Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TENTANG NYERI PERSALINAN KALA I Siregar, Srianty; Siregar, Ratna Dewi; Batubara, Novita Sari
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 8 No 1 (2023): Vol.8 No. 1 Juni 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v8i1.1041

Abstract

ABSTRAK Nyeri yang timbul merupakan suatu tanda awal proses persalinan kala I dan akan berlanjut sampai kala IV persalinan. Intensitas nyeri yang dialami ibu semakin lama akan semakin meningkat akibat kontraksi yang semakin lama semakin meningkat. World health Organization sebanyak 90% wanita hamil dan melahirkan mengalami rasa nyeri, rasa takut saat persalinan. Rasa nyeri yang terjadi dapat mempengaruhi kondisi ibu berupa kelelahan, rasa takut, khawatir dan menimbulkan stres. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil primigravida tentang nyeri persalinan kala I di Wilayah Kerja Puskesmas Pinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2022. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain deskruptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil primigravida di Wilayah Kerja Puskesmas Pinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah sebanyak 38 orang Januari-Juli 2022. Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil primigravida sebanyak 38 orang dengan menggunakan metode total sampling. Analisa yang digunakan adalah univariat dengan hasil menunjukkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang nyeri persalinan kala I berada pada pengetahuan kurang sebanyak 25 orang (65,8%).Disarankan pada ibu hamil dapat aktif menambah pengetahuan ibu tentang kehamilannya terutama tentang nyeri persalinan kala I sehingga dalam kehamilan ibu dapat segera diatasi dan dapat menurunkan angka kesakitan ibu. Kata Kunci: Pengetahuan, Ibu Hamil Primigravida, Nyeri Persalinan ABSTRACK Pain arising is an early sign of the first stage of labor and will continue until the fourth stage of labor. The pain intensity of mother will increase over time due to increasing contractions. According to the World Health Organization, 90% of pregnant and childbirth women had pain and fear during childbirth. Pain arising can affect the mother's condition in the form of fatigue, fear, worry and lead to stress. The purpose of this study was to describe Primigravida Pregnant Women's Knowledge of First Stage of Labor Pain in ​​Pinangsori Health Center the Working Area, Central Tapanuli Regency 2022. The study used quantitative method with a descriptive design. The population was all primigravida pregnant women in Pinangsori Health Center Working Area, Central Tapanuli Regency about 38 people from January to July 2022. The sample in this study was all 38 primigravida pregnant women by using the total sampling method. The data were analysed by using univariate. The results showed that the knowledge of pregnant women about the first stage of labor pain was lack about 25 people (65.8%). It is suggested that pregnant women can be more active to explore knowledge of their pregnancies especially about first stage of labor pain in order to be treated immediately and can reduce maternal morbidity. Keywords: Knowledge, Primigravida Pregnant Women, Labor Pain
HUBUNGAN PERILAKU SUAMI TERHADAP DUKUNGAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATANG PANE II KECAMATAN HALONGONAN TIMUR KABUPATEN PALUTA TAHUN 2020 Siregar, Rya Anastasya; Batubara, Novita Sari; Meriansyah, Riza; Endang, Tapi
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Juni 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i2.14

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan status gizi anak dalam 1000 Hari Pertama Kelahiran. Bayi yang diberikan ASI ekslusif dapat mencapai pertumbuhan perkembangan dan kesehatan yang optimal. Pemberian ASI Eksusif sangat dipengaruhi oleh perilaku kesehatan berupa, pengetahuan, tidakan, sikap, mencakup dukungan suami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku suami terhadap dukungan pemberian ASI ekslusif pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Batang Pane II Kecamatan Halongonan Timur Kabupaten Paluta Tahun 2020. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi berusia ≤6 bulan yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Batang Pane II Kecamatan Halongonan Timur Kabupaten Paluta yang sebanyak 90 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi berusia ≤6 bulan yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Batang Pane II Kecamatan Halongonan Timur Kabupaten Paluta sebanyak 90 orang dengan menggunakan metode total sampling. Analisa yang digunakan adalah uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku suami (p= 0,001), pengetahuan suami (p= 0,000), sikap suami (p= 0,003), tindakan suami (p= 0,001) berhubungan dengan dukungan pemberian ASI ekslusif. Kesimpulan diperoleh bahwa perilaku suami berhubungan dengan dukungan pemberian ASI ekslusif. Saran bagi suami agar memberikan perhatian lebih terhadap dukungan pemberian ASI ekslusif.
Media Edukasi Peran Ayah ASI Berbasis Kearifan Lokal Batubara, Novita Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2187

Abstract

Peran ayah dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif sering kali terabaikan, padahal dukungan emosional, fisik, dan sosial dari ayah memiliki pengaruh signifikan terhadap keberlanjutan menyusui. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik peran ayah dalam mendukung ASI eksklusif melalui media edukasi berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan meliputi penggalian nilai budaya setempat, pembuatan media cetak dan audiovisual dengan bahasa daerah, penyuluhan kelompok, serta pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 42% (dari 55% menjadi 97%), perubahan sikap positif pada 85% ayah, dan peningkatan dukungan nyata terhadap ibu menyusui pada 73% keluarga. Kearifan lokal terbukti efektif dalam memperkuat pesan edukasi dan mendorong keterlibatan ayah secara aktif.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN IBU POSTPARTUM DENGAN PRODUKSI ASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PINTU LANGIT KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2025 Batubara, Novita Sari
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2452

Abstract

Setelah melahirkan, seorang ibu mengalami berbagai perubahan psikologis yang muncul akibat peralihan perannya dari masa kehamilan menjadi seorang ibu. Perubahan ini dapat memicu timbulnya gangguan kecemasan, yang jika tidak ditangani dengan baik, dapat berdampak pada produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan ibu postpartum dan produksi ASI di Wilayah Kerja Puskesmas Pintu Langit, Kota Padangsidimpuan, pada tahun 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan studi cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari 47 ibu postpartum yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Pintu Langit dari bulan Desember 2024 hingga Januari 2025, dengan menggunakan metode total sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square, yang menunjukkan hasil (p= 0,002), menandakan adanya hubungan signifikan antara tingkat kecemasan ibu postpartum dengan produksi ASI. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat kecemasan ibu postpartum dengan produksi ASI. Oleh karena itu, disarankan agar petugas kesehatan memberikan edukasi kepada ibu postpartum mengenai tingkat kecemasan dapat mempengaruhi produksi ASI. Hal ini dilakukan dengan menyampaikan informasi yang akurat dan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Dengan demikian, diharapkan tingkat kecemasan ibu postpartum stabil dan pentingnya produksi ASI akan terwujud, serta terjalin hubungan yang baik antara petugas kesehatan dan ibu postpartum.