Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGALAMAN PERAWAT TENAGA KERJA SUKARELA DALAMMEMBERIKAN PELAYANAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PADANGSIDIMPUAN Siregar, Hotma Royani; ., Nurmaini; Darti, Nur Afi
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 1 No 1 (2016): Vol.1 No.1. April 2016
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawat tenaga kerja sukarela (TKS) merupakan perawat yang memberikan pelayanan kesehatansecara sukarela tanpa mengharapkan imbalan apapun. Tujuan penelitian ini adalah untukmengeksplorasi secara mendalam pengalaman perawat TKS dalam memberikan pelayanan kesehatankepada klien di rumah sakit umum daerah Padangsidimpuan.Desain penelitian adalah fenomenologi.Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Metode purposive samplingdigunakan untuk memilih partisipan yang memenuhi kriteria sebagai partisipan. Partisipan dalampenelitian ini adalah 10 perawat TKS di RSUD Padangsidimpuan. Hasil wawancara yang ditranskipdianalisis menggunakan content analysis. Hasil penelitian ini menemukan 5 tema yang mencerminkanfenomena yang diteliti. Tema-tema tersebut yaitu Perawat memiliki motivasi untuk memberikanpelayanan kesehatan secara sukarela, Respon psikologis menjadi perawat TKS, Hubungan perawatTKS dengan lingkungan kerja, Kompetensi perawat TKS dalam memberikan pelayanan kesehatan, danHarapan yang dimiliki perawat TKS. Disarankan kepada pemerintah untuk memberikan perhatianterhadap perawat TKS.
Studi fenomenologi: stres kerja perawat tenaga kerja sukarela di Rumah Sakit Umum Daerah Padangsidimpuan Siregar, Hotma Royani; ., Mastiur Napitupulu; ., Gabe .
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Desember 2018
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi stres kerja perawat tenaga kerja sukarela(TKS) di RSUD Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah partisipan yang terlibat dalam penelitian ini 6 orang perawat TKS. Metode pengumpulan data yaitu wawancara mendalam dengan panduan wawancara yang telah diuji dengan content validity index dengan nilai 0.90. Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih partisipan yang memenuhi kriteria inklusi. Deskripsi stres kerja perawat TKS yang ditranskrip dianalisis menggunakan content analysis. Hasil penelitian ini menemukan 3 tema yang mencerminkan fenomena yang diteliti. Tema - tema tersebut adalah Penyebab stres kerja perawat TKS, Dampak stres kerja perawat TKS dan Penatalaksanaan stres kerja perawat TKS. Disarankan kepada administrator keperawatan untuk menciptakan strategi untuk mengurangi stres dan juga meningkatkan kapasitas diri perawat.
PENGALAMAN IBU DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSI Aditia, Dita Selvia; siregar, hotma royani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 4 No 1 (2019): Vol.4 No.1 Juni 2019
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASI Eksklusif adalah pemberian ASI selama 6 bulan tanpa makanan tambahan lain, seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, dan air putih, serta tanpa tambahan makanan padat. Banyak manfaat pemberian ASI eksklusif yaitu merupakan nutrisi dengan kualitas dan kuantitas yang terbaik, ASI juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan meningkatkan kecerdasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengalaman ibu dalam pemberian ASI eksklusif. Desain penelitian yang digunakan adalah fenomenologi. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah partisipan 7 orang. Waktu penelitian ini dari bulan September sampai dengan Desenber 2018. Hasil penelitian bahwa ada delapan kategori pengalaman ibu dalam pemberian ASI eksklusif yaitu faktor pendukung, keuntungan, kendala, interval, perasaan ibu dalam pemberian ASI eksklusif, cara ibu meningkatkan ASI, teknik menyusui dan cara mengetahui bayi cukup mendapatkan ASI. Kepada ibu yang baru melahirkan dianjurkan untuk memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Keluarga termasuk suami, ibu/ibu mertua agar mendukung dalam memberikan ASI eksklusif.
GAMBARAN NYERI PADA PASIEN POST OPERASI APENDISITIS Simamora, Febrina Angraini; Siregar, Hotma Royani; Jufri, Soleman
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 6 No 1 (2021): Vol. 6 No. 1 Juni 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v6i1.396

Abstract

Pada kasus apendisitis biasanya dilakukan tindakan operasi (apendiktomi) yang dapat menimbulkan respons berupa nyeri. Rasa nyeri tersebut biasanya timbul setelah operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran nyeri pada pasien postoperasi apendisitis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan metode penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien apendisitis yang dirawat diruang rawat bedah RSUD Kota Padangsidimpuan, jadi sampel dalam penelitian ini sebanyak 16 orang. Analisis data meliputi analisis univariat yang dilakukan untuk menggambarkan distribusi frekuensi masing-masing variabel, baik variabel bebas, variabel terikat maupun deskripsi karakteristik responden. Hasil penelitian menunjukkan semua responden mengatakan nyeri muncul setelah operasi yaitu 16 responden (100,0%), nyeri paling banyak menjawab karena luka operasi sebanyak 11 responden (68,8%), rasa nyeri yang dirasakan mayoritas menjawab seperti ditusuk tusuk yaitu 10 responden (62,5%), skala nyeri terbanyak berada pada skala 6,7, dan 8 masing- masing sebanyak 4 responden (25,0%), dan berdasarkan kategori nyeri mayoritas berada pada kategori nyeri berat yaitu 10 responden (62,5%). Disarankan agar penelitian ini dapat dipakai sebagai masukan sehingga dapat digunakan sebagai bahan evaluasi atau pertimbangan dalam meningkatkan pelayanan dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien postoperasi apendisitis.
HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DENGAN TINGKAT KECEMASAN ANAK USIA SEKOLAH YANG MENGALAMI HOSPITALISASI Simamora, Febrina Angraini; Siregar, Hotma Royani; Hidayah, Arinil; Batubara, Novita Sari
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 6 No 1 (2021): Vol. 6 No. 1 Juni 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v6i1.397

Abstract

Peran orang tua adalah suatu tindakan orang tua untuk memberikan motivasi, bimbingan, fasilitas belajar, serta perhatian yang cukup terhadap anak-anaknya untuk mencapai tahapan tertentu. Tujuan penelitian ini adalah Untuk Mengetahui hubungan Peran Orang Tua dengan Tingkat Kecemasan Pasien Anak Usia Sekolah (6-12 Tahun) yang Mengalami Hospitalisasi di RSUD Padangsidimpuan. Desain penelitian adalah deskriptif korelatif. Responden dalam penelitian ini adalah 40 orang. Dari hasil uji Korelasi Spearman antara hubungan peran orang tua dengan tingkat kecemasan anak anak usia sekolah diperoleh nilai p = 0,002 < α (0,05), maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan peran orang tua dengan tingkat kecemasan anak usia sekolah di RSUD Padangsidimpuan. Penelitian ini dapat menjadi bahan pembelajaran dan tambahan pengetahuan bagi responden terkait pentingnya peran orang tua dalam setiap intervensi keperawatan yang dilakukan pada anak usia sekolah. Dapat digunakan sebagai masukan perawat dalam memberikan intervensi keperawatan yang tepat untuk mengatasi tingkat cemas pada anak.
Edukasi Kesehatan Remaja Tentang Pencegahan Kanker Sejak Dini di SMP Nurul Ilmi Kota Padangsidimpuan Rangkuti, Juni Andriani; Siregar, Hotma Royani; Dalimunthe, Letnan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i1.2690

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian di dunia, termasuk di Indonesia. Upaya pencegahan kanker perlu dilakukan sejak dini, khususnya pada kelompok remaja, melalui pembentukan perilaku hidup sehat. Salah satu pendekatan yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah perilaku CERDIK, yaitu Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan edukasi kesehatan remaja tentang pencegahan kanker sejak dini dengan pendekatan CERDIK di SMP Nurul Ilmi Kota Padangsidimpuan pada tanggal 16 Desember 2025. Metode kegiatan yang digunakan adalah ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab dengan media edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami konsep CERDIK dan menjelaskan kembali langkah-langkah pencegahan kanker yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan mendorong remaja untuk menerapkan perilaku hidup sehat sebagai upaya pencegahan kanker sejak dini.
PEMAHAMAN DAN PERSEPSI SISWA SEKOLAH DASAR TERHADAP RISIKO JAJANAN TIDAK SEHAT SEBAGAI FAKTOR POTENSIAL PENYEBAB KANKER DI KOTA PADANGSIDIMPUAN Rangkuti, Juni Andriani; Siregar, Hotma Royani; Dalimunthe, Letnan
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2863

Abstract

Perilaku konsumsi jajanan sembarangan pada siswa sekolah dasar merupakan fenomena yang umum terjadi dan berpotensi menimbulkan dampak kesehatan jangka panjang, termasuk paparan zat karsinogenik. Rendahnya pemahaman anak mengenai kandungan berbahaya dalam jajanan serta minimnya literasi kesehatan menjadi faktor yang memengaruhi perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman dan persepsi siswa sekolah dasar terhadap risiko jajanan tidak sehat yang berpotensi menyebabkan kanker. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Partisipan adalah siswa sekolah dasar yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kebiasaan mengonsumsi jajanan di lingkungan sekolah di Kota Padangsidempuan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan panduan semi terstruktur serta observasi sederhana terhadap perilaku jajan. Seluruh wawancara direkam, ditranskripsi, dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan Empat tema yaitu pemahaman Siswa tentang jajanan tidak sehat, Persepsi Siswa tentang jajanan, perilaku konsumsi jajanan, Dan Faktor Lingkungan yang mempengaruhi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa seluruh siswa memiliki pemahaman yang terbatas mengenai kandungan berbahaya dalam jajanan. Jajanan dipersepsikan sebagai sesuatu yang menarik dari segi rasa, warna, dan harga yang terjangkau. Risiko kesehatan jangka panjang, termasuk kanker, belum menjadi pertimbangan dalam memilih jajanan. Faktor lingkungan seperti pengaruh teman sebaya, ketersediaan jajanan di sekitar sekolah, serta kurangnya edukasi dari orang tua dan guru turut memengaruhi perilaku konsumsi tersebut. Diperlukan intervensi edukasi kesehatan yang kontekstual dan berkelanjutan melalui peran sekolah, keluarga, dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan kesadaran sejak dini terhadap bahaya zat karsinogenik dalam jajanan.