Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Penyakit Diare di Desa Hutanopan Kecamatan Halongonan Kabupaten Padang Lawas Utara Tahun 2018 Siregar, Srianty; Batubara, Novita Sari
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 4 No 1 (2019): Vol.4 No.1 Juni 2019
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diarrheal disease is still the second cause of morbidity and mortality in children aged less than two years. The purpose of this study is to determine the factors that affect the incidence of diarrheal diseases in the village Hutanopan Halongonan District South Tapanuli regency. Population amounted to 400 people with the technique of sampling using simple random sampling with the number of 80 respondents. Methods The study used observational analytics with the test used is Chi-Square test. Based on the results of the study, it is known that the incidence of diarrhea in the village of Hutanopan in the last month as many as 22 people (27.5%). Based on result of calculation which have been done with spss program using chi-square test there is relation between clean water facility with diarrhea occurrence, with P Value = 0,036 There is relationship between latrine ownership with diarrhea occurrence with P value 0,015. There is a relationship of waste Management with the incidence of diarrhea with the value of P Value = 0.026 and there is a relationship of waste water management with the incidence of diarrhea in infants with a value of P value 0.012. It is advisable for the public to advocate further improving basic sanitation including clean water supply, latrine ownership, waste management and wastewater management, especially in the case of garbage disposal whereby the community should have a closed and strong waste bin.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM PADA BAYI DI RSUD KABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2018 F.Lubis, Tapi Endang; Batubara, Novita Sari
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 5 No 1 (2020): Vol. 5 No. 1 Juni 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v5i1.229

Abstract

Asphyxia is a newborn emergency in the form of respiratory depression that continues causing various complications. In South Tapanuli District Hospital there are still many cases of asphyxia neonatorum, so researchers are interested in choosing this title. This research method is analytical research method with case series approach that aims to identify factors related to the incidence of asphyxia neonatorum in infants in South Tapanuli District Hospital 2018. The population of this study are all babies with asphyxia neonatorum based on the diagnosis of births in RSUD South Tapanuli Regency which is 113 people in January - December of 2016. The sample is the whole of the population to be sampled that is as many as 113 people. The sampling technique is done by total sampling method. The result of statistical test showed that there was a correlation between the age of the mother and the incidence of asphyxia neonatorum (p = 0.027), there was a correlation between the age of pregnancy with the incidence of asphyxia neonatorum (p = 0.026), and there was a relationship between parity and neonatorum asphyxia event (p = 0.001). It is desirable for health workers to further improve maternal health counseling about diseases and complications that can arise during pregnancy, childbirth and childbirth as a preventive effort against the occurrence of asphyxia neonatorum.
HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DENGAN TINGKAT KECEMASAN ANAK USIA SEKOLAH YANG MENGALAMI HOSPITALISASI Simamora, Febrina Angraini; Siregar, Hotma Royani; Hidayah, Arinil; Batubara, Novita Sari
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 6 No 1 (2021): Vol. 6 No. 1 Juni 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v6i1.397

Abstract

Peran orang tua adalah suatu tindakan orang tua untuk memberikan motivasi, bimbingan, fasilitas belajar, serta perhatian yang cukup terhadap anak-anaknya untuk mencapai tahapan tertentu. Tujuan penelitian ini adalah Untuk Mengetahui hubungan Peran Orang Tua dengan Tingkat Kecemasan Pasien Anak Usia Sekolah (6-12 Tahun) yang Mengalami Hospitalisasi di RSUD Padangsidimpuan. Desain penelitian adalah deskriptif korelatif. Responden dalam penelitian ini adalah 40 orang. Dari hasil uji Korelasi Spearman antara hubungan peran orang tua dengan tingkat kecemasan anak anak usia sekolah diperoleh nilai p = 0,002 < α (0,05), maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan peran orang tua dengan tingkat kecemasan anak usia sekolah di RSUD Padangsidimpuan. Penelitian ini dapat menjadi bahan pembelajaran dan tambahan pengetahuan bagi responden terkait pentingnya peran orang tua dalam setiap intervensi keperawatan yang dilakukan pada anak usia sekolah. Dapat digunakan sebagai masukan perawat dalam memberikan intervensi keperawatan yang tepat untuk mengatasi tingkat cemas pada anak.
FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU ANC DI PUSKESMAS BATANGTORU TAHUN 2020: indonesia siregar, rya anastasya; Batubara, Novita Sari
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 6 No 1 (2021): Vol. 6 No. 1 Juni 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v6i1.412

Abstract

ABSTRAK Angka kematian ibu yang tinggi disebabkan dua hal pokok yaitu masih kurangnya pengetahuan mengenai penyebab dan penanggulangan komplikasi dalam kehamilan, persalinan, nifas, serta kurang meratanya pelayanan antenatal care. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku ANC di Puskesmas Batangtoru Tahun 2020. Dengan menggunakan metode cross sectional. Teknik sampling menggunakan Total Sampling dengan sampel 32 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan buku KIA. Teknik analisis data menggunakan uji chi Square. hasil penelitian ini menunjukkan: ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, sikap dan ketersediaan akses dengan Perilaku ANC di Puskesmas Batangtoru Tahun 2020 dengan hasil analisa bivariate hasil uji statistik Chi-Square dan Uji Kolmogrov-Smirnov diperoleh nilai pengetahuan (p=0,002), sikap (p=0,008) dan ketersediaan akses (p=0,006) < α (0.05). Kepada petugas kesehatan dalam pelaksanaan asuhan pada kehamilan dapat meningkatkan penyuluhan dan memberikan informasi tentang ANC. Kata Kunci : Pengetahuan, sikap, ketersediaan akses, kunjungan ANC
PENGARUH PEMBERIAN SARI KACANG TANAH TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI DESA PADANG BARUAS KABUPATENPADANG LAWAS UTARA TAHUN 2020 Batubara, Novita Sari
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 6 No 1 (2021): Vol. 6 No. 1 Juni 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v6i1.415

Abstract

Menyusui pada ibu pasca persalinan sering menemui hambatan akibat terlambat keluarnya ASI atau produksi ASI kurang. Upaya untuk meningkatkan gizi ibu menyusui dengan menyediakan makanan kaya nutrisi yang dapat merangsang produksi ASI yaitu kacang tanah. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh sari kacang tanah terhadap laktasi pada ibu menyusui di Desa Padang Baruas Kabupaten Padang Lawas Utara pada tahun 2020. Metode penelitian the one group Pretest- posttest desaign, Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Wilcoxon. Populasi semua ibu menyusui di Desa Padang Baruas Kabupaten Padang Lawas Utara pada tahun 2020 yaitu sebanyak 15 orang. Hasil penelitian diketahui bahwa p-value = 0,001. Kesimpulan Ha diterima sehingga ada pengaruh sari kacang tanah terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui Di Desa Padang Baruas Kabupaten Padang Lawas Utara Tahun 2020. Disarankan Bagi ibu menyusui agar mengkonsumsi sari kacang tanah secara teratur agar produksi ASI nya meningkat sehingga ibu dapat memberikan ASI secara eksklusif .
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI BARULAHIR DI DESA SIAMPORIK KECAMATAN ANGKOLA SELATAN KABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2022 rangkuti, nur aliyah; Nasution, Ayannur -; Batubara, Novita Sari; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No.1 Juni 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v7i1.800

Abstract

ABSTRAK Masalah yang sering dijumpai kebiasaan yang salah yang dilakukan ibu Indonesia dalam menyusui bayinya yaitu memberikan cairan ASI yang sudah berwarna putih dan cairan yang kental berwarna kuning atau colostrum dibuang karena dianggap menyebabkan sakit perut, oleh karena itu sebelum susu matur (ASI) keluar, bayi diberi makanan pengganti seperti air gula dan madu. Kolostrum merupakan cairan pertama yang disekresi oleh kelenjar payudara. Kandungan tertinggi dalam kolostrum adalah antibodi yang siap melindungi bayi ketika kondisi bayi masih sangat lemah. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian kolostrum bayi baru lahir di Desa Siamporik Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2021. Jenis penelitian adalah analitik korelasi dengan desain cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi 0-28 hari di Desa Siamporik Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan pada sebanyak 46 orang. Data dikumpulkan memberikan kuesioner kepada responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan paritas (p=0,004), pengetahuan (p=0,005) dan dukungan keluarga (p=0,000)dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir. Diharapkan Bagi ibu yang memiliki bayi dapat meningkatkan pengetahuan tentang pemberian kolostrum pada bayi baru lahir dengan mengikuti penyuluhan dari tenaga kesehatan untuk dapat memberikan kolostrum dalam rangka meningkatkan kualitas bayi dan pemenuhan nutrisi serta peningkatan kekebalan tubuh pada bayi ABSTRACT Frequently encountered problems wrong habit what Indonesian mothers do in breastfeeding her baby, namely give breast milk which is white and thick liquid yellow or colostrum discarded because it is thought to cause stomach upset, therefore before mature milk (ASI) comes out, baby is given replacement food like sugar water and honey. Colostrum is the first fluid to be secreted by the mammary glands. The highest content in colostrum is antibodies ready to protect baby when the baby's condition still very weak. The purpose of this research is To know related factors with colostrum newborn baby in Siamporik Village South Angkola District South Tapanuli Regency in 2021. The type of research is correlation analytic with a cross sectional study design. The sample in this study is mothers who have babies 0-28 days in Siamporik Village South Angkola District South Tapanuli Regency as many as 46 people. The Data collected give a questionnaire to the respondent. The Data analyzed univariate and bivariate by using the Chi Square test. The results of the study show that there is a parity relationship (p=0.004), knowledge (p=0.005) and family support (p=0.000) with colostrum in newborns. The Expected for mother who has a baby can increase knowledge about giving colostrum in newborns by following counseling from health workers to be able to give colostrum in order to improve baby quality and nutritional fulfillment and increase immunity in babies. Keywords : Parity, Knowledge, Family support, Giving Colostrum
GAMBARAN PERILAKU IBU HAMIL TENTANG PENCEGAHAN COVID-19 DI PMB NOVIDA EFRIANTI GUNUNG TUA PANGGORENGAN PANYABUNGAN TAHUN 2021 Batubara, Novita Sari; Pebrianthy, Lola -; Rangkuti, Nur Aliyah
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No.1 Juni 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v7i1.804

Abstract

ABSTRAK Covid-19 adalah virus yang bisa menyerang semua kalangan. Satu kelompok yang berisiko adalah ibu hamil. Menjadi kelompok rentan, ibu hamil harus berperilaku sesuai dengan protokol Kesehatan. Penyakit COVID-19 pada ibu hamil dapat menimbulkan berbagai dampak negate. . Perilaku ibu hamil terhadap Pencegahan COVID-19 merupakan upaya yang dilakukan wanita hamil untuk melakukan pengendalian penularan terhadap virus. Oleh karena itu, masalah ini perlu untuk segera diidentifikasi.Tujuan penelitian gambaran perilaku ibu hamil tentang pencegahan Coronavirus Disease 19 Di PMB Novida Efriyanti Gunung Tua Panggorengan Panyabungan tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Populasi dan sampel adalah 48 ibu hamil dengan menggunakan total sampling.. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan mayoritas kurang yaitu 29 orang ( 60,4 %), sikap mayoritas negatif yaitu 34 orang ( 70,8 %), tindakan mayoritas tidak yaitu 30 orang ( 62,5 %). Diharapkan ibu hamil selalu meningkatkan perilaku pencegahan Covid 19 sehingga dapat terhindar dari resiko penularan Covid 19. ABSTRACT Covid-19 is a virus that can attack everyone. One of the groups at risk is pregnant women. Being a vulnerable group, pregnant women must behave according to health protocols. Confirmation cases of COVID-19 in Indonesia have increased. In addition, pregnant women are one of the populations that are susceptible to infection. COVID-19 disease in pregnant women can cause various negative impacts. The behavior of pregnant women towards COVID-19 is an effort made by pregnant women to control transmission of the virus. Therefore, this problem needs to be identified immediately. The research method is quantitative with a descriptive research design. The study was conducted at PMB Novida Efriyanti on 48 pregnant women. The results showed that the majority of people lacked knowledge, namely 29 people (60.4 %), the majority attitude was negative, namely 34 people (70.8 %), the majority action was not, namely 30 people (62.5 %). Expected. Pregnant women always improve their Covid 19 prevention behavior so they can avoid the risk of Covid 19 transmission.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA BAYI DI PUSKESMAS PINANGSORI KABUPATEN TAPANULI TENGAH TAHUN 2022 Batubara, Novita Sari; Batubara, Rini Amalia
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 2 (2022): Vol. 7 No. 2 Desember 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v7i2.951

Abstract

ABSTRACK Breastfeeding is one of the efforts to improve the nutritional status of children in the First 1000 Days of Birth (FDB). Malnutrition at the age of less than 2 years will have an impact on decreased physical growth, brain development, intelligence, and productivity. These impacts are largely irreversible. Breastfeeding in the world is around 50%. Breastfeeding coverage in Latin America and the Caribbean is 32% and 46 % in the developing countries. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and attitudes of mothers with exclusive breastfeeding for infants at the Pinangsori Public Health Center, Central Tapanuli District in 2022. The type of research used was quantitative with a cross sectional study approach. The population of the research were all mothers who had babies at the age of 6-12 months who came to the Pinangsori Public Health Center in January-July 2022 about 51 people by using the total sampling method. The analysis used was Chi-square test and the results showed that value of (p = 0.017), which mean that there was a relationship between attitude and exclusive breastfeeding for infants. It is suggested for mothers to dig up information about exclusive breastfeeding for babies as a provision of knowledge. Further, mother can give exclusive breastfeeding for their baby for six months. ABSTRAK Pemberian ASI salah satu upaya untuk meningkatkan status gizi anak dalam 1000 Hari Pertama Kelahiran (HPK). Gizi kurang pada usia kurang dari 2 tahun akan berdampak terhadap penurunan pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kecerdasan, dan produktivitas; dampak ini sebagian besar tidak dapat diperbaiki. Pemberian ASI di dunia berkisar 50%. Cakupan ASI di Amerika Latin dan Karibia sebanyak 32% dan Negara berkembang 46%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan pemberian ASI ekslusif pada bayi di Puskesmas Pinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah adalah semua ibu yang mempunyai bayi 6-12 bulan yang datang di Puskesmas Pinangsori Januari-Juli Tahun 2022 sebanyak 51 orang., dengan sampel 51 orang menggunakan metode total sampling. Analisa yang digunakan adalah uji Chi-square dengan hasil menunjukkan bahwa (p= 0,017), artinya ada hubungan sikap dengan pemberian ASI ekslusif pada bayi. Saran bagi ibu dapat menggali informasi mengenai pemberian ASI ekslusif pada bayi sebagai bekal pengetahuan. Kemudian ibu dapat memberikan ASI eksklusif kepada bayinya yaitu hanya memberikan ASI saja selama enam bulan penuh
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA PINTU PADANG JULU KECAMATAN SIABU MANDAILING NATAL TAHUN 2022 Batubara, Novita Sari; Anastasya, Rya; Heriansyah, Rizka; Lubis, Tapi Endang Fauziah
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 8 No 1 (2023): Vol.8 No. 1 Juni 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v8i1.1024

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan status gizi anak dalam 1000 hari pertama Kelahiran (HPK) pemberian asi eksklusif di Negara berkembang berhasil menyelamatkan sekitar 1,5 juta bayi/tahun. World Health Organization (2019) telah mengkaji lebih dari 3000 penelitian menunjukkan pemberian Asi selama 6 bulan adalah jangka waktu yang paling optimal untuk pemberian Asi Eksklusif.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan ibu dan dukungan keluarga terhadap pemberian Asi Eksklusif di desa Pintu Padang Julu Kecamatan Siabu Mandailing Natal Tahun 2022. Jenis penelitian adalah kuantitatif dan desain penelitian cross sectional . Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan di desa Pintu Padang Julu Kecamatan Siabu Mandailing Natal Tahun 2022 berjumlah 25 orang. Jumlah sampel dalam peneltian ini adalah sebanyak 25 orang dengan menggunakan tehnik total sampling. Analisa yang digunakan adalah univariat. Hasil analisa menunjukkan pengetahuan ibu tentang Asi Eksklusif pada bayi baru lahir berada pada pengetahuan kurang sebanyak 10 orang (40,0%),. Dimana keluarga tidak mendukung pemberian Asi berjumlah 0 orang (0,0%), sedangkan pengetahuan cukup adalah 15 orang (60,0%) dimana keluarga tidak mendukung pemberian Asi sebanyak 4 orang (16,0%) dan keluarga mendukung berjumlah 11 orang (44,0%). Setelah dilakukan uji statisti menggunakan Uji Square didapatkan p = 0,000 (<0,05) maka Ho di tolak dan Ha di terima dapat disimpulkan Adanya Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Dukungan Keluarga dalam pemberian Asi Eksklusif.
SURVEI PENGETAHUAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TENTANG NYERI PERSALINAN KALA I Batubara, Novita Sari
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 8 No 1 (2023): Vol.8 No. 1 Juni 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v8i1.1026

Abstract

ABSTRAK Nyeri yang timbul merupakan suatu tanda awal proses persalinan kala I dan akan berlanjut sampai kala IV persalinan. Intensitas nyeri yang dialami ibu semakin lama akan semakin meningkat akibat kontraksi yang semakin lama semakin meningkat. World health Organization sebanyak 90% wanita hamil dan melahirkan mengalami rasa nyeri, rasa takut saat persalinan. Rasa nyeri yang terjadi dapat mempengaruhi kondisi ibu berupa kelelahan, rasa takut, khawatir dan menimbulkan stres. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil primigravida tentang nyeri persalinan kala I di Wilayah Kerja Puskesmas Pinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2022. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain deskruptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil primigravida di Wilayah Kerja Puskesmas Pinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah sebanyak 38 orang Januari-Juli 2022. Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil primigravida sebanyak 38 orang dengan menggunakan metode total sampling. Analisa yang digunakan adalah univariat dengan hasil menunjukkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang nyeri persalinan kala I berada pada pengetahuan kurang sebanyak 25 orang (65,8%).Disarankan pada ibu hamil dapat aktif menambah pengetahuan ibu tentang kehamilannya terutama tentang nyeri persalinan kala I sehingga dalam kehamilan ibu dapat segera diatasi dan dapat menurunkan angka kesakitan ibu. Kata Kunci: Pengetahuan, Ibu Hamil Primigravida, Nyeri Persalinan ABSTRACK Pain arising is an early sign of the first stage of labor and will continue until the fourth stage of labor. The pain intensity of mother will increase over time due to increasing contractions. According to the World Health Organization, 90% of pregnant and childbirth women had pain and fear during childbirth. Pain arising can affect the mother's condition in the form of fatigue, fear, worry and lead to stress. The purpose of this study was to describe Primigravida Pregnant Women's Knowledge of First Stage of Labor Pain in ​​Pinangsori Health Center the Working Area, Central Tapanuli Regency 2022. The study used quantitative method with a descriptive design. The population was all primigravida pregnant women in Pinangsori Health Center Working Area, Central Tapanuli Regency about 38 people from January to July 2022. The sample in this study was all 38 primigravida pregnant women by using the total sampling method. The data were analysed by using univariate. The results showed that the knowledge of pregnant women about the first stage of labor pain was lack about 25 people (65.8%). It is suggested that pregnant women can be more active to explore knowledge of their pregnancies especially about first stage of labor pain in order to be treated immediately and can reduce maternal morbidity. Keywords: Knowledge, Primigravida Pregnant Women, Labor Pain