Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Jajanan Sehat Pada Anak Usia Sekolah Simamora, Asnil Adli; Febrina Angraini Simamora; ahmad safii; Kombang Ali Yasin; Dola Angreni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i1.1952

Abstract

Salah satu metode dalam meningkatkan kualitas dalam tumbuh kembang pada anak usia sekolah dengan memberikan jajanan yang bergizi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi selama beraktivitas belajar di sekolah, Indonesia sendiri cukup banyak tersedia jajanan untuk anak usia sekolah dilingkungan sekolah. Namun disayangkan cukup banyak jajanan yang kurang sehat untuk kesehatan anak usia sekolah bila ditinjau dari warna jajanan dan bahan-bahan yang digunakan. SD Negeri 01 Kayu Laut, panyabungan Selatan menghadapi masalah serupa terkait pedagang jajanan di sekitar sekolah, di mana warung tersebut tidak memenuhi standar yang ditetapkan untuk camilan yang aman. Melihat kondisi seperti ini, maka perlu dilakukan penyuluhan mengenai Jajanan yang sehat pada anak usia sekolah, dengan memberikan edukasi bagaimana memilih jajanan yang sehat. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan adalah untuk memberikan pengetahuan dan informasi terhadap pentingnya jajanan sehat pada anak usia sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan kesehatan dan sosialisasi terkait jajanan sehat yang di rancang dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab dengan jumlah peserta adalah 35 orang. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan anak usia sekolah dalam memilih jajanan sehat, tersedianya tempat jajanan yang bersih dan sehat sehingga anak tidak jajan sembarangan diluar lingkungan sekolah.
PENYULUHAN IBU BALITA TERKAIT PENTINGNYA KENAIKAN BERAT BADAN BALITA DI POSYANDU Harahap, Mei Adelina; Simamora, Febrina Angraini; Rangkuti, Juni Andriani; Gintings, Akhyar Fauzi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i1.1975

Abstract

Posyandu memiliki peran penting untuk memantau tumbuh kembang balita. Kegiatan posyandu diantaranya antropometri balita seperti pengukuran BB, TB yang nantinya dicatat melalui Kartu Menuju Sehat (KMS). Partisipasi balita dapat dilihat dari kedatangan balita ke posyandu, cakupan penimbangan balita di posyandu yang ditunjukkan oleh presentase jumlah balita yang datang per jumlah balita keseluruhan (D/S) merupakan indikator yang berkaitan dengan cakupan pelayanan gizi pada balita. Selain cakupan D/S, cakupan untuk penimbangan balita dan berat badannya naik juga penting diperhatikan, karena peningkatan berat badan balita setiap bulan yang sesuai dengan indikator KMS dapat memastikan bahwa anak dalam keadaan status gizi yang baik dan memastikan tumbuh kembangnya tetap optimal sesuai usianya . Metode yang di gunakan adalah berupa penyuluhan dengan cara memberikan materi menggunakan media leaflet. Pelaksanaan di lakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Batunadua dan diikuti oleh ibu yang mempunyai aanak balita . Kegiatan ini terlaksana dengan dengan baik bahkan para peserta terlihat antusias dan diharapkan kegiatan penyuluhan ini selain koordinasi dengan kader, diperlukan koordinasi dengan tokoh masyarakat setempat agar responden yang datang bisa lebih banyak lagi dan penyampaian informasi kesehatan ini dapat lebih menyebar luas lagi.
Senam Lansia untuk Menurunkan Tekanan Darah Di Desa Kayu Laut Kecamatan Panyabungan Selatan Simamora, Febrina Angraini; Simamora, Asnil Adli; Harahap, Mei Adelina; Manurung, Dina Mariana; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i1.1976

Abstract

Tekanan darah merupakan kekuatan lateral pada dinding arteri oleh darah yang didorong dengan tekanan darah dari jantung. Puncak dari tekanan maksimum saat ejeksi terjadi adalah tekanan darah sistolik dan pada saat ventrikel berelaksasi, darah yang tetap dalam arteri menimbulkan tekanan diastolic. Pada Lansia Hipertensi, perlu dilakukan Tindakan yang dapat menurunkan tekanan darah untuk mencegah terjadinya komplikasi. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan Masyarakat tentang Tindakan yang dapat menurunkan tekanan darah pada lansia dan untuk menurunkan tekanan darah lansia di desa Kayu Laut. Sebelum dilakukan senam lansia, mayoritas peserta sebanyak 27 peserta (77,2%) memiliki TD yang tinggi (hipertensi), namun setelah dilakukan senam lansia didapatkan penurunan tekanan darah lansia yaitu mayoritas peserta sebanyak 23 peserta (65,7%) memiliki tekanan darah yang normal. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa Senam lansia dapat dikombinasikan dengan terapi rendam kaki dengan air hangat dan metode tarik napas dalam sehingga tujuan untuk dapat menurunkan tekanan darah dapat tercapai.
IBM Self Management (Manajemen Diet, Latihan Fisik, dan Perawatan Kaki) Pada Penderita Diabetes Mellitus di Puskesmas Labuhan Rasoki Kota Padangsidimpuan Simamora, Febrina Angraini; Daulay, Nanda Masraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 1 No. 1 (2019): Vol. 1 No. 1 Desember 2019
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1193.11 KB)

Abstract

Kegiatan IbM Self Management (Manajemen Diet, Latihan Fisik, dan Perawatan Kaki) pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 ini bertujuan meningkatkan kemampuan penderita DM Tipe 2 dalam melakukan manajemen diet, latihan fisik, dan perawatan kaki serta pengontrolan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus. Kelompok penderita DM menunjukkan bahwa intervensi yang berbasis dukungan sosial ini efektif untuk diberikan di masyarakat. Program IbM Kelompok Penderita DM ini melakukan beberapa penyuluhan dan pelatihan pada kelompok pendukung pada peserta, dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang penderita DM, dan kegiatan yang dilakukan berupa: pendidikan kesehatan mengenai penyakit diabetes mellitus, gaya hidup sehat, modifikasi diet DM, aktifitas/olahraga untuk Diabetesi – Senam Kaki dan Senam Diabetes, perawatan kaki sebagai pencegahan dari luka diabetes, dan pengecekan GDS. Hasil evaluasi selama proses kegiatan berlangsung didapatkan sebanyak 88% (22 penderita DM) mengalami peningkatan pengetahuan terkait empat pilar penatalaksanaan DM, dan 12% (3 penderita DM) sudah melaksanakan keempat pilar penataksanaan DM tersebut sebelumnya. Dengan adanya pendidikan kesehatan ini, diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan kemandirian penderita DM dalam melakukan manajemen diet, latihan fisik, dan perawatan kaki serta pengontrolan kadar gula darah secara mandiri.
Demonstrasi Rendam Kaki Menggunakan Air Hangat dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Desa Labuhan Rasoki Kota Padangsidimpuan Daulay, Nanda Masraini; Simamora, Febrina Angraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 1 No. 1 (2019): Vol. 1 No. 1 Desember 2019
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (965.578 KB)

Abstract

Kasus hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Labuhan Rasoki relatif besar jumlahnya terutama pada penderita lansia. Para penderita hipertensi kebanyakan hanya mengkonsumsi obat–obatan dan menghindari makanan asin saja untuk menurunkan tekanan darah, sedangkan tindakan pemberian terapi rendam kaki air hangat belum pernah dilakukan perubahan tekanan darah. Tim PKM berinisiatif utk melakukan demonstrasi terapi rendam kaki menggunakan air hangat dengan tujuan menurunkan tekanan darah masayarakat penderita hipertensi serta melatih masyarakat dalam menurunkan tekanan darah dengan cara non-farmakologi secara mandiri di rumah. Kegiatan berupa demonstrasi rendam kaki dengan air hangat dan memberikan leaflet tentang terapi komplementer untuk penderita hipertensi. Jumlah peserta kegiatan berjumlah 28 orang. Hasilnya didapatkan dari 28 orang yang dilakukan rendam kaki menggunakakan air hangat, terdapat 20 orang yang mengalami penurunan tekanan darah. Masyarakat terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan dan memberikan feedback. Masyarakat mampu mempraktikkan rendam kaki menggunakan air hangat dalam menurunkan tekanan darah. PKM tentang demonstrasi terapi non-farmakologi untuk menurunkan tekanan darah dapat dilaksanakan secara rutin dengan jenis terapi komplementer yang berbeda seperti terapi herbal dalam menurunkan tekanan darah.
IBM Kebersihan Gigi dan Mulut pada Penghuni Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Kota Padangsidimpuan Pebrianthy, Lola; Simamora, Febrina Angraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 1 No. 1 (2019): Vol. 1 No. 1 Desember 2019
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (958.353 KB)

Abstract

Kegiatan IBMKebersihan Gigi dan Mulut pada Penghuni Lembaga Pemasyarakatan Klas II B bertujuan meningkatkan kemampuan penghuni lapas dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Kebersihan gigi dan mulut / Oral hygiene (OH) adalah suatu tindakan perawatan yang diperlukan untuk menjaga mulut dalam kondisi yang baik, nyaman, bersih, lembab sehingga terhindar dariinfeksi. Program IBM ini dilakukan dengan cara memberikan pendidikan kesehatan tetntang cara menjaga kebersihan giogi dan mulut lalu mendemonstrasikan cara menyikat gigi yang benar, dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang. Hasil evaluasi selama proses kegiatan berlangsung didapatkan hampir seluruh peserta telah paham dan tahu bagaimana cara menjaga kebersihan gigi dan mulut dan mampu melakukan cara menyikat gigi yang baik dan benar. Dengan adanya pendidikan kesehatan ini, diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penghuni lapas klas II B dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut mereka
Sosialisasi Upaya Pencegahan Covid 19 di Area Mesjid Shirotol Mustaqim Kelurahan Batunadua Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan Simamora, Febrina Angraini; Daulay, Nanda Masraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 2 No. 2 (2020): Vol. 2 No. 2 Agustus 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.307 KB)

Abstract

Covid-19 is a disease caused by a new type of corona virus that appeared at the end of 2019 for the first time in Wuhan, China which is currently causing a pandemic in almost all over the world. In an effort to prevent the increasingly widespread transmission of Covid-19. The government urges all levels of society to take various preventive measures such as carrying out physical distancing, using masks, washing hands regularly, increasing endurance and maintaining health. The socialization activity for the prevention of Covid 19 in the mosque area aims to increase knowledge and change the behavior of the community, especially the Shirotol Mustaqim congregation, so that they can continue to make efforts to prevent the spread of Covid 19 during the 5 daily prayers as well as tarawih and tadarusan prayers which are held at the mosque during this month of Ramadan . This activity consisted of some counseling and leaflet distribution at the nazir of the mosque and the shirotol mustaqim mosque congregation. The results of the evaluation during the activity process were obtained that as many as 90% (19 participants) experienced increased knowledge regarding efforts to prevent Covid 19. With this socialization, it is hoped that it will be able to increase the knowledge and behavior of the community to always make efforts to prevent Covid 19 in any activity.
Sosialisasi Pertolongan Pertama pada Korban Tenggelam bagi Petugas Penjaga di Kolam Renang Siharang-Karang, Kota Padangsidimpuan Simamora, Febrina Angraini; Alwi, Fahrizal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 2 No. 1 (2020): Vol. 2 No. 1 April 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.151 KB)

Abstract

The Siharang-Karang Swimming Pool is one of the most visited pools by the people of Padangsidimpuan, especially on weekends. The large number of visitors in this swimming pool causes a very high risk of drowning victims. There are 4 pool guard officers who are on duty every day to monitor the activities in the pool, and help if there is a problem at the pool location, for example a drowning victim. Because it is necessary to carry out activities in the form of socialization of first aid to drowning victims for pool guard officers. The treatment for the drowning victim at the scene includes rescuing the victim from water, giving breath assistance, chest compressions, clearing vomit that allows obstruction of the airway, preventing heat loss and transportation of the victim to the nearest emergency facility for evaluation and monitoring. This activity provides provisions and trains pool guard officers to have good skills in providing first aid in an emergency situation of drowning victims. With this training, it is hoped that it will increase the safety rate for emergency victims because they receive proper first aid before arriving at the health service and receive further treatment.
Latihan Otot Progresif Untuk Keletihan Pada Penderita Diabetes Melitus Antoni, Adi; Simamora, Febrina Angraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 2 No. 1 (2020): Vol. 2 No. 1 April 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus is a degenerative disease whose number is increasing every year. This disease must be experienced for life and can cause various problems including fatigue. Puskesmas Labuhan Rasoki is one of the Aufa Royhan Health School areas who have diabetes sufferers. The purpose of this service is to help people who suffer from diabetes manage the fatigue they experience. The method used was counseling to 28 diabetics by providing progressive muscle relaxation exercises. In addition, demonstrations and redemonstrations related to this exercise were also provided. After being given a demonstration of progressive muscle relaxation, the participants were very enthusiastic and happy because there are cost-effective alternative methods for managing fatigue in diabetics.
Ibm Pendidikan Kesehatan tentang 10 Indikator PHBS dalam Pencegahan Penyebaran Covid 19 bagi Masyarakat Lingkungan II Desa Simirik Simamora, Febrina Angraini; Siregar, Hotma Royani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 2 (2021): Vol. 3 No. 2 Agustus 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.006 KB) | DOI: 10.51933/jpma.v3i2.438

Abstract

Saat ini kita masih menghadapi tantangan yang mengharuskan beradaptasi dengan situasi pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Masalah kesehatan yang ada dimasyarakat sangatlah banyak dan beragam macamnya. Penelusuran dari rumah ke rumah merupakan cara yang paling efektif untuk mengetahui secara nyata masalah kesehatan yang sebenarnya sedang dihadapi oleh masyarakat. Masyarakat memiliki peran penting dalam memutus mata rantai penularan COVID-19 agar tidak menimbulkan sumber penularan baru/cluster pada tempat-tempat dimana terjadinya pergerakan orang, interaksi antar manusia dan berkumpulnya banyak orang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pelaksanaan PHBS di masyarakat dalam rangka pencegahan penyebaran covid 19 di masyarakat. hasil kegiatan didapatkan sebanyak 90% peserta mengalami peningkatan pengetahuan terkait penerapan PHBS dalam pencegahan penyebaran covid 19 sehingga diharapkan mampu meningkatkan pelaksanaan PHBS dalam masyarakat.