dari mengi yang sangat ringan hingga penutupan saluran napas akut yang mengancam jiwa. Asma merupakan masalah kesehatan yang serius karena dapat menurunkan kualitas hidup penderita. Tujuan dari penyuluhan ini adalah agar masyarakat (remaja) dapat mengetahui konsep asma dan memahami tentang pengobatannya. Peserta yang hadir sebanyak 30 orang, terdiri dari siswa laki-laki dan perempuan, serta guru sebagai pendamping. Lokasi penyuluhan dilakukan di SMA Negeri 5 Kota Padangsidimpuan. Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa Prodi Keperawatan Fakultas Kesehatan Universitas Aufa Royhan didampingi oleh dosen pembimbing dan difasilitasi oleh pihak sekolah SMA Negeri 5 Kota Padangsidimpuan. Peran dan tugasnya telah ditetapkan antara lain sebagai penanggung jawab, moderator, pencatat, pengamat, fasilitator dan dokumentasi. Hasil dari kegiatan ini dapat menambah pengetahuan peserta penyuluhan tentang konsep asma dan cara pencegahannya. Saran kepada pihak sekolah dan puskesmas agar kedepannya melakukan promosi kesehatan sebagai program kerja puskesmas dan unit Kesehatan sekolah (UKS).
Pendidikan Kesehatan tentang Perawatan Keluarga pada Anak dengan ISPA di Ruang Anggrek RSUD Panyabungan Simamora, Febrina Angraini; Rangkuti, Juni Andriani; Manurung, Dina Mariana; Harahap, Mei Adelina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1299

Abstract

Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan di dunia. ISPA merupakan penyakit saluran pernapasan akut yang disebabkan oleh agen infeksius yang menimbulkan gejala dalam waktu beberapa jam sampai beberapa hari. Kemampuan keluarga dalam melaksanakan tugas kesehatan keluarga sangat diperlukan, agar keluarga dapat mencegah terjadinya ISPA pada anak. Tujuan dari penyuluhan ini adalah agar keluarga khusunya ibu dapat mengetahui konsep ISPA dan memahami tentang perawatan anggota keluarga yang mengalami ISPA. Peserta merupakan orangtua (keluarga) pasien anak yang mengalami ISPA dan menjalani rawat inap di ruang Anggrek RSUD Panyabungan. Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Profesi Ners Fakultas Kesehatan Universitas Aufa Royhan didampingi oleh dosen pembimbing dan difasilitasi oleh pihak RSUD Panyabungan. Peran dan tugasnya telah ditetapkan antara lain sebagai penanggung jawab, moderator, pencatat, pengamat, fasilitator dan dokumentasi. Hasil dari kegiatan ini dapat menambah pengetahuan peserta penyuluhan tentang konsep ISPA dan cara perawatan anggota keluarga yang mengalami ISPA. Saran kepada keluarga agar lebih memperhatikan perilaku hidup bersih dan sehat pada aktivitas sehari-hari agar dapat mencegah terjadinya ISPA pada anggota keluarga.
KORELASI ANTARA ANSIETAS DENGAN KONTROL KADAR GULA DARAH PADAKLIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 Simamora, Febrina Angraini
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 1 No 1 (2016): Vol.1 No.1. April 2016
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Individu dengan DM tipe 2 harus patuh terhadap tugas perawatan diri untuk mencapai kontrol kadar gula darah yang optimum. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi korelasi antara ansietas, dengan kontrol kadar gula darah pada klien DM tipe 2. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi. Terdapat 62 orang sampel sesuai dengan kriteria sampel penelitian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan pemeriksaan kadar gula darah. Analisa data menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara ansietas dengan control kadar gula darah pada klien DM tipe 2. Klien DM dengan kondisi psikososial yang baik, akan mampu mengontrol kadar gula darah. Klien DM tipe 2 diharapkan mampu beradaptasi dengan diabetesnya sehingga tidak mengalami ansietas sehingga mampu melakukan perawatan diri yang baik dan kadar gula darah yang terkontrol.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Pintu Padang Kecamatan Batang Angkola Simamora, Febrina Angraini; Lubis, Akriman Muslihul Anwar; ., Siti habibah
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 1 No 3 (2016): Vol.1 No.3 Desember 2016
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

According to WHO (World Health Organization) , (2013) Hypertension affects one billion people worldwide. It is estimated that , in 2025 soared to 1.5 billion people . Based on basic medical research in 2009 states , the prevalence of hypertension in Indonesia at the age of 18 years and above by 31 % .This study aims to determine relationship of family support with blood pressure in hypertension patients in hutatonga region work in pintu padang public health center of batang angkoladistrict 2016. Design of this research is Descriptive Correlational with Cross Sectional approach. The sampling technique used muthade Solvin formula , and obtained 40 respondents. Data collection using questionnaires , questionnaires to measure family support experienced and observation method to determine the development of blood pressure . This questionnaire has been tested for validity and reliability . Analysis of the data by univariate and bivariate analysis with a significance level of 0.05 . The results of this study indicate that family support is yes 52.5 % , while the results of blood pressure is effective 13 people ( 32.5 % ) , and ineffective 16 ( 40.0 % ). Conlusion of respondents who suffered from severe hypertension as many as 11 people (27.5%). Chi square test results show the value and p < α is 0.05 ( 0.05 < 0.05 ) , which means that there is a relationship with the family support blood pressure in hypertensive patients .
Pengaruh Jus Buah Mengkudu Dan Madu Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Daulay, Nanda Masraini; Simamora, Febrina Angraini
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Desember 2018
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit darah tinggi yang lebih dikenal sebagai hipertensi memang bukan pembunuh sejati, tetapi penyakit ini digolongkan sebagai the silent killer. Angka kejadian hipertensi di dunia cukup tinggi yaitu 10% dari populasi dunia menyebutkan bahwa hipertensi diderita lebih dari 1,5 miliar jiwa diseluruh dunia dan garam yang berlebihan adalah faktor utama dalam meningkatkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Jus Buah Mengkudu dan Madu Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di desa pasar Matanggor Kecamatan Batang Onang Kab. Padang Lawas Utara Tahun 2017.Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimen dengan metode non equvalent control group pretes and postest design. Responden pada penelitian ini berjumlah 26 orang. Uji statistik yang digunakan adalah uji T-Dependen dan uji T-Independen. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh jus buah mengkudu dan madu terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi pada kelompok eksperimen dengan nilai p-value 0,000 dan tidak ada pengaruh jus buah mengkudu dan madu pada penderita hipertensi pada kelompok kontrol dengan nilai 0,450. Hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi responden untuk menjadikan jus buah mengkudu sebagai salah satu upaya untuk menurunkan tekanan darah.
HUBUNGAN LAMA MENDERITA DAN KOMPLIKASI DENGAN ANSIETAS PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 Simamora, Febrina Angraini; ., Adi Antoni
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Desember 2018
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v3i2.62

Abstract

Tindakan pengendalian Diabetes Mellitus sangat diperlukan, khususnya dengan mengusahakan tingkat gula darah sedekat mungkin dengan normal, merupakan salah satu usaha pencegahan yang terbaik terhadap kemungkinan berkembangnya komplikasi dalam jangka panjang. Lama penderita mengalami DM juga merupakan suatu hal yang merupakan faktor kuat yang berhubungan dengan perilaku perawatan diri. Biasanya pnderita yang baru saja terdiagnosis DM akan merasakan kecemasan dibandingkan dengan penderita yang sudah lama menderita DM. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara komplikasi dan lama menderita dengan ansietas pada penderita DM tipe 2. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi. Terdapat 62 orang sampel sesuai dengan kriteria sampel penelitian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan komplikasi dan lama menderita dengan ansietas pada penderita DM tipe 2. Klien DM dengan kondisi psikososial yang baik, akan mampu melakukan aktivitas perawatan diri yang baik sehingga mampu mengontrol kadar gula darah. Klien DM tipe 2 diharapkan mampu beradaptasi dengan diabetesnya sehingga tidak mengalami ansietas dan depresi sehingga mampu melakukan perawatan diri yang baik dan kadar gula darah yang terkontrol.
KORELASI ANTARA ANSIETAS, DEPRESI, DAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN AKTIVITAS PERAWATAN DIRI KLIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 Simamora, Febrina Angraini
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 1 No 2 (2016): vol.1 No.2 Agustus 2016
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes self-care is a program or an action that has to be done for the rest of the clients’ life and is the responsibility of the diabetes clients. Individuals with Type 2 diabetes must comply with the tasks of self-care in order to achieve the optimal blood sugar control. This research was aimed at identifying the correlation among anxiety, depression, and social support with self care activity. Moreover, descriptive correlation was applied as the design of this research. There were 62 people taken as the sample by using purposive sampling technique. The data were acquired through questionnaires and blood sugar check up. Then they were analyzed by Chi-square test. The results of this research showed that there was a relationship among anxiety, depression, and social support with the Type 2 diabetes clients’ self-care activity. The clients with Type 2 diabetes who are in good psychosocial condition would be able to perform self-care-\activity so that they would be able to control the blood sugar. The Type 2 diabetes clients were hoped to be able in adaptation with their diabetes, so they haven’t anxiety and depression, and then they can do their self care activities and can control their blood sugar.
KORELASI ANTARA AKTIVITAS PERAWATAN DIRI DENGAN KONTROL KADAR GULA DARAH KLIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 Simamora, Febrina Angraini
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 2 No 3 (2017): Vol.2 No.3 Desember 2017
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes self care is a program or an action that has to be done for the rest of the clients’ life and is the responsibility of the diabetes clients. Individuals with T2DM must comply with the tasks of self care in order to achieve the optimal blood sugar control. This research was aimed at identifying the correlation among anxiety, depression, and social support with self care activity and blood sugar control. Moreover, descriptive correlation was applied as the design of this research. There were 62 people taken as the samples in accordance with the sample criteria of this research. The data were collected by using purposive sampling technique. The data were acquired through questionnaires and blood sugar check up. Then they were analyzed by chi square test. The results of this research showed that there was a relationship among anxiety, depression, and social support with the T2DM clients’ self care activity and their blood sugar control. The clients with T2DM who are in good psychosocial condition would be able to perform self care-\activity so that they would be able to control the blood sugar. The T2DM clients were hoped to be able in adaptation with their diabetes, so they haven’t anxiety and depression, and then they can do their self care activities and can control their blood sugar.
PENGARUH RENDAM KAKI DENGAN AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI KELURAHAN TIMBANGAN TAHUN 2017 Daulay, Nanda Masraini; Simamora, Febrina Angraini
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 2 No 3 (2017): Vol.2 No.3 Desember 2017
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension is a big problem, not only in continental European countries but also in Indonesia. Hypertension affects one billion people worldwide and is estimated to increase by 1.5 billion in 2025. Each year hypertension accounts for nearly 9.4 million deaths. The research is quantitative research. Quasi experimental research design. One-pretest posttest design research model. Sampling using purposive sampling technique. This research was conducted in April-May 2017. Data collection using Observation Sheet. Data analysis using alternative test Paired Sample Test Test. Based on the research on the first day can be concluded the influence of foot soak using warm water can lower blood pressure that can be seen with data before hypertension 2 as much as 10 (66,8%) respondents and after Hypertension 2 to 3 (20,1%) responder. On the second day, the majority of respondents who experienced hypertension were Hypertension 1, that is 10 respondents (66.5%) and minority category was found in Hypertension 2, 2 respondents (13.4%) and prehypertension 2 Respondents (13.4%). Result of alternative test of Paired Sample Test on the first day obtained Pvalue = 0.002 (<0,05), second day got Pvalue = 0.001 (<0,05). This research is expected to be one alternative treatment to lower blood pressure in people with hypertension.